Tasya menatap punggung Frezan yang semakin menjauh.Lalu Tasya menghampiri kekasihnya Nathan.
"Kak Nathan"Panggilnya kepada Nathan
Nathan berbalik dan tersenyum ke arah kekasihnya"kak Nathan nggak apa-apa kan?"Tanyanya kepada Nathan
"Gue nggak apa-ap Sya"Jawabnya kepada Tasya
Tasya mengangguk mengiyakan ucapan Nathan "Kak Nathan sama kak Eza ada masalah apa?"Tanya Tasya kepada Nathan.Dia yakin jika Nathan dan Frezan mempunyai masalah
Nathan menggelengkan kepalanya"Gue sama Eza nggak punya masalah"Jawab Nathan kepada Tasya
"Kalau gitu Tasya duluan kak ke perpustakaan"Ucap Tasya karna tujuannya untuk ke perpustakaan mengambil buku dan tidak sengaja melihat kekasihnya dan juga saudaranya di koridor sekolah
Nathan mengangguk mengiyakan ucapan Tasya "Hati hati Sya"ucap Nathan sembari mengacak rambut Tasya
Tasya langsung saja pergi setelah mengangguk mengiyakan ucapan Nathan Apa kak Nathan tidak tau kalau gue berdebar kencang kalau dia usap rambut gue!ya ampun gue baper Tasya berjalan dengan rasa bahagianya sembari memegang pipinya yang panas
Nathan yang melihat kepergian Tasya tersenyum simpul"Maafin gue Sya"gumamnya lalu pergi dari koridor sekolah
Tasya melangkahkan kakinya menuju perpustakaan untuk mengambil buku matematika yang di suruhkan Bu Masita.
Tasya berhenti berjalan saat melihat orang yang tidak asing lagi baginya di perpustakaan tumben banget si Elga ke perpustakaan
"Lagi baca buku apaan El "Ucap Tasya dengan kekehan kecil
Elga yang mendengar suara Tasya mendongakkan kepalanya melihat ke arah Tasya.Elga tersenyum simpul ke arah Tasya dan di balas dengan senyuman oleh Tasya.
Tasya memang tau jika Elga selama ini menyukai dirinya dan dirinnya jadian dengan Nathan membuat Tasya tidak enak terhadap Elga.
Tangan Tasya bergerak mencari buku matematika
"Gue lagi baca buku bagaimana bisa ungkapin rasa suka gue sama seseorang yang gue sukai"Jawab Elga membuat pergerakan tangan Tasya mencari buku berhenti mendengar ucapan dari Elga
Darah Tasya Seperti berdesir mendenger ucapan dari Elga "El"panggil Tasya kepada Elga
Elga tersenyum ke arah Tasya "Ini bukan salah lo,itu sudah hak lo nentuin siapa yang lo suka"Ucap Elga "Tenang aja gue bakalan berusaha ngubur perasaan suka gue ke lo"Sambungnya dengan senyuman lalu pergi dari perpustakaan meninggalkan Tasya yang sedang mencari buku
Hati Tasya bagai tersayat saat mendengar ucapan dari Elga yang sangat meyakinkan,dia tidak tau siapa sebenarnya yang dia sukai apakah Nathan yang sudah menjadi kekasihnya ataukah Elga?
Tasya tidak tau mengapa dia merasakan sakit dengan perkataan Elga tadi yang akan berusaha melupakan dirinya
"Sya,lo kenapa?"Tanya Kayla yang tiba tiba saja datang
Tasya langsung saja sadar dari lamunannya dengan suara Kayla, fikirannya sibuk memikirkan perkataan Elga tadi. Apa Kayla dengar percakapan gue sama Elga tadi!gue nggak mau sampai ada yang tau kalau Elga suka sama gue.Gue juga bingung dengan perasaan gue ke Nathan
"Sya"Panggil Kayla sekali lagi karna Tasya tak kunjung menjawabnya
"Sejak kapan lo di sini kay?"Tanya Tasya memastikan
Kayla menyeritkan alisnya bingung melihat tingkah sahabatnya saat ini "Baru aja gue di sini,gue berpapasan Elga di pintu perpustakaan"Jawabnya dengan santai "tumben amat sih tuh anak ke perpustakaan"Sambungnya
Tasya bernafas legah itu artinya Kayla tidak mendengarkan percakapannya dengan Elga tadi
"Terus lo ngapain ke sini?"Kini Tasya yang bertanya kepada Kayla
"Gue di suruh Bu Masita nyusulin lo ke sini,karna lo belum juga balik"Ucap Kayla membuat Tasya mengecek jam di pergelangan tanganya dan benar saja dia sudah 30 menit meninggalkan kelas dan belum juga kembali
Tasya dan Kayla langsung melenggang pergi dari perpustakaan untuk segera ke kelas
Untung saja Bu Masita tidak memberikan wejangan kepada Tasya karna ini pertama kalinya Tasya pergi lama hanya untuk ke perpustakaan saja
seperti tidak terjadi apa apa di perpustakaan Tasya kembali mencatat apa yang di suruhkan Bu Masita
"Rara kemana?"Tanya Kayla saat tidak melihat Rara di bangku belakang hanya ada Valen saja yang sibuk dengan alat make up-nya.Untung saja Bu Masita membelakangi mereka sehingga Valen leluasa memoles Wajahnya dengan bedak Wardah yang dia bawa dari rumahnya
"Lagi patroli! katanya sih banyak anak kelas dua belas yang nggak masuk ke kelasnya"Jawab Valen tanpa mengalihkan pandangannya dari cermin
Kayla hanya mengangguk mengiyakan ucapan Valen.
Kayla dan Elga saling berpandangan,Elga tersenyum sinis ke arah Kayla membuat Kayla ingin mengcakar wajah tampan milik Elgara
"Kayla"Seketika Kayla langsung berbalik ke depan karna suara Bu Masita yang sangat mengerikan
Guru berkacamata itu menatap Kayla tajam "Jangan pacaran di jam pelajaran"Ucap Bu Masita
Seketika aktifitas menulis Valen dan juga Tasya berhenti mendenger ucapan Bu Masita
"Siapa yang pacaran"Gumam Tasya dan Valen hampir bersamaan
"Kayla nggak punya pacar Bu!"sanggahnya kepada Bu Masita "Kayla masih jomblo"Sambungnya membuat Valen dan Tasya menggelengkan kepalanya
Bu Masita membenarkan letak kacamatanya "Ibu liat kamu bertatapan dengan Elga"Ucap Bu Masita"Dan Ibu juga liat Elga tersenyum ke kamu Kayla"Sambungnya menatap Elga yang hanya masa bodoh dengan perkataan guru berkacamata itu
Sontak saja Tasya dan Valen menatap Elga dan juga Kayla sedangkan Elga hanya masa bodoh berbedah dengan Kayla yang sangat heboh akan ucapan Bu Masita
"Tumit-Tumit Bu Kayla pacaran sama si Elga"Ucap Kayla pura pura jijik akan hal yang di ucapkan oleh Bu Masita
Sementara Tasya hanya tersenyum karna dugaannya ternyata salah nggak mungkin kan mereka pacaran yang sedari dulu nggak pernah akur
Bu Masita menggelengkan kepalanya mendengarkan penuturan dari Kayla "Diam Kayla!kerjakan tugas yang ibu kasi"Ucap bu Masita lalu duduk di kursinya
"Nggap apa-apa kali Kay kalau lo benar benar jadian sama Elga"Ucap Valen dengan kekehan kecil
"Lebih baik gue sama Teo dari pada sama si Elga"Jawabannya membuat Tasya dan Valen tertawa kecil mendengar ucapan Kayla
Untung saja Teo tidak ada sehingga dia tidak mendengarkan perkataan Kayla karna dia sedang berpatroli bersama Rara dan juga Tegar
Seluruh kelas X IPS 1 sibuk menulis sehingga kelas menjadi hening.
Setelah selesai mencatat Tasya langsung menyandarkan kepalanya di kursinya lalu memejamkan matanya 'Tenang aja gue bakalan berusaha ngubur perasaan suka gue ke lo'
kata kata itu terngiang ngiang di otak Tasya saat kejadian di perpustakaan tadi kenapa gue mikirin ucapan Elga di perpustakaan tadi
Kayla melihat ke arah Tasya "Sya lo kenapa?"Tanyanya pada Tasya
Tasya membuka matanya melihat ke arah Kayla"Gue ngak pa-pa"jawabanya pada Kayla
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 195 Episodes
Comments
🌹🪴eiv🪴🌹
si Nathan tak tandai dirimu awas ya
👊
2023-12-13
2
Qaisaa Nazarudin
Ntar kamunakan menyesal dgn pilihan mu sekarang Tasya..
2023-03-06
0
Qaisaa Nazarudin
Tuh kan Nathan cuma mampaatin Tasya doang,Berarti Nathan emang sukanya sama Rara,,ada dendam apa Nathan dgn Eza? Tega bamget Nathan sama Tasya..
2023-03-06
0