Part 16 Lamaran Untuk Si Cinta Monyet

Aldi sudah terlihat rapi dengan stelan jasnya. Rambutnya tertata rapi seperti biasanya. Pagi itu ia belum bercukur, wajahnya di tumbuhi bulu-bulu halus mengitari rahang dan dagunya.

Aldi masuk ke kamar Liza. Disana ada Claries sedang berdiri di pinggir ranjang Liza. Sepertinya Claries baru selesai memeriksa kondisi Liza. Aldi membelai rambut Liza dan mengecup bibir istrinya. Ia sekilas melirik kearah Claries yang terlihat tidak nyaman melihat adegan di depan matanya.

Claries berjalan berniat keluar kamar. Aldi menahan lengan Claries begitu ia melewati pria itu. Aldi mencengkramnya dengan kuat dan mendorong tubuh Claries sampai membentur dinding.

"Apa kau cemburu?" Aldi mendekatkan wajah tampannya ke wajah cantik Claries. Claries memalingkan wajahnya. Ia hanya terdiam menikmati irama jantungnya.

"Katakan padaku apa kau mencintaiku? apa kau menginginkanku?" Aldi mendekatkan hidung mancungnya ke bibir Claries. Sang dokter hanya terdiam tidak mampu berkata-kata. Ia tidak habis pikir sebenarnya apa yang ada di dalam isi kepala Aldi.

"Jawab aku!" suara bariton Aldi penuh penekanan semakin membuat Claries gemetar.

"Apa pantas seorang suami bertanya seperti itu di hadapan istrinya yang sedang sekarat?" kata Claries ketus sembari memberanikan diri menatap wajah Aldi dengan bola mata coklatnya.

Ditatap oleh Claries seperti itu, Aldi menjadi semakin tertantang. Ia mengeraskan cengkramannya dan menyentuh wajah mulus Claries dengan rahangnya yang tentu membuat geli karena ia belum bercukur.

Claries mencoba mendorong tubuh Aldi sekuat tenaganya. Tapi pria itu sangat kuat. "Lepaskan tanganku sakit" pinta Claries mengiba agar Aldi melepaskannya.

"Dokter kau sungguh membuatku gila!" Aldi ******* bibir Claries dengan beringasnya. Tangan Claries mencakar leher Aldi

"Lepaskan aku Aldi lihat Liza sekarang, lihatlah keadaannya. Bukan kah kau amat mencintainya?"

Aldi melepas cengkramannya pada pergelangan tangan Claries. Ia tersenyum menyeringai dan itu membuatnya semakin tampan. "Tentu saja aku sangat mencintai istriku"

Dokter Frederik datang dan memeriksa kondisi Liza. Dokter Frederick mengajak Aldi dan ayahnya bicara. Kebetulan Ibrahim Zaman sedang berada di rumah Aldi untuk berkunjung.

Claries dan Aldi sama-sama terdiam. Keduanya tidak saling bicara atau saling menatap. Keduanya saling menghindari satu sama lain. Dan itu terendus oleh Ibrahim Zaman ayah Aldi.

"Apa kau dan dokter Claries sedang marahan?" tanya ayahnya.

"Tidak" jawab Aldi pendek.

"Kau melamarnya?"

"Apa maksud ayah"

"Jika kau menyukai cinta monyetmu itu sampai sekarang kenapa tidak kau nikahi dia? ayah rasa pernikahanmu dengan Liza juga tidak membawa kebahagiaan untuk kalian bukan? setelah Liza sembuh kau bisa meninggalkannya atau tetap mempertahankannya"

"Ayah apa maksud ayah?!"

"Aldi, ayah melihat apa yang tadi kau lakukan pada dokter Claries"

Deg.....!

Aldi menyesali kebodohannya tadi. Sekarang ia merasa malu pada ayahnya.

"Anakku pikirkan baik-baik jika kau masih mau bertahan dengan Liza kau harus menjauh dari Claries tapi jika kau ingin bersama Claries kau harus siap kehilangan Liza"

***

Claries berada di ruang kerjanya. Ia memeriksa laporan medis pasiennya. Fani masuk keruang kerjanya.

"Aku senang sekali kakak kemari" Claries memeluk Fani yang menghampiri meja kerjanya.

"Kau ada waktu?"

"Tentu apa kita akan makan enak?"

"Kau bosnya kau yang tentukan" kata Fani sembari merangkul bahu adiknya.

"Baiklah tunggu sebentar aku sedang menyelesaikan berkas pasienku".

Fani terlihat duduk di sofa, wajahnya tidak tenang. Fani masih emosi dan kesal pada Aldi. Ia sedang menimbang-nimbang perlu bercerita pada Claries atau tidak tentang permasalahannya kemarin dengan Aldi.

"Kau nampak gelisah kak?"

"Tidak, kau sudah selesai?"

"Sudah ayo kita pergi, besok aku akan menemui tante Luna"

"Baiklah salam ku untuk tante Luna"

Claries tertegun menatap seorang gadis muda berseragam supir lengkap dengan sepatu pantofel. Gadis itu membukakan pintu mobil untuknya dengan sopan.

"Siapa dia kak?"

"Dia supir baru kakak"

"Oh ...tapi kenapa seorang gadis muda? kenapa bukan pria?"

"Panjang ceritanya, dan aku malas harus bercerita ulang tentangnya"

"Baiklah"

Claries dan Fani duduk di kursi belakang. Sementara Liona fokus menyetir mobil milik Fani.

"Kemarin aku bertemu dengan Aldi Ibrahim"

Claries terdiam, ia merasa pasti ada yang tidak beres antara kakaknya dengan Aldi.

"Perusahaanku ada tender besar yang bekerja sama dengan perusahaannya. Perusahaan Aldi yang mendanai semua hingga nama perusahaan kakak ikut terangkat dan mendapat reputasi yang sangat baik"

Claries masih menunggu kemana arah pembicaraan kakaknya.

"Clair apa kau tahu apa yang ia katakan padaku setelah meeting?"

Claries menggelengkan kepala. Ia tidak berani menatap wajah Fani yang terus memandangnya dengan curiga.

"Aldi Ibrahim melamar kau untuk menjadi istrinya"

Hening.......

Claries tidak tahu harus bicara apa. Ia tidak menyangka pria itu sungguh berani dan nekat. Apa maksudnya dengan melamar ku?!.

"Ku rasa dia menyukaimu. Atau apapun itu kakak juga tidak paham dengan pemikirannya"

"Clair apa kau suka dengannya?"

Claries menggeleng secepatnya. Ia tidak ingin Fani curiga jika ia sebenarnya memang tertarik dengan Aldi. Bahkan ketika ia mendengar Aldi melamarnya langsung pada Fani rasanya Claries tidak bisa membohongi hatinya.

"Clair dia pria beristri dan sekarang istrinya sedang koma. Ia bilang itu karenamu. Ku rasa itu hanya tak tik tengiknya untuk mendekatimu"

Fani terlihat tidak senang. Ia memperingati adiknya agar jangan sampai terjebak asmara dengan pria itu.

"Clair jika kau akan menikah, menikhlah dengan pria yang jelas asal usulnya dan bukan suami orang!"

Episodes
1 Part 1 Insiden Di Medina Hospital
2 Part 2 Penculikan Claries
3 Part 3 Hukuman Pertama
4 Part 4 Kemarahan Ibrahim Zaman
5 Part 5 Tinggal Satu Atap
6 Part 6 Pria Yang Sungguh Misterius
7 Part 7 Sikap Janggal Aldi
8 Part 8 Jatuh Hati
9 Part 9 Kemarahan Claries
10 Part 10 Cinta Terlarang
11 Part 11 Ciuman Pertama
12 Part 12 Berjiwa Emas
13 Part 13 Flash Back Cinta Monyet
14 Part 14 Fani Hendrawan
15 Part 15 Perasaan Aldi
16 Part 16 Lamaran Untuk Si Cinta Monyet
17 Part 17 Perjanjian Pernikahan
18 Part 18 Babak Baru
19 Part 19 Hanya tidur Bersama
20 Part 20 Bahaya Mengancam bagian 1
21 Part 21 Bahaya Mengancam bagian 2
22 Part 22 Aldi Tertembak
23 Part 23 Si Keras Kepala
24 Part 24 Cinta Terpendam Adrian
25 Part 25 Pesta
26 Part 26 Bahagia
27 Part 27 Berbagi Cinta 1
28 Part 28 Berbagi Cinta 2
29 Part 29 Rencana Liza
30 Part 30 Rencana Liza bag. 2
31 Part 31 Bertemu Dion
32 Part 32 Ciuman Frontal
33 Part 33 Cinta Tersembunyi Adrian
34 Part 34 Pertemuan Claries dan Liza
35 Part 35 TRAGEDI
36 Part 36 Cinta Yang Menyiksa
37 Part 37 Kota A
38 Part 38 Tempat Baru & Teman Baru
39 Selamat Hari Dokter Nasional 2021
40 Part 39 Tugas Pertama
41 Part 40 Kembali Melihatnya
42 Part 41 Banyak Perhatian
43 Part 42 Seberapa Besar Kau Mencintainya?
44 Part 43 Pelukan Hangat
45 Part 44 Katakan Kau Mencintaiku!
46 Part 45 Liburan
47 Part 46 Joging
48 Part 47 Disidang Big Bos
49 Part 48 Anniversary
50 Part 49 Kembali Bekerja
51 Part 50 Rio Di Culik
52 Part 51 Kemarahan Aldi
53 Part 52 Rencana Kehamilan
54 Part 53 Program Kehamilan
55 Part 54 Nona Wang
56 Part 55 Kehamilan Claries
57 Part 56 Cemburu
58 Part 57 Dia Yang Kembali
59 Part 58 Rio di bully
60 Part 59 Gwena Sitara
61 Part 60 Ancaman 1
62 Part 61 Ancaman 2
63 Part 62 Ulang Tahun Zaman Group 1
64 Part 63 Ulang tahun Zaman Group 2
65 Part 64 Kecurigaan
66 Part 65 Menyusun Jebakan
67 Part 66 Panik
68 Part 67 Aku Baik-Baik Saja
69 Part 68 Ketahuan
70 Part 69 Cinta
71 Part 70 Kencan Pertama
72 Part 71 Dinner Romantis
73 Part 72 Kehamilan Claries
74 Part 73 Liona
75 Part 74 Claries Ngidam
76 Part 75 Adrian Sakit
77 Part 76 Persaing Rumah Sakit Besar
78 Part 77 Pertengkaran
79 Part 78 Rindu
80 Part 79 Kedatangan Tiara Biantoro
81 Part 80 Kembali
82 Part 81 Ayah & Anak
83 Part 82 Melamar
84 Part 83 Cincin
85 Part 84 RUMIT
86 Part 85 Rasa Yang Mulai Terlihat
87 Part 86 Ulang Tahun Fani Hendrawan
88 Part 87 Pernikahan Adrian & Mitha
89 Part 88 PESTA
90 Part 89 Lahirnya Dylan Ibrahim Zaman
91 Part 90 Kembali Ke Profesi
92 Part 91 Kejelasan Hubungan
93 Part 92 Wanita Para Bos
94 Part 93 Siapa Dia...
95 Part 94 Adik Tiri
96 Part 95 Kenangan
97 Part 96 Dokter Viral
98 Part 97 Kembali Ke Rumah
99 Part 98 Kembalinya Dua Wanita
100 Part 99 Kembalinya Dua Wanita
101 Part 100 Manipulasi 1
102 Part 101 Manipulasi 2
103 Part 102 Pasien
104 Part 103 Hasutan
105 Part 104 Rencana Aldi
106 Part 105 Tulip Hitam
107 Part 106 Kerja Sama
108 Part 107 Terkuak
109 Part 108 Mendekati Akhir Episode
110 Part 109 Mendekati Akhir Episode2
111 Musim Selanjutnya (New Chapter)
112 Tuan Dylan
113 Apartemen Winy
114 Makanan Malam
115 Tantangan
116 Persaingan
117 Home Care
118 Tidak Sengaja Menginap
119 Aroma Parfum
120 Lamaran Dadakan
121 Klarifikasi
122 Hari H
123 Pengumuman
Episodes

Updated 123 Episodes

1
Part 1 Insiden Di Medina Hospital
2
Part 2 Penculikan Claries
3
Part 3 Hukuman Pertama
4
Part 4 Kemarahan Ibrahim Zaman
5
Part 5 Tinggal Satu Atap
6
Part 6 Pria Yang Sungguh Misterius
7
Part 7 Sikap Janggal Aldi
8
Part 8 Jatuh Hati
9
Part 9 Kemarahan Claries
10
Part 10 Cinta Terlarang
11
Part 11 Ciuman Pertama
12
Part 12 Berjiwa Emas
13
Part 13 Flash Back Cinta Monyet
14
Part 14 Fani Hendrawan
15
Part 15 Perasaan Aldi
16
Part 16 Lamaran Untuk Si Cinta Monyet
17
Part 17 Perjanjian Pernikahan
18
Part 18 Babak Baru
19
Part 19 Hanya tidur Bersama
20
Part 20 Bahaya Mengancam bagian 1
21
Part 21 Bahaya Mengancam bagian 2
22
Part 22 Aldi Tertembak
23
Part 23 Si Keras Kepala
24
Part 24 Cinta Terpendam Adrian
25
Part 25 Pesta
26
Part 26 Bahagia
27
Part 27 Berbagi Cinta 1
28
Part 28 Berbagi Cinta 2
29
Part 29 Rencana Liza
30
Part 30 Rencana Liza bag. 2
31
Part 31 Bertemu Dion
32
Part 32 Ciuman Frontal
33
Part 33 Cinta Tersembunyi Adrian
34
Part 34 Pertemuan Claries dan Liza
35
Part 35 TRAGEDI
36
Part 36 Cinta Yang Menyiksa
37
Part 37 Kota A
38
Part 38 Tempat Baru & Teman Baru
39
Selamat Hari Dokter Nasional 2021
40
Part 39 Tugas Pertama
41
Part 40 Kembali Melihatnya
42
Part 41 Banyak Perhatian
43
Part 42 Seberapa Besar Kau Mencintainya?
44
Part 43 Pelukan Hangat
45
Part 44 Katakan Kau Mencintaiku!
46
Part 45 Liburan
47
Part 46 Joging
48
Part 47 Disidang Big Bos
49
Part 48 Anniversary
50
Part 49 Kembali Bekerja
51
Part 50 Rio Di Culik
52
Part 51 Kemarahan Aldi
53
Part 52 Rencana Kehamilan
54
Part 53 Program Kehamilan
55
Part 54 Nona Wang
56
Part 55 Kehamilan Claries
57
Part 56 Cemburu
58
Part 57 Dia Yang Kembali
59
Part 58 Rio di bully
60
Part 59 Gwena Sitara
61
Part 60 Ancaman 1
62
Part 61 Ancaman 2
63
Part 62 Ulang Tahun Zaman Group 1
64
Part 63 Ulang tahun Zaman Group 2
65
Part 64 Kecurigaan
66
Part 65 Menyusun Jebakan
67
Part 66 Panik
68
Part 67 Aku Baik-Baik Saja
69
Part 68 Ketahuan
70
Part 69 Cinta
71
Part 70 Kencan Pertama
72
Part 71 Dinner Romantis
73
Part 72 Kehamilan Claries
74
Part 73 Liona
75
Part 74 Claries Ngidam
76
Part 75 Adrian Sakit
77
Part 76 Persaing Rumah Sakit Besar
78
Part 77 Pertengkaran
79
Part 78 Rindu
80
Part 79 Kedatangan Tiara Biantoro
81
Part 80 Kembali
82
Part 81 Ayah & Anak
83
Part 82 Melamar
84
Part 83 Cincin
85
Part 84 RUMIT
86
Part 85 Rasa Yang Mulai Terlihat
87
Part 86 Ulang Tahun Fani Hendrawan
88
Part 87 Pernikahan Adrian & Mitha
89
Part 88 PESTA
90
Part 89 Lahirnya Dylan Ibrahim Zaman
91
Part 90 Kembali Ke Profesi
92
Part 91 Kejelasan Hubungan
93
Part 92 Wanita Para Bos
94
Part 93 Siapa Dia...
95
Part 94 Adik Tiri
96
Part 95 Kenangan
97
Part 96 Dokter Viral
98
Part 97 Kembali Ke Rumah
99
Part 98 Kembalinya Dua Wanita
100
Part 99 Kembalinya Dua Wanita
101
Part 100 Manipulasi 1
102
Part 101 Manipulasi 2
103
Part 102 Pasien
104
Part 103 Hasutan
105
Part 104 Rencana Aldi
106
Part 105 Tulip Hitam
107
Part 106 Kerja Sama
108
Part 107 Terkuak
109
Part 108 Mendekati Akhir Episode
110
Part 109 Mendekati Akhir Episode2
111
Musim Selanjutnya (New Chapter)
112
Tuan Dylan
113
Apartemen Winy
114
Makanan Malam
115
Tantangan
116
Persaingan
117
Home Care
118
Tidak Sengaja Menginap
119
Aroma Parfum
120
Lamaran Dadakan
121
Klarifikasi
122
Hari H
123
Pengumuman

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!