Aliya pergi begitu saja meninggalkan Brian. Dia sangat kesal dengan Pria kaku itu.
Sudah ratusan Shoot tapi tidak ada satu pun yang berhasil. Apa tidak luar biasa ?
Luar biasa bukan ?
" Aliya...Tunggu...Al..." Brian mengejar Aliya yang sudah masuk ke dalam mobil namun di tahan Brian dengan cepat.
" Biar aku yang nyetir. Kamu masih emosi. " Brian membuka pintu untuk Aliya.
Aliya masuk tapi enggan melihat ke arah nya.
" Kita mau kemana ? Mau makan dulu ?" Tanya Brian.
Aliya tetap diam tanpa ingin menyahuti apa pun yang di katakan Brian pada nya.
Lagi lagi Brian di buat pusing dengan Aliya. Dia benar benar harus menahan amarah nya demi Aliya. entah lah. Tapi rasa nya di diam kan membuat Emosi Brian naik.
" Apa yang kau ingin kan ?" Tanya Brian dingin.
Aliya hanya menatap nya malas. Bukan nya takut Aliya malah keluar dari mobil nya dan langsung masuk ke dalam taksi sebelum Brian menghalangi nya lagi.
Aliya sudah naik taksi dan dia harus ke kampus hari ini.
Brian masih mengikuti nya dari belakang dan Ternyata Aliya kuliah di Tempat yang sama dengan Lila.
Aliya langsung keluar dari taksi begitu juga dengan Brian yang langsung keluar dari mobil menyusul Aliya.
" Aliya Arrasha !!" Panggil Brian dengan dingin.
Bukan nya berhenti Aliya malah tetap melangkah kan kaki nya untuk menuju gedung kampus nya.
" Aliya !" Brian berhasil mencegah Aliya dan mencekal tangan nya.
" Apa lagi Oppa ? aku ada kelas. "
" Kenapa kau marah pada ku ?" Tanya Brian.
Kelakuan kedua nya mendapat tatapan aneh dari para mahasiswi dan mahasiswa kampus ini.
Mereka kira Brian dan Aliya adalah pasangan kekasih yang sedang bertengkar.
Aliya adalah wanita idaman di kampus ini setelah selain mahasiswi baru di Fakultas ekonomi management bisnis yang Imut.
Sedang kan Aliya adalah wanita elegant dan Berkelas.
" Aku sudah telat Oppa. " Aliya sengaja melihat jam nya agar menjauh dari Brian.
Dia kesal dengan rekan bisnis nya itu. Membuang waktu selama 3 jam lama nya tapi tidak ada guna nya sekali pun.
Menyebalkan bukan ?
" Baik, Terserah kau !" Aliya langsung meninggalkan Brian.
Namun langkah nya kembali terhenti saat mendengar suara seseorang.
" Kak Brian..."
Brian dan Aliya langsung menuju ke arah sumber suara. dan ternyata Lila yang memanggil nya.
" Kakak lagi ngapain disini ? Jemput aku ya ?" Lila langsung merangkul lengan kekar nya.
Brian hanya memberikan senyuman nya. Dia masih sempat melihat ke arah Aliya yang tersenyum remeh ke arah nya.
" Kak, Kakak liat apa ?" Tanya Lila melihat ke arah pandangan Brian.
Namun dia tidak dapat melihat, Karena Aliya susah kembali berjalan.
" Kak, Makan yuk. Kita Lunch. Sebelum aku praktek. " Ajak Lila.
Brian hanya menanggapi nya dengan senyuman. Dia juga mengikuti ke inginan Lila.
Sampai di parkiran Lila heran kenapa Brian menuju Pos satpam .
Ternyata Brian menitip kan Mobil milik Aliya.
" Kita naik taksi saja." Ajak Brian.
" Loh, Kok naik taksi ? Kakak kesini naik apa ?" Tanya Lila bingung.
" Aku mengantarkan mobil Aliya. Tadi kan kami melakukan Fotoshoot untuk Produk baru. "
" Oohhh...." Lila hanya bisa ber Oh ria saja.
" Kamu keberatan ?" Tanya Brian saat melihat raut wajah Lila berubah.
" Hah ? Untuk apa aku marah dan cemburu ?" Sahut Lila cepat.
Brian hanya mengangkat sebelah alis nya merasa heran dengan jawaban Lila.
Apa maksud nya ?
" Aku tidak bertanya kau marah atau cemburu ! Aku hanya bertanya apa kau keberatan ? itu saja !"
Lila menjadi gelagapan dan salah tingkah. Kenapa dia bisa seceroboh itu ?
Brian akan berpikir macam macam nanti nya kan ?
Is, Dasar mulut ember. Rutuk nya sendiri.
" Eh, Kakak mau makan apa ? Kita makan Ayam Crispy ya ? Pasti enak banget pake nasi hangat,Soup ayam nya di tambah soda. Pasti enak banget deh. " Lila sudah membayangkan betapa enak nya makanan cepat saji itu.
Brian hanya bisa menghela nafas nya saja. Lila dokter, Tapi kenapa makanan nya Junkfood seperti itu ?
Sementara Brian menjalani pola hidup sehat. Bahkan Soda itu hanya beberapa kali saja di minum nya.
Brian lebih suka Jus atau air mineral saja.
" Itu tidak sehat Lila. Makanan Junkfood ? Kau seorang dokter bukan ? Jadi pasti kau tau makanan seperti apa yang kau bicarakan tadi. "
" Sesekali kak. Itu enak loh. Apalagi kulit Crispy nya, Saus pedas manis nya di tambah soup dan Kola, Oh God. Pasti terasa sangat sempurna. " Tetap kekeh ingin makan kesana.
" Oke. Kita kesana. " Akhir nya Brian menuruti Apa keinginan wanita imut di samping nya saat ini.
Mereka susah sampai di Restoran cepat saji dengan lambang Pria tua bernama Kolonel Sanders itu...
Lila sudah berseru riang saat memasuki restoran cepat saji itu.
Brian membiarkan saja Aliya ingin memesan apa. Dia hanya meminta Air mineral saja. Sebenar nya Lila masih merasa aneh. Kenapa Brian tidak ingin makan ?
Yang kata nya Brian sudah makan siang tadi.
" Ini enak loh kak. Benar gak mau ?" Tawar Lila lagi.
" Tidak Lila. Kau saja. " Brian menjauh kan tangan Lila yang ingin menyuapkan nya potongan paha ayam Crispy itu.
Lila hanya bisa cemberut saja. Brian benar benar tidak ingin makan Ayam nya. Yasudah, Dia bungkus saja lah untuk asisten nya di Nya di rumah sakit. Atau dia pesan Satu Box jumbo saja ya untuk para suster disana ?
Ah, Iya lah pikir nya.
Lila sudah selesai dengan makanan nya, Brian hanya bisa menatap heran ke arah nya. Lila ini badan nya kecil tapi sanggup menghabiskan 2 potongan besar ayam tepung itu dengan nasi, Satu Cup Soup dan segelas Soda Cola ?
Luar biasa bukan ?
" Sudah ?" Tanya Brian saat Lila kembali membawa satu box besar yang berisikan ayam Crispy tepung itu dengan beberapa Nasi dan Soup nya pula.
" Udah ayo kak. " Lila mengandeng kembali tangan Brian.
Entah lah, Dia merasa nyaman dan aman saja bersama Brian.
Boleh kah jika dia berharap lebih ? Dan Brian juga tidak menolak nya kan ?
Sudah lah, Biarkan saja begini dulu. Mungkin Brian masih ingin mengenal nya lebih dekat lagi mungkin.
" Kamu bisa kan kerumah sakit sendirian ? Aku harus kembali ke kantor. rumah sakit dan kantor berlawanan arah. Takut tidak terburu waktu nya. " Brian melihat jam mewah milik nya.
" Oke. Kakak hati hati ya..." Lila hendak mendekat tapi Brian lebih dulu mencegah nya.
" Jangan lakukan lagi Lila. Kau itu wanita. Tidak baik. !" Lila hanya bisa memanyunkan bibir nya saja.
Dulu sewaktu di Jerman dia ingin sekali melakukan hal hal manis bersama pacar nya . Namun selalu di gagalkan oleh para Bodyguard kiriman Daddy dan Opa Bule nya.
Alhasil banyak pacar Lila yang memilih kabur duluan dan tidak lagi melanjutkan hubungan mereka
Dan disinilah Lila baru bisa merasakan yang nama nya kebebasan yang hakiki.
" Oke. See You kak..." Lila melambaikan tangan nya saat taksi nya sudah datang dan begitu pula Brian.
Dia di jemput oleh supir kantor nya dan langsung pergi menuju kantor nya.
Dia cukup bahagia bisa melihat tawa dan canda nya Lila yang bisa mewarnai hari hari nya.
Tapi dia kembali teringat dengan Aliya yang marah dengan nya perihal Fotoshoot tadi.
Benar juga, siapa yang tidak kesal ? membuang waktu percuma selama 3 jam ? Seharusnya satu jam saja bisa selesai jika memang Brian benar benar bisa melakukan semua nya dengan benar.
Aliya Arrasha W.
Nanti malam aku jemput. kita akan melakukan Fotoshoot ulang .
Brian mengirim kan pesan ke Aliya, namun hanya di baca tanpa membalas nya.
...🍓🍓🍓...
Sebenar nya ada apa sih sama Aliya, Brian dan Lila ???
Kuy lah, Follow aja ige aku @amelia_falisha1511 🍓
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 108 Episodes
Comments
Nana Niez
seruan yang dady beruang sm momy viona
2024-10-03
0
Galuh Setya
kok gak suka ma kharakter lila yang kesannya murahan ya bukannya manja
2023-02-26
1
Budiwati
lanjut thor
2022-06-02
0