Berapa Hargamu.

Semenjak bertemu dengan Syahidah dan Zidan kehidupan Rafiz menjadi lebih berwarna.

Hari Sabtu ini ia membeli boneka dan permainan game terbaru ,

"Untuk apa kamu membeli semua ini?" tanya ayah.

"Aku ingin berikan kepada rekan bisnis ku,"jawab Rafiz.

"Rekan bisnis mu,boneka dan permainan anak-anak ini?"tanya Ayah

"Iya, mereka masih anak-anak. Mereka sangat genius, makanya bisa menjadi rekan bisnis di perusahaan kita,"jawab Rafiz.

"Sesekali bahwa mereka kemari, Ayah juga ingin bertemu dengannya. Sepertinya ayah perhatikan semenjak beberapa hari ini kau terlihat sangat bahagia,Apa itu Karena mereka?"tanya Ayah Rafiz.

Rafiz mengangguk menjawab pertanyaan ayahnya.

"Baiklah ayah, akan aku usahakan," jawab Rafiz.

****

Hari Minggu, mereka kembali bertemu di toko kue "Syahidah Cake". Zidan dan Syahidah sudah menunggunya disana.

Rafiz masuk dan melihat mereka,ia menghampiri keduanya dengan membawa dua paperbag dan meletakkannya di depan Zidan dan syahidah.

"Apa kalian sudah menunggu lama?" tanya Rafiz.

"Baru aja kok Paman, ini apa?" tanya Syahidah, mulai membuka paperbag yang diberikan Rafiz kepadanya.

"Itu hadiah untuk kalian," ucap Rafiz.

Zidan juga ikut membuka miliknya yang ada di depannya,

"Terima kasih ya Paman," ucap Zidan dan syahidah.

Nandira melihat mereka dari kejauhan,mereka terlihat sangat bahagia mendapat hadiah dari Papa mereka.

Rafiz menghampiri Nandira dan memberikan bingkisan juga kepadanya.

"Ini untukmu cantik," ucap Rafiz.

"Tolong antarkan ke sana, kue yang terenak di toko ini,"pinta Rafiz menuju kearah Zidan dan Syahidah.

"Baiklah, terima kasih bingkisannya."ucap Nandira.

Rafiz hanya menjawabnya dengan tersenyum dan kembali bergabung dengan Zidan dan Syahidah.

Mereka menikmati kue coklat kesukaan syahidah yang dihidangkan Nandira di meja mereka.

Nandira mendesain tokonya senyaman mungkin, para pelangganya bisa membawa pulang dan bisa juga makan di langsung di toko ini, membuat para pelanggannya menjadi lebih nyaman dengan ruangan yang diatur dengan sangat nyaman.

"Bagaimana, kalian suka kuenya?"tanya Rafiz,

"Suka, suka sekali paman,"ucap Syahidah dengan mulut penuhnya.

Ini memang kue kesukaannya.

"Zidan hanya mengangguk karena mulutnya juga penuh dengan kue buatan mamanya yang sangat enak. Hari ini Nandira membuat kue coklat itu spesial untuk mereka bertiga, membuat rasanya menjadi lebih enak dari biasanya.

Setiap minggu mereka akan bertemu di toko kue tersebut membuat mereka menjadi semakin akrab, Nandira sesekali ikut bergabung dengan mereka.

Terlihat sangat harmonis, Syahidah mengambil foto kebersamaan mereka dan menjadikan wallpaper di gedjetnya.

Mereka sering melakukan kegiatan berempat, namun Rafiz tak pernah curiga jika Nandira adalah ibu dari mereka, saking senangnya ia tak memperhatikan nama toko kue tersebut yaitu" Syahidah Cake,"

Kebahagiaan terus menghiasi hari-hari mereka, Rafiz dan Nandira bahkan sudah saling bertukar nomor ponsel pribadi, begitu juga dengan Syahidah.

Rafiz selalu melakukan video call dengan syahidah dan Zidan setiap pagi sebelum berangkat ke kantor, begitu juga dengan Nandira, ia akan mengirim pesan ucapan selamat pagi dan selamat bekerja.

Rafiz selalu mengirim chat kepada Nandira,sekedar menanyakan kabar ,lagi di mana, dan sedang apa.

Nandira sangat senang setiap mendapatkan pesan dari Rafis, terkadang saat pesan tersebut terlambat datang di akan bolak-balik mengecek ponselnya memastikan pesan di Hpnya sudah ada atau belum.

Seiring berjalannya waktu benih-benih cinta mulai tumbuh di hati mereka berdua.

****

Perusahaan Rafiz company.

"Apa..., Kenapa bisa seperti itu, apa saja yang kalian lakukan. Mengapa perusahaan hingga merugi miliaran rupiah dan kalian baru tahu sekarang,"bentak Rafiz pada anak buahnya yang bekerja di salah satu cabang perusahaannya.

Mereka semua hanya diam mendengar amarah dari pemimpin perusahaan tersebut, mereka tak bisa mengelak karena memang semua itu adalah kesalahannya.

Pagi ini Rafiz mendengar kabar jika salah satu cabang perusahaannya bangkrut dan ia merugi hingga miliaran rupiah.

"Kembali bekerja, aku akan memberikan suntikan dana lagi kepada perusahaan itu, ini untuk yang terakhir kalinya aku harap kalian bekerja dengan baik.

Jika tidak mampu menjalankan perusahaan itu silahkan resign, biar orang lain yang menanganinya," ucap Rafiz memandang kedua bawahannya itu.

"Baik Pak, Maaf kami.Kami akan berusaha sebaik mungkin dan lebih berhati-hati lagi,"jawab salah satu dari mereka kemudian pergi meninggalkan kantor tersebut.

Rafiz memijat kepalanya, pagi-pagi ia sudah mendapat kabar yang membuat semangat bekerjanya menjadi hilang.

Ponselnya berdering, itu dari mamanya.

"Mama,"gumam Rafiz membaca nama yang tertera di layar ponselnya.

"Halo mah, ada apa?" tanya Rafiz.

"Tolong bantu Mama," ucap mama Rafiz dari balik telepon.

"Apalagi sekarang yang lama lakukan?" tanya Rafiz, Ia bisa menebak kalau mamanya nelponnya pasti saat ia dalam masalah.

"Bisakah kau datang kemari ,"ucap mama Rafiz.

"Emangnya Mama di mana?" tanya Rafiz.

"Mama di Paris, Mama sedang ada masalah. Kamu secepatnya tolong bantu Mama ya,"pinta mama.

"Baiklah aku akan usahakan,"ucap Rafiz mematikan panggilan mamanya.

Rafiz menyandarkan tubuhnya ke kursi kebesarannya, pagi ini Ia mendapat dua kabar yang benar-benar membuat kepalanya pusing.

"Kenapa Mama harus melakukan semua ini, kenapa aku harus memiliki Mama seperti dia. Mama dan Jazlyn, mereka sama saja.

Rafiz kembali mengingat penghianatan istrinya, membuat hatinya kembali memanas.

Ketukan pintu terdengar.

"Masuk...!" ucap Rafiz dengan nada masih emosi. Nandira masuk, 2 bulan terakhir ini Nandira datang sendiri ke kantor Rafiz, ya sudah merasa nyaman dan tak memerlukan Kiran untuk menemaninya lagi.

"Selamat siang, apa saya mengganggu?" tanya Nandira ragu melihat ekspresi wajah Rafiz melihat kedatangannya.

Nandira melihat raut kemarahan di wajah Rafiz, Rafiz terus memandang wajah cantik Nandira.

"Masuklah,"ucap Rafiz mempersilahkan Nandira duduk di sofa.

Rafiz duduk disamping Nandira dan langsung memegang paha Nandira.

Nandira sedikit risih dan ia menepis tangan Rafiz. Ia menjauh .

"Bukankah wanita suka saat disentuh oleh pria,"ucap Rafiz menatap tajam Nandira.

Nandira tak suka mendengar ucapan Rafiz,yang seolah merendahkannya,

"Maaf kalau anda sedang sibuk saya akan kembali lain waktu,"ucap Nandira berdiri namun Rafiz langsung menariknya hingga Nandira jatuh di pangkuan Rafiz.

"Kenapa harus terburu-buru, tak bisakah kau menemaniku,"ucap rafiz memainkan telunjuknya di wajah Nandira.

Nandira menepis dan turun dari pangkuan Rafiz.

"Kau mau ke mana?" Rafiz menarik tangan Nandira dan menghimpitnya di tembok,mengurungnya dengan kedua tangannya,

"Pak aku mau pulang,aku ada urusan,"ucap Nandira mencoba keluar.

"Hari ini kau begitu cantik,"ucap Rafiz Samakin mendekatkan wajahnya ke Nandira.

Nandira mendorong dada Rafiz yang semakin menghimpit nya.

Rafiz tak tahan lagi melihat bibir Nandira yang begitu menggoda birahinya, ia menarik tengkuk Nandira dan mencium bibir itu, Nandira memukul-mukul dada Rafiz,

"Hmmmm... lepaskan."ucap Nandira setelah berhasil melepaskan ciuman Rafiz.

"Plakk," Nandira langsung melempar Rafiz,

"Jangan kurang ajar ya Pak," ucap Nandira dengan tatapan marah.

Rafiz memegang pipinya, baru kali ini ia ditampar oleh seorang wanita.

Rafiz mencengkeram dagu Nandira.

Nandira merasa kesakitan di bagian dagunya, matanya mulai berkaca-kaca .

"Apa kau tak suka dengan ciuman ku,?apa kau lebih suka dengan gaya bercintaku ?. Aku masih ingat dengan jelas bagaimana wajah mu itu menikmati setiap sentuhan ku, kau bahkan bisa mengimbangi permainan ku.Masih terdengar jelas ******* mu itu di telingaku, tak bisakah kita mengulanginya sekali lagi?"ucap Rafiz semakin mendekati wadah Nandira.

Air mata Nandira sudah jatuh membasahi tangan Rafiz yang mencengangkan dagunya.

"Berapa banyak pria yang pernah menjamah tubuhmu ini?"tanya Rafiz memindahkan cengkramannya di leher jenjang Nandira dan tangannya lainnya menarik pinggang Nandira hingga menyentuh tubuhnya.

Rafiz kembali mencium Nandira, Nandira mendorong sekuat tenaga dan menamparnya sekali lagi,

"Beraninya kau menamparku,"garam Rafiz,ia benar-benar di kuasai amarahnya saat ini.

"Berapa harga mu ha...! berapa harga yang harus ku bayar untuk melayani ku semalam, bentak Rafiz. Ia mereda sangat terhina Nandira menampar nya bukan hanya sekali tapi dua kali.

Nandira tidak menjawab, ia langsung mengambil tasnya dan berlari dari ruangan itu.

"Sebutkan saja berapa yang kau inginkan,"teriak Rafiz mengiring kepergian Nandira keluar dari ruangan itu.

🙏💖🙏💖🙏💖🙏💖

Jangan lupa like dan komen sebanyak-banyaknya ya 🙏

Mampir juga ke karya My Papa My Boss 🙏🙏

Salam dari ku author m anha💖

Terpopuler

Comments

Mazree Gati

Mazree Gati

tendang kontolnya, goblok nadira

2024-11-21

0

guntur 1609

guntur 1609

wah saraf loe rafiz

2024-10-31

0

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

𝑵𝒂𝒏𝒅𝒊𝒓𝒂 𝒂𝒌𝒂𝒏 𝒃𝒆𝒏𝒄𝒊 𝒔𝒂𝒎𝒂 𝒌𝒂𝒎𝒖 𝑹𝒂𝒇𝒊𝒛 😤😤

2024-10-19

0

lihat semua
Episodes
1 Kehilangan.
2 Mencoba Bertahan.
3 Aku Ingin Punya Papa.
4 Apa Dia Papa Kami.
5 Pindah ke Kota Mama.
6 Akan ku Balas setiap Tetes Air Mata Mama
7 Karyawan Dari Zidan.
8 Syahidah Cake.
9 Secret Partner
10 "Secret Partner"level 2
11 Hari Ulang Tahun Syahidah
12 Terima Kasih Kadonya Kakak
13 Mengapa Harus Dia.
14 Nenek Sihir.
15 Kembali ke Target Awal
16 Kebahagiaan Syahidah.
17 Berapa Hargamu.
18 Salah Pahaman
19 Maafkan Aku Mama
20 Kekecewaan Syahidah.
21 Titik terang kematian kakek.
22 Ketahuan Mama.
23 Menjalankan Misi.
24 Misi Kedua Sukses
25 Misi Ketiga.
26 Morning kiss
27 Melanjutkan Misi Awal.
28 Masa Lalu Yang Kembali Hadir.
29 Kecewa.
30 Hati yang tersakiti.
31 Sebutan Papa.
32 Misi Hempaskan Ulat Bulu.
33 Misi Basmi ulat Bulu
34 Ulat Bulu Vs Kurcaci.
35 Harapan Rafiz
36 Pertanyaan Yang Sulit.
37 Kunjungan perdana.
38 Ulat Bulu kepanasan
39 Senjata Makan Tuan
40 Secret Partner level 3.
41 Firasat Nandira
42 Tamu yang tak di harapkan.
43 "Apa yang terjadi????
44 Tertangkap.
45 Mulai Beraksi.
46 Mengulur Waktu.
47 Kecurigaan Rafiz.
48 Penyelamatan.
49 Mereka Cucu Kita.
50 Hempaskan Mantan.
51 Ada Saja Gangguan.
52 Apakah Mereka Anak-anak Kita.
53 Air Mata Bahagia
54 Hari Pertama Punya Papa.
55 Aku punya Papa.
56 Mencari kesempatan dalam kesempitan
57 Raja Hutan.
58 Hadiah dari Kesabaran.
59 Balas dendam Nandira.
60 Pemandangan indah hari ini.
61 Persiapan Peluncuran SP L 3.
62 Peluncuran SP L 3
63 Peluncuran SP L 3 part 2
64 Peluncuran SP L 3 part 3
65 Peluncuran Sp L 3 part 4.
66 Will you marry me
67 Kembali Beraksi.
68 Amarah Rafiz
69 Jangan Pergi.
70 Permintaan Zidan
71 Kebahagiaan memiliki Cucu.
72 Hasil dari Kejahatan.
73 Persiapan pernikahan
74 Persiapan pernikahan part 2.
75 Di Pulau
76 Malam Panjang
77 Keseruan Zidan dan Syahidah
78 Saling Merindukan.
79 Menjelang Hari Bahagia.
80 Menjelang Hari Pernikahan
81 Hari Pernikahan
82 Misi Berakhir
83 Malam Pertama atau Kedua ya???
84 Awal dari Kebahagiaan Nandira.
85 Menjadi Seorang Istri.
86 Kamar Impian
87 Kunjungan.
88 Kunjungan Part 2
89 Kunjungan Part 3
90 Kerja Sama Menantu dan Mertua
91 Demi Anak-anak Kita.
92 Peliharaan baru, kebiasaan Baru
93 Singa yang Dikutuk
94 Rahasia Rafiz dan Zidan.
95 Kecurigaan Syahidah
96 Kecurigaan Syahidah part 2
97 Kecurigaan Syahidah Tepat.
98 Ketulusan Nandira
99 Balik Marah
100 Ketahuan juga
101 Singa Betina.
102 Kesal Nandira
103 Keputusan Akhir.
104 Saling Memaafkan
105 Pria Misterius.
106 Persiapan Pesta Kejutan.
107 Hadiah dari Papa.
108 Oleh-Oleh Syahidah.
109 Masalah Baru.
110 Masalah Baru part 2
111 Sang Penakluk IT
112 Pembalasan Syahidah.
113 Aksan
114 KECEMASAN
115 Mencari Tau.
116 Terluka.
117 Siapa Pelaku Sebenarnya.
118 Dimana Anak-anak ku.
119 Mencari keberadaan Sikembar
120 PENYALAMATAN.
121 Dendam Masa Lalu
122 Tertembak
123 Keberanian seorang kakak
124 KEBAHAGIAAN.
125 Kebahagiaan Nandira.{TAMAT}
126 promo.
127 Promo Karya Pertamaku.
128 Promo karya : Dini Ratna
129 promo Season 2. Gabung Pilihan Ku dan My Papa My Boss.
130 Promo novel tamat. Mafia In the school.
131 Promo karya : Imma Dealova
132 Promo karya baru author : Aku Juga Ingin Bahagia ( pejuang garis dua)
133 Promo karya ku ( AIR MATA AISYAH)
134 Rekomendasi Karya Terbaik
Episodes

Updated 134 Episodes

1
Kehilangan.
2
Mencoba Bertahan.
3
Aku Ingin Punya Papa.
4
Apa Dia Papa Kami.
5
Pindah ke Kota Mama.
6
Akan ku Balas setiap Tetes Air Mata Mama
7
Karyawan Dari Zidan.
8
Syahidah Cake.
9
Secret Partner
10
"Secret Partner"level 2
11
Hari Ulang Tahun Syahidah
12
Terima Kasih Kadonya Kakak
13
Mengapa Harus Dia.
14
Nenek Sihir.
15
Kembali ke Target Awal
16
Kebahagiaan Syahidah.
17
Berapa Hargamu.
18
Salah Pahaman
19
Maafkan Aku Mama
20
Kekecewaan Syahidah.
21
Titik terang kematian kakek.
22
Ketahuan Mama.
23
Menjalankan Misi.
24
Misi Kedua Sukses
25
Misi Ketiga.
26
Morning kiss
27
Melanjutkan Misi Awal.
28
Masa Lalu Yang Kembali Hadir.
29
Kecewa.
30
Hati yang tersakiti.
31
Sebutan Papa.
32
Misi Hempaskan Ulat Bulu.
33
Misi Basmi ulat Bulu
34
Ulat Bulu Vs Kurcaci.
35
Harapan Rafiz
36
Pertanyaan Yang Sulit.
37
Kunjungan perdana.
38
Ulat Bulu kepanasan
39
Senjata Makan Tuan
40
Secret Partner level 3.
41
Firasat Nandira
42
Tamu yang tak di harapkan.
43
"Apa yang terjadi????
44
Tertangkap.
45
Mulai Beraksi.
46
Mengulur Waktu.
47
Kecurigaan Rafiz.
48
Penyelamatan.
49
Mereka Cucu Kita.
50
Hempaskan Mantan.
51
Ada Saja Gangguan.
52
Apakah Mereka Anak-anak Kita.
53
Air Mata Bahagia
54
Hari Pertama Punya Papa.
55
Aku punya Papa.
56
Mencari kesempatan dalam kesempitan
57
Raja Hutan.
58
Hadiah dari Kesabaran.
59
Balas dendam Nandira.
60
Pemandangan indah hari ini.
61
Persiapan Peluncuran SP L 3.
62
Peluncuran SP L 3
63
Peluncuran SP L 3 part 2
64
Peluncuran SP L 3 part 3
65
Peluncuran Sp L 3 part 4.
66
Will you marry me
67
Kembali Beraksi.
68
Amarah Rafiz
69
Jangan Pergi.
70
Permintaan Zidan
71
Kebahagiaan memiliki Cucu.
72
Hasil dari Kejahatan.
73
Persiapan pernikahan
74
Persiapan pernikahan part 2.
75
Di Pulau
76
Malam Panjang
77
Keseruan Zidan dan Syahidah
78
Saling Merindukan.
79
Menjelang Hari Bahagia.
80
Menjelang Hari Pernikahan
81
Hari Pernikahan
82
Misi Berakhir
83
Malam Pertama atau Kedua ya???
84
Awal dari Kebahagiaan Nandira.
85
Menjadi Seorang Istri.
86
Kamar Impian
87
Kunjungan.
88
Kunjungan Part 2
89
Kunjungan Part 3
90
Kerja Sama Menantu dan Mertua
91
Demi Anak-anak Kita.
92
Peliharaan baru, kebiasaan Baru
93
Singa yang Dikutuk
94
Rahasia Rafiz dan Zidan.
95
Kecurigaan Syahidah
96
Kecurigaan Syahidah part 2
97
Kecurigaan Syahidah Tepat.
98
Ketulusan Nandira
99
Balik Marah
100
Ketahuan juga
101
Singa Betina.
102
Kesal Nandira
103
Keputusan Akhir.
104
Saling Memaafkan
105
Pria Misterius.
106
Persiapan Pesta Kejutan.
107
Hadiah dari Papa.
108
Oleh-Oleh Syahidah.
109
Masalah Baru.
110
Masalah Baru part 2
111
Sang Penakluk IT
112
Pembalasan Syahidah.
113
Aksan
114
KECEMASAN
115
Mencari Tau.
116
Terluka.
117
Siapa Pelaku Sebenarnya.
118
Dimana Anak-anak ku.
119
Mencari keberadaan Sikembar
120
PENYALAMATAN.
121
Dendam Masa Lalu
122
Tertembak
123
Keberanian seorang kakak
124
KEBAHAGIAAN.
125
Kebahagiaan Nandira.{TAMAT}
126
promo.
127
Promo Karya Pertamaku.
128
Promo karya : Dini Ratna
129
promo Season 2. Gabung Pilihan Ku dan My Papa My Boss.
130
Promo novel tamat. Mafia In the school.
131
Promo karya : Imma Dealova
132
Promo karya baru author : Aku Juga Ingin Bahagia ( pejuang garis dua)
133
Promo karya ku ( AIR MATA AISYAH)
134
Rekomendasi Karya Terbaik

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!