Aku tak pernah bertemu dengan Tuan Derrick lagi, hanya sekali itu dimasa aku menjadi Maiko, aku tak berani meneleponnya tentu saja. Aku takut dianggap tidak sopan, jika Bibi tahu aku sengaja menelepon seseorang dia pasti memarahiku habis-habisan.
Aku pernah bertanya pada kakakku Himari soal Derrick Tan.
"Kakak, semalam ada satu orang yang cukup muda bergabung, Tuan Derrick Tan itu, apa kau mengenalnya?"
"Hmm...kurasa aku pernah bertemu dengannya sekali. Dia tidak tinggal disini, tapi sering kesini, atasannya ada di Hongkong, Putra Tuan Yamada, ada yang menikah dengan salah satu keluarga pengusaha Hong Kong dan Derrick ini salah satu orang kepercayaan pengusaha Hong Kong ini. Orang ini semacam penghubung bisnis we4."
"Ohh begitukah, ..."
"Kau kenal dengannya? Semalam tampaknya dia mengenalmu?" Kakakku juga penasaran, baru kali ini aku bertanya secara khusus tentang tamu yang menarik perhatianku.
"Aku pernah bertemu dengannya di pemakaman Ayahku." Dan dia bersikap tulus bahkan sampai sekarang dia masih bisa mengingatku.
Ternyata benar hidupku tak selamanya dibawah seperti katanya, jika kita terus mencoba berjalan, mendaki dan terus bersikap positif suatu saat akan ada jalan yang lebih baik. Walaupun mungkin awalnya tak terbayangkan menjalani kehidupan seperti ini sebelumnya.
Bertahun-tahun kemudian aku sudah menjadi Geiko penuh, aku tak pernah bertemu dengannya lagi. Hidupku sibuk di umurku ke 28, bahkan di umur ke 25 tiga tahun setelah aku keluar dari pendidikanku aku telah melunasi semua biaya uang terhutang ke okiya yang membiayai senua pendidikan maikoku, dan biaya hidupku selama 5 tahun ini, dalam hal ini hutangku ke Bibi.
Dia pelit percayalah, walaupun aku keponakannya dia memerintahkan akuntannya memperhitungkan setiap sennya. Mungkin karena dia pernah melewati masa dimana satu sen pun akan berharga.
Dalam masa itu sudah membintangi beberapa iklan, menjadi Geiko populer di Gion, menjadi duta pariwisata dengan wajah terpampang di berbagai poster wisata, bertemu dengan banyak orang penting dari luar yang dibawa tamu karena aku bisa bahasa Inggris dengan baik dan mungkin pembicaraanku menarik untuk menghibur tamu.
Aku selalu dicari untuk pertemuan yang melibatkan orang asing. Bahkan kadang aku sering melayani jadwal pertemuan di ochaya (rumah minum teh) Tokyo. Aku bahkan punya semacam assisten yang mengatur jadwalku.
Aku adalah sedikit dari Geiko elite yang khusus melayani acara perusahaan dan orang pemerintahan. Tarifku diatas rata-rata karena keahlianku dan kepopuleranku. Hidupku mungkin sebagai pekerja seni mungkin sedang dalam masa terbaiknya.
Salah satu kelebihanku yang hanya dimiliki oleh segelintir geisha. Aku cukup cepat belajar bahasa asing, di masa sekolahku aku berusaha mati-matian untuk belajar bahasa asing, dan aku memetik hasilnya sekarang, dan aku telah belajar Mandarin sebagai bahasa ketigaku.
Cinta? Sebenarnya Geisha/Geiko tidak diizinkan untuk mempunyai kekasih. Hidup mereka didedikasikan untuk seni, tapi tentu saja jaman sudah berubah, sejak dulu ada penyimpangan peraturan di sekeliling kami.
Tapi khusus untukku, ada Bibi yang menjagaku seperti porselen. Dia serius soal ini...Menyentuhku harus berhadapan dengannya. Orang biasa tak punya kesempatan menyentuhku. Bukan hal mengherankan aku adalah simbol kesuksesan okiya-nya. Banyak pelamar Maiko baru yang datang kerena memandang namaku.
Menyentuhku harus menunjukkan itikad baik dengan pantas. Definisi pantas disini cukup berat untuk dipenuhi, atau mungkin karena aku belum pernah bertemu orang yang tepat untuk menjadi danna-ku. Bagaimanapun Danna harus melibatkan hati dan hubungan jangka panjang.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 372 Episodes
Comments
Normahasrul
Gara2 baca kisah miyano-kanna aku jdi balik lagi kes sini😂😂😂
2025-01-10
0
Shina Muku
aq juga baru ke sini habis baca Miyano Kanna
2025-02-06
0
P@U|@●s@|<
lihat IG mak othor langsung ke aplikasi biru bernostalgia lagi dengan Setsuko🥰😘😘😘😘
2024-09-28
0