" Keluar !" Ucap Brian dengan dingin nya.
Ketiga teman nya langsung keluar karena tidak ingin jam makan siang nya singa kutub itu mengamuk.
Brian mencoba makanan yang di buatkan oleh Aliya, Apa benar dia masak sendiri ? Jika iya Aliya cukup hebat dalam tingkat sosial diri nya.
Cantik iya !
Kaya iya !
Pintar iya !
Mandiri iya !
Jago bela diri iya !
Pinter masak iya !
Lalu kurang nya dimana ?
Tidak ada kurang nya sama sekali. Aliya adalah tipe wanita idaman setiap Pria. Tapi entah untuk Seorang Brian.
Sampai saat ini baik teman teman nya yang sudah hidup puluhan tahun bersama pun tidak mengetahui bagaimana Standart nya wanita idaman seorang Brian Dominique Jade.
Apa lagi Mama dan Papa nya mereka sama sekali buta akan hubungan anak sulung itu.
Saat sedang menikmati makan siang nya Ponsel Brian berbunyi.
Ting !
Pesan masuk
Daniella W Grey
Kak, Lunch yuk 😊
" Aku sedang makan Lila. Next time oke. " Balas Brian
" Is, Telat deh. " Gumam Lila lagi.
Lila tidak membalas nya karena Brian bilang sedang makan bukan ? Jadi biar lah dulu.
Brian juga begitu ! Paling pantang bagi nya saat makan di ganggu. Dan itu adalah petuah Mama Bidadari.
" Kakak....." Teriakan wanita Muda bule yang sangat menyebalkan di telinga Brian pun langsung menerobos masuk ke dalam ruangan nya.
" Lea, Bisa kah mengetuk pintu dulu ?" Tanya Brian dingin.
Inilah Lea, Selalu bersikap sesuka hati nya. Ya, Princess Leana Jade wanita paling menyebalkan di keluarga Jade.
" Ada Apa ?" Tanya Brian saat sudah menyelesaikan makan siang nya dan membereskan kotak bekal milik Aliya.
Ini Tupperware. Dia jadi teringat dulu saat sekolah biasa di Negara ini membawa bekal dengan rantang bermerk yang di takuti kaum Pria
Ting...
Bunyi pesan masuk di Ponsel Brian.
Aliya Arrasha W.
Rantang nya jangan rusak ! Rusak atau lecet wajib ganti 👍
Brian menyunggingkan senyuman nya sat membaca pesan dari Aliya. Benar kan ?
Rantang keramat itu lintas generasi ! Selalu menjadi bahan perdebatan kaum pria dan wanita !.
" Eh ?" Tegur Lea saat melihat kakak nya tersenyum.
Ini hal langka ! Siapa yang berbalas pesan dengan kakak nya itu ? Jiwa kepo nya mulai meronta ronta .
" Jangan Kepo !" Brian langsung memasukan ponsel nya ke saku jas nya.
" Kak, Bantuin Lea. Minta ke Daddy dan Mommy, Lea gak mau di jodohin. Daddy bilang mau ajak Lea ke pesta teman nya . Lea gak mau...Nanti Papi marah. "
" Bukan kah Daddy dan Mommy juga sudah sepakat ? Tidak akan mencampuri urusan pribadi anak anak nya ? Kakak yakin itu !"
" Iya, Tapi ini beda kak !"
" Beda apa nya ? Hanya pesta bukan ? Jika benar itu terjadi, Baru kakak akan bicara. !" Jawab Brian Tegas.
Huh ! Akhir nya Lea bisa bernafas Lea sudah mendapat dukungan dari Brian.
" Siapa Pria itu ?"
Deg !
Mati lah kau Lea, Kakak mu ini lebih berbahaya lagi dari pada Daddy mu. Bahkan sekali lihat saja dia bisa menembak tepat sasaran !.
" Si-siapa ?" Jawab Lea gugup.
" Kau mau bicara sendiri atau Kakak yang cari tau ?" Ancam Brian.
" Nanti aku ceritakan ! See you kakak..."
Cup
Lea mencium pipi Brian dan langsung keluar dari ruangan nya.
" Leaa.....!!!!" Teriak Brian...
Sementara yang di teriaki susah keluar dari ruangan nya, Brian hanya bisa menghela nafas nya berat.
...🍃🍃🍃...
Hari sudah sore, Jam nya pulang kantor. Semenjak ada Brian, Kebijakan Kantor mewajibkan Wanita lajang untuk lembur, Dan wanita yang Bersuami hanya kerja pada jam nya saja. Dan khusus Pria, Semua wajib lembur.
Ting, Ting, Dua pesan langsung masuk di ponsel Brian.
Satu dari Lila dan satu dari Aliya.
Daniella W Grey
Sibuk gak kak ?
Aliya Arrasha W
Undangan nya sudah di sebar. Besok kita akan mengadakan Fotoshoot untuk Promosi.
Brian hanya bisa menghela nafas nya berat. Perasaan nya labil. Ini memang kali pertama nya dia dekat dengan wanita, Dia nyaman dengan Aliya dengan semua kelebihan dan kesederhanaan nya.
Sementara Lila, Lucu cantik dan manja. Wanita yang bisa mewarnai hidup Brian yang monoton.
" Huh !" Brian menyandarkan Punggung nya di kursi Kerja nya.
Memijat pangkal hidung nya. Kepala nya mendadak pusing.
Dia suka dengan sikap Pengertian nya Aliya sebagai wanita. Tapi dia juga menyukai senyuman indah milik Lila.
" Bos..." Panggil Jaka saat masuk ke ruangan nya Brian..
Dia melihat Brian seperti sedang banyak masalah. Apa karena lingkaran wanita di dekat nya ? Atau apa ?
Angga dan Dimas juga menatap cemas ke arah Brian. Selama mereka bersama Brian tidak pernah seperti ini.
" Bos..." Panggil Jaka lagi.
Brian membuka mata nya dan melihat ketiga teman nya sudah di ruangan nya menatap nya dengan tatapan heran.
" Aku baik baik saja. Kepala ku hanya pusing. Tolong antar kan aku ke Apartement nya Aliya. Aku harus mengembalikan rantang Menyeramkan itu dan juga berkas berkas ini. "
" Siapa saja. Terserah. " Akhir nya Dimas yang mengantar Brian karena dia ada janji temu dengan gebetan baru nya.
Mereka menaiki mobil milik Brian, Dan Mobil Dimas di bawa Jaka dan Angga. Karena mereka tadi pergi dengan satu mobil.
" Bawa saja Mobil nya Dim. Aku akan pulang di jemput supir. "
" Yakin nih bos ? Mau pulang jam berapa ? Biar gue jemput lagi deh. " Saran Dimas.
" No ! Aku akan di jemput supir. " Oke Dimas pun pamit.
Brian yang masih pusing pun langsung menuju Unit nya Aliya yang di ketahui nya dari Resepsionist di Lantai 21 Nomor 11.
Bunyi bel di tekan Brian, Aliya yang masih berkutat di dapur pun langsung membuka nya. tanpa melihat dari monitor dulu. Di kira nya itu Alina.
" Alina....!!! Loh ? Eh ? Oppa ?" Aliya kaget saat melihat Brian.
" Ini berkas nya. Dan ini rantang nya. Thanks For The Lunch. Cukup untuk meredam rasa lapar. "
" Ck, Bilang saja kalau enak. !" Cibir Aliya.
Brian Hanya tersenyum tipis saja.
" Oke, Aku pamit. Kepala ku sedikit pusing. " Keluh Brian.
" Makan malam dulu Oppa. Aku sudah masak. Ayo. " Aliya langsung menarik tangan Brian dan Mengajak nya masuk untuk makan malam.
" Enak bukan ? Oke. Aku tinggal dulu." Aliya kembali ke dapur setelah mereka menyelesaikan makan malam nya.
" Ini aku buat Teh Jahe merah buat Oppa. Semoga bisa mengurangi rasa pusing nya. Alina suka sekali Teh jahe saat malam hari. Kata nya buatan ku enak. Tapi aku tidak menyukai nya. " Cerita Aliya lagi.
" Kau tidak lelah terus bicara ? Bibir mu tidak kaku ?"
" Ck, Oppa ini. Publick Speeking seperti kita ini memang harus terbiasa banyak bicara dengan hasil kerja nyata. Bukan banyak bicara bualan semata !" Balas Aliya.
" Kau ini Jurusan Apa ? Bisnis Management atau Hukum ? Banyak sekali bicara mu. !"
" Kau akan kaget jika mengetahui nya. !" Jawab Aliya dengan Pongah.
Brian hanya menaikan sebelah alis nya menatap Aliya.
" Aku adalah Jurusan Management Bisnis dan Hubungan Internasional ! Satu lagi. Saat ini aku sedang Kuliah di Universitas XX ilmu Hukum. Hebat bukan ? " Sombong nya lagi.
" Jangan katakan Oppa terpesona pada ku. Jangan ! Aku tidak ingin berurusan dengan Wanita Asia itu ! Ck, Dia pikir dia hebat tinggal di Negara K itu ? Dia belum tau saja siapa aku ! Huh !" Kembali mengerocos disana.
Brian hanya tersenyum lagi. Sungguh Laiya adalah Wanita tipe petasan Banting dan mungkin memang tahan banting. Dia wanita sukses dan mandiri.
" Heh ! Berani sekali kau membawa Pria ke dalam Rumah ku ?" Ternyata Alina yang datang.
" Alina...Sorry. Oppa Brian hanya mengantar berkas dan rantang milik ku saja. Jadi aku ajak makan sekalian. " Jawab Aliya.
Alina hanya menatap Brian dengan sinis. Brian pun tak kalah menatap nya.
" His...Kalian ini. Sudah sudah ! ayo Oppa aku antar pulang. " Aliya kembali menarik tangan Brian dan Brian masih menatap Alina dengan sinis .
" Apa kau ???" Gertak Alina lagi .
" Alina !!! Kau ini..." Balas Aliya.
...❤️❤️❤️...
Follow ige ibuk @amelia_falisha1511 🍓
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 108 Episodes
Comments
Budiwati
semangat
2022-06-02
0
Nina Puji Handayani
Brian harus tegas dong, harus cepet nentuin pilihan, Lila atau Aliya, kasihan kalo udah terlanjur cinta semua..
2022-05-03
1
HR_junior
cewek2ny PD baper semua ni..Msk cewek dulu yg mulai..si Brian gede kepala ni..Kasin si Lila gak di respon chatnya
2022-05-01
0