Para pelayan dan kasim saling menatap dalam diam, bagai mana bisa permaisuri ini begitu lancang membiarkan kaisar berdiri sedangkan ia duduk dengan tenang bersama teh dan kue kacangnya, selama ini tak ada yang pernah mendengar jika seorang permaisuri yang berani bersikap begitu lancang, bahkan di belahan dunia manapun, suka ataupun tidak wanita memiliki takdir untuk menghormati, suka ataupun tidak
“Ah, yang mulia apa sedang kau tunggu?, apakah permaisuri ini perlu mempersilahkan yang mulia duduk?, tak perlu sungkan yang mulia, kau bisa melakukan apapun yang kau inginkan di seluruh istana, semuanya milik mu," Mian Li menatap dengan acuh, bahkan ia masih begitu sibuk dengan kue kuenya
Kaisar Zhou menatap Mian Li dengan tatapan tajam, Ia menjergit, apakah yang ia katakan salah?, semuanya milik sang kaisar, mengapa harus sungkan, lagi pula jika tak suka maka jangan pernah tunjukan wajah datar itu lagi, menghilang saja dari pandangan seorang Mian Li, bukankah itu mudah?, min menghela nafas kesal, jangan salahkan dirinya mengatakan hal hal di luar batas, salah sendiri siapa suruh memberi tatapan menyebalkan itu
“Hey tatapan apa itu?, bahkan aku tak memiliki hutang pada mu?, kau bahkan tak memberi ku uang sepeser pun, aku hidup mandiri meskipun memiliki suami, jangan berlagak seperti rentenir, jika kau tak suka maka silahkan tinggalkan kediaman ini, aku juga malas melihat suami pelit seperti mu” Mian Li mendongak menatap kaisar Zhou dengan wajah yang masih datar seperti biasanya, ia tak terima dengan tatapan seperti itu
Mian Li membuang nafas pelan, ia tak memiliki hutang apapun pada kaisar, lagi pula ia juga tak ingin perduli dengan apa yang berada dalam pemikiran sang kaisar ia tak perduli sama sekali
”Ah sudahlah, masih menunggu seseorang memaksanya duduk, sangat kekanak kanakan duduk lah yang mulia jika memiliki hal yang ingin kau katakan” Mian Li menarik tangan kaisar duduk di kursi di hadapannya, ia harus memperbaiki kesalahan yang di buat oleh si Mian Li sialan itu, Mian Li bodoh membuat dirinya di bodohi ia tak akan membiarkan siapapun
Meskipun Min ingin menuju neraka dengan tenang namun mati dengan kepala terpisah sangatlah tak di harapkan olehnya, ia ingin mati dengan keadaan yang baik
Kemungkinan besar si dewa sialan itu akan kembali membuangnya, menempatkannya ke tempat yang bahkan lebih buruk dari tubuh Mian li tidak tidak, sudah sejauh ini, Min tak akan mundur dengan mudah, ia harus menyelesaikan apa yang seharusnya ia selesaikan di masa ini, setelah itu tentu saja ia akan menuju neraka dengan nyaman.
Jika Min memikirkan nyawanya maka, para pelayan menahan nafas dengan wajah yang menegang, permaisuri ini sungguh, ia sudah mempermalukan kaisar, dan saat ini bahkan ia berani menyentuh kaisar yang sangat terkenal dengan sikap dinginnya sehingga tak ada yang berani mengusiknya ia hanya berinteraksi dengan almarhum ibunya, mendiang permaisuri kekaisaran xianyang , jika ada yang ingin mencoba maka bersiaplah untuk segera kehilangan nyawa
“Lepaskan” Ucap sang kaisar dingin, dan segera menarik paksa tangannya, ia tak suka saat seseorang menyentuhnya
“Berlebihan, sekali, apa apaan wajah itu kau bertingkah seperti aku adalah penjahat kejam saja” Gumamnya pelan,
Tentu saja masih dapat di dengar oleh sang kaisar, ia menaikan bahu tak perduli, ia berjalan pelan kembali ke ke tempatnya, Para pelayan menjatuhkan rahangnya, bagai mana bisa permaisuri ini begitu berani berkata omong kosong pada kaisar? Dan apa itu?, berlebihan?, ini sungguh tak pantas untuk di ucapkan,
“Tidak ada gelas ya, Ah Fei bawakan gelas dan sepoci teh untuk yang mulia” Ucap Mian Li santai, dan lagi lagi dapat membuat para pelayan kembali terkejut dengan panggilan akrab itu, bagai mana ia begitu sembrono memanggil seorang pelayan yang statusnya berbeda jauh darinya dengan begitu akrab, bagai mana pun ia masih permaisuri sah di kekaisaran ini, satu satunya istri yang di miliki kaisar xianyang yang tak tersentuh ini,
“Perhatikan sikap mu” Ucap kaisar Zhou datar,
“apa masalah mu yang mulia, apakah tumpukan dokumen itu membuat mu menjadi Ling lung?, jika benar maka akan lebih baik yang mulia menjaga kesehatan anda dengan baik, biarkan permaisuri ini mengurus valium bulan sendiri, yang mulia tak perlu merepotkan diri untuk itu, kesehatan yang mulia sangat lah penting” ucap min lembut menaikan satu alisnya, terdengar begitu manis, namun bahkan orang bodoh pun paham dengan ucapan sarkas yang terlontar dari mulut seorang permaisuri yang tak di inginkan ini,
Kaisar zhou masih dengan wajah datarnya, namun ia merasa sangat kesal, gadis di hadapannya ini sejak tadi mempermalukannya, walau ucapannya terdengar begitu lembut namun makna tersirat terlihat dengan sangat jelas di sana, bahkan ia begitu berani mengatakan jika kaisar zhou ling lung?, mengatakan seorang kaisar ling lung adalah kejahatan yang berat, hal itu sama saja menjatuhkan harga diri seorang kaisar
“Sepertinya para mama (pelayan tua yang bertugas mengajarkan tatakrama pada setiap gadis yang masuk dalam lingkungan keluarga Kekaisaran atau kerajaan) terlalu longgar pada mu permaisuri, jangan biarkan permaisuri meninggalkan valiumnya, kirim beberapa mama* untuk kembali mengingatkan nya mengenai tata krama seorang permaisuri kekaisaran” Ucap Kaisar Zhou dengan wajah datarnya, namun semua yang ada pun tau jika itu adalah hukuman yang di jatuhkan pada permaisuri yang berani ini,
“Etika?, sepertinya permaisuri ini belajar dengan cukup baik sebelumnya, hanya saja mungkin karena terlalu lama koma permaisuri ini sedikit melupakannya?, terimakasih atas perhatian anda, permaisuri ini merasa bahagia dan tersanjung” ucap min menaikan alisnya dengan senyuman lembut yang di buat buat, ia memang tak menggunakan cara kasar pada kaisar namun dengan kata itu ia bisa saja di jatuhi hukuman mati akibat penghinaan pada kaisar ini apa itu sejak tadi di hanya mengolok ngolok kaisar,
"Ah baik lah yang mulia, jika tak ada hal yang penting silahkan meninggalkan kediaman Permaisuri ini, udara malam cukup sejuk akhir akhir ini, harap yang mulia lebih memperhatikan kesehatan anda" Ucap min dengan tersenyum sinis, wajah marah kaisar zhou terlihat jelas di mata min, walaupun sepertinya sang kaisar berusaha keras mempertahankan wajah datanya, namun seorang min ji ana selalu peka dengan keadaan dan perubahan musuh,
"Permaisuri ini akan melihat anda yang mulia" Ucap min lembut
Kaisar Zhou membuang nafas kesal sambil mengibas lengan bajunya, dan berlalu meninggalkan kediaman sang permaisuri, permaisuri terlihat sangat aneh setelah bangun dari komanya bulan lalu, tak seperti Permaisuri sebelumnya yang akan sangat senang saat di kunjungi dan sangat lembut dan sederhana namun apa ini?, Permaisuri nya menjadi gadis tengil dan selalu memandang remeh seseorang
"Kau tak akan bisa menindas ku dasar kaisar es" Ucap min berjalan ringan menuju kamarnya, malam sudah larut, dan waktunya untuk istirahat dan perawatan wajah
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 155 Episodes
Comments
Al^Grizzly🐨
Valium itu apa thor...bukannya salah...Pavilyun bulan thor bukan valium...dan pelayan senior di bilang mama...berarti akan banyak mama dong...harusnya bukan mama..cari yg lain thor..aneh saja.
2024-04-11
1
Hampir Padam
ini authornya bacemane😭😭 jangan kebanyakan buat kata kata sendiri biar beda thor. mungkin beberapa masih oke. tapi valium dan pavilium kan beda, mendiny jangan valium kalau nggak mau pakai kata umum "pavilium" pakai aja nama kediaman atau istana atau lainnya. kulvikasi juga apa. kalau ini ganti jadi tingkat kekuatan atau apa. jangan kebanyakaj gitu. kasian yang baca
2022-07-09
3
Risma Farna
Sebenarmya Mian Li menutup kediamannya itu beberapa bln atau cuma 1 bln??? Jdi agak bingung krna dibeberapa part ada yg mengatakn beberapa bln ada jga yg 1 bln... Mhn dikoreksi thor
2022-07-07
1