06—Hancur

(Flash back on)

Siang itu setelah yoga, Seruni tiba-tiba saja mengajak Arletta untuk membeli makan dimall favorit keduanya.

Saling tertawa bersama Letta menikmati harinya. Namun Letta merasa jika Seruni bertindak tak seperti biasanya.

Selama hamil, Seruni malas sekali keluar rumah jika bukan yoga ataupun kontrol dokter kandungan. Namun siang ini ia terus mengajak Letta berjalan-jalan bahkan berfoto bersama disebuah photobox.

"Wah lucu ya, " riang Letta melihat hasil foto keduanya.

"Simpen baik-baik ya dek, nanti kalau kangen bisa lihat foto ini."

Letta segera menatap Seruni setelahnya, tatapan penuh tanya itu hanya dibalas senyuman oleh kakaknya.

"Yaudah kita makan yuk," ajaknya menarik paksa tangan Letta.

Entah mengapa Letta merasa dadanya begitu sakit tiba-tiba, rasanya ia ingin sekali menangis.

"Ada apa dek, " tanya Seruni sedikti panik.

"Nggak tau kak, dada aku sakit ini. Pengen nangis," rengelnya.

Seruni tersenyum, ia duduk mendekati Letta. Membawa adiknya itu kedalam dekap hangat peluknya.

"Mungkin bawaan bayi, kan sebentar lagi dia mau keluar."

"Kakak," rengek Letta memeluk erat tubuh Seruni.

"Jangan tinggalin aku ya," serunya.

"Nggak kok, kak Runi akan selalu hidup dihati kamu."

Merasa puas dan kelelahan, Seruni mengajak Letta segera kembali pulang kerumah. Selama keduanya berjalan, Seruni terus saja menggenggam tangan adiknya, bahkan sesekali ia menciumi tangan tersebut.

Awalnya semua baik-baik saja dalam perjalanan, hanya ada canda tawa serta gurauan kakak beradik dijok penumpang.

Namun tiba-tiba saja mobil mereka berguncang, sebuah mobil lain dengan sengaja menabrakkan mobilnya.

"Gila ya itu mobil, nggak tau apa ada bumil disini," omel Arletta.

Seruni nampak biasa saja, ia hanya diam menggenggam kedua tangan adiknya dan berusaha menenangkannya.

"Dek dengerin kaka," seru Seruni.

"Nanti dulu ya kak, itu mobil terus nabrak kita loh."

"Letta, lihat kaka!"

Letta begitu terkejut mendengar Seruni berteriak dengannya. Matanya bahkan sudah berkaca-kaca, namun Seruni segera menangkup kedua sisi pipinya.

"Dengerin kakak, apapun yang terjadi kamu harus hidup."

"Maksud kakak apa," tanya Letta mulai ketakutan.

"Kamu harus hidup, kamu tolong jaga anak kaka juga kak David ya," seru Seruni dengan senyumnya.

"Selamat tinggal adik kaka."

(Flash back off)

"Kaka Runi," teriak Letta bangun dari tidurnya.

Arga terkejut mendengar teriakan istrinya, dengan segera ia memberikan air untuk Letta.

"Minum dulu," membantu Letta minum.

"Kak Runi, kaka Seruni," tangisnya terus memanggil nama Seruni.

"Sayang tenang, ada aku disini oke."

Arga terkejut, sudah beberapa tahun Letta keluar dari rasa trauma serta ketakutannya. Tapi malam ini rasanya kembali kemalam awal dimana mereka kehilangan Seruni.

"Mana kak Seruni, aku aku harus lihat kaka," paniknya menggigiti kukunya.

"Jangan digigitin, nanti luka loh," serunya.

Tubuh Letta bergetar ketakutan, wajah Seruni terus terbayang diingatannya. Wajah terakhir yang dilihatnya sebelum mobil mereka hancur dan semua gelap.

"Kak Seruni, kak Runi pasti berdarah. Aku harus lihat dulu," Letta turun dari ranjangnya. Berlari keluar dari kamar menuju lantai bawah.

"Astaga sayang, tunggu."

Arga berteriak, ia terus mengejar istrinya yang entah mengapa kambuh kembali.

"Kak Runi, kakak dimana."

"Kak Runi."

Letta terus saja berteriak, ia terus memanggil-manggil nama Seruni sambil menangis dengan histerisnya.

"Letta," gumam David saat mendengar sayup-sayup suara Letta.

"Sayang tenang ya, Seruni nggak ada disini."

"Nggak! Kak Runi berdarah sayang, aku harus obatin," Letta terus menangis, ia histeris saat kembali membayangkan kondisi Seruni.

"Arga, Letta."

"Kak David, kak dimana kak Runi. Apa dia baik-baik aja?"

David terkejut, ia menatap Arga mencoba mencari jawaban. Dan Arga menganggukan kepalanya, meminta David mengiyakan apapun yang istrinya katakan.

"Iya, kak Runi sekarang baik-baik saja kok."

"Beneran? Kak David nggak bohongin aku kak."

"Nggak lah, mana mungkin kakak bohong. Tanya aja suami kamu kalau nggak percaya."

"Iya sayang, kak Runi lagi istirahat. Besok pagi ya kita baru lihat, sekarang kamu istirahat lagi."

"Janji ya," seru Letta yang hanya mendapat anggukan dari Arga.

"Gue tunggu disini," ucap David saat Arga melewatinya.

"Gue nggak bohong Ta, Runi memang sudah sangat baik-baik saja. Harusnya loe juga udah baik-baik saja," batin David merasa sedih dengan kondisi Letta.

**

Malam yang masih larut, Cally tiba dengan selamat dibandara Jakarta. Ia menghirup dalam aroma udara yang telah lama ia tinggalkan.

"Aku kembali Jakarta," serunya perlahan.

"Letta, tungguin gue ya."

Cally melihat ponselnya, ia mencoba memesan hotel yang tak jauh dari bandara.

Karena jujur tubuhnya sudah sangat lelah dalam perjalanan. Ia hanya ingin merendam tubuhnya kedalam air hangat serta tetesan air mawar yang menenangkan.

"Dapat," girangnya.

...-----🍒-----...

...Hai semua, maaf ya nunggu lama updatenya....

...Jangan lupa terus klik like, favorit terus berikan komen kalian setelah membacanya. satu like satu komen itu berarti buat penyemangatnya....

...Terima kasih semua...

Terpopuler

Comments

Nayla Azkia Rizki

Nayla Azkia Rizki

pertemukan letta dan cally Thor😘

2021-10-24

1

Nay22

Nay22

up nya yg banyak Thor🥰

2021-10-24

0

Miss Lian

Miss Lian

Bagus kak. cuma hrs lebih up. heheh

2021-10-24

0

lihat semua
Episodes
1 01— Perpisahan
2 02—Kembali
3 03—Pertemuan tak sengaja
4 04—Luka lama
5 05—Welcome back Arga
6 06—Hancur
7 07—Siapa kamu??
8 08—Berkenalan!!
9 09—Shaka mengagumkan
10 10—Pertemuan
11 11—Siapa kamu ?
12 12—Pembunuhan
13 13—Akankah bertemu kembali ?
14 14—Vira
15 15—Laisa yang tanggap
16 16—Diculik ??
17 17—Arga vs Laisa
18 18—Kepulangan Reno
19 19—Trio semprul
20 20—Cally mama Mira
21 21—Daniel
22 22—Mungkin suka?
23 23—Khilaf yang indah
24 24—Selingkuh ?
25 25—Suami Istri
26 26—Rasa Nyaman
27 27—Sisi lain Daniel
28 28—Begitu mesra
29 29—Kecurigaan ArgaLetta
30 30—Lalai berujung maut
31 31—Kematian Arum
32 32—Siapa?
33 33—Koma
34 34—Salah paham lagi
35 35—Kemarahan Laisa
36 36—Keluarga Kecil
37 37—Ayah David
38 38—Letta yang garang
39 39—Ketakutan
40 40—Ketakutan Daniel
41 41—Keputusan?
42 42—Sah kah ???
43 43—Rencana BulanMadu
44 44—Honeymoon
45 45—Daniel vs Arletta
46 46—Belah duren
47 47—David yang romantis
48 48—Shaka pergi
49 49—Kasih sayang Shaka
50 50—Entahlah ..
51 Hai ..
52 51—Pengganggu
53 52—Lumpuh
54 53—Rapuh
55 54—Dibalik Niat Busuk
56 55—Cally yang licik
57 56—Dalangnya!!
58 57‐Kembali
59 58‐Ketahuan
60 59—Tangisnya
61 60—Kemarahan
62 61—Berulah lagi
63 62—Marah
64 63‐Ngungsi tidur
65 64‐Cemburu
66 65‐ Penyesalan
67 66‐Arletta ganas
68 67‐Kisah lama
69 68‐Kasihan
70 69‐Penyesalan Cally
71 70‐Memuncak
72 71‐Rasa cinta
73 72‐Trauma Laisa
74 73‐Pengaruh Sonya
75 74‐Ancaman Sonya
76 75‐Jemari Laisa
77 76 ‐ Emosi
78 77‐Kemelut rumah Letta
79 78‐Penculikan
80 79 ‐ Penculikan 2
81 80‐Penculikan 3
82 81‐ Perhatian sang penculik
83 82‐Kedatangan Vira & Daniel
84 83‐Gugatan Cerai
85 84‐Ketahuan
86 85‐Semua belum usai
Episodes

Updated 86 Episodes

1
01— Perpisahan
2
02—Kembali
3
03—Pertemuan tak sengaja
4
04—Luka lama
5
05—Welcome back Arga
6
06—Hancur
7
07—Siapa kamu??
8
08—Berkenalan!!
9
09—Shaka mengagumkan
10
10—Pertemuan
11
11—Siapa kamu ?
12
12—Pembunuhan
13
13—Akankah bertemu kembali ?
14
14—Vira
15
15—Laisa yang tanggap
16
16—Diculik ??
17
17—Arga vs Laisa
18
18—Kepulangan Reno
19
19—Trio semprul
20
20—Cally mama Mira
21
21—Daniel
22
22—Mungkin suka?
23
23—Khilaf yang indah
24
24—Selingkuh ?
25
25—Suami Istri
26
26—Rasa Nyaman
27
27—Sisi lain Daniel
28
28—Begitu mesra
29
29—Kecurigaan ArgaLetta
30
30—Lalai berujung maut
31
31—Kematian Arum
32
32—Siapa?
33
33—Koma
34
34—Salah paham lagi
35
35—Kemarahan Laisa
36
36—Keluarga Kecil
37
37—Ayah David
38
38—Letta yang garang
39
39—Ketakutan
40
40—Ketakutan Daniel
41
41—Keputusan?
42
42—Sah kah ???
43
43—Rencana BulanMadu
44
44—Honeymoon
45
45—Daniel vs Arletta
46
46—Belah duren
47
47—David yang romantis
48
48—Shaka pergi
49
49—Kasih sayang Shaka
50
50—Entahlah ..
51
Hai ..
52
51—Pengganggu
53
52—Lumpuh
54
53—Rapuh
55
54—Dibalik Niat Busuk
56
55—Cally yang licik
57
56—Dalangnya!!
58
57‐Kembali
59
58‐Ketahuan
60
59—Tangisnya
61
60—Kemarahan
62
61—Berulah lagi
63
62—Marah
64
63‐Ngungsi tidur
65
64‐Cemburu
66
65‐ Penyesalan
67
66‐Arletta ganas
68
67‐Kisah lama
69
68‐Kasihan
70
69‐Penyesalan Cally
71
70‐Memuncak
72
71‐Rasa cinta
73
72‐Trauma Laisa
74
73‐Pengaruh Sonya
75
74‐Ancaman Sonya
76
75‐Jemari Laisa
77
76 ‐ Emosi
78
77‐Kemelut rumah Letta
79
78‐Penculikan
80
79 ‐ Penculikan 2
81
80‐Penculikan 3
82
81‐ Perhatian sang penculik
83
82‐Kedatangan Vira & Daniel
84
83‐Gugatan Cerai
85
84‐Ketahuan
86
85‐Semua belum usai

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!