16—Diculik ??

Cally bersama Letta menunggu kedua putrinya didepan sekolah, sedang Shaka lebih memilih didalam mobil sambil memainkan ponselnya.

"Kok lama ya Ta," tanya Cally.

"Sabar, mereka pasti lagi jalan."

"Jalan kok lama banget sih."

"Kayak nggak tau aja, kan mereka kalau jalan kayak bebek lenggok-lenggok," tawa Letta saat mengingat tingkah kedua gadisnya.

Dan tak lama yang mereka tunggu tiba, kedua gadis itu berjalan dengan centilnya sambil melambaikan tangan pada Letta juga Cally yang tengah menunggunya.Cally baru saja mengenal mereka, dan tingkah mereka ini membuatnya begitu takjub hingga tak percaya.

"Ta, itu anak-anak loe," tanya Cally heran.

"Anak-anak tuan Arga juga David," candanya.

"Mama, sister. Udah lama belum nungguinnya?" tanya Laisa dengan nada centilnya.

"Hei bocah kecil, centil banget sih," seru Cally pada Laisa.

"Udah-udah, ayo semua masuk mobil. Mira kamu naik dulu nak," seru Letta.

"Baik mama," patuh Mira.

Namun mata tajamnya sekilas melihat orang yang tengah memperhatikan dirinya, Laisa menajamkan matanya dengan seksama. Dalam perjalanannya nampak semua begitu gembira, terlebih saat Letta mengajak mereka makan sushi favorit ketiganya.

Namun dibalik canad tawa itu, ada mata yang masih tajam mengintai penguntitnya. Laisa, bocah kecil itu menyembunyikan tatapan elangnya dalam senyuman. Sesampainya di tempat tujuan, mereka segera memesan makanannya.

Laisa sudsah tak tahan jika ada yang membuntuti dirinya, terlebih kini ia harus menjaga kondisi mamanya. Anak kecil itu telah tumbuh dengan pemikiran dewasanya, tumbuh menjadi gadis kecil yang begitu cerdas di usianya.

"Mama, aku mau ke toilet dulu ya," pamit Laisa.

"Mau ngapain sih ke toilet," tanya Cally.

"Mau ambil makanan sister, ya mau pipis lah."

Semua orang tersenyum mendengar penuturan Laisa, namun Shaka menatap adiknya dengan tatapan penuh waspada.

"Mama anterin ya," seru Letta.

"No mama, aku ini udah besar. Aku bisa jaga diri baik-baik," celotehnya.

Laisa turun dari bangkunya, perlahan ia mulai berjalan menuju jalan toilet. Namun ditengah itu langkah kakinya berbelok disudut restoran. Gadis itu tersenyum sinis saat tebakannya tak pernah meleset, laki-laki itu sedang menatap meja mamanya.

"Apa yang om lakuin, mengintai mama aku kah?"

Dengan mata elangnya gadis itu penuh sorot tajam yang mampu membunuh lawannya, sorot mata yang begitu menusuk bahkan melumpuhkan pikirannya.

"Siapa kamu," tanya lak-laki itu.

"Aku ? Tentu saja aku adalah penjaga mamaku dari kalian yang berniat jahat," ucap Laisa dengan begitu tegas.

Perlahan kaki gadis itu berjalan mendekatinya, menyudutkan dirinya dalam sempitnya sudut ruangan.

"Takut ya om," ejek Laisa saat melihat ketakutan dalam diri laki-laki didepannya.

Tersadar dengan apa yang terjadi, laki-laki tersebut mulai menegakkan tubuhnya dan menetralkan dirinya. Rasanay sungguh malu saat ia takut hanya dengan tatapan bocah kecil dihadapannya.

"Dasar bocah tengik, berani sekali memprovokasiku," marahnya.

Laki-laki itu berjalan maju mendekati Laisa, namun Laisa yang tak takut masih dengan santai berdiri ditempatnya. Bahkan gadis kecil itu malah tersenyum menatap laki-laki itu.

"Mau melawanku, hadapi dulu kakakku yang super," gumam Laisa sinis.

Dan benar saja, Shaka datang tepat saat laki-lak itu mengangkat tanganya hendak memukul. Shaka dengan cepat menendang kaki lawannya hingga membuatnya terjauh, ia pun bergegas menarik adiknya bersembunyi dibelakang tubuhnya.

"Sudah aku bilang, jangan suka mengambil tindakan tanpa aku tau," omel Shaka.

"Aku mengambil tindakan karena aku tau kakak udah paham dengan gerak gerik aku," santainya.

"Dasar gadis nakal," ucap Shaka.

Kini dua bocah itu menatap sinis laki-laki yang berdiri didepannya. Dengan sinis melihat bagaimana rupa orang yang telah membuntuti dirinya.

"Katakan selamat tinggal pada keluarga kalian," seru laki-laki tersebut.

...‐Selamat Membaca‐...

Terpopuler

Comments

Nay22

Nay22

lanjut Thor 🥰

2021-11-10

0

Astri

Astri

lanjut

2021-11-10

0

Fitri

Fitri

waduh penasaran 🤔

2021-11-10

0

lihat semua
Episodes
1 01— Perpisahan
2 02—Kembali
3 03—Pertemuan tak sengaja
4 04—Luka lama
5 05—Welcome back Arga
6 06—Hancur
7 07—Siapa kamu??
8 08—Berkenalan!!
9 09—Shaka mengagumkan
10 10—Pertemuan
11 11—Siapa kamu ?
12 12—Pembunuhan
13 13—Akankah bertemu kembali ?
14 14—Vira
15 15—Laisa yang tanggap
16 16—Diculik ??
17 17—Arga vs Laisa
18 18—Kepulangan Reno
19 19—Trio semprul
20 20—Cally mama Mira
21 21—Daniel
22 22—Mungkin suka?
23 23—Khilaf yang indah
24 24—Selingkuh ?
25 25—Suami Istri
26 26—Rasa Nyaman
27 27—Sisi lain Daniel
28 28—Begitu mesra
29 29—Kecurigaan ArgaLetta
30 30—Lalai berujung maut
31 31—Kematian Arum
32 32—Siapa?
33 33—Koma
34 34—Salah paham lagi
35 35—Kemarahan Laisa
36 36—Keluarga Kecil
37 37—Ayah David
38 38—Letta yang garang
39 39—Ketakutan
40 40—Ketakutan Daniel
41 41—Keputusan?
42 42—Sah kah ???
43 43—Rencana BulanMadu
44 44—Honeymoon
45 45—Daniel vs Arletta
46 46—Belah duren
47 47—David yang romantis
48 48—Shaka pergi
49 49—Kasih sayang Shaka
50 50—Entahlah ..
51 Hai ..
52 51—Pengganggu
53 52—Lumpuh
54 53—Rapuh
55 54—Dibalik Niat Busuk
56 55—Cally yang licik
57 56—Dalangnya!!
58 57‐Kembali
59 58‐Ketahuan
60 59—Tangisnya
61 60—Kemarahan
62 61—Berulah lagi
63 62—Marah
64 63‐Ngungsi tidur
65 64‐Cemburu
66 65‐ Penyesalan
67 66‐Arletta ganas
68 67‐Kisah lama
69 68‐Kasihan
70 69‐Penyesalan Cally
71 70‐Memuncak
72 71‐Rasa cinta
73 72‐Trauma Laisa
74 73‐Pengaruh Sonya
75 74‐Ancaman Sonya
76 75‐Jemari Laisa
77 76 ‐ Emosi
78 77‐Kemelut rumah Letta
79 78‐Penculikan
80 79 ‐ Penculikan 2
81 80‐Penculikan 3
82 81‐ Perhatian sang penculik
83 82‐Kedatangan Vira & Daniel
84 83‐Gugatan Cerai
85 84‐Ketahuan
86 85‐Semua belum usai
Episodes

Updated 86 Episodes

1
01— Perpisahan
2
02—Kembali
3
03—Pertemuan tak sengaja
4
04—Luka lama
5
05—Welcome back Arga
6
06—Hancur
7
07—Siapa kamu??
8
08—Berkenalan!!
9
09—Shaka mengagumkan
10
10—Pertemuan
11
11—Siapa kamu ?
12
12—Pembunuhan
13
13—Akankah bertemu kembali ?
14
14—Vira
15
15—Laisa yang tanggap
16
16—Diculik ??
17
17—Arga vs Laisa
18
18—Kepulangan Reno
19
19—Trio semprul
20
20—Cally mama Mira
21
21—Daniel
22
22—Mungkin suka?
23
23—Khilaf yang indah
24
24—Selingkuh ?
25
25—Suami Istri
26
26—Rasa Nyaman
27
27—Sisi lain Daniel
28
28—Begitu mesra
29
29—Kecurigaan ArgaLetta
30
30—Lalai berujung maut
31
31—Kematian Arum
32
32—Siapa?
33
33—Koma
34
34—Salah paham lagi
35
35—Kemarahan Laisa
36
36—Keluarga Kecil
37
37—Ayah David
38
38—Letta yang garang
39
39—Ketakutan
40
40—Ketakutan Daniel
41
41—Keputusan?
42
42—Sah kah ???
43
43—Rencana BulanMadu
44
44—Honeymoon
45
45—Daniel vs Arletta
46
46—Belah duren
47
47—David yang romantis
48
48—Shaka pergi
49
49—Kasih sayang Shaka
50
50—Entahlah ..
51
Hai ..
52
51—Pengganggu
53
52—Lumpuh
54
53—Rapuh
55
54—Dibalik Niat Busuk
56
55—Cally yang licik
57
56—Dalangnya!!
58
57‐Kembali
59
58‐Ketahuan
60
59—Tangisnya
61
60—Kemarahan
62
61—Berulah lagi
63
62—Marah
64
63‐Ngungsi tidur
65
64‐Cemburu
66
65‐ Penyesalan
67
66‐Arletta ganas
68
67‐Kisah lama
69
68‐Kasihan
70
69‐Penyesalan Cally
71
70‐Memuncak
72
71‐Rasa cinta
73
72‐Trauma Laisa
74
73‐Pengaruh Sonya
75
74‐Ancaman Sonya
76
75‐Jemari Laisa
77
76 ‐ Emosi
78
77‐Kemelut rumah Letta
79
78‐Penculikan
80
79 ‐ Penculikan 2
81
80‐Penculikan 3
82
81‐ Perhatian sang penculik
83
82‐Kedatangan Vira & Daniel
84
83‐Gugatan Cerai
85
84‐Ketahuan
86
85‐Semua belum usai

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!