Kerja sama mereka berhasil, geme Secret Partner booming seminggu setelah louching.
Zidan kembali meningkatkan level permainannya kemudian ia kembali mengirim rincian game yang telah Ia buat ke perusahaan yang sama yaitu perusahaan Rafiz.Namun kali ini ia meningkatkan tawaran harganya menjadi 10 kali lipat dari harga game sebelumnya.
Zidan yakin berapapun yang ia tawarkan mereka pasti akan mengambil game tersebut, mengingat tingkat keberhasilan game Secret partner sebelumnya sukses besar bahkan diluar ekspektasi nya.
Miran menghampiri ruangan bosnya saat mendapat email kembali dari Zidan,
Tok tok tok,,
"Masuk,,"mempersilahkan Miran masuk.
"Kita mendapat email lagi dari Secret partner pak,"ucap Miran memperlihatkan Email Zidan pada Rafiz bos nya.
"kita lihat,,kali ini game online macam apa yang ia kirim,"Rafiz mulai memeriksa email Zidan.
"Seperti nya ini adalah secret partner level 2 pak,"ucap Miran yang telah memeriksa nya terlebih dahulu.
"Seperti orang ini memiliki kejeniusan,game kali ini terlihat lebih sulit dan rumit dari sebelumnya,"gumam Rafiz.
"Sepertinya memang seperti itu pak,, selain ia menaikkan level permainannya ia juga menaikkan harga aplikasi game online nya."ucap Miran memperlihatkan nominal angka yang di inginkan oleh pencipta secret partner itu.
"Kirim balas,kalau kita menyukai aplikasi game online nya,dan bersedia membayar sesuai yang diinginkan nya."perintah Rafiz.
"Baik pak,"Miran melangkah keluar, namun Rafiz kembali memanggilnya.
"Beritahu dia,saya akan membayar 20 kali lipat jika ia mau bertemu dengan saya secara langsung."ucap Rafiz.
"Baik pak,"jawab Miran."20 kali lipat,apa itu tidak terlalu banyak,"batin Miran saat sudah keluar dari ruangan bos nya.
"Siapa orang ini,,kita lihat apa kamu masih menolak untuk bertemu saya saat mendengar jumlah harga yang akan saya bayar."Rafiz merasa sangat penasaran dengan pencipta Secret partner ini.
Penawar 20 kali lipat dengan catatan mereka harus saling bertemu namun sidang tetap menolak,Rafiz terus menaikkan tawaran nya namun Zidan sama sekali tak terpengaruh,baginya saat ini 10 kali lipat itu lebih dari cukup.Kerahasiaan identitasnya jauh lebih penting.
Karena terus mendapatkan penolakan,membuat pemilik perusahaan game itu menjadi penasaran sekaligus kagum pada pencipta game online tersebut.
"Aku tak menduga dia masih menolak setelah ku tawari uang sebanyak itu.."Rafis terus melihat kontak Secret Partner yang tertera di layar ponselnya,"siapa kau sebenarnya.."
Selain meminta Miran berkomunikasi via email,Rafiz juga menghubungi Zidan lewat chat,menawarkan harga yang sangat banyak namun tetap di tolak.Rafiz mencoba menghubungi nomor tersebut, namun tak di angkat.
Zidan melihat kontak pemilik perusahaan game online itu di layar gadgetnya dan ia memberi nama kontak itu dengan nama "My Boss".
Dua hari lagi adalah ulang tahun mereka yang ke 8,Syahidah terus mengeluh kepada kakaknya,,
""Kakak,andai saja papa ada bersama kita pasti ulang tahun kali ini akan lebih bahagia."Syahidah menatap hujan yang turun membasahi bumi dari jendela kamar nya.
Syahidah sangat merindukan sosok Papa dalam hidupnya nya.
Hari ini Ia mendapat undangan ulang tahun dari teman kelasnya ,Zidan dan Syahida menghadiri pesta ulang tahun tersebut ditemani Nandira.
"wah,mah pesta nya meriah sekali"kagum Syahidah melihat dekorasi pesta ulang tahun temannya itu...
Semua datang ditemani kedua orang tua mereka, Syahidah merasa iri melihat itu.
"Syahidah,,!"panggil teman syahidah yang berulang tahun.
"Mah kita kesana yuk,"tarik syahidah agar mamanya mengikutinya.
"Selamat ulang tahun ya,,"ucap Syahidah memberikan kado yang di bawa nya.
Zidan juga memberikan kado untuk teman kelasnya itu.
"Syahidah Papa kamu mana,,?"tanya Nisa,teman syahidah yang berulang tahun.
Syahidah tak menjawab,ia hanya menatap mama dan kakak nya.
Pertanyaan yang selalu di tanyakan padanya oleh teman-temannya,yang ia sendiri tak tau jawabannya.
Melihat gadis kecil itu bersedih Nandira mengalihkan pembicaraan mereka.
"wah,,Nisa kamu cantik sekali hari ini,"Nandira mengalihkan perhatian mereka.
"Terimakasih Tante," ucap Nisa.
"Syahidah kita ke sana yuk,"ajak Nisa, merekapun bermain bersama sambil menunggu tamu lainnya.
Lagi-lagi Zidan melihat air mata adik kembarnya itu,,walau Syahidah selalu menyembunyikan kesedihannya namun Zidan bisa merasakannya.
Setelah pesta ulang tahun selesai, Nandira mengajak mereka pergi ke mall untuk membeli berapa kebutuhan rumah dan kebutuhan sekolah mereka.
Nandira juga membelikan gadget baru untuk Zidan dan Syahidah, membuat Syahidah kembali ceria,
"Mah kita nonton yuk,,"ajak Syahidah.
"Boleh,mau nonton apa?"tanya Nandira.
"Kakak mau nonton apa?"tanya Syahidah pada Zidan.
"Kakak ikut saja apa yang kamu suka,"jawab Zidan.
"Hmmm,baiklah.Mah aku mau nonton Frozen aja,"ucap syahidah
"Frozen ya,baiklah ayo kita beli tiketnya dulu. kakak-kakak bisa beli cemilan?" tanya Nandira.
"Iya mah, aku akan beli popcorn untuk kita," jawab Zidan kemudian pergi menuju tempat popcorn. Sementara Nandira dan syahidah mengantri di bagian tiket.setelah mendapat tiket bioskop dan popcorn mereka masuk dalam gedung bioskop film Frozen mulai diputar,Zidan menarik topinya hingga menutupi wajahnya mengambil posisi nyaman untuk tidur.
Nandira hanya menggeleng melihat putranya itu ,Nandira dan Syahidah menonton sambil sesekali masukkan popcorn ke dalam mulut mereka .
Setelah film habis barulah Zidan bangun.
"Mah Zidan lapar, kita makan dulu ya!" ucap Zidan menunjuk kafe di dekat bioskop.
"Ya sudah kita makan di sana," Jawab Nandira.
Mereka memasuki cafe namun mata Nandira tertuju pada seseorang yang duduk di sudut ruangan, lagi-lagi ia melihat Riko dan Shireen. Namun dengan cepat ia memalingkan pandangannya dan memesan makanan.
Nandira sengaja duduk membelakangi mereka,menaikkan jaket hoodie nya menutupi kepalanya.
Saat mereka sudah selesai Nandira berbalik ingin melihat Riko dan Shireen namun Mereka ternyata sudah pergi,hati Nandira kembali bersedih.
Jika diberi pilihan ia tak ingin lagi kembali ke kota ini ,terlalu banyak kenangan buruk di sini .
Mereka sampai ke Ruko sudah larut malam, Syahidah dan Zidan langsung masuk ke kamar dan tidur .
Nandira tidak bisa tidur,ia terus memikirkan Riko dan Shireen.
" Sudahlah untuk apa aku memikirkan Riko lagi,"Nandira mencoba menyingkirkan Riko dari hatinya.
"Kira-kira kado apa ya yang bagus untuk syahidah, "Nandira melihat-lihat di online shop apa yang cocok untuk putrinya itu.
Matanya tertuju pada gaun cantik berwarna putih bercorak biru muda.Nandira pun memesan baju tersebut lengkap dengan bandananya.
🙏💖🙏💖🙏💖🙏💖
Terima kasih sudah membaca jangan lupa memberi like dan komen sebanyak-banyaknya ya 🙏
Sambil menunggu update terbaru kalian bisa mampir ke karya pertamaku judulnya pilihanku ditunggu ya ,love you all.
,💖Author m anha 💖
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 134 Episodes
Comments
Maryana Fiqa
itulah pedahaisdh melihat sendiri dgn mata kepala klu si Riko itu selingkuh dengan Shireen,,, masih aja sedih, kesal lihat Nadhira..
2024-11-26
0
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒋𝒖𝒋𝒖𝒓 𝒌𝒆𝒔𝒆𝒍 𝒔𝒂𝒎𝒂 𝑵𝒂𝒏𝒅𝒊𝒓𝒂 𝒎𝒔𝒉 𝒂𝒋𝒂 𝒔𝒆𝒅𝒊𝒉 𝒍𝒊𝒂𝒕 𝑹𝒊𝒌𝒐 😤😤😤
2024-10-19
0
💥💚 Sany ❤💕
Lupakan masa lalu Ra...ingat sekarang kamu punya sikembar, masa depanmu. Gak sah ingat si Riko bejat tu.
2023-06-17
0