Elga melepaskan pelukannya dari Rara "Masih ada yang mau bang El tunjukin sama Rara"Ucap Elga kepada Rara
Rara mendongakkan kepalanya menatap Elga.Hal apa lagi yang akan di tunjukkan Elga kepadanya?
Elga langsung menggandeng tangan Rara setelah dia berdoa untuk Amanda.Elga dan Rara melewati pemakaman Amanda
Lagi dan lagi Rara hanya bisa membatin pemakaman siapa lagi ini?
"Ini pemakaman mama bunda "Ucap Elga"Nenek kita"Sambungnya
Deg....
Rara terdiam dengan ucapan Elga mengatakan jika pemakaman di hadapannya ini adalah mama dari bundanya Alvi.Rara membaca batu nisan bertuliskan"Hana Hanindita"
jika mama!bunda udah nggak ada terus mami Cezy itu bukan mama! bunda bukan anak kandung mami Cezy
Rara masih sibuk dengan pemikirannya, dia baru tau akan hal ini jika mami Cezy bukanlah orang tua kandung Alvina
"Bunda kita bukan anak kandung mami Cezy"Ucap Elga yang sudah tau apa yang ada dalam fikiran Rara saat ini "Tapi mami Cezy udah sayang sama bunda dengan tulus!saat mama dari bunda meninggal saat usia bunda 18 tahun"Sambungnya menatap pemakaman di hadapannya
"Tap-"ucapan Rara langsung terpotong oleh perkataan Elga
"Kita balik!"Ucap Elga karna melihat jam di pergelangan tanganya sudah pukul lima sore"Di rumah baru gue jelasin semuanya"Sambungnya dan di balas anggukan oleh Rara
Mereka berdua langsung meninggalkan pemakaman Manda dan juga bunda Hana yang sudah pergi beberapa tahun yang lalu
Elga langsung melajukan motornya untuk segera pulang.
Tidak butuh waktu lama motor trail miliknya langsung memasuki pekarangan rumah mewah milik kedua orangtuanya.
Rara dan Elga langsung melenggang masuk ke dalam rumah
"Mandi dulu Elra"Ucap Alvi tanpa mengalihkan pandangannya dari tv.Jika Alvi menyebut dengan sebutan Elra itu artinya mereka berdualah yang di suruh.
Rara dan Elga mengangguk mengiyakan ucapan dari Alvi lalu melanjutkan langkah kakinya untuk segera ke lantai dua yang di mana kamarnya berada di lantai dua
......................
Rara sedang tengkurap di kasurnya sembari bermain handphonya.Tiba tiba saja dia mengingat sesuatu.Dia langsung bangun dari tempat tidurnya untuk segera ke kamar Elgara
Angin kencang malam ini membuat Rara harus menutup terlebih dahulu jendela kamarnya sebelum melangkahkan kakinya menuju kamar Elga.Setelah mengunci jendela kamarnya dia langsung membuka pintu kamarnya untuk segera ke kamar Elga meminta penjelasan saat di tempat pemakaman umum tadi yang belum tuntas Elga jelaskan padanya
Ceklek...
Rara langsung membuka pintu kamar Elga.Elga langsung mengarahkan pandangannya ke pintu kamarnya yang di buka oleh Rara,Elga tersenyum simpul melihat penampilan Rara Seperti anak kecil dengan rambut acak acakan serta baju tidur gambar Doraemon membuat Elga bergedik ngeri
Elga langsung fokus kembali pada handphonya untuk melanjutkan gamenya di Handphonya.
"Bang El"Panggil Rara kepada Elga lalu duduk di dekat Elga.
Elga sedang bermain game online di Handphonya di bawah karpet sementara punggungnya dia sandarkan pada tepian ranjangnya
"Hmm"Balas Elga karna sedang bermain game di Handphonya
"Minta penjelasannya"Ucap Rara kepada Elga
Elga menyeritkan alisnya dengan apa yang di ucapkan oleh Rara,namun fikiranya langsung terarah pada kejadian di pemakaman menjanjikan Rara akan menjelaskan semuanya jika mereka sudah sampai di rumah
"Sekarang lo tidur Ra!entar bunda sama ayah liat lo begadang"Ucap Elga tanpa mengalihkan pandangannya dari handphonya
"Tap-"Ucapan Rara langsung terputus karna perkataan Elgara
"Besok gue jelasin! sekarang lo pergi tidur"Sambungnya
Rara langsung memutar bola matanya jengah mendengar penuturan dari Elgara
bukannya keluar Rara malah membaringkan badannya di kamar Elga.Dia langsung menarik selimut berwarna hitam milik Elgara
"Rara tidur di sini bang El!kangen Rara mau tidur sama kembaran Rara"ucapnya dengan kekehan lalu menutup wajahnya dengan selimut yang bau mint khas parfum yang Elgara sukai
Elga tidak menjawab ucapan Rara karna sedang asik bermain game.
Shit
Elga melempar handphonya karna telah kalah bermain game.Matanya melirik jam di dinding sudah pukul sebelas malam.Dia langsung masuk ke dalam kamar mandi untuk mencuci wajahnya dengan pembersih wajah dia tidak mau jika esok dia terlambat dan mendapatkan hukuman aneh dari Rara kembarannya
Setelah mencuci wajahnya Elga mengambil selimut di lemari karna selimutnya telah di kuasi oleh Rara
Cup
Elga mencium kening Rara "Gue mau suatu saat kembaran Abang ini mendapatkan laki laki seperti ayah!setia sama satu wanita!dan menyayangi dengan tulus seperti ayah menyangi bunda"Gumam Elga lalu membaringkan badannya di samping Rara
Rara membuka matanya lalu tersenyum mendengar ucapan dari Elga.Elga saja tidak tau jika Rara belum tertidur Rara juga berharap abang El akan nemuin wanita yang setia sama bang El! Seperti bunda setia sama ayah! Batinya lalu memejamkan matanya untuk segera tertidur
......................
Keributan di rumah Alvina dan Kevin pagi pagi seperti ini sudah terdengar
"Dasi Rara mana sih"Gerutunya mencari dasinya
Dia melirik jam di pergelangan tanganya sebentar lagi dia akan terlambat,dia tidak mau jika dia terlambat sebagai ketua OSIS bisa bisa kak Tegar bakalan marah sama gue Kalau gue lambat lagi
Tidak ada pilihan lagi Rara langsung membuka pintu kamarnya untuk segera turun dia belum mendapatkan dasinya namun dia langsung meninggalkan kamarnya karna sedikit lagi bell sekolahanya akan bunyi gara gara tidur sama bang El tidurnya ngorok banget sih!bikin gue nggak bisa tidur sampai lambat bangun kek gini
Rara membuka pintu kamarnya dan kebetulan juga Elga membuka pintu kamarnya."Buruan bang El"Ucap Rara lalu Menarik tangan Elga untuk segera turun ke bawah
"Elra sarapan dulu"Teriak Alvina kepada putra dan putrinya yang tidak sarapan ke sekolah
"Rara sama bang El udah lambat Bun!"Balasnya dengan teriakan pada Alvina "Entar sarapannya di sekolah"Sambungnya
Alvina memijit pelipisnya"Sudah bunda bilangin jangan tidur sama Elga!"Gumam Alvina.Dia sudah yakin jika lagi ini Rara tidur bersama dengan Elga sehingga membuatnya lambat bangun karna suara ngoroknya Elga sangat menggangu
Tidak butuh waktu lama Kevin duduk di meja makan untuk sarapan lengkap dengan jas putih yang melekat di tubuhnya"Anak anak mana"Ucap Kevin setelah mencium kening Alvina
"Udah berangkat sekolah"Jawab Alvina
Kevin melirik jam di pergelangan tanganya 10 menit lagi anaknya akan masuk
"Rara tidur sama El?"Tanya Kevin dan di balas anggukan oleh Alvina
Kevin hanya menggelengkan kepalanya.Apa Rara tidak kapok terlambat ke sekolah karna tidak bisa tidur karna gangguan suara Elgara yang sangat ribut
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 195 Episodes
Comments
Alfa Riyansah
ya.emang unik bin ajaib
2022-11-30
0
Rapa Rasha
seneng kak sama keluarga Al sama kevin anak nya sama dgn Al telat Mulu kalau sekolah, lanjut
2022-11-04
0
Sunshine
turunan alvina itu maahh "rara suka teelambat ke sekolah" tpi lebih mending alvina bukan ketua osis. lah ini?? Rara ketua osis aja terlambat parahh
2021-07-07
4