Brian langsung menuju Caffe yang di maksud Alina dimana ada Aliya disana.
Dan sebelum itu dia mencari buah yang di maksud Alina tadi.
" Al, " Sapa Brian saat melihat Aliya makan malam dengan laptop di hadapan nya.
Aliya hanya menatap malas ke arah Brian.
" Sudah malam. Kenapa masih bekerja ?" Tanya Brian .
Aliya masih mengacuh kan nya dan fokus pada makanan nya.
Tanpa menunggu persetujuan Aliya Brian mengambil sumpit dan ikut memakan makanan milik Aliya.
" Itu milik ku. " Keluh Aliya merasa kesal saat makanan nya di ambil Brian.
" Aku hanya meminta nya satu. Kenapa mesti marah ? Aku bisa membelikan lebih banyak lagi.z bahkan tadi aku juga sudah membayar uang Wifi kalian. "
" Besok aku ganti. "
" Aku tidak bilang minta di ganti. "
" Terserah !" Aliya kembali Fokus pada makanan nya dan mengacuh kan Brian lagi.
Drt ..Drt...Drt...
Ponsel Brian Bergetar di meja. Dan disana tertera nama Daniella melakukan panggilan Vidio dari aplikasi hijau.
" Hallo Lila. "
" Kakak dimana ?" Tanya Lila saat melihat Brian seperti di Restoran Jepang gitu dan Dia merasa tidak asing dengan tempat nya.
" Di restoran Jepang. " Jawab Brian.
" Dimana ? aku juga lagi di resto Jepang. " Jawab Lila.
" Hm, Japanese Food XX. " Jawab Brian lagi.
" Aku disini juga. Kakak meja nomor berapa ?" Tanya Lila lagi.
Brian melirik ke arah Aliya yang tampak nya tidak perduli dengan obrolan mereka.
" Meja 12. "
" aku Otw ya kak. " Tut !
Lila langsung bergegas pindah ke meja Dimana ada Brian dan Lila terkejut saat melihat Ada Aliya disana.
Kakak Cantik yang ke pesta bersama Brian dan Juga kakak paling populer di kampus nya.
" Loh ? Maaf deh ganggu ya ?" Sesal Lila saat melihat Brian tidak sendiri.
" Duduk Lila. " Dengan canggung Lila duduk di meja yang sama dengan Aliya dan Brian.
Aliya masih melanjutkan makan nya dengan mengerjakan pekerjaan nya.
Aliya begitu Fokus pada Laptop nya dan tidak menghirau kan dua makhluk lain nya di meja nya.
" Aku ganggu ya kak ? Maaf deh. " Sesal Lila lagi.
" Tidak apa. Mau makan apa ? " Tanya Brian.
Lagi lagi Brian melirik ke arah Aliya namun tidak ada respon apapun juga.
" Sushi aja deh. Sama Matcha saja. " Jawab Lila sedikit kikuk.
Dia merasa bersalah disini, Tapi sosok wanita cantik di hadapan nya sama sekali tidak terganggu sedikit pun. Lila jadi penasaran apa yang di kerjakan Kakak cantik itu.
" Maaf ya kak, Aku ganggu ya ?" Tanya Lila untuk yang kesekian kali nya.
" Sudah Lila. Tidak apa. makan lah. Ini punya kamu. " Brian mendorong nampan berisi makanan yang di pesan Lila tadi.
" Kakak gak makan ? Mau Berbagi ?" Tawar Lila
" Tidak. Makan saja. Aku sudah makan tadi. Aku Jarang makan malam. Hanya buah saja. " Jawab Brian.
Saat mereka sedang asik mengobrol, Aliya memanggil pelayan disana.
" Tolong Bawakan buah segar. Kalau bisa buah Import. " Ucap Aliya biasa saja.
Dua orang lain nya masih menatap ke arah nya.
" Apa ?" Tanya Aliya saat melihat dua orang itu menatap nya.
" Kakak kak, Aliya ya ? anak Hukum ?" Tanya Lila memberanikan diri.
" Iya !" Jawab nya tanpa melihat dia masih terus mengetik pekerjaan nya di Laptop.
" Aku Daniella kak. Fakultas Ekonomi. " Daniella mengulurkan tangan nya.
Aliya menyambut tangan Lila dengan hangat, Namun dengan wajah datar nya.
Lila tidak menyangka bahwa Aliya mau membalas jabatan tangan nya.
" Aliya !"
" Hanya Aliya ya kak ?"
" Aliya Arrsaha Wook. "
" Eh ? Kakak Bule banget. Tapi nama nya kok Korea ?"
" Heheh, Maaf kak Kepo. " Lanjut Lila lagi.
" Mami ku Korea Indonesia. Papi Ku Korea Jerman. Inti nya keluarga dari Mami ku Korea. " Jawab Aliya.
" Oh...Kakak Cantik ya ?"
" Makasih !" Melirik sekilas lalu kembali Fokus ke Laptop nya.
" Kakak sedang apa ?"
" Makan dengan benar ! Wanita di nilai ke anggunan nya dari cara dia makan ! Lanjut kan bicara nya setelah selesai makan ! Itu yang selalu di ajarkan Papi ku. " Lila tertunduk malu.
Aliya memang sangat berkelas, Dia bisa menjawab semua pertanyaan dari nya dengan sangat elegant.
Walau wajah nya tetap datar. Tapi Lila kagum dengan nya.
" Kakak gak makan ?" Tanya Lila lagi saat sudah selesai makan nya.
" Hah ?" Brian melirik ke arah Lila yang kini tersenyum.
" Kak Aliya sibuk banget ya ? Aku berisik ya ?"
" Tidak. " Jawab Aliya.
" Kakak cantik banget sih kak ?"
Ting !
Belum sempat Aliya menjawab ponsel Brian berbunyi.
Brian langsung mengambil ponsel nya dan membaca pesan yang masuk.
Jaka.
Pelabuhan. Jam 22.00.
Brian tau maksud dari pesan Jaka. Ya, Hari ini adalah hari dimana di pelabuhan akan kembali menjadi sasaran barang ilegal masuk..
" Aku berangkat !" Send !
Brian langsung membalas pesan Jaka.
Lalu dia melirik Ke arah dua wanita itu yang masih diam tapi seperti nya Aliya sudah selesai.
" Aku duluan !" Aliya langsung pergi begitu saja.
" Biar aku antar Al, Maksud ku bersama Lila. " Brian tidak ingin membuat kesalah pahaman disini.
Apa nya yang salah ? menurut Aliya biasa saja. Tidak ada sesuatu yang aneh.
" No ! Aku bisa sendiri. " Lagi lagi Brian hanya bisa menghela nafas nya berat.
Aliya sulit sekali di taklukan jika sudah marah. Lalu Brian beralih ke arah Lila.
" Ayo aku antar. Setelah ini aku harus pergi. " Lila pun menurut dan ikut bersama Brian.
Sepanjang Jalan hanya Lila yang terus bertanya ini itu ini itu dan banyak lagi.
Brian hanya menjawab nya sesekali dan tersenyum Entah lah, Kaku sekali pria ini batin Lila.
" Tidur dan istirahat. " Brian mengelus lembut kepala Lila dengan sayang.
Lila yang mendapat kan perlakuan manis dari Brian pun langsung tersenyum disana.
Ternyata Pria itu hangat juga walau terlihat sangat kaku.
" Iya. Kakak hati hati ya. " Balas Lila.
" See you kak...muaccchh..." Lila memberikan Flying kiss untuk Brian dan Brian hanya tertawa saja melihat tingkah agresif nya seorang Lila.
Daniella Wilton Grey.
" Dia lagi ?"
Hus !
Lila langsung mendengus kesal saat melihat Opa Bule nya disana entah sejak kapan.
" Hm, " Jawab Lila cuek.
" Kamu dari mana saja ? Bukan nya jam Praktek selesai jam 7 malam ? Lalu ini ?" Sindir Daddy Bule nya.
" Lila Dinner sama kak Brian juga kak Aliya. " Jawab nya sambil merangkul kedua Pria yang sering bertengkar di rumah besar ini.
" Aliya ? Wanita ?"
" Heem, " Lila mengangguk .
" Aliya Arrasha Wook !"..
" Hah ?" Kaget lagi dah dua Pria Bule itu.
" Emang siapa sih Kak Aliya itu ? Kok kaget banget. "
" Untuk apa guna ponsel mahal mu itu ? Lihat saja siapa wanita yang kau sebut tadi. " Kali ini Daniel yang bicara.
Lila langsung mencari di gugel siapa itu Aliya dan alangkah terkejut nya Lila saat membaca Profil lengkap nya seorang Aliya Arrasha Wook.
Sungguh benar benar wanita yang sangat berkelas dan keluarga nya adalah keluarga Nomor satu di Negara nya. Dan kekayaan keluarga nya tidak main main disini.
" Sudah faham siapa yang kau sebut tadi ?" Tanya Opa Bule.
" Orang kaya banget dong Opa. Tapi kak Aliya sederhana banget tau. Bahkan tas nya sama punya aku masih mahal punya aku. "
" Itu Berarti dia Tipe wanita gang Low Profil !" Jawab Daddy Bule nya.
" Huh !" Lila hanya bisa mengerucut kan bibir nya saja merasa kesal dengan keluarga nya.
...🍓🍓🍓...
Follow ige ibuk @amelia_falisha1511 🍓
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 108 Episodes
Comments
Debbie Teguh
low profile sm pelit beti yaa wkwkwk
2023-01-07
0
Rizma
aku suka bang bian sama aliya dari pada lila
2022-08-20
1
Budiwati
🙏
2022-06-02
0