Bell berbunyi menandakan pelajaran kedua setelah pelajaran pak Marzuki telah usai
Bu Rika langsung masuk ke kelas IPS 1 untuk mengajar mata pelajaran bahasa Indonesia
"Assalamualaikum anak anak"
"Waalaikumussalam Bu"Jawab mereka serentak
Bu Rika mengedarkan pandangannya untuk menyuruh salah satu muridnya mengambil buku di perpustakaan.Dia ingin menyuruh Tasya tapi dia sedang mengerjakan sesuatu di bukunya
Pandangannya langsung terarah pada Rara yang sedang mengobrol dengan Valen
"Rara"Panggil Bu Rika
Seketika Rara dan Valen berhenti bergosip ria
"Kamu ambil buku di perpustakaan"Perintah Bu Rika kepada Rara
Rara langsung beranjak dari kursinya untuk segera ke perpustakaan
"Mau kemana kamu Valen"Ucap Bu Rika saat Valen ikut beranjak dari kursinya
"Mau ambil buku Bu di perpustakaan"Jawabnya
"Kamu nggak usah!sudah ada Rara yang akan mengambil buku"Ucap bu Rika kepada gadis blasteran indo Italia di depanya
"Rara cuman sendiri Bu!nanti dia di gombalin kakak kelas di perpustakaan"Jawab Valen agar bisa ikut dengan Rara ke perpustakan
Bu Rika menggelengkan kepalanya"Ibu sudah tau tentang tujuan kamu Valen!kamu ingin ikut ke perpustakaan agar bisa bertemu dengan Tegar kan"Ucap Bu Rika dia sudah tau jika Valen sangat suka kepada Tegar.
Pernah waktu Bu Rika menjaga perpustakaan dan dia mendengar Valen berpantun untuk Tegar membuat Bu Rika geleng geleng kepala melihat wali murid pak Marzuki
Valen langsung menggaruk tengkuknya yang tidak gatal karna apa yang di katakan oleh Bu Rika memang benar karna Tegar selalu ke perpustakaan.Dan Valen yakin jika Tegar saat ini berada di perpustakaan karna hari ini pelajaran pak Marzuki yang seminggu sekali mengajar anak XI IPS1 di perpustakaan
"Rara sekarang kamu ke perpustakaan ambil buku"Ucap Bu Rika "Dan kamu Valen"Tunjuk Bu Rika kepada Valen"Silahkan duduk di tempat kamu"Sambungnya lalu duduk di kursi guru
Dengan berat hati Valen langsung duduk di kursinya, seharusnya ini menjadi momen emas baginya namun Bu Rika menghalangi itu semua tau banget sih Bu Rika kalau gue mau ngapelin kak Tegar
Rara langsung melangkahkan kakinya menuju perpustakaan.
"Nyari buku apa kamu Ra"Ucap pak Marzuki saat melihat anak muridnya mencari buku di rak buku
sontak saja murid murid yang di ajar oleh pak Marzuki langsung terarah pada Rara.Setiap seminggu sekali pak Marzuki akan mengajar di perpustakaan untuk kelas XI IPS 1.
"Buku bahasa Indonesia pak"Jawab Rara kepada pak Marzuki lalu Rara melanjutkan pencariannya mencari buku bahasa Indonesia
"Kalau gitu anak wali bapak yang cantik ini undur diri"Ucapnya menyalami tangan pak Marzuki saat sudah mendapatkan buku yang dia cari.Pak Marzuki geleng geleng kepala.Empat sekawan ini mempunyai sifat yang berbeda beda batinnya
Rara keluar dari perpustakaan setelah dia mendapatkan buku yang di suruhkan untuknya
Mata pak Marzuki langsung menyipit saat melihat muridnya menatap punggung Rara
Nathan!
Yang menatap kepergian Rara adalah Nathan dengan tersenyum saat melihat punggung Rara semakin menjauh
"Nathan!ngapain kamu perhatiin anak wali saya"Ucap pak Marzuki kepada Nathan
Sontak saja Tegar langsung melihat ke arah Nathan yang memperhatikan kepergian Rara
Nathan tidak membalas perkataan pak Marzuki dia langsung melanjutkan catatannya yang sempat tertunda
......................
Ke-empat gadis cantik itu melenggang keluar dari kelas untuk segera ke kantin mengisi perutnya.
Valen langsung menunjuk kursi paling pojok untuk mereka berempat.Ternyata bukan hanya mereka saja
Frezan
Iya.Frezan juga duduk di kursi paling pojok kanan sendirian.Mereka tidak tau mengapa Frezan selalu sendiri.Apa mungkin karna Frezan orangnya menyeramkan sehingga tidak ada yang berani berteman dengannya?
mereka langsung duduk di kursinya masing masing sembari menunggu pesanan makanan mereka.
Tidak butuh waktu lama makanan mereka langsung datang
"Neng Rara kemana kembaranya?nggak ikut makan sama neng Rara?"Tanya pak Salim Kepada Rara setelah meletakkan bakso yang mereka pesan
Rara menggeleng"Lagi di roftop sama Kak Rifal"Jawab Rara sembari meminum jusnya
"Neng Rara sudah ceria lagi yah!nggak kayak kemarin-kemarin galau karena cinta"Ucap pak Salim dengan kekehan saat mengingat Elga dan Rara datang ke kantinya
Sontak saja ketiga sahabatnya menatap ke arahnya meminta penjelasan.Kayla yang sedang asik dengan buku nya langsung melihat ke arah Rara, sementara Valen yang memakai alat makeup-nya berhenti memoles Wajahnya karna ucapan pak Salim.Sedangkan Tasya hanya menyeritkan alisnya.Dia tidak tau jika Rara selama ini menyukai seseorang
Patah hati!
itulah di dalam fikiran sahabat Rara saat ini
"Lo patah hati sama siapa Ra?jadi selama ini lo diam diam suka sama cowok yah?"Tanya Valen menyipitkan matanya ke arah Rara sembari memasukkan alat make up-nya di kantong seragam sekolahnya
Diam!
Rara mengigit bibir bawahnya karna pak Salim mengatakan hal itu padanya sehingga ketiga sahabatnya menatapnya minta penjelasan.Pak Salim langsung pamit undur diri karna masih banyak murid yang belum dia bawakan pesanannya
"Siapa Ra?"Rara melihat ke arah Tasya yang berbicara padanya.
Rara tidak tau harus menggunakan nama siapa.Tidak mungkinkan dia menggunakan nama Tegar sementara dia tau jika Valen sahabatnya suka dengan Tegar
Hanya ada satu nama dalam fikiranya saat ini!
Frezan
Yah.Nama itu saja yang ada dalam fikiran Rara saat ini.Rara melihat ke arah Frezan yang sedang memakan makanannya tanpa menghiraukan apa yang terjadi di sampingnya
"Jawab dong Ra!"ucap Kayla menyudutkan Rara agar segera menjawabnya
"Gue suka sama kak Eza"Ucapnya
Hening!
Meraka masih mencernah perkataan Rara mengatakan jika dia suka dengan Frezan.
Frezan yang ingin memakan baksonya langsung terhenti mendengar perkataan Rara,namun dia masih memasang wajah datar
Bisa di katakan Frezan pintar mengekspresikan wajahnya tetap datar dalam keadaan apapun seperti sekarang ini.
"WHAT"Teriak Kayla masih tidak percaya dengan perkataan Rara saat ini dengan lancangnya dia mengatakan jika dirinya menyukai Frezan.Apa Rara tidak tau bagaimana Frezan itu.
Rara meremas ujung roknya di bawah meja yang ia tempati,hanya nama Frezan saja yang bisa dia gunakan saat ini.Tegar?Rara tidak bakalan pakai nama Tegar karna dia tau sahabatya menyukai Tegar.
Tasya masih tidak percaya dengan ucapan Rara.Karna Rara tidak pernah melihatkan rasa ketertarikannya kepada kakanya Frezan.
Deg ...
Pandangan mata Rara dan Frezan bertemu seakan akan mata Rara di kunci oleh mata Frezan agar tidak memalingkan wajahnya ke tempat lain.
Detak jantungnya berdetak lebih kencang
Itu yang Rara rasakan saat ini melihat pandangan mata Frezan yang sangat susah dia artikan.Rara tidak tau apakah Frezan marah atau tidak karna ucapanya karna wajah Frezan masih sama seperti tadi saat tidak terjadi sesuatu wajah DATAR
Rara meneguk salivanya saat melihat Frezan beranjak dari kursinya.Rara sangat takut kepada Frezan meski Frezan tidak pernah menggangu aktifitasnya
Rara tidak tau jika perkataannya akan menjeratnya dengan cinta yang akan membuatnya terbelenggu dalam ikatan cinta
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 195 Episodes
Comments
Qaisaa Nazarudin
Thor aku ingin baca kisah nya Frezan pribadi dong pleaseeeee🙏🏻🙏🏻🙏🏻
2023-03-06
0
Qaisaa Nazarudin
Waktu diruang rapat Osis Nathan juga gitu sikapnya ke Rara,Apa benar apa yg di katakan Kayla, kalo sebenarnya Nathan itu suka Rara bukan Tasya,Terus kenapa dia nembak Tasya🤫🤫🤫
2023-03-06
0
Alfa Riyansah
hihi.pintr bgt jaga persahabatan
2022-11-30
0