"Tuan Derrick terlalu pandai memuji, mungkin tak terhitung berapa banyak gadis yang terpesona atas pujiannya."
"Ohh itu benar, Anda sangat pandai menilai." Hisao membalasku.
"Ohhh siapa yang menguasai sebuah klub di Roppongi sekarang jika iya datang." Aku menutup senyum bibirku ketika mereka saling berbuka rahasia.
Roponggi adalah tempat hiburan malam, tempat hoste*ss club dan karaoke bar premium terbaik di Tokyo, wanita-wanita nomor satu disana bisa membuat pelanggan mereka menghamburkan uang puluhan ribu hingga jutaan yen jika ada event khusus untuk membeli minuman dan amenities dengan mudah.
"Kau sekarang membuatku terlihat buruk di hadapan gadis cantik dan terkenal ini sekarang, sebentar lagi dia akan mengadu ke Kakekku." Aku menertawakan mereka berdua. "Nona, jangan percaya padanya." Aku hanya tersenyum lebar.
"Lain kali datanglah ke tempatnya baik-baik, mungkin dia bisa percaya padamu. Tak salah Ayah dan Ibumu selalu geleng-geleng kepala melihatmu terlalu sering di Roppongi. Belum saja kau mukamu diperintahkan dipajang sebagai blacklist disana."
Hisao meringis, tak bisa melawannya sekarang, nampaknya Tuan Derrick tahu semua kartu as-nya. Aku hanya tersenyum lebar mendengar semua perdebatan didepanku.
"Nona Setsuko, lain kali saya ke Kyoto saya akan mengunjungi Anda untuk membayar makan siang ini." Hisao sekarang tampaknya tahu bagaimana membalas kebaikanku.
"Tuan Hisao, saya tersanjung jika Anda bisa mengunjungi kami..."
"Nah begitu, bagus. Itu baru laki-laki yang baik. Jangan Roppongi saja yang kau datangi." Derrick tertawa sekarang.
"Tuan Derrick saya sudah lama ingin bertanya, saya beberapa kali melihat Anda berada disini, apa Anda tinggal disini?"
"Ohh tidak, rumah saya di Hongkong, boss saya adalah Kakek Ibunya, saya hanya kadang sering ditugaskan ke Jepang. Saat dulu kita bertemu saya memang sangat sering berada di Tokyo." Ternyata begitu. Dia memang bukan tinggal di Tokyo, bahkan bossnya bukan Tuan Yamada.
"Ohh kalian ternyata telah kenal lama."
"Ahh iya, dulu aku kenal dengan Ayah Setsuko. Tak disangka bisa bertemu lagi dengannya sekarang di masa dia sudah sukses. Lama sekali sudah sepuluh tahun kukira..." Derrick menghitung masa dimana kami pertama kali bertemu.
"Ohh keluargamu di Tokyo?" Sekarang Hisao yang bertanya.
"Ah tidak kedua orang tuaku sudah meninggal lama."
"Sudah meninggal lama... Ternyata kalian memang sudah lama kenal."
Pembicaraan mengalir sekarang. Aku jadi tahu dia adalah seorang manager investasi sebuah perusahaan di Hongkong. Dalam hal ini adalah perusahaan Kakek dari Pihak Ibu Hisao, tampaknya dia dipercaya mengelola dan mengawasi investasi yang ditanamkan oleh perusahaan.
Aku membayangkan posisi analis dan manager sangat prestigious, aku sering bermimpi aku bisa berada di posisi seperti ini dulu. Berkarier di JP Morgan dan perusahaan investasi dunia besar di Tokyo, tapi jalan hidupku membawaku ke sisi yang lain. Aku mengagumi Tuan Derrick sepenuhnya, selain kenyataan bahwa dia adalah orang yang menghargai orang lain.
Kapan aku diberikan kesempatan bicara dengannya lagi. Apakah bisa aku bicara dengannya secara pribadi. Aku tak punya banyak kesempatan.
Besok malam... Aku punya waktu sebelum kembali ke Kyoto. Hanya itu kesempatanku. Di Kyoto Bibi tak akan membiarkanku bertemu dengan sembarangan orang. Aoi assistenku mengikutiku kemana-mana. Kali ini dia tidak ikut karena aku hanya tiga hari di Tokyo.
Otakku berpikir mencari cara. Mungkin bisa aku bisa bicara dengannya, aku punya nomor teleponnya.
Makan siang itu berakhir kemudian. Aku mengucapkan terima kasih dengan sopan kepada mereka.
"Nanti jika saya ke Kyoto saya akan mengunjungi Anda." Hisao memberi janjinya padaku.
"Saya akan senang menerima kunjungan Tuan Hisao."
"Nona Setsuko, saya senang kita dipertemukan lagi." Tuan Derrick sekarang tersenyum padaku, kenapa aku selalu terpesona pada senyum ramahnya. Sekarang jantungku tergelitik begitu saja saat aku membalas senyumnya.
"Saya yang beruntung Tuan Derrick." Tapi aku tetap membungkuk dengan sopan padanya di makan siang itu. Kami berpisah, aku mengikuti siluetnya yang menjauh.
Aku harus bisa bicara lagi dengannya.
Besok malam! Aku harus mencobanya, sekarang atau tidak sama sekali. Pertama kalinya aku merasa diriku terlalu berani sekarang.
Ini mendebarkan tapi juga terasa menyenangkan.
🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁
Wahhh terima kasih yaaa buat giftnya - gak nyangka bisa masuk sepuluh besar walaupun novel baru.
Makasih banyak yaaaa 😁😁😁😘😘
Otor doain moga Bohlam mampir ke mimpi kalian wkwkwkwk Apa milih Derrick apa Hisao aja hihihi
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 372 Episodes
Comments
Aurora
Satsuko mau bicara apa, ya?🤔
2022-09-19
0
liesae
memang pesona om derrik nggk trbantahkan..bnyk yg dibuat klepek2.. kya sandra...lagi nunggu sandra up lagi nih
2022-04-06
0
liesae
wah ko derrik ternyata bnyak yg tergila gila padanya..sandra ,setsuko,lisa..dn syapa lagi yah.. tp tata yg beruntung... "aku baru nemu novel satsuko ni😄
2022-04-06
0