Letta mencoba menceritakan apa yang dulu dialaminya, rasa takut terluka juga kesakitan kembali dirasakannya. Namun Cally meyakinkan Letta jika semua akan baik-baik saja sebab ada dirinya yang akan berdiri membantunya.
"Aku juga nggak tahu Cal, semua terjadi begitu saja."
"Apa yang kamu ingat Ta."
"Hanya kak Seruni yang terus saja memintaku untuk kuat dan bertahahan menggantikan dirinya," ingatnya.
"Maksudnya apa ," tak paham Cally.
"Entahlah, kak Runi hanya memintaku untuk menjaga anaknya juga kak David. Hanya itu."
"Lalu siapa orang yang meneror kamu belakangan ini?"
"Entah, ia hanya akan mengingatkan aku tentang kecelakaan itu jika aku bertanya siapa dia."
"Aneh, seperti orang yang sudah lama mengintai sampai tau segala hal," pikirnya.
"Coba kamu ceritakan apa yang kamu ingat tentang kecelakaan itu," lanjutnya bertanya.
Tangan Letta mulai berkeringat, diremasnya kedua sisi tangannya saat ia mencoba membuka kembali luka terdalamnya. Ia mulai bercerita, namun pandangan matanya kosong tak bertujuan. Cally yang sibuk mencerna setiap cerita itu tak sadar dengan reaksi tubuh yang diberikan oleh adiknya.
"Lalu," lanjut Cally.
"Mo mobilnya berguling, tapi kak Runi masih terus menggenggam tangan aku. Dia dia terus menengakan aku agar tidak panik," cemasnya.
"Terus?"
"Terus beguling hingga semuanya gelap, gelap sunyi kayak nggak ada orang."
"Ehm."
"Tapi pas aku buka mata aku, kak .. kak Runi, dia udah bersimbah darah. Dia udah nggak bangun lagi."
Nada suara Letta berbeda, Cally sadar dan panik saat menatap kondisi adiknya. Rasanya ia menyesal telah bertanya tanpa memikirkan kondisi Arletta.
"Ta, Arletta."
"Aku coba bangunin, tapi kak Runi nggak bangun-bangun Cal. Aku caba bergerak tapi nggak bisa, kaki aku kejepit gak bisa gerak," tangisnya mengingat kembali.
"Stop Letta ." Cally bangkit, ia berteriak memanggil Arga dari ambang pintu kamar.
"Kak Runi bangun, tapi dia cama bilang-
"Stop Ta, jangan dilanjutin lagi," panik Cally berlari mencengkeram bahu adiknya.
Letta menatap Cally begitu tiba-tiba, pandangan mata yang begitu membuatnya ketakutan hingga rasanya kesakitan.
"Kaka Runi bilang jangan sampai anak-anak disakitin dia. Dan dia muncul Cal, dia ..dia buka paksa pintu mobil. Dia juga ngebunuh ka Runi," ceritanya berderai air mata.
"Akkhhhhh," histerisnya.
Letta kembali histeris terlebi saat ia berhasil mengingat apa yang telah bertahun-tahun ia lupakan. Tentang dia, dia yang telah merenggut nyawa kakaknya.
"Letta tenang, ada aku disini."
"Arga, "teriak Cally meminta bantuan saat Letta memberontaknya.
"Anak-anak, aku harus jagaian anak-anak seperti kata ka Runi," gumamnya mencoba turun dari ranjangnya.
Arga masuk bersama semuanya, termasuk ketiga bocah kecil yang dikhawatirkannya. Letta berlari dari ranjangnya, mendekap erat ketiga bocah kecil yang disayanginya.
"Mama bakal jagain kalian, mama nggak akan biarin dia nyakitin kalian," ucapnya dengan sangat panik.
"Mama, Mira nggak bisa nafas."
Shaka menengok sekilas Mira, saat ingin mencoba menenangkan mamanya tiba-tiba saja adiknay sudah lebih dulu melakukannya.
Laisa mengulurkan tangannya, membelai dengan lebut rambut hitam mamanya. Dengan tenang ia juga mencoba membuat Letta melepas pelukannya. Dan berhasil, Letta melepas pelukannya mentap hangat mata putri tercintanya.
Laisa memeluk mamanya, ia pun mula berbicara dengan Letta," Mama tenang aja ya, mama pasti bisa jagain kita. Mama kan mama aku yang paling hebat, nggak akan ada yang bisa nyakitin kita selama ada mama."
Letta menangis mendengar ucapan anaknya, bocah kecil itu meyakinkan mamanya bahwa semua akan baik-baik saja. Bahwa nggak akan ada seorangpun yang bisa menyakiti ketiga anaknya.
"Asal mama sembuh, nggak kayak gini lagi pasti mama bisa jagain kita. Iya kan kak," ucap Laisa menatap Shaka.
Shaka mendekat, ia juga memeluk mama juga adiknya. "Shaka janji ma, Shaka juga akan berusaha keras menjaga adik-adik agar tidak terluak," janjinya.
"Mira juga janji bakal jaga Laisa juga kak Shaka ma," serunya yang berlari ikut memeluk mereka.
"Gue bakal cari dia, gue bakal pastiin nggak akan ada yang bisa sentuh adik gue!"
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 86 Episodes
Comments
Leni Ani
lanjut😎🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺
2021-11-06
0
🄷🄴🅂🅃🅈 ❤️
sapa sih yg udah bikin letta seperti itu..ayolah kak teka teki mulai terungkap
2021-11-06
0
Nay22
lanjut Thor🥰
2021-11-06
1