Hari ini peluncuran game Secret partner season 2.
Perusahaan Rafiz company sudah mengumumkan seminggu sebelumnya peluncuran malam ini.
Semua penggemar dan pengguna game ini sudah menantikan saat-saat peluncuran tersebut.
Sehari sebelum peluncuran Rafiz menghubungi Secret partner menyatakan kalau esok akan diadakan peluncuran dan mengundangnya.
Namun Zidan menolak menyerahkan semuanya kepada mereka.
"Kamu yakin tidak ingin bergabung bersama kami di sini?" tanya Rafiz lebih santai dari biasanya.
"Tentu saja, semoga acaranya sukses" balasan dari pesannya.
Rafiz sedikit bingung membaca beberapa pesan dari Secret partner ,singkat dan jelas. Sangat berbeda saat mereka bertemu dulu, gadis yang polos yang sangat lucu.
"Mungkin dia ada kesibukan lain,"pikir Rafiz.
Jam 9 malam akan di adakan acara peluncuran untuk Secret partner level 2, banyak kolega yang hadir. Rafiz sengaja membuat pesta yang sangat megah, bahkan acara peluncuran ini ditayangkan di beberapa channel TV di dalam maupun di luar negri.
"Pak 15 menit lagi peluncuran akan diadakan,"bisik Miran.
Rafiz kembali mengirim chat kepada Secret partner," Aku akan mengirim sopir untuk menjemputmu."
"Terima kasih atas tawarannya,tapi maaf. Semoga sukses."balasan Zidan.
"Persiapkan acaranya," ucap Rafiz pada Miran.
Rafiz mulai naik ke atas panggung, detik-detik yang ditunggu-tunggu oleh para pecinta game sebentar lagi akan dimulai.
Sebelum peluncuran beberapa karyawan handal dan Rafiz sendiri memainkan game tersebut dan permainan mereka bisa disaksikan dari layar besar yang mereka siapkan.
Semua yang hadir di sana merasa kagum dengan game tersebut.
Setelah selesai bermain,dengan iringan tepuk tangan Rafiz resmi meluncurkan aplikasi Secret partner level 2..
Terlihat jelas grafik pengunduhan terus melonjak naik hanya dalam beberapa detik.
Ucapan selamat terus mengalir kepadanya.
Rafiz mengirim chat,
"Kita berhasil,"tulis Rafiz.
"Nantikan Secret partner level berikutnya," balasan dari Secret partner yang tak lain adalah Zidan.
Rafiz memicingkan mata saat membaca Pasan balasannya,
"Secret partner level 3, akan kah iya akan membuatnya lagi,"batin Rafiz.
"Akankah kau membuatnya, Secret partner level 3"?"Chat Rafiz namun tak dibalas oleh Zidan.
Di kamar
"Wah selamat ya Kak, sepertinya game online Kakak Sukses besar,"ucap syahidah yang ikut menyaksikan peluncuran tersebut, melalui gadgetnya.
"Sepertinya begitu," ucap Zidan masih fokus pada layar grafik pengunduhan gamenya.
"Kakak sekarang kau sudah memiliki banyak uang, untuk diapakan uang sebanyak itu?"tanya Syahidah yang tahu berapa jumlah nominal yang akan kakaknya dapatkan.
"Kakak berencana merebut perusahaan kakek,dan masih banyak yang akan kita lakukan dengan uang itu.Kakak juga berencana membeli kembali rumah lama mama,"ucap zidan tak bergeming dari layar gadgetnya.
"Kakak sudah memikirkan cara bagaimana kita melakukannya,tetap awasi mereka jangan sampai terlewatkan sedikitpun."perintah Zidan.
"Baik Kak,ucap syahidah bersemangat dan langsung berselancar di gadgetnya.
Rafiz ingin berbagi ke berhasilnya kepada orang-orang yang kurang mampu,ia berencana menyumbangkan sebagian dari penghasilan game tersebut.
Ia teringat pada toko kue yang dipromosikan Syahidah, Ia pun menyuruh Miran memesan 10.000 box kue di toko tersebut.
Toko kue Nandira mendapat pesanan kue 10000 box, membuat ia harus menambah beberapa pekerja lagi .
Nandira mengantar sendiri kue-kue tersebut ke perusahan Rafiz company.
Saat sudah sampai di kantor,Nandira tak sengaja bertemu dengan Rafiz.
Rafiz yang mengenal Nandira menyapanya, "Bukannya kau bekerja di pulau A?tanya Rafiz.
Nandira tidak menjawab, ia hanya menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
"Permisi Pak, saya ingin mengantar kue-kue ini dulu."Nandira berlalu dangan cepat dari sana.
Rafiz bertanya kepada Resepsionis, "Apa Dia yang mengirim kue-kue ini?"tanyanya.
"Iya Pak, ini dari Syahidah cake dan beliau adalah pemiliknya," terang Resepsionis tersebut.
"Jadi dia pindah dari pulau dan membuka toko kue disini ,"batin Rafiz..."Untuk administrasinya suruh dia langsung menghadap ke ruangan ku,"ucapnya kepada Resepsionis.
"Baik pak, akan saya sampaikan."
Setelah Nandira menurunkan semua pesanan tersebut, Ia menemui sang resepsionis dan bertanya mengenai administrasinya .
"Maaf Bu, mengenai pembayarannya silahkan ibu bertemu langsung dengan pemimpin perusahaan.Mari saya antar kan," ucap Resepsionis tersebut .
Nandira mengikuti Resepsionis itu masuk ke sebuah ruangan,
"Permisi Pak,ini dari Syahidah Cake."ucap sang Resepsionis.
Rafiz berbalik dan menyuruh Resepsionis itu keluar dengan isyarat tangannya.
Nandira terkejut saat mengetahui kalau pemilik perusahaan tersebut adalah pria itu.
"Senang bertemu dengan anda kembali,mana kamu...?"tanya Rafiz berjalan menuju Nandira.
"Nandira Pak," ucap Nandira pelan .
"Nandira,nama yang cantik,secantik orangnya,"Rafiz terus berjalan mendekati Nandira, sedangkan Nandira terus berjalan mundur, hingga ia menabrak sofa dan menghentikan langkahnya.
"Mengapa kau menghindariku,bukankah malam itu kau datang sendiri padaku,"ucap Rafiz tersenyum menggoda pada Nandira.
"Maaf Pak tolong pembayarannya,"Nandira mendorong dada Rafiz yang sakin menghimpitnya.
Rafiz kembali ke meja kerjanya dan mengambil sebuah cek dan memberikannya pada Nandira.
"Maaf Pak, ini melebihi harga yang seharusnya, harga kue kami tak sebanyak ini,"ucap Nandira melihat jumlah cek yang tertulis di sana ,tiga kali lipat dari harga yang harus dibayar.
"Anggap saja itu tips dan permintaan maaf ku karena sudah mengambilnya darimu tanpa izin."ucap Rafiz kembali ingin menghimpit tubuh Nandira.
Nandira mendorong kuat dada Rafiz dan berlari keluar ruangan itu.
Nandira langsung pergi dari kantor itu,iya benar-benar tidak ingin mendengar apa-apa lagi dari mulut pria itu.
"Dasar wanita,"decak Rafiz.
Seharian ini Rafiz tak konsentrasi bekerja,ia terus mengingat Nandira,"Ada apa dengan ku,mengapa aku selalu mengingatnya."batin Rafiz.
*****
Malam hari
Di dalam kamar Nandira menatap foto kedua anaknya"Apa aku harus memberitahu mereka siapa ayah mereka sebenarnya, tapi bagaimana jika pria itu mengambilnya dariku, hanya merekalah yang ku punya," Nandira terus mengusap foto anak-anaknya, di satu sisi Iya sangat ingin memberitahu Syahidah siapa papanya.Namun ia takut, bagaiman jika papanya mengambil mereka darinya.
"Maafkan Mama, Mama tidak bisa berpisah dari kalian" ucap Nandira memeluk foto anak-anaknya.
Tanpa sengaja Zidan yang tadinya ingin bertemu mamanya mendengar semua apa yang dikatakan mamanya, Zidan berjalan mendekat. Nandira langsung mengusap air matanya,
"Zidan, sejak kapan kamu di sina nak?"tanya Nandira.
"Sejak tadi ma," ucap Zidan duduk di samping mamanya.
"Apa kamu mendengar apa yang Mama...?"ragu Nandira.
Zidan mengangguk"Ma apa Pak Rafiz itu adalah papa kami?" tanya Zidan.
Nandira hanya diam tak menjawab pertanyaan anaknya itu.
"Tolong ceritakan kepada Zidan mah,Zidan sudah besar,Zidan sudah bisa membedakan mana yang benar dan mana yang salah.Zidan akan berusaha selalu membuat mama bahagia,"ucap Zidan memohon.
Akhirnya Nandira menceritakan semuanya,ia menceritakan bagaimana dirinya bisa bersama Papanya.Bagaimana mereka bisa hadir dalam kehidupannya.
Nandira menangis saat menceritakan semua itu.
Zidan memeluk mamanya,"Mama maafkan Zidan,Zidan tak maksud untuk membuat nama bersedih, Zidan hanya ingin tahu siapa papa kami,Zidan juga sangat merindukan sosok Papa mah.Zidan tidak bisa melihat Syahidah bersedih terus,"ucap Zidan.
"Mama takut,papa kalian akan merebut kalian dari mama,"ucap Nandira.
"Percayakan semua sama Zidan,Zidan janji semua akan baik-baik saja mah,"janji Zidan.
💖💖💖💖🙏💖💖💖💖
Terima kasih sudah membaca karya My Papa My Boss, terus beri dukungannya ya yang memberi like dan komen sebanyak-banyaknya agar karya ini lebih baik lagi.kritik dan saran juga sangat dibutuhkan.
sambil menunggu update selanjutnya bisa mampir ke karya pertama ku "Pilihan Ku".
Salam dariku Author m ahna.💖🙏
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 134 Episodes
Comments
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒂𝒌𝒉𝒊𝒓𝒏𝒚𝒂 𝒁𝒊𝒅𝒂𝒏 𝒕𝒉
2024-10-19
0
💥💚 Sany ❤💕
Akhirnya Dira bisa jujur jg ma anaknya. Setidaknya Zidan dah tau siapa bapaknya. Kasian anak2
2023-06-17
0
Lovely
OMG!!! 😍
Cerita ini sngat" menyentuh 😘😘
2022-10-31
0