keringat bercucuran di wajah Elgara.Saat ini ia mendorong motornya.Bukan karna mogok,karna saudara kembarnya Rara berjalan kaki untuk pulang sebagai hukuman untuk Elga yang menipunya perihal nomor yang di berikan Elga kemarin
"Naik Ra!nggak capek apa jalan"Ucap Elga sembari menyeka keringatnya yang bercucuran karna terik matahari serta motor trail nya ia dorong
Rara menatap Elga "Abang El kira Rara nggak sakit hati karna Abang tipu"Ucap Rara berdecak kesal kepada saudaranya lalu melanjutkan langkah kakinya untuk berjalan.Andai saja ia pintar membawa motor sudah sedari tadi ia membawa motor dan Elgara yang jalan kaki sendiri
"Ini semua demi kebaikan lo kali Ra"Ucap Elga masih setia mendorong motor trail nya"Lo mau chat lo waktu itu di read sama Nathan! karna di hatinya itu cuman T-A-S-Y-A "Sambungnya dengan menekan kata katanya yang terakhir
Rara berhenti berjalan begitu pun dengan Elgara.
"Yang jelas ini semua salah bang El! Kenapa coba tipu Rara pake nomor kak Tegar"Ucap Rara lalu menendang batu kerikil di hadapannya
Rara langsung melototkan matanya karna batu kerikil yang ia tendang mengenai kepala seseorang
Frezan
Laki laki yang terkena batu kerikil yang di tendang Rara adalah Frezan.wajah datar nan dingin milik Frezan membuat nyalinya menjadi ciut.perasaan om Ken nggak punya wajah datar juga dingin !.Rara hanya membatin melihat tatapan dingin Frezan
Deg ..
Rara langsung Kicep saat matanya dan mata Frezan bertemu.Rara yakin jika jidat Frezan sudah memar karna batu kerikil yang ia tendang
"Batu kerikil membawa petaka"gumam Rara yang terdengar samar samar di telinga Elga
Rara langsung mengambil helm di belakang motor Elga."Yaudah Rara maafin kesalahan bang El!asal jangan di ulang lagi!ayok buruan nyalain motornya"Ucap Rara dengan buru buru memasang helmnya.
Elga menyeritkan alisnya karna melihat Rara buru buru menyuruhnya menyalakan motornya
Elgara langsung memberikan jaketnya kepada Rara untuk menutupi pahanya karna rok sekolah yang ia kenakan hanya sampai lututnya
Elga langsung menyalakan motornya untuk segera pulang ke rumahnya.
Huft
Rara bernafas legah saat ia telah sampai di rumah bunda Alvina.
Elga langsung membukakan helm yang di kenakan Rara ."Makasih bang El"Ucap Rara lalu masuk ke dalam rumahnya.
Setelah mencium punggung tangan Alvina,Rara langsung naik ke kamarnya.
Rara membuka pintu kamarnya, untuk Segera membaringkan tubuhnya,matanya menatap langit langit kamarnya yang berwana biru.Ia masih mengingat di mana ia menendang batu kerikil dan megenai Frezan
Ting...
Mata Rara langsung teralih ke nakas dekat kamarnya, handphonya berbunyi menandakan adanya pesan masuk.
Kak Tegar
"Besok ke sekolah pagi pagi lo Ra!gue mau kasi lo tugas saat gue berangkat olimpiade"
Rara mendengus kesal,jika Tegar akan pergi olimpiade itu berarti segala tugas osis di berikan padanya.Rara tidak mengetahui mengenai keorganisasian,yang ia tau hanya menghukum orang yang lambat juga bolos serta melakukan kesalahan
"Ini nih!punya handphone dua!nomor yang satu pake kerjain gue"Gumam Rara
Rara tau jika Handphone Tegar ada dua,satu untuk sekolahanya yang membahas masalah Sekolah,dan satunya lagi untuk di berikan orang orang terdekatnya,dan sialnya Rara hanya mengambil nomor Tegar yang khusus untuk membahas masalah keorganisasian dan nomor satunya ia tidak mengambilnya Sehingga ia tidak tau jika nomor di berikan Elga abangnya nomor pribadi Tegar.
"Kesel gue sama Bang Elga sama Kak Tegar!kompak banget sih ngerjain gue"Gerutunya sembari membuang boneka Doraemonnya ke lantai
Ceklek....
Rara melihat ke arah pintu kamarnya yang di buka oleh Alvina.Alvina menghampiri Rara yang sedang cemberut,ia tau Rara pasti punya masalah,meski masalahnya hanya masalah sepeleh namun tak urung Alvina akan tetap mempertanyakan agar anaknya tidak merasa kesepian,cukup dirinya saja yang kesepian,ia tidak mau jika kedua anaknya akan mengalami apa yang ia alami dulu Sehingga ia harus menikah muda
Alvina langsung mengusap rambut putrinya yang panjang "Cerita sama bunda!"Ucap Alvi Sembari mengusap rambut Rara
Rara menatap ke arah bundanya,lalu di peluknya Alvina begitu erat."Bang Elga nipu Rara lagi Bun"Ucap Rara di dalam pelukan Alvina
Alvina tersenyum,ia tau sifat kedua anaknya sangat bertolak belakang padahal mereka kembar."Rara suka sama Kak Nathan!waktu itu bang Elga sama Kak Rifal dapat hukuman dari Kak Tegar!Rara bebasin mereka karna kak Elga bilang kalau Rara bebasin mereka bang Elga Bakalan kasi nomor kak Nathan ke Rara "Ucap Rara melepaskan pelukannya dari Alvina"Tapi itu bukan nomor kak Nathan Bun!itu nomor kak Tegar"Sambungnya saat mengingat kejadian di mana ia berguling guling di kasur karna mendapatkan pujian dari Nathan yang sialnya itu adalah tegar.
Ia mengingat ia tersenyum sendiri seperti orang gila saat mendapatkan balasan chat,yang sialnya itu adalah Tegar.Ia tidak tau sejak kapan Tegar ikut ikutan hal semacam itu,Rara sudah kenal Sedari kecil dengan Tegar jadi ia tau sedikit tentang Tegar.
Alvina tertawa kecil mendengar ucapan dari anaknya "Rara"Panggil Alvi dengan suara lembut.Rara melihat ke arah bundanya"Yang Rara lakuiin itu salah!Rara kan ketua OSIS nggak baik adanya tukar menukar demi keuntungan pribadi"Nasehatnya kepada Rara
Rara hanya mengangguk mengiyakan ucapan Alvina."Demi nomor Nathan Rara rela Bun lepasin Elga sama Rifal dari hukuman"
Bukan Rara yang berbicara tetapi Elga, saking asiknya ngobrol mereka tidak menyadari jika ada Elga.
Dengan santainya Elga duduk di sofa kamar Rara sembari memakan cemilan di tanganya, sedangkan Alvina dan Rara duduk di atas ranjang Rara
"Dan pada akhirnya Nathan berbahagia dengan gadis yang ia cintai!yaitu Tasya"Ucap Elga dengan memasukan Snack ke dalam mulutnya
Alvina langsung menatap ke arah Rara!meminta penjelasan dengan apa yang di katakan Elga
Blak...
Snack di tangan Elga langsung terjatuh karna bantal yang di buang Rara mengenai Snack Elga.
"Kak Nathan sama Tasya jadian Bun"Ucap Rara menyelundupkan kepalanya di kakinya
Alvina mengangkat kepala Rara melihat ke arahnya"Di luar sana pasti ada yang suka sama anak bunda yang cantik ini"Ucap Alvina tersenyum ke arah Rara
Elga tersenyum miring mendengar ucapan Alvina "Nggak ada yang suka sama Rara Bun! sikapnya nggak dewasa! Sikapnya kalah jauh dari Tasya!makanya Nathan suka sama Tasya"Ucap Elga mengejek ke arah Rara
"Kamu juga El! emangnya kamu udah punya pacar ngejekin adik kamu"Ucap Alvina
Rara tersenyum bahagia dengan ucapan Alvina "Jadian sama Kayla aja!pasti kalian kalau udah nikah pasti berantem Mulu"ucap Rara kepada Elga
Langsung saja Elga memasang wajah dinginya Seperti Kevin lalu keluar dari kamar Rara meninggalkan kembaranya juga Alvi.
Rara dan Alvi hanya tertawa melihat kepergian Elga.Karna sedari kecil Kayla dan Elga tidak pernah akur,baik itu masalah mainan maupun hal kecil
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 195 Episodes
Comments
Qaisaa Nazarudin
Tasya juga baru klas X kan?? berarti cuman cinta monyet doang,belum tentu juga jodoh kan,masih mending kalo sampe lulus pacaran nya,kalo cuman 1 tahun atau kurang setahun gimana,,
2023-03-06
0
Alfa Riyansah
kok km bisa Thor bkin crita bgs gini
2022-11-30
0
Rapa Rasha
tetep semangat ya kak
2022-11-04
0