Bab10#

Waktu berjalan begitu cepat, Tampa terasa keheningan malam sudah di jemput oleh sang mentari pagi rembulan malam sudah menyelesaikan tugasnya hari ini dan sesegera membiarkan mentari pagi nan penuh semangat beserta harapan mengambil alih tugasnya, pagi yang cerah masih dalam suasana yang sama dan tempat yang sama

semua masih sama dengan sebelumnya, di kediamannya Mian Li masih berada di tempat yang sama.

Di gazebo di kediamannya, Mian Li masih duduk dengan di temani oleh secangkir teh hangat, buku kultivasi dan keindahan hamparan salju yang memutih, kegiatan hari ini sama dengan hari kemarin, beristirahat dan terus beristirahat.

Ia masih tak habis fikir bagai mana mungkin ada manusia yang sebodoh Chen Mian Li ini menyakiti diri hanya untuk cinta, istana ini adalah tempat yang kejam, ada banyak mahluk yang menanti kematiannya masih berharap pada seorang pria?, itu hanya hal bodoh

"Tunggulah tanggal mainnya maka mulut besar tak berguna kalian akan ku bungkam dengan alas kaki ku" Batinnya kesal

Fei Yang sedari tadi hanya diam sembari mengamati segala perubahan emosi milik junjungannya, terkadang ia akan tersenyum dan dalam sekejap senyuman itu akan berubah menjadi sebuah senyuman yang begitu mengerikan

Seorang pemuda di ikuti beberapa kasim dan pelayan nampak berjalan anggun mendekati mereka, Mian Li masih sibuk dalam dunianya sendiri

Fei Yang cemas ia sudah memanggil sang junjungan beberapa kali namun tak ada jawaban apapun, ia tak ingin sang junjungan kembali di hukum karena ke tidak sopannya pada sang kaisar, ia tak ingin junjungannya kembali terbaring lemah di ranjang

“Yang mulia”

Kaisar sudah berada di sini dan permaisuri belum menyambutnya, apakah ini pantas?, oh tentu saja apapun bisa di lakukan oleh Seornag Min Jiana,

“Kau mengagetkan aku saja Fei Yang” Mian Li berucap dengan pelan, namun ia masih terus menatap butiran salju yang berjatuhan seolah tak ingin tau dengan keberadaan pria itu, angin yang lembut menerpa wajahnya yang masih terlihat memerah, kain hitam berkibar mengikuti arah angin

Karena wajahnya sedang tak baik baik saja maka ia memilih untuk menutupinya, lagi pula seingatnya Chen Mian Li susah menutup wajahnya sedari muda, dan bahkan jauh sebelum mereka menikah

“Yang Mulia Kaisar mengunjungi anda”

Chen Mian li hanya bergumam malas tampa niat berbalik menatap kaisar pria kejam itu?, ia tak ingin tau tentangnya

“Di mana rasa hormat mu permaisuri”

“Ah apa itu perlu?, tidak perlu terikat dengan formalitas yang mulia” Menjawab ringan tanpa membalikan tubuhnya

"Sepertinya istana terlalu memanjakan mu"

"Memanjakan?, kau serius?" Ia beralih

"Wow ternyata cukup tampan" Ia sedikit kagum dengan wajah tampan ini, akan tetapi ia juga bukan tak pernah melihat pria tampan

“Baiklah, jika anda sangat memaksa, salam pada kaisar semoga di berkahi umur yang panjang dan kebahagiaan selama hidupnya, maaf kaisar sepertinya kepala saya sedikit pusing Musim dingin belum sepenuhnya selesai tubuh saya sangat lah lemah saya akan segera beristirahat, jika anda berkenan silahkan tinggalkan kediaman saya yang mulia“ ia menghela nafas dengan sangat malas, kaisar apakah harus selalu di sapa, membosankan

Ia mengabaikan istrinya di masa lalu, hari ini ia datang seolah menjadi suami terbaik, bukankah itu menggelikan

"Karena semua orang di istana sangat suka bermain trik mustahil di dekati maka sambut lah sosok permaisuri yang menyebalkan ini, jangan pernah bermimpi untuk menindas seorang Min Jiana, karena Min Jiana bukan gadis bodoh seperti Mian Li, jatuh cinta?, apa itu?, cinta hanya akan membuat mu menjadi lemah, dari itu jangan mencoba jika tak ingin masuk ke jurang yang bernama derita"

Kehidupan baru saja di mulai Mian Li bodoh sudah mati, yang ada hanya Min Jiana siapa yang menyinggung akan menerima hasil akhir yang buruk.

Melihat respon yang kelewat santai dari sang permaisuri membuat kaisar Zhou menjadi kesal dan segera meninggalkan paviliun bulan

Ia sudah berbaik hati untuk datang dan ingin mengunjungi sampah itu, hatinya tergerak untuk mengunjungi paviliun bulan adalah hal yang harus di hargai, karena selama ini bahkan ia tak pernah melirik kediaman milik Permaisuri itu,

Namun siapa yang menyangka jika ia malah mendapatkan hinaan, ia bahkan di anggap remeh dan di abaikan, tatapan mengejek itu,? Seringai tengil itu?, kaisar merasa jika gadis ini bukanlah permaisurinya yang selalu di rumor kan selama ini,

"Apa apaan, suka menganggu orang lain dan saat di balas malah menujukan wajah paling teraniaya, membuat ku jijik saja"

Mian li tersenyum kecil menatap kepergian sang kaisar, benar benar pria menyebalkan dan gila hormat, ia bahkan tak tahan saat seseorang mengabaikannya, lalu bagai mana ia bisa mengabaikan orang lain, seseorang tak akan tau rasa sakit jika tak berada di posisi seseorang yang terluka,

“A Fei ambilkan pakaian ku” Ucapnya pelan, Fei Yang mengambil satu set pakaian yang terlihat cukup mewah dan membantu nonanya berpakaian

"Yang mulia, tubuh anda belum sepenuhnya pulih, bagai mana jika anda kelelahan, salju masih turun begitu deras"

"Aku hanya ingin melihat lihat saja sebentar, dan lagi juga tak akan membuat ku mati"

"Nona, anda belum pulih sepenuhnya"

"Aku akan pergi melihat lihat dulu Fei Yang, setelah ini aku akan melakukan kultivasi tertutup dan membutuhkan waktu yang cukup lama, sebelum mengunci kediaman aku ingin melihat para rubah licik itu terlebih dahulu" Karena tubuh ini lemah ia hanya bisa melakukan kultivasi tertutup untuk memperkuat tubuh ini

Tubuh rapuh seperti ini sangat tidak cocok dengannya, hanya saja ia tak memiliki hak untuk memilih ke tubuh mana ia akan hidup

"Ah, baik nona"

Fei yang tak bisa mengatakan apapun lagi, jika sang nona mengatakan ia akan melihat lihat maka ia hanya bisa patuh dan segera menyiapkan kebutuhan junjungannya

"Tak perlu cemas Fei Yang, aku sudah pulih, tubuh ku sudah baik baik saja, hanya salju tak akan membuat nyawa ku hilang" Ia tersenyum kecil, salju turun, ia akan keluar setelah hampir musim semi, anggap saja ia sedang memanjakan dirinya sendiri

"Hamba mengerti nona"

Fei Yang berucap sembari mulai merias wajah sang junjungan, wajah yang sebelumnya hancur perlahan membaik, dan ia yakin dalam beberapa saat kedepan nonanya akan menjadi wanita yang begitu cantik

Pengetahuan sang nona tentang obat ternyata cukup mendalam, ia sudah bersama Mian Li sedari muda ia tak pernah jika Mian Li mempelajari ilmu kesehatan seperti itu, ia tak pernah tau jika sang nona bisa membuat pil dan melakukan hal mengabulkan seperti yang ia saksikan sebelumnya

Terpopuler

Comments

Sidratul Muntaha

Sidratul Muntaha

tulisan sm kalimat di cerita semrawut pening malah baca nya

2022-06-05

7

Dewi Laras

Dewi Laras

bagus cerktanya keren

2022-06-02

1

Frando Kanan

Frando Kanan

lo tuh pantas mendptkn penghinaan ini 🖕

2022-05-25

2

lihat semua
Episodes
1 BAB1#
2 Bab2#
3 bab3#
4 Bab4#
5 Bab5#
6 Bab6#
7 Bab7#
8 Bab8#
9 Bab9#
10 Bab10#
11 Bab11#
12 Bab12#
13 Bab13#
14 Bab 14#
15 Bab15#
16 Bab16#
17 Bab17#
18 Bab18#
19 Bab19#
20 Bab20#
21 Bab21#
22 Bab22#
23 Bab23#
24 Bab24#
25 Bab25#
26 Bab26#
27 Bab27#
28 Bab28#
29 Bab29#
30 Bab30#
31 Bab31#
32 Bab32#
33 Bab33#
34 Bab34#
35 Bab35#
36 Bab36
37 Bab37#
38 Bab38#
39 Bab39#
40 Bab40#
41 Bab41#
42 Bab42#
43 Bab43#
44 Bab44#
45 Bab45#
46 Bab46
47 Bab47#
48 Bab48#
49 Bab49#
50 Bab50#
51 Bab51#
52 Bab52#
53 Bab53#
54 Bab54#
55 Bab55#
56 Bab56#
57 Bab57#
58 Bab58#
59 Bab59#
60 Bab60#
61 Bab60#
62 Bab61#
63 Bab62#
64 Bab63#
65 Bab64#
66 Bab65#
67 Bab66#
68 Bab67#
69 Bab68#
70 Bab69#
71 Bab70#
72 Bab71#
73 Bab72#
74 Bab73#
75 Bab74#
76 Bab75#
77 Bab76#
78 Bab77#
79 Bab78#
80 Bab79#
81 Bab80#
82 Bab81#
83 Bab82#
84 Bab83#
85 Bab84#
86 Bab85#
87 Bab86#
88 Bab87#
89 Bab88#
90 Bab89#
91 Bab90#
92 Ban91#
93 Bab92#
94 Bab93#
95 Bab94#
96 Bab95#
97 Bab96#
98 Bab97#
99 Bab98#
100 Bab99#
101 Bab100#
102 Bab101#
103 Bab102#
104 Bab103#
105 Bab104#
106 Bab105#
107 BAB106#
108 Bab107#
109 Bab108#
110 Bab109#
111 BAB110#
112 Bab#111
113 Bab112
114 Bab113
115 Bab114
116 Bab115#
117 Bab116#
118 Bab117#
119 Bab118#
120 Bab119#
121 Bab120#
122 Bab121#
123 Bab122#
124 Bab123#
125 Bab124#
126 Bab125#
127 Bab126#
128 Bab127#
129 Bab128#
130 Bab129#
131 Bab130#
132 Bab131#
133 Bab132#
134 Bab133#
135 Bab134#
136 Bab135#
137 Bab136#
138 Bab137#
139 Bab138#
140 Bab139#
141 Bab140#
142 Bab141#
143 Bab142#
144 Bab143#
145 Bab144#
146 Bab145#
147 Bab146#
148 Bab147#
149 Bab148#
150 Bab149#
151 Bab150
152 Bab151#
153 Bab152#
154 Bab153#
155 Bab154#
Episodes

Updated 155 Episodes

1
BAB1#
2
Bab2#
3
bab3#
4
Bab4#
5
Bab5#
6
Bab6#
7
Bab7#
8
Bab8#
9
Bab9#
10
Bab10#
11
Bab11#
12
Bab12#
13
Bab13#
14
Bab 14#
15
Bab15#
16
Bab16#
17
Bab17#
18
Bab18#
19
Bab19#
20
Bab20#
21
Bab21#
22
Bab22#
23
Bab23#
24
Bab24#
25
Bab25#
26
Bab26#
27
Bab27#
28
Bab28#
29
Bab29#
30
Bab30#
31
Bab31#
32
Bab32#
33
Bab33#
34
Bab34#
35
Bab35#
36
Bab36
37
Bab37#
38
Bab38#
39
Bab39#
40
Bab40#
41
Bab41#
42
Bab42#
43
Bab43#
44
Bab44#
45
Bab45#
46
Bab46
47
Bab47#
48
Bab48#
49
Bab49#
50
Bab50#
51
Bab51#
52
Bab52#
53
Bab53#
54
Bab54#
55
Bab55#
56
Bab56#
57
Bab57#
58
Bab58#
59
Bab59#
60
Bab60#
61
Bab60#
62
Bab61#
63
Bab62#
64
Bab63#
65
Bab64#
66
Bab65#
67
Bab66#
68
Bab67#
69
Bab68#
70
Bab69#
71
Bab70#
72
Bab71#
73
Bab72#
74
Bab73#
75
Bab74#
76
Bab75#
77
Bab76#
78
Bab77#
79
Bab78#
80
Bab79#
81
Bab80#
82
Bab81#
83
Bab82#
84
Bab83#
85
Bab84#
86
Bab85#
87
Bab86#
88
Bab87#
89
Bab88#
90
Bab89#
91
Bab90#
92
Ban91#
93
Bab92#
94
Bab93#
95
Bab94#
96
Bab95#
97
Bab96#
98
Bab97#
99
Bab98#
100
Bab99#
101
Bab100#
102
Bab101#
103
Bab102#
104
Bab103#
105
Bab104#
106
Bab105#
107
BAB106#
108
Bab107#
109
Bab108#
110
Bab109#
111
BAB110#
112
Bab#111
113
Bab112
114
Bab113
115
Bab114
116
Bab115#
117
Bab116#
118
Bab117#
119
Bab118#
120
Bab119#
121
Bab120#
122
Bab121#
123
Bab122#
124
Bab123#
125
Bab124#
126
Bab125#
127
Bab126#
128
Bab127#
129
Bab128#
130
Bab129#
131
Bab130#
132
Bab131#
133
Bab132#
134
Bab133#
135
Bab134#
136
Bab135#
137
Bab136#
138
Bab137#
139
Bab138#
140
Bab139#
141
Bab140#
142
Bab141#
143
Bab142#
144
Bab143#
145
Bab144#
146
Bab145#
147
Bab146#
148
Bab147#
149
Bab148#
150
Bab149#
151
Bab150
152
Bab151#
153
Bab152#
154
Bab153#
155
Bab154#

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!