Arletta pagi ini bersiap mengantar kedua putri kecilnya untuk pergi kesekolah. Sedang Shaka memilih pergi dengan David, ayahnya.
"Ayo cantik-cantiknya mama, nanti terlambat loh," teriak Letta dari ruang tengah sambil memainkan ponselnya.
"Mama," panggil Shaka.
"Pangerannya mama," merentangkan kedua tangannya.
Shaka berhambur masuk kedalam dekapan mamanya, mencium harum yang selalu nyaman dalam dirinya.
"Mah."
"Ehm."
"Shaka sayang banget sama mama," serunya tiba-tiba.
Letta terdiam, namun air matanya lolos begitu saja. Ia kembali teringat tahun itu, tahun dimana ia hampir saja kehilangan Shaka juga Laisa.
Ia mengeratkan pelukannya, rasa takut tiba-tiba saja menghantuinya.
"Shaka bakal jagain mama kok, mama jangan takut ya."
Seakan tahu apa yang dirasakan oleh mamanya, Shaka meyakinkan Elena jika semua akan baik-baik saja.
"Kaka nakal ya. Kaka apain mama," tegur Laisa dengan suara cemprengnya yang tiba-tiba saja datang.
"Mira, mama nangis ini," teriak Laisa memanggil Mira saudaranya.
"Apasih dek, kaka nggak ngapa-ngapain mama kok."
"Bohong, itu buktinya mama nangis."
"Sayang, kakak kamu bener loh. Mama nggak nangis karena sedih," jelas Letta.
Laisa berjalan mendekati mamanya, mengulurkan kedua tangannya. Menghapus jejak air mata mamanya.
"Jangan nangis mama, Laisa sedih."
"Aduh, anak-anak mama kok sweet banget sih," dengan gemas Letta memeluk kedua anaknya. Rasa sayangnya membuat Letta ketakutan.
"Ada apa ini ?" tanya David saat melihat ketiganya berpelukan.
"Aku nggak dipeluk ya," protes Mira.
"Sini,"panggil Shaka melambaikan tangan pada adiknya.
David menatap haru mereka, ia juga begitu bersyukur Arletta mampu menerima juga menyayangi anaknya.
Mobil keduanya berpisah sebab jalan keduanya berbeda. Dan kini Letta dengan dua peri kecilnya yang begitu berisik melaju menuju sekolah.
Sesampainya disekolah, Letta membantu kedua putrinya bersiap.
"Jangan lari-lari ya, belajar yang pinter."
Keduanya hanya berbalik dan melambaikan tangannya. Hanya itu, namun cukup membuat Letta tenang.
"Arletta."
Letta begitu terkejud saat menatap seseorang yang menyapanya. Mata tak berkedip seakan semua hanya semu.
"Kamu beneran Letta, " mencoba menggapai dengan tangannya, sedang Letta dengan sigap menghindarinya.
Daniel begitu terkejut bisa bertemu dengan Letta lebih cepat dari dugaannya. Rasa bersalah bertahun-tahun yang selalu dipendamnya kini seakan muncul kembali, mencikik dirinya.
"Papy," panggil Meya.
Daniel juga Letta bersamaan menatap kearah Meya. Mata Letta tiba-tiba saja berkaca-kaca, kakinya melangkah mundur menjauh.
Rasanya ia belum siap kembali bertemu Daniel. Bertemu dengan orang yang telah menghancurkan hati saudaranya.
"Letta tunggu," teriak Daniel.
**
Cally tengah sibuk mengerjakan pekerjaannya, namun tiba-tiba saja ia merasakan sakit pada dadanya. Dan bayangan Letta menari-nari dalam pikirannya secara tiba-tiba.
"Letta," memegangi dadanya.
Hampir 2 tahun keduanya tak saling berbalas kabar. Terakhir kali keduanya berkomunikasi adalah saat Cally mencari tahu kebenaran pernikahan Daniel.
Dan itu adalah komunikasi sekaligus pertengkarab keduanya, pertengkaran yang membuang keduanya renggang selama 2 tahun ini.
"Ada apa ini, kenapa gue tiba-tiba kepikiran Letta."
"Mungkin udah saatnya buat loe pulang," ucap Sarah yang tiba-tiba masuk kedalam kamar Cally.
"Sarah," panggilnya.
"Loe udah 2 tahun mengabaikan adik loe, udah cukup. Gue yakin dia sekarang butuh loe," seru Sarah.
Cally kembali bimbang, namun Sarah meyakinkan Cally jika Letta akan menerimanya setelah apa yang keduanya alami.
"Loe gpp kalau gue balik?"
"Gpp lah, lagian kan loe udah bukan model gue lagi."
"Makasih ya Sarah."
"Gue bilang sama Mike ya, biar dia yang urus semuanya."
"Thanks," ucap Cally berteriak saat tubuh Sarah hampir tak terlihat oleh matanya.
Dibelainya foto Letta dalam bingkainya, rasa bersalam kembali menyelimuti hatinya karena telah menyalahkan Letta atas pernikahan Daniel.
"Maafin gue Ta, gue bakal balik dan perbaikin semuanya."
"Tunggu gue."
...-----🍒-----...
...Hai semua, maaf ya nunggu lama updatenya....
...Jangan lupa terus klik like, favorit terus berikan komen kalian setelah membacanya. satu like satu komen itu berarti buat penyemangatnya....
...Terima kasih semua...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 86 Episodes
Comments
👩 [ nia ]
letta co gag sama arga ?
2022-01-10
0
Febriyanti🍫🍭
loh arga mana thor? terus apa mksudnya bahwa letta nerima david...??
2021-11-13
1
aurora
lanjut thor
2021-10-21
0