08—Berkenalan!!

Letta terus saja berusaha menyakiti dirinya, bayangan kecelakaan serta suara peneror itu terus saja menari-nari dalam ingatannya.

David kewalahan, dan saat itulah Cally masuk kedalam rumah. Langkahnya terhenti saat melihat Arletta tengah histeris sambil menangis.

Hatinya sakit, kakinya terasa sulit untuk ia gerakan. Ada rasa bersalah juga begitu banyak pertanyaan dalam benaknya.

Letta kembali ingin menyakiti dirinya sedang David sudah nampak begitu kelelahan. Cally berlari masuk, bersimpuh disamping Letta dan menariknya kedalam dekaoannya.

"Ssssttt, tenang. Ada aku."

David terdorong jatuh saat Cally menarik Letta, matanya begitu terkejut menatap wanita yang telah lama tak dijumpainya.

"Kak Runi, aku mau kak Runi," tangisnya.

"Ssstt, tenang ya. Aku bakal bawa kak Runi kesini oke , tapi tenang dulu."

David terkejut mendengar Cally menjanjikan kehadiran Seruni. Ia berusaha melambaikan tangannya mengisyaratkan penolakannya, namun Cally tak sedikitpun memperhatikannya.

Arga datang, ia segera berlari menghampiri istrinya.

"Sayang," menarik tubuh istrinya dari Cally.

Letta begitu lemas tak sadarkan diri, Arga dengan sigap menggendong membawa tubuh itu kembali masuk kedalam kamarnya.

"Tunggu," seru David menahan tangan Cally.

"Nanti, aku mau lihat adikku," serunya menghempas tangan David dan berlari mengikuti Arga.

"Sial!"

Perlahan dibaringkannya tubuh Letta, Arga juga mengabil tisu basah untuk membersihkan kaki Letta yang nampak kotor.

"Ga," panggil David masuk kedalam kamar.

"Kenapa dia bisa kambuh lagi Vid," tanyanya.

"Entahlah, tadi tiba-tiba aja Letta lari sambil manggilin Seruni."

"Tadi pagi masih baik-baik saja, harusnya gue nggak ninggalin dia," sesal Arga.

"Kenapa kalian nggak bawa Seruni kesini aja, beres kan," celetuk Cally tiba-tiba.

Arga bangkit, berbalik menatap Cally yang masih berdiri diambang pintu.

"Loe, kapan balik?"

"Tadi, gue berencana nemuin Letta. Tapi gue kaget pas tau kondisinya."

Cally melangkah masuk kedalam kamar, duduk disofa disusul oleh Davis juga Arga.

"Dimana anak-anak ?" tanya Cally.

"Mereka sekolah," singkat David.

"Ga, tadi Cally nggak sengaja ngejanjiin Seruni kesini."

Wajah Arga tiba-tiba berubah menjadi tegang. Cally mengerutkan dahinya menatap bingung kedua laki-laki dihadapannya.

"Ada apa sih," tanya Cally.

Arga mulai menceritakan semua kejadian itu. Kejadian yang membuat lubang kesakitan dihati istrinya.

Air mata Cally tak bisa dibendung mendengar cerita Arga. Ia tak menyangka jika adiknya menderita, dan ia juga sangat menyesal tak pernah ada untuknya bahkan memusuhinya.

Cally tak menyangka jika Seruni pergi begitu cepat, wanita baik juga tangguh yang ia kenal sekarang telah pergi menyisakan suami juga anaknya.

"Maafin gue Ga, Vid. Gue bener-bener nggak tau."

Terlihat jelas jika Cally menyesal dan merasa begitu bersalah. Namun tak ada satupun yang menyalahkan Cally, sebab mereka juga memahami hati gadis itu.

..

Karena kejadian Letta kambuh, Arga juga David lupa untuk menjemput anak-anaknya. Namun berutung Shaka ada bus sekolah yang bisa mengantarkannya.

Laisa juga Mira sudah satu jam menunggu kedatangan papanya, namun Arga tak kunjung datang menjemputnya.

Vira yang kebetulan menjemput Meya kesekolah melihat kedua bocah kecil duduk ditaman sekolah. Ia pun menawarkan tumpangan pada kedua bocah itu.

"Tante, itu rumah aku," seru Laisa menunjuk rumahnya yang sudah dekat.

Tak ingin merepotkan orang lain, Mira meminta Vira menurunkan keduanya didepan rumah saja. Kebetulan sekali bus yang mengantar Shaka juga tiba, alhasil ketiganya masuk kerumah secara bersamaan.

"Tadi siapa," tanya Shaka.

"Itu mamanya temen kita kak," jawab Mira.

"Kok kalian bareng dia sih, papa mana?"

"Tau ih, papa lupa nggak jemput kita. Nih lihat kak sampai gosong kulit aku," adunya pada kakanya.

Shaka hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah manja Laisa adiknya. Namun saat akan menaiki tangga, mereka bertemu pelayan yang sedang membawa minuman ditangannya.

"Buat siapa itu ," kepo Laisa.

"Ini buat mama non," serunya.

"Mama. Memangnya mama kenapa sampai minumnya harus diantar," heran Shaka.

"Mamanya aden Shaka lagi sakit diatas."

Mendengar hal itu membuat ketiga bocah terkejut, tanpa menunggu lama mereka berlari menuju kamar mamanya.

Laisa membuka pintu sambil menangis, terlebih saat ia dengan jelas melihat wajah pucat mamanya.

"Mamaa, hikss hikss hikss.." tanginya diikuti Mira.

Laisa memegang tangan Letta sambil menangis, sedang Mira duduk dipinggir ranjang juga menangis. Dan hanya Shaka yang terluka melihat mama nya tak berdaya hingga ia menyembunyikan air matanya.

Arga serta David terkejut dan segera berlari mengambil anak-anaknya.

Laisa memberontak saat Arga menggendong dirinya menjauh dari Letta.

"Sayang tenang ya, mama biar tidur dulu," bujuk Arga agar Laisa bisa diam.

Shaka jug Mira duduk bersama, kedua bocah itu juga sedih namun tak menangis layaknya Laisa yang begitu cengeng.

"Tante siapa, kenapa dikamar mama aku?" tanya Mira.

Cally mengerutkan dahinya bingung, David bisa membaca raut kebingungannya.

"Dia Mira, anak gue sama Seruni. Sejak dia bisa bicara, mama nya adalah Letta."

"Ini anak Seruni, mirip sekali dengan mamanya," batin Cally.

...-----🍒-----...

...Hai semua, maaf ya nunggu lama updatenya....

...Jangan lupa terus klik like, favorit terus berikan komen kalian setelah membacanya. satu like satu komen itu berarti buat penyemangatnya....

...Terima kasih semua...

Terpopuler

Comments

Asna Deli

Asna Deli

ceritanya bgus aku suka

2021-12-15

0

mommy raline

mommy raline

ah kok aq feeling ya daniel sama cally dan istrinya daniel ntar mlh sama david

2021-10-30

0

aurora

aurora

lanjut thor

2021-10-30

0

lihat semua
Episodes
1 01— Perpisahan
2 02—Kembali
3 03—Pertemuan tak sengaja
4 04—Luka lama
5 05—Welcome back Arga
6 06—Hancur
7 07—Siapa kamu??
8 08—Berkenalan!!
9 09—Shaka mengagumkan
10 10—Pertemuan
11 11—Siapa kamu ?
12 12—Pembunuhan
13 13—Akankah bertemu kembali ?
14 14—Vira
15 15—Laisa yang tanggap
16 16—Diculik ??
17 17—Arga vs Laisa
18 18—Kepulangan Reno
19 19—Trio semprul
20 20—Cally mama Mira
21 21—Daniel
22 22—Mungkin suka?
23 23—Khilaf yang indah
24 24—Selingkuh ?
25 25—Suami Istri
26 26—Rasa Nyaman
27 27—Sisi lain Daniel
28 28—Begitu mesra
29 29—Kecurigaan ArgaLetta
30 30—Lalai berujung maut
31 31—Kematian Arum
32 32—Siapa?
33 33—Koma
34 34—Salah paham lagi
35 35—Kemarahan Laisa
36 36—Keluarga Kecil
37 37—Ayah David
38 38—Letta yang garang
39 39—Ketakutan
40 40—Ketakutan Daniel
41 41—Keputusan?
42 42—Sah kah ???
43 43—Rencana BulanMadu
44 44—Honeymoon
45 45—Daniel vs Arletta
46 46—Belah duren
47 47—David yang romantis
48 48—Shaka pergi
49 49—Kasih sayang Shaka
50 50—Entahlah ..
51 Hai ..
52 51—Pengganggu
53 52—Lumpuh
54 53—Rapuh
55 54—Dibalik Niat Busuk
56 55—Cally yang licik
57 56—Dalangnya!!
58 57‐Kembali
59 58‐Ketahuan
60 59—Tangisnya
61 60—Kemarahan
62 61—Berulah lagi
63 62—Marah
64 63‐Ngungsi tidur
65 64‐Cemburu
66 65‐ Penyesalan
67 66‐Arletta ganas
68 67‐Kisah lama
69 68‐Kasihan
70 69‐Penyesalan Cally
71 70‐Memuncak
72 71‐Rasa cinta
73 72‐Trauma Laisa
74 73‐Pengaruh Sonya
75 74‐Ancaman Sonya
76 75‐Jemari Laisa
77 76 ‐ Emosi
78 77‐Kemelut rumah Letta
79 78‐Penculikan
80 79 ‐ Penculikan 2
81 80‐Penculikan 3
82 81‐ Perhatian sang penculik
83 82‐Kedatangan Vira & Daniel
84 83‐Gugatan Cerai
85 84‐Ketahuan
86 85‐Semua belum usai
Episodes

Updated 86 Episodes

1
01— Perpisahan
2
02—Kembali
3
03—Pertemuan tak sengaja
4
04—Luka lama
5
05—Welcome back Arga
6
06—Hancur
7
07—Siapa kamu??
8
08—Berkenalan!!
9
09—Shaka mengagumkan
10
10—Pertemuan
11
11—Siapa kamu ?
12
12—Pembunuhan
13
13—Akankah bertemu kembali ?
14
14—Vira
15
15—Laisa yang tanggap
16
16—Diculik ??
17
17—Arga vs Laisa
18
18—Kepulangan Reno
19
19—Trio semprul
20
20—Cally mama Mira
21
21—Daniel
22
22—Mungkin suka?
23
23—Khilaf yang indah
24
24—Selingkuh ?
25
25—Suami Istri
26
26—Rasa Nyaman
27
27—Sisi lain Daniel
28
28—Begitu mesra
29
29—Kecurigaan ArgaLetta
30
30—Lalai berujung maut
31
31—Kematian Arum
32
32—Siapa?
33
33—Koma
34
34—Salah paham lagi
35
35—Kemarahan Laisa
36
36—Keluarga Kecil
37
37—Ayah David
38
38—Letta yang garang
39
39—Ketakutan
40
40—Ketakutan Daniel
41
41—Keputusan?
42
42—Sah kah ???
43
43—Rencana BulanMadu
44
44—Honeymoon
45
45—Daniel vs Arletta
46
46—Belah duren
47
47—David yang romantis
48
48—Shaka pergi
49
49—Kasih sayang Shaka
50
50—Entahlah ..
51
Hai ..
52
51—Pengganggu
53
52—Lumpuh
54
53—Rapuh
55
54—Dibalik Niat Busuk
56
55—Cally yang licik
57
56—Dalangnya!!
58
57‐Kembali
59
58‐Ketahuan
60
59—Tangisnya
61
60—Kemarahan
62
61—Berulah lagi
63
62—Marah
64
63‐Ngungsi tidur
65
64‐Cemburu
66
65‐ Penyesalan
67
66‐Arletta ganas
68
67‐Kisah lama
69
68‐Kasihan
70
69‐Penyesalan Cally
71
70‐Memuncak
72
71‐Rasa cinta
73
72‐Trauma Laisa
74
73‐Pengaruh Sonya
75
74‐Ancaman Sonya
76
75‐Jemari Laisa
77
76 ‐ Emosi
78
77‐Kemelut rumah Letta
79
78‐Penculikan
80
79 ‐ Penculikan 2
81
80‐Penculikan 3
82
81‐ Perhatian sang penculik
83
82‐Kedatangan Vira & Daniel
84
83‐Gugatan Cerai
85
84‐Ketahuan
86
85‐Semua belum usai

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!