Sebelum kedatanganku dia bintang okiya ini, dia selalu memakai kimono terbaik, aksesories terbaik, apapun yang dia pilih akan didahulukan untuknya. Dia sangat berharap bisa meneruskan Okiya ini dari tangan Bibi, tapi Bibi tampaknya ingin aku yang meneruskan.
Jadi tentu saja dia terang-terangan cemburu padaku, bahkan jauh-jauh hari saat aku hanya junior Maiko.
"Aku mengerti." Aku menjawabnya datar. Tak usah diingatkan lagi aku mengerti.
Kami para maiko memiliki kakak angkat, geisha senior yang kami pilih untuk mengajari kami. Dalam hal ini Bibi tentu saja tak bisa memilih Yui menjadi kakakku, dia akan mengerjaiku habis-habisan.
Bibi memilih Himari Akibara, seorang Geisha cantik dan anggun terkenal setara dengan Yui, mungkin 5 tahun lebih tua dari Yui untuk mendampingiku. Walaupun dia bukan dari okiya kami, kenyataannya dia tidak tinggal di okiya lagi, dia punya apartment sendiri, dia punya danna (semacam sugar daddy level atas) kaya yang menyokongnya selain dia punya jaringan pelangan banyak, beberapa kali diminta menjadi bintang iklan. Dia jelas jauh diatas Yui.
Dia setuju mengangkatku menjadi salah satu adiknya setelah melihat keahlianku menari dan wajahku. Tentu saja dengan dia menjadi kakakku ada bagian penghasilanku yang akan menjadi miliknya. Tapi itu sepadan, dia bisa mengenalkanku dengan banyak orang nantinya sebagai kakak.
Mio Hamari, rekan seangkatanku dan adik angkatnya Yui mendapat giliran dipakaikan kimono kemudian. Dia juga akan ikut dalam pesta ini, katanya akan ada sekitar lebih dari sepuluh orang tamu dalam pesta ini. Itu jumlah yang banyak, makanya jumlah undangan Geishanya juga banyak.
Kami pergi bersama ke salah satu rumah minum teh, kali ini rumah minum teh, Mizuki tempat kami melayani para tamu. Makan malam, minum dan mengobrol, menonton pertunjukan khusus tepatnya.
Jam delapan malam pesta dimulai. Aku dan Mio dan dua maiko lainnya telah berada di ruangan terlebuh dahulu memastikan semua minuman perlengkapan sudah tersedia.
"Aku senang kita punya pesta besar." Mio yang selalu terlihat ceria itu menangkap tanganku dengan gembira, sementara Yui kakaknya berjalan dengan penuh kebangaan di depan .
Kami berteman, walau kadang Yui suka mengatakan agar Mio tidak terlalu akrab denganku. Tapi Mio yang ramah itu kebanyakan melanggarnya.
Tamu kali ini istimewa tidak diragukan.
"Aku juga menantikannya. Kita akan melihat pimpinan perusahaan besar." Kami belum lama bisa melakukan ini, pesta besar seperti ini sangat menyenangkan bagi kami.
Kami para Maiko hanya diperbolehkan melayani, tanpa mengambil inisiatif berbicara, itu pekerjaan kakak kami yang sudah terlatih. Kami hanya boleh melihat, mendengar dan bicara jika diminta.
Tamu-tamu datang diantar oleh Nyonya pemilik rumah teh. Para Geisha memberi hormat pada para tamunya yang duduk dengan anggun di antara mereka di meja rendah dengan tatami yang disusun berbentuk U, sementara kami para Geiko akan ada di tengah susunan meja dengan tatami itu. Menuangkan teh, menjaga sake agar tetap mengalir ke tamu, menyajikan makanan yang diantarkan pelayan. Itu tugas Maiko.
Pesta makan malam dengan Geisha adalah jelas tidak bisa dilakukan oleh orang biasa. Kami adalah pekerja seni khusus, set kimono dan aksesories kami berharga diatas sepuluh ribu dollar. Lukisan-lukisan kimono sutra kami dikerjakan dengan tangan oleh pengrajin. Bersama Geisha bisa berharga mulai dari 30.000 yen per jam batau untuk geisha terkenal bisa diatas 50.000 yen.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 372 Episodes
Comments
Tutik Rahayu
jadi ngebayangin film y d bintangi Zhang Ziyi ttg geisha
2024-07-19
0
🌺°•▪︎MaMia Elf °▪︎•°🌈💦🌟
Yg ak tau geisha bukan pelacur
2022-10-07
0
Aurora
Good👍👍👍👍
2022-09-19
0