12—Pembunuhan

Letta mencoba menceritakan apa yang dulu dialaminya, rasa takut terluka juga kesakitan kembali dirasakannya. Namun Cally meyakinkan Letta jika semua akan baik-baik saja sebab ada dirinya yang akan berdiri membantunya.

"Aku juga nggak tahu Cal, semua terjadi begitu saja."

"Apa yang kamu ingat Ta."

"Hanya kak Seruni yang terus saja memintaku untuk kuat dan bertahahan menggantikan dirinya," ingatnya.

"Maksudnya apa ," tak paham Cally.

"Entahlah, kak Runi hanya memintaku untuk menjaga anaknya juga kak David. Hanya itu."

"Lalu siapa orang yang meneror kamu belakangan ini?"

"Entah, ia hanya akan mengingatkan aku tentang kecelakaan itu jika aku bertanya siapa dia."

"Aneh, seperti orang yang sudah lama mengintai sampai tau segala hal," pikirnya.

"Coba kamu ceritakan apa yang kamu ingat tentang kecelakaan itu," lanjutnya bertanya.

Tangan Letta mulai berkeringat, diremasnya kedua sisi tangannya saat ia mencoba membuka kembali luka terdalamnya. Ia mulai bercerita, namun pandangan matanya kosong tak bertujuan. Cally yang sibuk mencerna setiap cerita itu tak sadar dengan reaksi tubuh yang diberikan oleh adiknya.

"Lalu," lanjut Cally.

"Mo mobilnya berguling, tapi kak Runi masih terus menggenggam tangan aku. Dia dia terus menengakan aku agar tidak panik," cemasnya.

"Terus?"

"Terus beguling hingga semuanya gelap, gelap sunyi kayak nggak ada orang."

"Ehm."

"Tapi pas aku buka mata aku, kak .. kak Runi, dia udah bersimbah darah. Dia udah nggak bangun lagi."

Nada suara Letta berbeda, Cally sadar dan panik saat menatap kondisi adiknya. Rasanya ia menyesal telah bertanya tanpa memikirkan kondisi Arletta.

"Ta, Arletta."

"Aku coba bangunin, tapi kak Runi nggak bangun-bangun Cal. Aku caba bergerak tapi nggak bisa, kaki aku kejepit gak bisa gerak," tangisnya mengingat kembali.

"Stop Letta ." Cally bangkit, ia berteriak memanggil Arga dari ambang pintu kamar.

"Kak Runi bangun, tapi dia cama bilang-

"Stop Ta, jangan dilanjutin lagi," panik Cally berlari mencengkeram bahu adiknya.

Letta menatap Cally begitu tiba-tiba, pandangan mata yang begitu membuatnya ketakutan hingga rasanya kesakitan.

"Kaka Runi bilang jangan sampai anak-anak disakitin dia. Dan dia muncul Cal, dia ..dia buka paksa pintu mobil. Dia juga ngebunuh ka Runi," ceritanya berderai air mata.

"Akkhhhhh," histerisnya.

Letta kembali histeris terlebi saat ia berhasil mengingat apa yang telah bertahun-tahun ia lupakan. Tentang dia, dia yang telah merenggut nyawa kakaknya.

"Letta tenang, ada aku disini."

"Arga, "teriak Cally meminta bantuan saat Letta memberontaknya.

"Anak-anak, aku harus jagaian anak-anak seperti kata ka Runi," gumamnya mencoba turun dari ranjangnya.

Arga masuk bersama semuanya, termasuk ketiga bocah kecil yang dikhawatirkannya. Letta berlari dari ranjangnya, mendekap erat ketiga bocah kecil yang disayanginya.

"Mama bakal jagain kalian, mama nggak akan biarin dia nyakitin kalian," ucapnya dengan sangat panik.

"Mama, Mira nggak bisa nafas."

Shaka menengok sekilas Mira, saat ingin mencoba menenangkan mamanya tiba-tiba saja adiknay sudah lebih dulu melakukannya.

Laisa mengulurkan tangannya, membelai dengan lebut rambut hitam mamanya. Dengan tenang ia juga mencoba membuat Letta melepas pelukannya. Dan berhasil, Letta melepas pelukannya mentap hangat mata putri tercintanya.

Laisa memeluk mamanya, ia pun mula berbicara dengan Letta," Mama tenang aja ya, mama pasti bisa jagain kita. Mama kan mama aku yang paling hebat, nggak akan ada yang bisa nyakitin kita selama ada mama."

Letta menangis mendengar ucapan anaknya, bocah kecil itu meyakinkan mamanya bahwa semua akan baik-baik saja. Bahwa nggak akan ada seorangpun yang bisa menyakiti ketiga anaknya.

"Asal mama sembuh, nggak kayak gini lagi pasti mama bisa jagain kita. Iya kan kak," ucap Laisa menatap Shaka.

Shaka mendekat, ia juga memeluk mama juga adiknya. "Shaka janji ma, Shaka juga akan berusaha keras menjaga adik-adik agar tidak terluak," janjinya.

"Mira juga janji bakal jaga Laisa juga kak Shaka ma," serunya yang berlari ikut memeluk mereka.

"Gue bakal cari dia, gue bakal pastiin nggak akan ada yang bisa sentuh adik gue!"

Terpopuler

Comments

Leni Ani

Leni Ani

lanjut😎🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺🥺

2021-11-06

0

🄷🄴🅂🅃🅈 ❤️

🄷🄴🅂🅃🅈 ❤️

sapa sih yg udah bikin letta seperti itu..ayolah kak teka teki mulai terungkap

2021-11-06

0

Nay22

Nay22

lanjut Thor🥰

2021-11-06

1

lihat semua
Episodes
1 01— Perpisahan
2 02—Kembali
3 03—Pertemuan tak sengaja
4 04—Luka lama
5 05—Welcome back Arga
6 06—Hancur
7 07—Siapa kamu??
8 08—Berkenalan!!
9 09—Shaka mengagumkan
10 10—Pertemuan
11 11—Siapa kamu ?
12 12—Pembunuhan
13 13—Akankah bertemu kembali ?
14 14—Vira
15 15—Laisa yang tanggap
16 16—Diculik ??
17 17—Arga vs Laisa
18 18—Kepulangan Reno
19 19—Trio semprul
20 20—Cally mama Mira
21 21—Daniel
22 22—Mungkin suka?
23 23—Khilaf yang indah
24 24—Selingkuh ?
25 25—Suami Istri
26 26—Rasa Nyaman
27 27—Sisi lain Daniel
28 28—Begitu mesra
29 29—Kecurigaan ArgaLetta
30 30—Lalai berujung maut
31 31—Kematian Arum
32 32—Siapa?
33 33—Koma
34 34—Salah paham lagi
35 35—Kemarahan Laisa
36 36—Keluarga Kecil
37 37—Ayah David
38 38—Letta yang garang
39 39—Ketakutan
40 40—Ketakutan Daniel
41 41—Keputusan?
42 42—Sah kah ???
43 43—Rencana BulanMadu
44 44—Honeymoon
45 45—Daniel vs Arletta
46 46—Belah duren
47 47—David yang romantis
48 48—Shaka pergi
49 49—Kasih sayang Shaka
50 50—Entahlah ..
51 Hai ..
52 51—Pengganggu
53 52—Lumpuh
54 53—Rapuh
55 54—Dibalik Niat Busuk
56 55—Cally yang licik
57 56—Dalangnya!!
58 57‐Kembali
59 58‐Ketahuan
60 59—Tangisnya
61 60—Kemarahan
62 61—Berulah lagi
63 62—Marah
64 63‐Ngungsi tidur
65 64‐Cemburu
66 65‐ Penyesalan
67 66‐Arletta ganas
68 67‐Kisah lama
69 68‐Kasihan
70 69‐Penyesalan Cally
71 70‐Memuncak
72 71‐Rasa cinta
73 72‐Trauma Laisa
74 73‐Pengaruh Sonya
75 74‐Ancaman Sonya
76 75‐Jemari Laisa
77 76 ‐ Emosi
78 77‐Kemelut rumah Letta
79 78‐Penculikan
80 79 ‐ Penculikan 2
81 80‐Penculikan 3
82 81‐ Perhatian sang penculik
83 82‐Kedatangan Vira & Daniel
84 83‐Gugatan Cerai
85 84‐Ketahuan
86 85‐Semua belum usai
Episodes

Updated 86 Episodes

1
01— Perpisahan
2
02—Kembali
3
03—Pertemuan tak sengaja
4
04—Luka lama
5
05—Welcome back Arga
6
06—Hancur
7
07—Siapa kamu??
8
08—Berkenalan!!
9
09—Shaka mengagumkan
10
10—Pertemuan
11
11—Siapa kamu ?
12
12—Pembunuhan
13
13—Akankah bertemu kembali ?
14
14—Vira
15
15—Laisa yang tanggap
16
16—Diculik ??
17
17—Arga vs Laisa
18
18—Kepulangan Reno
19
19—Trio semprul
20
20—Cally mama Mira
21
21—Daniel
22
22—Mungkin suka?
23
23—Khilaf yang indah
24
24—Selingkuh ?
25
25—Suami Istri
26
26—Rasa Nyaman
27
27—Sisi lain Daniel
28
28—Begitu mesra
29
29—Kecurigaan ArgaLetta
30
30—Lalai berujung maut
31
31—Kematian Arum
32
32—Siapa?
33
33—Koma
34
34—Salah paham lagi
35
35—Kemarahan Laisa
36
36—Keluarga Kecil
37
37—Ayah David
38
38—Letta yang garang
39
39—Ketakutan
40
40—Ketakutan Daniel
41
41—Keputusan?
42
42—Sah kah ???
43
43—Rencana BulanMadu
44
44—Honeymoon
45
45—Daniel vs Arletta
46
46—Belah duren
47
47—David yang romantis
48
48—Shaka pergi
49
49—Kasih sayang Shaka
50
50—Entahlah ..
51
Hai ..
52
51—Pengganggu
53
52—Lumpuh
54
53—Rapuh
55
54—Dibalik Niat Busuk
56
55—Cally yang licik
57
56—Dalangnya!!
58
57‐Kembali
59
58‐Ketahuan
60
59—Tangisnya
61
60—Kemarahan
62
61—Berulah lagi
63
62—Marah
64
63‐Ngungsi tidur
65
64‐Cemburu
66
65‐ Penyesalan
67
66‐Arletta ganas
68
67‐Kisah lama
69
68‐Kasihan
70
69‐Penyesalan Cally
71
70‐Memuncak
72
71‐Rasa cinta
73
72‐Trauma Laisa
74
73‐Pengaruh Sonya
75
74‐Ancaman Sonya
76
75‐Jemari Laisa
77
76 ‐ Emosi
78
77‐Kemelut rumah Letta
79
78‐Penculikan
80
79 ‐ Penculikan 2
81
80‐Penculikan 3
82
81‐ Perhatian sang penculik
83
82‐Kedatangan Vira & Daniel
84
83‐Gugatan Cerai
85
84‐Ketahuan
86
85‐Semua belum usai

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!