Part 13 Flash Back Cinta Monyet

Aldi kecil di ajak ayahnya berkunjung ke rumah teman dekat ayahnya. Rumah itu terlihat besar dan halamannya luas. Di halaman tertulis papan nama kediaman Dokter Hendrawan.

Di halaman terlihat dua anak kecil sedang bermain. Anak lelaki itu seusia dengan Aldi sedang anak perempuan itu usianya sekitar lima tahun di bawah Aldi.

Aldi digandeng ayahnya memasuki halaman rumah. Ia menatap pada gadis cilik itu. Gadis itu tersenyum manis sekali pada Aldi.

Aldi menyapa gadis kecil itu dan mengajaknya berjabat tangan. Tapi anak laki-laki itu menghalanginya. "Sudah jangan mau berjabat tangan dengannya, ayo kita main lagi"

Aldi tak menghiraukan sikap anak lelaki itu. Setiap ayahnya mengajaknya berkunjung ke kediaman keluarga dokter Hendrawan, ia akan membawa bingkisan kecil untuk gadis itu. Terkadang gelang, boneka, cokelat, permen dan beberapa mainan.

Sampai suatu ketika ayahnya lama sekali tidak mengajaknya mengunjungi keluarga dokter Hendrawan. Sampai Aldi beranjak dewasa dan ia mulai lupa. Tapi ia tidak pernah melupakan gadis kecil di keluarga dokter itu sampai sekarang saat ia sudah kuliah.

Aldi sempat mendengar musibah yang menimpa keluarga Hendrawan. Ia mulai mencari tahu keberadaan anak lelaki dan anak perempuan keluarga Hendrawan. Tapi ia tidak berhasil menemukan informasi tentang mereka.

Aldi sempat mendengar dari ayahnya kalau kedua anak itu ikut adik dari dokter Gavin Hendrawan dan Aldi tidak tahu dimana alamat rumah mereka. Kalaupun Aldi tahu alamat tempat tinggal mereka ia juga tidak berani mengutarakan perasaannya pada anak gadis Gavin Hedrawan.

***

Claries terlihat lelah setelah pulang dari rumah sakit. Ia bergegas menuju kamarnya untuk mandi air hangat dan berganti pakaian. Selesai mandi Claries pergi ke kamar Liza. Ia memeriksa kondisi Liza yang sedang di tunggui seorang perawat.

"Ayolah Liza, bangunlah dari tidur panjangmu. Biarkan aku segera bebas dari balas dendam suamimu yang tidak masuk akal itu"

Claries menggenggam tangan Liza. Ia seolah sedang memberikan kekuatan agar Liza segera bangun dari tidur panjangnya.

Claries berjalan ke dapur menemui pak Han dan Yaya. Pak Han membuatkannya mie rebus yang enak sekali. Mie itu dibuat sendiri oleh pak Han dari tepung yang berkualitas.

"Pak Han apa di rumah ini setiap mau makan sesuatu harus buatan sendiri?"

"Tidak juga terkadang pak Aldi juga makan makanan instan tapi hanya sesekali saja"

Claries menyendok kuah mie yang sangat lezat. Yaya tersenyum melihat Claries makan dengan lahap.

"Oh ya sudah berapa lama pak Aldi menikah dengan Liza?" tanya Claries.

"Sudah dua tahun kayaknya bu dokter" sahut Yaya. Claries hanya mengangguk.

"Yaya, pak Aldi minta secangkir kopi tanpa gula"

Adrian memasuki dapur ia nampak terkejut melihat ayahnya akrab dengan dokter Claries.

"Hai Adrian kau sudah makan malam?" tanya Claries sambil menandaskan kuah mie yang tersisa di mangkuknya.

"Terimakasih saya sudah makan dokter"

Pak Han berdiri dari duduknya dan meracik kopi untuk Aldi. Seperti biasa pak Han yang membuat Yaya yang mengantarkannya.

Claries berjalan melewati ruang tengah rumah yang luas itu. Di salah satu sofa sedang duduk Aldi yang terlihat bersandar dan mengendorkan dasinya. Ia melirik Claries yang sama sekali tak memandang ke arahnya.

"Dia pikir siapa dia, kenapa berani sekali tidak menyapaku" gumam Aldi kesal.

"Maaf pak mungkin sikap dokter Claries ada hubungannya dengan kejadian kemarin malam saat anda mabuk"

"Saat aku mabuk? memang apa yang aku lakukan?"

"Waktu itu dokter Claries yang membantu membersihkan wajah anda dengan handuk bersih. Lalu ......" Adrian terlihat ragu untuk bercerita kejadian kemarin malam.

"Lalu apa? kalau cerita jangan setengah-setengah!"

"Baik pak, lalu bapak mencium dokter Claries" kata Adrian datar.

"Benarkah?" Aldi mencoba mengingat kejadian itu. Tapi ia belum berhasil mengingatnya.

Aldi kembali ke kamarnya. Ia merebahkan diri dinatas tempat tidur. Aldi memejamkan matanyandan ia kemuadian terbangun. Aldi ingat kejadian kemarin malam saat ia mabuk. Dan benar yang dikatakan Adrian ia memang mencium bibir Claries.

Wajah Aldi memerah dan ia menepuk keningnya beberapa kali. "Bodoh!" ia menyesali dirinya sendiri yang melakukan tindakan memalukan itu.

Apa sebaiknya aku minta maaf padanya ya...

Episodes
1 Part 1 Insiden Di Medina Hospital
2 Part 2 Penculikan Claries
3 Part 3 Hukuman Pertama
4 Part 4 Kemarahan Ibrahim Zaman
5 Part 5 Tinggal Satu Atap
6 Part 6 Pria Yang Sungguh Misterius
7 Part 7 Sikap Janggal Aldi
8 Part 8 Jatuh Hati
9 Part 9 Kemarahan Claries
10 Part 10 Cinta Terlarang
11 Part 11 Ciuman Pertama
12 Part 12 Berjiwa Emas
13 Part 13 Flash Back Cinta Monyet
14 Part 14 Fani Hendrawan
15 Part 15 Perasaan Aldi
16 Part 16 Lamaran Untuk Si Cinta Monyet
17 Part 17 Perjanjian Pernikahan
18 Part 18 Babak Baru
19 Part 19 Hanya tidur Bersama
20 Part 20 Bahaya Mengancam bagian 1
21 Part 21 Bahaya Mengancam bagian 2
22 Part 22 Aldi Tertembak
23 Part 23 Si Keras Kepala
24 Part 24 Cinta Terpendam Adrian
25 Part 25 Pesta
26 Part 26 Bahagia
27 Part 27 Berbagi Cinta 1
28 Part 28 Berbagi Cinta 2
29 Part 29 Rencana Liza
30 Part 30 Rencana Liza bag. 2
31 Part 31 Bertemu Dion
32 Part 32 Ciuman Frontal
33 Part 33 Cinta Tersembunyi Adrian
34 Part 34 Pertemuan Claries dan Liza
35 Part 35 TRAGEDI
36 Part 36 Cinta Yang Menyiksa
37 Part 37 Kota A
38 Part 38 Tempat Baru & Teman Baru
39 Selamat Hari Dokter Nasional 2021
40 Part 39 Tugas Pertama
41 Part 40 Kembali Melihatnya
42 Part 41 Banyak Perhatian
43 Part 42 Seberapa Besar Kau Mencintainya?
44 Part 43 Pelukan Hangat
45 Part 44 Katakan Kau Mencintaiku!
46 Part 45 Liburan
47 Part 46 Joging
48 Part 47 Disidang Big Bos
49 Part 48 Anniversary
50 Part 49 Kembali Bekerja
51 Part 50 Rio Di Culik
52 Part 51 Kemarahan Aldi
53 Part 52 Rencana Kehamilan
54 Part 53 Program Kehamilan
55 Part 54 Nona Wang
56 Part 55 Kehamilan Claries
57 Part 56 Cemburu
58 Part 57 Dia Yang Kembali
59 Part 58 Rio di bully
60 Part 59 Gwena Sitara
61 Part 60 Ancaman 1
62 Part 61 Ancaman 2
63 Part 62 Ulang Tahun Zaman Group 1
64 Part 63 Ulang tahun Zaman Group 2
65 Part 64 Kecurigaan
66 Part 65 Menyusun Jebakan
67 Part 66 Panik
68 Part 67 Aku Baik-Baik Saja
69 Part 68 Ketahuan
70 Part 69 Cinta
71 Part 70 Kencan Pertama
72 Part 71 Dinner Romantis
73 Part 72 Kehamilan Claries
74 Part 73 Liona
75 Part 74 Claries Ngidam
76 Part 75 Adrian Sakit
77 Part 76 Persaing Rumah Sakit Besar
78 Part 77 Pertengkaran
79 Part 78 Rindu
80 Part 79 Kedatangan Tiara Biantoro
81 Part 80 Kembali
82 Part 81 Ayah & Anak
83 Part 82 Melamar
84 Part 83 Cincin
85 Part 84 RUMIT
86 Part 85 Rasa Yang Mulai Terlihat
87 Part 86 Ulang Tahun Fani Hendrawan
88 Part 87 Pernikahan Adrian & Mitha
89 Part 88 PESTA
90 Part 89 Lahirnya Dylan Ibrahim Zaman
91 Part 90 Kembali Ke Profesi
92 Part 91 Kejelasan Hubungan
93 Part 92 Wanita Para Bos
94 Part 93 Siapa Dia...
95 Part 94 Adik Tiri
96 Part 95 Kenangan
97 Part 96 Dokter Viral
98 Part 97 Kembali Ke Rumah
99 Part 98 Kembalinya Dua Wanita
100 Part 99 Kembalinya Dua Wanita
101 Part 100 Manipulasi 1
102 Part 101 Manipulasi 2
103 Part 102 Pasien
104 Part 103 Hasutan
105 Part 104 Rencana Aldi
106 Part 105 Tulip Hitam
107 Part 106 Kerja Sama
108 Part 107 Terkuak
109 Part 108 Mendekati Akhir Episode
110 Part 109 Mendekati Akhir Episode2
111 Musim Selanjutnya (New Chapter)
112 Tuan Dylan
113 Apartemen Winy
114 Makanan Malam
115 Tantangan
116 Persaingan
117 Home Care
118 Tidak Sengaja Menginap
119 Aroma Parfum
120 Lamaran Dadakan
121 Klarifikasi
122 Hari H
123 Pengumuman
Episodes

Updated 123 Episodes

1
Part 1 Insiden Di Medina Hospital
2
Part 2 Penculikan Claries
3
Part 3 Hukuman Pertama
4
Part 4 Kemarahan Ibrahim Zaman
5
Part 5 Tinggal Satu Atap
6
Part 6 Pria Yang Sungguh Misterius
7
Part 7 Sikap Janggal Aldi
8
Part 8 Jatuh Hati
9
Part 9 Kemarahan Claries
10
Part 10 Cinta Terlarang
11
Part 11 Ciuman Pertama
12
Part 12 Berjiwa Emas
13
Part 13 Flash Back Cinta Monyet
14
Part 14 Fani Hendrawan
15
Part 15 Perasaan Aldi
16
Part 16 Lamaran Untuk Si Cinta Monyet
17
Part 17 Perjanjian Pernikahan
18
Part 18 Babak Baru
19
Part 19 Hanya tidur Bersama
20
Part 20 Bahaya Mengancam bagian 1
21
Part 21 Bahaya Mengancam bagian 2
22
Part 22 Aldi Tertembak
23
Part 23 Si Keras Kepala
24
Part 24 Cinta Terpendam Adrian
25
Part 25 Pesta
26
Part 26 Bahagia
27
Part 27 Berbagi Cinta 1
28
Part 28 Berbagi Cinta 2
29
Part 29 Rencana Liza
30
Part 30 Rencana Liza bag. 2
31
Part 31 Bertemu Dion
32
Part 32 Ciuman Frontal
33
Part 33 Cinta Tersembunyi Adrian
34
Part 34 Pertemuan Claries dan Liza
35
Part 35 TRAGEDI
36
Part 36 Cinta Yang Menyiksa
37
Part 37 Kota A
38
Part 38 Tempat Baru & Teman Baru
39
Selamat Hari Dokter Nasional 2021
40
Part 39 Tugas Pertama
41
Part 40 Kembali Melihatnya
42
Part 41 Banyak Perhatian
43
Part 42 Seberapa Besar Kau Mencintainya?
44
Part 43 Pelukan Hangat
45
Part 44 Katakan Kau Mencintaiku!
46
Part 45 Liburan
47
Part 46 Joging
48
Part 47 Disidang Big Bos
49
Part 48 Anniversary
50
Part 49 Kembali Bekerja
51
Part 50 Rio Di Culik
52
Part 51 Kemarahan Aldi
53
Part 52 Rencana Kehamilan
54
Part 53 Program Kehamilan
55
Part 54 Nona Wang
56
Part 55 Kehamilan Claries
57
Part 56 Cemburu
58
Part 57 Dia Yang Kembali
59
Part 58 Rio di bully
60
Part 59 Gwena Sitara
61
Part 60 Ancaman 1
62
Part 61 Ancaman 2
63
Part 62 Ulang Tahun Zaman Group 1
64
Part 63 Ulang tahun Zaman Group 2
65
Part 64 Kecurigaan
66
Part 65 Menyusun Jebakan
67
Part 66 Panik
68
Part 67 Aku Baik-Baik Saja
69
Part 68 Ketahuan
70
Part 69 Cinta
71
Part 70 Kencan Pertama
72
Part 71 Dinner Romantis
73
Part 72 Kehamilan Claries
74
Part 73 Liona
75
Part 74 Claries Ngidam
76
Part 75 Adrian Sakit
77
Part 76 Persaing Rumah Sakit Besar
78
Part 77 Pertengkaran
79
Part 78 Rindu
80
Part 79 Kedatangan Tiara Biantoro
81
Part 80 Kembali
82
Part 81 Ayah & Anak
83
Part 82 Melamar
84
Part 83 Cincin
85
Part 84 RUMIT
86
Part 85 Rasa Yang Mulai Terlihat
87
Part 86 Ulang Tahun Fani Hendrawan
88
Part 87 Pernikahan Adrian & Mitha
89
Part 88 PESTA
90
Part 89 Lahirnya Dylan Ibrahim Zaman
91
Part 90 Kembali Ke Profesi
92
Part 91 Kejelasan Hubungan
93
Part 92 Wanita Para Bos
94
Part 93 Siapa Dia...
95
Part 94 Adik Tiri
96
Part 95 Kenangan
97
Part 96 Dokter Viral
98
Part 97 Kembali Ke Rumah
99
Part 98 Kembalinya Dua Wanita
100
Part 99 Kembalinya Dua Wanita
101
Part 100 Manipulasi 1
102
Part 101 Manipulasi 2
103
Part 102 Pasien
104
Part 103 Hasutan
105
Part 104 Rencana Aldi
106
Part 105 Tulip Hitam
107
Part 106 Kerja Sama
108
Part 107 Terkuak
109
Part 108 Mendekati Akhir Episode
110
Part 109 Mendekati Akhir Episode2
111
Musim Selanjutnya (New Chapter)
112
Tuan Dylan
113
Apartemen Winy
114
Makanan Malam
115
Tantangan
116
Persaingan
117
Home Care
118
Tidak Sengaja Menginap
119
Aroma Parfum
120
Lamaran Dadakan
121
Klarifikasi
122
Hari H
123
Pengumuman

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!