bab3#

Seketika ia mulai merasakan tubuhnya terombang ambing dan terawang di udara, aku bahkan selalu bertanya tanya apa apa yang terjadi, kemana tubuhnya akan pergi, mengapa begitu misterius

Ia harus memijit kepalanya yang begitu sakit seakan telah berputar putar ribuan kali, dengan tubuh yang begitu lemas ia bergerak untuk duduk, aku menghela nafas dengan wajah pelan, tempat apa lagi ini, tempat aneh ini, mengapa ia ada di sini, ruangan yang begitu luas seolah tak berujung, ruangan yang begitu sunyi seolah tak pernah di jamah oleh manusia

Tempat ini memang sedikit aneh, hanya sebuah ruangan kosong saat ini ia bahkan masih ingat dengan jelas semua kejadian sebelumnya, di saat ia melihat dengan mata kepalanya sendiri bagai mana orang terdekat mengkhianati kepercayaan ya, kedatangan ke klub mengantar sebuah kematian dan akhir bagi hidupnya

“Hey di mana aku sekarang?, apakah aku benar benar sudah tida?, apakah aku benar benar sudah mati?, apakah aku sudah berada di neraka?, neraka?, mengapa aku berucap seolah aku benar benar sudah mati, aku belum mati kan, lagi pula hanya terkena sebuah peluru, bagai mana mungkin bisa membunuh ku, aku belum menyelesaikan kedua semut itu, bagai mana mungkin aku mati begitu saja, ini pasti bohong kan" ia membatin,

Saat Ini ia berdiri sendiri dalam kebingungan, akalnya mengakan jika ia belum akan mati hanya karena satu tembakan ini, hanya saja hatinya dengan bodoh selalu mengeluarkan pertanyaan pertanyaan ini, pakah tempat ini yang di sebut neraka, apakah ia benar benar sudah mati karena satu tembakan itu, apakah ia memang sudah berakhir di klub itu?, apakah ia benar benar sudah di jemput oleh dewa kematian

Aggg, benar benar membuat pusing, membuat semakin sakit kepala saja,

Pemikiran yang benar benar Konyol mana mungkin itu terjadi,

Lalu?, dimana dia sebenarnya?, mengapa ia berada di tempat ini, jikapun mati sudah seharunya ia masuk ke dalam neraka dan menikmati segala siksaan yang telah di janjikan untuk orang orang yang telah melakukan kejahatan,

Apakah dia tersesat?, atau mungkin para dewa melupakan rohnya membiarkannya di tempat ini Tampa tujuan dan penjelasan, oh tidak tidak, benar benar mengerikan jika ia sampai terlantar di tempat ini, apakah para dewa belum memutuskan akan pergi kemana?, dan di mana?, ia tak ada tempat menetap,

Walaupun ia sudah dapat memastikan jika dirinya pasti akan masuk ke neraka, mengapa merepotkan diri dengan pertimbangan ini?, hal yang sangat tak perlu dan merepotkan, itu lah benar benar dewa yang tak Profesional, tinggal masukan saja apa susahnya, min hanya melakukan kejahatan, tak ada kebaikan di hatinya, tinggal Cemplung aja ke neraka apa susahnya sih

"Kau berisik sekali, bisakah berhenti dengan semua pemikiran liar mu, gadis kecil seperti mu, siapa yang menyangka jika mahluk seperti mu bisa berada di ruangan ini, sangat merepotkan" Ucap seseorang dengan anda mengejek, hal ini jelas saja membuatnya sedikit terkejut dan berbalik, ternyata ia tak sendirian di sini ia memiliki teman, dan tempat apa ini mengapa begitu aneh, dan bahkan sangat sepi,

"Kau juga di sini, huh syukurlah setidaknya aku tidak sendirian, sendirian di tempat seluas ini akan membuat ku mati kebosanan, setidaknya aku memiliki teman"

Ia menghela nafas pelan, ada seseorang di sini, ia tak sendirian, tempat sunyi dan sesepi ini memiliki seseorang, dan ia yakin jika orang ini sudah berada di sini terlebih dahulu, dan ia masih hidup, apakah ia bisa berharap dengan sebuah kesempatan, apakah ia masih memiliki kemungkinan untuk tetap bertahan hidup di tempat aneh ini

"Aku bukan teman mu, dan juga bukan salah satu dari golongan mu"

Orang yang datang bahkan memiliki suara yang begitu dingin, untuk sesaat min merasa terkejut, hanya saja ia berusaha untuk menahan dirinya, suara dingin Tampa perasaan ini, bahkan ia tak memiliki itu meskipun ia sudah melakukan ribuan kejahatan dan menghabiskan jutaan nyawa

"Kau bercanda, kau memiliki kaki tangan dan tubuh yang lengkap, kau adalah manusia, lalu mengapa dengan seenak jidat mengatakan jika kamu bukan golongan dengan saya"

"Manusia hina"

"lagi pula manusia mana yang suci?, manusia yang di lahirkan untuk melakukan dosa dan kerusakan pada dunia"

Min berucap dengan nada kesal, dia berani mengejek dan menghinanya, apakah ia bukan manusia?, mana mungkin seluruh tubuhnya lengkap dan ada yang mencurigakan

"Tidak tau malu"

Mahluk tersebut tersenyum dengan wajah dingin, manusia memang tak ada yang suci, manusia tak akan pernah bisa lepas dari sikap tamak dan serakahnya,

"Siapa kau?"

"Aku?, aku adalah dewa" Ucapnya dengan rendah, menaikan alisnya,

Namun siapa yang menyangka jika hal sesepele ini dapat membuat tubuh Min sedikit gemetar, ini bukanlah cinta, demi apapun saat ini Min merasa takut, sedikit cemas, untuk pertama kalinya min merasakan hal ini, jangan pernah katakan ini lebay, ia benar benar merasa takut, lagi pula siapa yang berani menghadapi penjaga neraka?, tak ada kan?, yasudah tak perlu protes

"Jangan bercanda, dan jangan mencoba untuk membodohi ku"

"Jika tak ingin percaya itu adalah urusan dan masalah mu, aku tak akan mengalami kerugian apapun jika kau tak percaya

"Kau hanya mahluk pembuat, dan mungkin saja kau adalah iblis yang menyerupai manusia untuk mempercayai ku"

"Kau tak seberharga itu, kau sudah melakukan begitu banyak pekerjaan yang keji, dan kemati bahkan tak layak untuk mu"

"Jika kau benar dewa, lalu? untuk apa dewa mengunjungi ku ke neraka ini?, hanya akan membuang waktu ku dan kau saja bukan, akan lebih baik balik ke tempat mu, istirahat, dan kumpulkan tenaga untuk menghadapi roh lainya, tenaga saja aku tak akan memprotes mu karena aku masuk neraka, aku menikmati pekerjaan ku dan bukan orang yang akan lari dari sebuah tanggung jawab"

"Sialan kau, lalu apa?, apakah aku harus berharap syurga menerima ku?, jangan bermimpi terlalu jauh, aku menyadari dan mengetahui batasan ku, lagi pula aku sangat yakin syurga mungkin mau menerima ku yang berlumuran dosa ini, kau bercanda?, jangan terlalu berharap hal selalu baik, sudah lah lagi pula aku sudah merelakan diriku untuk masuk neraka"

Ia pernah mendengar syurga di buat untuk orang orang baik sedangkan dia?, ah sungguh tak pantas bukan?, tak perlu berharap lebih pada hal yang tidak di miliki, jika kau terus memaksa hanya akan merasakan pahitnya kekecewaan

Masuk neraka adalah hal yang pasti, ia tak ingin menghabiskan waktu dengan hal yang tak berguna, jika ingin memasukan ya ke neraka masa masukan saja, apapun jenisnya ia akan menerimanya

Ia akan menerima segala hukuman yang harus ia terima, begitu banyak nyawa yang menghilang di tanganya, ia tak akan lari dari sebuah tanggung jawab

"Bahkan neraka pun tak mau menerima mu nona, dosa mu terlalu banyak, neraka sudah memutuskan untuk menolak mu, jika ingin ke neraka kau harus bekerja keras terlebih dahulu,dosa mu sudah terlalu banyak, kau tak bisa kembali jika tak mengurangi dosamu terlebih dahulu"

"Apa maksud mu?, kau fikir dosa apa hah, kau fikir dosaku bahan pangan yang bisa kau kurangi timbangannya?, apa kau bercandaan?, dasar dewa bodoh, bagai mana kau bisa berfikir hal seperti itu"

Mengurangi dosa?, apa itu?, sejak kecil ia selalu belajar cara menambah dosa bukan mengurangi dosa, lagi pula semasa hidupnya ia tak pernah perduli dengan yang di sebut dosa atau pahala itu,

Yang ia tau ia hanya merasa senang jika sudah menghabisi penghalang, lagi pulang mereka yang datang untuk menyerah nyawa, Min bahkan tak tertarik jika tak di usik.

Min merutuk kesal karena bahkan pria yang mengaku dewa tadi menghilang di telan cahaya, menyebalkan bukan?, kau di tinggalkan saat bicara, di tinggalkan di tempat asing yang bahkan tak memiliki peradaban, tak memiliki penghuni dan sangat tak menarik

"Hey mahluk sialan, di mana kamu, jangan mempermainkan ku?, neraka ya mungkin se narsis itu, menolak ku?, kau pasti sudah sakit jiwa, semua orang mengejar ngejar ku bagai mana mungkin aku di tolak oleh neraka, jika kau tak mau memberiku tumpangan setidaknya biarkan aku menyewa, ruangan ini, tempat ini terlalu luas dan kepala ku pusing karena tempat ini berputar putar tidak jelas"

"Lalu apa yang bisa aku lakukan di ruangan hampa ini?" Min menghela nafas lelah

Terpopuler

Comments

azka aldric Pratama

azka aldric Pratama

puyeng bc'nya 😵😵GK ada sekat buat percakapan ,🤨🤨🤨🤨🤨

2022-09-20

7

rinrin

rinrin

lebih tepatnya professional thor

2022-06-12

1

Nuzlie🎭eiLzun

Nuzlie🎭eiLzun

Kemungkinan typo ...

2022-06-11

2

lihat semua
Episodes
1 BAB1#
2 Bab2#
3 bab3#
4 Bab4#
5 Bab5#
6 Bab6#
7 Bab7#
8 Bab8#
9 Bab9#
10 Bab10#
11 Bab11#
12 Bab12#
13 Bab13#
14 Bab 14#
15 Bab15#
16 Bab16#
17 Bab17#
18 Bab18#
19 Bab19#
20 Bab20#
21 Bab21#
22 Bab22#
23 Bab23#
24 Bab24#
25 Bab25#
26 Bab26#
27 Bab27#
28 Bab28#
29 Bab29#
30 Bab30#
31 Bab31#
32 Bab32#
33 Bab33#
34 Bab34#
35 Bab35#
36 Bab36
37 Bab37#
38 Bab38#
39 Bab39#
40 Bab40#
41 Bab41#
42 Bab42#
43 Bab43#
44 Bab44#
45 Bab45#
46 Bab46
47 Bab47#
48 Bab48#
49 Bab49#
50 Bab50#
51 Bab51#
52 Bab52#
53 Bab53#
54 Bab54#
55 Bab55#
56 Bab56#
57 Bab57#
58 Bab58#
59 Bab59#
60 Bab60#
61 Bab60#
62 Bab61#
63 Bab62#
64 Bab63#
65 Bab64#
66 Bab65#
67 Bab66#
68 Bab67#
69 Bab68#
70 Bab69#
71 Bab70#
72 Bab71#
73 Bab72#
74 Bab73#
75 Bab74#
76 Bab75#
77 Bab76#
78 Bab77#
79 Bab78#
80 Bab79#
81 Bab80#
82 Bab81#
83 Bab82#
84 Bab83#
85 Bab84#
86 Bab85#
87 Bab86#
88 Bab87#
89 Bab88#
90 Bab89#
91 Bab90#
92 Ban91#
93 Bab92#
94 Bab93#
95 Bab94#
96 Bab95#
97 Bab96#
98 Bab97#
99 Bab98#
100 Bab99#
101 Bab100#
102 Bab101#
103 Bab102#
104 Bab103#
105 Bab104#
106 Bab105#
107 BAB106#
108 Bab107#
109 Bab108#
110 Bab109#
111 BAB110#
112 Bab#111
113 Bab112
114 Bab113
115 Bab114
116 Bab115#
117 Bab116#
118 Bab117#
119 Bab118#
120 Bab119#
121 Bab120#
122 Bab121#
123 Bab122#
124 Bab123#
125 Bab124#
126 Bab125#
127 Bab126#
128 Bab127#
129 Bab128#
130 Bab129#
131 Bab130#
132 Bab131#
133 Bab132#
134 Bab133#
135 Bab134#
136 Bab135#
137 Bab136#
138 Bab137#
139 Bab138#
140 Bab139#
141 Bab140#
142 Bab141#
143 Bab142#
144 Bab143#
145 Bab144#
146 Bab145#
147 Bab146#
148 Bab147#
149 Bab148#
150 Bab149#
151 Bab150
152 Bab151#
153 Bab152#
154 Bab153#
155 Bab154#
Episodes

Updated 155 Episodes

1
BAB1#
2
Bab2#
3
bab3#
4
Bab4#
5
Bab5#
6
Bab6#
7
Bab7#
8
Bab8#
9
Bab9#
10
Bab10#
11
Bab11#
12
Bab12#
13
Bab13#
14
Bab 14#
15
Bab15#
16
Bab16#
17
Bab17#
18
Bab18#
19
Bab19#
20
Bab20#
21
Bab21#
22
Bab22#
23
Bab23#
24
Bab24#
25
Bab25#
26
Bab26#
27
Bab27#
28
Bab28#
29
Bab29#
30
Bab30#
31
Bab31#
32
Bab32#
33
Bab33#
34
Bab34#
35
Bab35#
36
Bab36
37
Bab37#
38
Bab38#
39
Bab39#
40
Bab40#
41
Bab41#
42
Bab42#
43
Bab43#
44
Bab44#
45
Bab45#
46
Bab46
47
Bab47#
48
Bab48#
49
Bab49#
50
Bab50#
51
Bab51#
52
Bab52#
53
Bab53#
54
Bab54#
55
Bab55#
56
Bab56#
57
Bab57#
58
Bab58#
59
Bab59#
60
Bab60#
61
Bab60#
62
Bab61#
63
Bab62#
64
Bab63#
65
Bab64#
66
Bab65#
67
Bab66#
68
Bab67#
69
Bab68#
70
Bab69#
71
Bab70#
72
Bab71#
73
Bab72#
74
Bab73#
75
Bab74#
76
Bab75#
77
Bab76#
78
Bab77#
79
Bab78#
80
Bab79#
81
Bab80#
82
Bab81#
83
Bab82#
84
Bab83#
85
Bab84#
86
Bab85#
87
Bab86#
88
Bab87#
89
Bab88#
90
Bab89#
91
Bab90#
92
Ban91#
93
Bab92#
94
Bab93#
95
Bab94#
96
Bab95#
97
Bab96#
98
Bab97#
99
Bab98#
100
Bab99#
101
Bab100#
102
Bab101#
103
Bab102#
104
Bab103#
105
Bab104#
106
Bab105#
107
BAB106#
108
Bab107#
109
Bab108#
110
Bab109#
111
BAB110#
112
Bab#111
113
Bab112
114
Bab113
115
Bab114
116
Bab115#
117
Bab116#
118
Bab117#
119
Bab118#
120
Bab119#
121
Bab120#
122
Bab121#
123
Bab122#
124
Bab123#
125
Bab124#
126
Bab125#
127
Bab126#
128
Bab127#
129
Bab128#
130
Bab129#
131
Bab130#
132
Bab131#
133
Bab132#
134
Bab133#
135
Bab134#
136
Bab135#
137
Bab136#
138
Bab137#
139
Bab138#
140
Bab139#
141
Bab140#
142
Bab141#
143
Bab142#
144
Bab143#
145
Bab144#
146
Bab145#
147
Bab146#
148
Bab147#
149
Bab148#
150
Bab149#
151
Bab150
152
Bab151#
153
Bab152#
154
Bab153#
155
Bab154#

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!