Bab 14#

Beberapa bulan berlalu dengan begitu cepat, seperti yang sudah di instruksi sebelumnya bahwa Mian Li memblokir kediaman, ia tak menerima kunjungan dari siapapun, Ia beristirahat dengan tenang

DAN KETERANGAN TENTANG KULTIVASI

(kultivasi memiliki 12 tingkatan dan manusia normal hanya bisa mencapai tingkat sembilan

Tingkat satu sampai dua biasanya di miliki oleh para pelayan atau para penjahat pasaran

Tingkat tiga biasanya di miliki oleh para bangsawan muda dan tingkat empat adalah tingkat yang di miliki oleh bangsawan muda yang di anggap jenius seperti putri ke tujuh,

Tingkat lima sampai tujuh biasanya di miliki oleh para jendral dan para panglima kerajaan dan beberapa penjahat seperti bandit gunung wi an, dan beberapa pengawal bayaran, pengawal bayaran biasanya di gunakan untuk para saudagar yang akan keluar dari Kerajaan untuk menawarkan barang dagangan nya

Sedangkan tingkat delapan di sembilan biasanya di miliki oleh Raja raja besar dan kuat atau kaisar

Dan tingkat sepuluh sampai dua belas adalah tingkat kultivasi yang sempurna bahkan tak ada yang berani bermimpi untuk mencapai tingkat itu, karena hanya seorang dewa lah yang bisa menggapainya,

Yah segitu dulu lah penjelasan dari kultivasi ini, author juga ngarang ni yang ini, author ngak terlalu faham, buka Google pun author ngak bisa karena sinyal tempat author alamak susah sekali).

Setelah meningkatkan kultivasi Mian Li juga menyibukkan diri dengan melatih para prajurit dan pelayan, mengajari mereka segala hal yang berguna di masa depan, Mian Li akan membuat pasukan yang sangat kuat dengan membekali ilmu kultivasi pengetahuan dan ilmu medis, agar kelak tak ada yang berani mengusik kediaman bulan, ia tak ingin ketenangannya terusik hanya karena mahluk di sekeliling orang lemah tak berdaya, oh tidak, min tak akan sudi di tindas, min akan membangun pasukan yang bahkan bisa menghancurkan istana jika ia inginkan, pasukan yang buta dan tuli akan keadaan, pasukan yang hanya akan bergerak dengan satu instruksi darinya, pasukan yang setia tampa pengkhianatan, benar cita cita yang mulia kan?,

“Selamat pagi nona” Fei Yang tersenyum lembut, Mian Li bergumam pelan dan beranjak duduk, merentangkan tangannya sambil menguap pelan, Fei Yang melangkah pelan dengan sebuah baskom berisi air hangat, yah air itu untuk membasuh muka sang permaisuri yang baru bangun dari tidur cantiknya

Mian Li tersenyum lembut membiarkan fei yang melakukan tugasnya, selama pengasingan ia merawat wajah dan tubuhnya dengan baik, kini sudah dua minggu ia resmi kembali membuka paviliun bulan dengan wajah yang bertambah cantik dan kesehatan yang sangat baik,

Jangan lupakan tingkat kultivasinya yang sudah mencapai tahap 6 bayang kan saja hanya monster yang bisa meningkatkan kultivasi dengan begitu cepat, manusia normal pada umumnya membutuhkan dua sampai lima tahun untuk meningkatkan kultivasinya, itu pun paling hanya naik satu tahap dan paling jenius bisa dua, namun apa ini? Bahkan min sudah mencapai tahap ke 6 dalam waktu 1 bulan benar benar menakjubkan, ia sudah berada di tingkat jendral penyempurnaan sekarang, dan tentu saja ia puas dengan mencapainya sejauh ini.

Seketika senyum min berubah datar saat seseorang masuk tampa permisi ke kediaman ya, di depan sana terlihat nona bai huan putri dari jenderal bai, tengah berdiri dengan senyum palsunya,

"Ah nona Bai, apakah paviliun bulan tempat yang bisa anda datangi kapanpun anda mau?" Ucap min dengan nada sinis, namun masih terdengar begitu lembut,

Nona bai hanya tersenyum sembari melangkah masuk mendekati Mian Li ,

"A li kau pandai sekali bercanda, kaisar baru saja mengirimkan beberapa alat kecantikan untuk ku, aku tau kaisar tak pernah memberikan perhatian itu padamu dan ku harap kau tidak bersedih untuk itu, seperti biasa aku datang untuk membagikannya pada mu" Ucap nona bai tersenyum lembut, namun min dapat melihat seringai licik dari wajah yang terlihat begitu sopan itu.

Nona Bai duduk di hadapan min dengan tersenyum sambil memerintahkan pelayan yang di bawanya meletakan sebuah kotak kayu dengan ukiran burung Phoenix, min juga tau Ucapan gadis bai ini hanya omong kosong belaka, gunung es itu tak akan pernah memperhatikan wanita, dan mungkin tak menyukai wanita, dan apa itu mengirimi peralatan kecantikan?, dasar pembual

"Apakah permaisuri ini menyuruhmu duduk? " Ucap min menaikan satu alisnya, ia baru saja mendapat ingatan dari pemilik tubuh ini, nona bai huan keponakan dari selir ke 4, Bai Huan sangat terobsesi dengan kaisar, bai huan termasuk orang yang sering mengunjungi kediaman mian li, dengan alasan membagikan beberapa ramuan serta alat kecantikan namun nyatanya bai huan datang untuk memberikan racun menghancurkan wajah mian li, agar kaisar merasa jijik dan mengambilnya sebagai istri

"A li, kau ini pandai sekali bergurau" Ucap nona bai tersenyum namun mata sayu itu menyiratkan kemarahan yang mendalam, hey bahkan itu tak luput dari pandangan min, ah tentu saja min mengetahui seringai itu, ia sangat ahli jika berurusan dengan expresi dan bahasa tubuh musuh.

"Apa yang kau sebut bergurau?, kemana etika mu?, sebagai nona bangsawan tentunya kau tau bukan di mana tempat mu" Ucap min sinis sambil menyesap tehnya, ah ia akan menemukan berbagai macam sifat orang di sini, yah seperti biasa anak kecil akan begitu jujur menunjukan kebenciannya secara terang terangan, namun untuk orang yang dewasa?, ah tentunya ia memilih jalan aman bukan dengan berpura pura baik dan menghancurkan dari dalam, seperti yang di lakukan bai huan saat ini,

Lagi pula hidung min sudah sejak tadi mencium aroma racun, dan kini ia menjadi tambah yakin karena baunya semakin menyengat saat kotak itu berada di dekatnya, memang orang biasa tak bisa merasakan dan mencium aroma itu, namun lain halnya dengan Min Jiana yang ahli racun terkenal di zamannya,

hey seorang gadis yang berkecimpung di dunia bawah (mafia) tentunya sudah mempersiapkan segalanya, bahkan sudah siap dengan kemungkinan sekecil apa pun, gadis mafia juga bisa di sebut gadis jenius karena mereka di tuntut untuk mengetahui segala hal, ilmu medis dan racun pun tak mungkin bisa lepas darinya, akan ada begitu banyak bahaya yang menghadang di setiap detiknya, kewaspadaan adalah hal yang selalu melekat pada gadis dunia gelap, mereka di latih dengan segala hal , menjadi mata mata, bela diri, menyamar, dan beberapa ilmu penting seperti sejarah, pengobatan dan bahkan mereka di ajarkan untuk membaca gerak tubuh manusia sekitar,

"A li ada apa dengan mu, apakah aku berbuat kesalahan? Jika ia tolong hukum aku" Ucap Bai Huan yang kini malah terisak, terdengar begitu menyedihkan, Min menyeringai huh sungguh drama yang sangat menyayat hati

"Pelayan bawa Nona Bai merenungi kesalahannya di kuil, jangan biarkan dia pergi sebelum mata hari terbenam" Ucap min perlahan berdiri dan meninggalkan bai huan yang terlihat terbakar dengan kemarahan, namun masih berusaha keras untuk tersenyum,

"Huh dasar ular tak tau diri" Ucapnya kesal

"Mari nona" Ucap pelayan, bai huan membuang nafas kesal namun ia masih berusaha untuk tersenyum

"Sial ternyata sampah itu mulai menentang ku" Ucap bai huan berjalan menuju kuil untuk berlutut merenungi kesalahan bai huan tak menyangka jika mian li akan benar benar menghukumnya, sialan, lihatlah kau akan menyesali perlawanan kecil mu ini, kau akan sadar di mana tempatmu berada

“Pelayan buang semua pil dan bubuk di dalam kotak itu, buang jauh ,dan jangan terima siapapun yang datang” Ucap Min yang hanya di angguki oleh para pelayan, mian li sudah mengatur segalanya,

Terpopuler

Comments

Frando Kanan

Frando Kanan

justru sampah yg skrg adalah anda sendiri jlng idiot 😏

2022-05-25

2

Frando Kanan

Frando Kanan

jika tingkat kulvikasi secpt ini....lalu bagaimna ibu Dr permaisuri li ini meninggal? atau blom meninggal???

2022-05-25

1

♎istrinya jimin❣

♎istrinya jimin❣

lanjut thor up yg banyak

2021-12-09

4

lihat semua
Episodes
1 BAB1#
2 Bab2#
3 bab3#
4 Bab4#
5 Bab5#
6 Bab6#
7 Bab7#
8 Bab8#
9 Bab9#
10 Bab10#
11 Bab11#
12 Bab12#
13 Bab13#
14 Bab 14#
15 Bab15#
16 Bab16#
17 Bab17#
18 Bab18#
19 Bab19#
20 Bab20#
21 Bab21#
22 Bab22#
23 Bab23#
24 Bab24#
25 Bab25#
26 Bab26#
27 Bab27#
28 Bab28#
29 Bab29#
30 Bab30#
31 Bab31#
32 Bab32#
33 Bab33#
34 Bab34#
35 Bab35#
36 Bab36
37 Bab37#
38 Bab38#
39 Bab39#
40 Bab40#
41 Bab41#
42 Bab42#
43 Bab43#
44 Bab44#
45 Bab45#
46 Bab46
47 Bab47#
48 Bab48#
49 Bab49#
50 Bab50#
51 Bab51#
52 Bab52#
53 Bab53#
54 Bab54#
55 Bab55#
56 Bab56#
57 Bab57#
58 Bab58#
59 Bab59#
60 Bab60#
61 Bab60#
62 Bab61#
63 Bab62#
64 Bab63#
65 Bab64#
66 Bab65#
67 Bab66#
68 Bab67#
69 Bab68#
70 Bab69#
71 Bab70#
72 Bab71#
73 Bab72#
74 Bab73#
75 Bab74#
76 Bab75#
77 Bab76#
78 Bab77#
79 Bab78#
80 Bab79#
81 Bab80#
82 Bab81#
83 Bab82#
84 Bab83#
85 Bab84#
86 Bab85#
87 Bab86#
88 Bab87#
89 Bab88#
90 Bab89#
91 Bab90#
92 Ban91#
93 Bab92#
94 Bab93#
95 Bab94#
96 Bab95#
97 Bab96#
98 Bab97#
99 Bab98#
100 Bab99#
101 Bab100#
102 Bab101#
103 Bab102#
104 Bab103#
105 Bab104#
106 Bab105#
107 BAB106#
108 Bab107#
109 Bab108#
110 Bab109#
111 BAB110#
112 Bab#111
113 Bab112
114 Bab113
115 Bab114
116 Bab115#
117 Bab116#
118 Bab117#
119 Bab118#
120 Bab119#
121 Bab120#
122 Bab121#
123 Bab122#
124 Bab123#
125 Bab124#
126 Bab125#
127 Bab126#
128 Bab127#
129 Bab128#
130 Bab129#
131 Bab130#
132 Bab131#
133 Bab132#
134 Bab133#
135 Bab134#
136 Bab135#
137 Bab136#
138 Bab137#
139 Bab138#
140 Bab139#
141 Bab140#
142 Bab141#
143 Bab142#
144 Bab143#
145 Bab144#
146 Bab145#
147 Bab146#
148 Bab147#
149 Bab148#
150 Bab149#
151 Bab150
152 Bab151#
153 Bab152#
154 Bab153#
155 Bab154#
Episodes

Updated 155 Episodes

1
BAB1#
2
Bab2#
3
bab3#
4
Bab4#
5
Bab5#
6
Bab6#
7
Bab7#
8
Bab8#
9
Bab9#
10
Bab10#
11
Bab11#
12
Bab12#
13
Bab13#
14
Bab 14#
15
Bab15#
16
Bab16#
17
Bab17#
18
Bab18#
19
Bab19#
20
Bab20#
21
Bab21#
22
Bab22#
23
Bab23#
24
Bab24#
25
Bab25#
26
Bab26#
27
Bab27#
28
Bab28#
29
Bab29#
30
Bab30#
31
Bab31#
32
Bab32#
33
Bab33#
34
Bab34#
35
Bab35#
36
Bab36
37
Bab37#
38
Bab38#
39
Bab39#
40
Bab40#
41
Bab41#
42
Bab42#
43
Bab43#
44
Bab44#
45
Bab45#
46
Bab46
47
Bab47#
48
Bab48#
49
Bab49#
50
Bab50#
51
Bab51#
52
Bab52#
53
Bab53#
54
Bab54#
55
Bab55#
56
Bab56#
57
Bab57#
58
Bab58#
59
Bab59#
60
Bab60#
61
Bab60#
62
Bab61#
63
Bab62#
64
Bab63#
65
Bab64#
66
Bab65#
67
Bab66#
68
Bab67#
69
Bab68#
70
Bab69#
71
Bab70#
72
Bab71#
73
Bab72#
74
Bab73#
75
Bab74#
76
Bab75#
77
Bab76#
78
Bab77#
79
Bab78#
80
Bab79#
81
Bab80#
82
Bab81#
83
Bab82#
84
Bab83#
85
Bab84#
86
Bab85#
87
Bab86#
88
Bab87#
89
Bab88#
90
Bab89#
91
Bab90#
92
Ban91#
93
Bab92#
94
Bab93#
95
Bab94#
96
Bab95#
97
Bab96#
98
Bab97#
99
Bab98#
100
Bab99#
101
Bab100#
102
Bab101#
103
Bab102#
104
Bab103#
105
Bab104#
106
Bab105#
107
BAB106#
108
Bab107#
109
Bab108#
110
Bab109#
111
BAB110#
112
Bab#111
113
Bab112
114
Bab113
115
Bab114
116
Bab115#
117
Bab116#
118
Bab117#
119
Bab118#
120
Bab119#
121
Bab120#
122
Bab121#
123
Bab122#
124
Bab123#
125
Bab124#
126
Bab125#
127
Bab126#
128
Bab127#
129
Bab128#
130
Bab129#
131
Bab130#
132
Bab131#
133
Bab132#
134
Bab133#
135
Bab134#
136
Bab135#
137
Bab136#
138
Bab137#
139
Bab138#
140
Bab139#
141
Bab140#
142
Bab141#
143
Bab142#
144
Bab143#
145
Bab144#
146
Bab145#
147
Bab146#
148
Bab147#
149
Bab148#
150
Bab149#
151
Bab150
152
Bab151#
153
Bab152#
154
Bab153#
155
Bab154#

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!