Zidan menentukan targetnya, pertama ia ingin merebut kembali apa yang menjadi milik mamanya.Kedua iya akan mencari tau siapa papa mereka sebenarnya dan menyatukannya dengan mamanya demi adik kembarnya.
Zidan dan Syahidah membagi tugas dalam hal ini,
"Siapa pun tak boleh mengetahui misi kita ini termasuk mama, kamu mengerti kan apa yang kakak katakan?," ucap Zidan kepada syahidah.
"Baik kak,Syahidah mengerti,"jawab Syahidah mengajukan kedua jempol tangannya pada kakaknya.
Syahidah ditugaskan mencari informasi sebanyak-banyaknya tentang perusahaan kakek mereka yang telah direbut oleh Paman ibunya, dan mencari celah sekecil apapun itu agar mereka bisa masuk dan merebut nya kembali.
Dengan keahlian Syahidah, pekerjaan itu sangatlah mudah.Baginya untuk masuk kedalam sistem rahasia perusahaan itu adalah hal kecil,,namun ia sedikit kesulitan memilih mana yang harus ia kirim ke Zidan,perusahaan itu sudah berdiri puluhan tahun sehingga banyak data penting yang harus ia periksa terlebih dahulu,dan lagi kejadian pengalihan harta itu terjadi sebelum meraka lahir,itu sudah sangat lama.
Bukan Syahidah namanya jika ia akan menyerah,semakin sulit tantangannya semakin menarik minat Syahidah untuk melakukannya.
Sedangkan Zidan memikirkan cara merebut perusahaan itu,dengan kecerdasannya ia sudah memikirkan berbagai macam cara agar bisa merebut semua dari tangan pria yang bernama Guntur itu.
"Apa rencana kakak?" tanya Saidah
"Kakak akan membalas semua rasa sakit yang mama derita akibat orang yang bernama Guntur itu,"ucap Zidan geram membayangkan air mata mamanya.
"Apa sebaiknya kita bertanya dulu kepada Mama?" tanya Syahidah.
"Aku kan sudah bilang kita harus merahasiakan semua,"Zidan menatap wajah adiknya itu,"Dengarkan Kakak baik-baik,jangan biarkan siapapun mengetahui kemampuan kamu ,kakak tidak mau kamu akan dimanfaatkan seseorang karena kecerdasan yang kamu miliki,"ucap Zidan menasehati adiknya.
"Iya Kak , Syahidah mengerti," ucap Syahidah.
"Mungkin ini akan sangat berbahaya jadi kakak mohon kamu harus berhati-hati dalam mencari informasi itu, jangan sampai seseorang bisa melacak identitas mu ,"ucap Zidan lagi memperingatkan.
"Tenang saja kak ,aku bisa menjaga identitas ku agar tak ada yang mengetahui Ku," Ucap Syahidah percaya diri.
Syahidah terus berselancar di gadgetnya mencari apa yang di minta oleh kakaknya .
Nandira mulai disibukkan dengan usaha kue yang baru dibukanya.Nandira membuka sebuah toko kue sederhana yang diberi nama "syahidah cake".
Mereka lagi-lagi membantu mempromosikan toko kue mamanya ke sosial media dan tanpa di ketahui oleh mamanya.
Syahidah mempunyai cara tersendiri agar informasinya dapat cepat dilihat oleh banyak orang.
"Alhamdulillah hari ini penjualan kue kita lumayan,mudah-mudahan saja kedepannya akan seperti ini," ucap Nandira bersyukur kue yang dibuatnya hari ini habis terjual.
Hari berikutnya Zidan memesan kue mamanya namun Ia menggunakan identitas palsu,ia memesan banyak ratusan box kue dan membagi-bagikannya ke jalanan.Uang hasil penjualan gamenya cukup banyak jika hanya untuk membeli kue-kue mamanya..
Semakin hari toko kue Nandira semakin ramai ,banyak pelanggan yang berdatangan termasuk Zidan dengan identitas palsu nya.
"Huuu capeknya,"Nandira duduk di sofa dan meminta Zidan memijat bahunya.
"Mah kenapa Mama tidak mempekerjakan satu atau dua orang untuk membantu Mama,"saran Zidan .
"Sebaiknya memang begitu,semakin hari pelanggan semakin banyak.Mama takut tidak bisa melayani mereka semua.
"Biar Zidan aja mah yang cari orang yang mau membantu Mama di sini."ucap Zidan.
"Iya, Mama sangat lelah. Mama serahkan masalah pegawai baru kepadamu ya!"ucap Nandira pada Zidan
"Siap mah."ucap Zidan teringat sesuatu.
Zidan mencari keberadaan para pegawai Toko kue A yang sudah tak beroperasi lagi, tokonya kemarin tutup di karenakan pemiliknya pindah ke negara lain.
Zidan berhasil menemukan mereka.
Zidan mencari orang 3 orang untuk membantu mamanya, sebelum bertemu mamanya Zidan melakukan perjanjian dengan 3 karyawan tersebut.
"Aku akan membayar gaji kalian dua kali lipat dari gaji kalian sebelumnya di toko A,tapi Zidan mohon jangan beritahu kepada Mama kalau aku melakukan ini semua, minta lah gaji seperdua dari gaji kalian di toko sebelumnya, carilah alasan agar ibu tak curiga dengan kalian," ucap Zidan kepada ketiga Karyawan yang akan bekerja membantu mamanya di toko kue.
"Baiklah kami akan merahasiakannya," ucap salah satu dari mereka.
Kesepakatan pun terjadi, Zidan membawa ketiga orang tersebut menemui ibunya
"Mah, ini adalah orang-orang yang akan membantu mama di toko," ucap Zidan Membawa mereka bertemu mamanya.
Nandira menyambut kedatangan mereka dengan senyum yang ramah, Mereka pun membalas senyuman Nandira.
"Perkenalkan nama saya Nandira,"ucap Nandira memperkenalkan diri kepada calon karyawannya.
"Saya Kiran Bu,"ucapkan Kiran mengulurkan tangan kepada Nandira.
"Saya Sofi Bu,"kali ini giliran Sofi yang memperkenalkan diri.
"Kalau nama saya Ayu Bu,"ucap ayu yang juga berdiri menyambut uluran tangan Nandira memperkenalkan dirinya.
Setelah perkenalan mereka, Nandira mengajak ketiganya untuk naik ke lantai atas.
Silakan duduk,"ucap Nandira kepada mereka,mereka pun duduk berhadapan dengan Nandira,"mohon bantuannya ya ."ucap Nandira mengawali perkataannya.
Sebelumnya kalian bekerja di mana?" tanya Nandira.
" Kami bekerja di toko kue A, tapi tokonya sudah tutup jadi kami tidak punya pekerjaan untuk sekarang," jawab Ayu.
"Oh begitu ya, berapa gaji kalian saat di sana,? tanya Nandira.
Kini giliran Ayu yang menyebutkan angka nominal nya gajinya yang dulu,,lebih tepatnya ia menyebutkan setengah dari gaji sesuai kesepakatannya dengan Zidan.
"Gaji kalian hanya segitu,?" tanya Nandira tak percaya mendengar berapa nominal gaji mereka sebelumnya.
"Iya Bu, itu sudah sangat banyak buat kami," jawab Ayu.
"Tidak, itu terlalu murah.Aku akan membayar kalian dua kali lipat dari itu," ucap Nandira.
Tidak bu, tidak usah itu sudah cukup,"Ucap mereka bertiga serempak membuat Nandira sedikit terkejut.
"Kalian yakin hanya mau segitu?" tanya Nandira memastikannya lagi.
"Iya Bu, itu sudah Alhamdulillah. Yang penting kami bisa dapat pekerjaan," ucap Sofi.
"Baiklah kalau begitu yang kalian inginkan,mulai besok tolong ya bantuannya," ucap Nandira mengakhiri pembicaraan gaji mereka.
"Iya Bu,"ucap ketiganya antusias.Membayangkan gaji dua kali lipat yang di janjikan Zidan.
Ketika karyawan baru itu pun pergi dengan senyuman di wajah mereka, meninggalkan Ruko.
"Zidan kamu ketemu mereka di mana?" tanya Nandira.
"Zidan sudah pernah ke tempat mereka dan pagi tadi Zidan mendengar kalau toko mereka sudah tutup dan mereka sedang mencari pekerjaan.Zidan menemui mereka dan menawarkan pekerjaan," jawab Zidan.
"Oh jadi seperti itu, baguslah," ucap Nandira.
Sebenarnya ia masih tidak mengerti mengapa ketiganya justru menolak gaji yang lebih tinggi.
Jika ia menjadi mereka,tentu ia bahkan meminta kenaikan gaji.
"Aneh,"gumam Nandira masuk ke kamar nya.
"Ini pasti ulah kakak ya?"tanya Syahidah melihat Zidan.
Zidan hanya mengedipkan matanya sebagai jawaban.
💖💖💖🙏💖💖💖
Terima kasih sudah hampir, jangan lupa beri like dan komen sebanyak-banyaknya ya agar karya ini menjadi lebih baik lagi.
Salam dariku author " m ahna" selamat beraktifitas love you.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 134 Episodes
Comments
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒁𝒊𝒅𝒂𝒏 𝑻𝒉𝒆 𝒃𝒆𝒔𝒕 👍👍👍
2024-10-19
0
Rara Kusumadewi
Zidan pelanggan setia mamanya hhhh
2023-06-29
0
reni
aneh sih ceritanya TPI q baru mampir semoga bagus
2023-06-19
0