Di sinilah Rara hormat di tiang bendera menggantikan hukuman Asrifal dan juga Elga kembaranya.
"Kak Tegar udah belum nih!"Ucap Rara masih setia hormat kepada bendera merah putih di hadapannya "Kaki Rara pegal tau"Sambungnya
"Sepuluh menit lagi"jawab Tegar sembari melihat jam di pergelangan tanganya
"Tegar"panggil seorang gadis dengan rambut panjangnya serta senyuman melekat di wajah cantiknya
Gadis cantik yang bernama Adelia langsung menghampiri Tegar
"Kenapa?"Tanya Tegar masih fokus melihat ke arah Rara yang hormat di depan tiang bendera
"Entar siang lo ada waktu kosong?"Tanya Adelia kepada Tegar
"Gue sibuk!buat olimpiade Minggu depan"Jawab Tegar
Adelia atau sering di sapa dengan Sebutan Lia hanya mengangguk dengan ucapan Tegar
"Kalau gitu gue duluan"Ucap Lia dengan senyuman melekat di wajahnya dan di balas anggukan oleh Tegar
"Cie!di samperin gebetan"Ucap Rara.
"Lain kali jangan ngulangin kesalahan lo Ra!lo itu ketua osis!"Ucap Tegar tanpa berniat menjawab ucapan Rara tadi
"Ya maaf "Balas Rara dengan senyuman kikuk kepada Tegar.
Kring...
Bell pulang sekolah langsung berbunyi, semua murid murid SMA Garuda langsung memasukkan alat tulisnya kembali ke tas untuk segera pulang kerumahnya masing masing.
seperti sekarang ini Kayla mencari sesuatu di tasnya,namun tak kunjung ia temukan
"Masa hilang sih!"Gerutu Kayla masih mengobrak Abrik isi tasnya
"Ya ampun Kay!itu alat tulis kok pada jatuh"Ucap Tasya lalu mengambil buku dan juga pulpen Kayla yang jatuh di lantai
"Gue cari celana olahraga gue! perasaan gue simpan tuh celana di tas"Ucap Kayla menunjuk tasnya
"KAYLA"
Tasya dan Kayla langsung mengarahkan pandangannya ke asal suara
"Bisa kali Ra!nggak teriak teriak"Ucap Tasya.Untung saja di kelas hanya mereka bertiga
"Kalian cari celana olahraga kan"Ucap Rara dan di balas anggukan oleh Tasya dan juga Kayla
"Celana lo di tiang bendera!di jadi in kayak bendera"Ucap Rara
Sontak saja Kayla langsung beranjak dari kursinya dan segera keluar dari kelas untuk memastikan ucapan Rara
Kayla masih tidak percaya melihat celananya berada di tiang bendera berlambai lambai di terpa angin
"Elga mana?"Tanya Kayla saat melihat Rara dan Tasya membantunya untuk menuruni celananya
"Di parkiran nungguin gue"Jawab Rara
"Nih"Tasya langsung menyerahkan celana olahraga Kayla yang sudah berhasil ia turunkan
"Ini pasti kerjaan Elga "Ucap Kayla
Tasya dan Rara kompak mengedikkan bahunya kepada Kayla.
"Gue duluan yah!bang Elga udah nungguin gue"Pamit Rara dan di balas anggukan oleh Tasya karna Kayla sudah ke WC untuk mengganti rok sekolahnya menggunakan celana olahraga
Tasya masih setia menunggu saudranya.Ia mendudukkan bokongnya di kursi depan kelas saudaranya
"Tasya"
Tasya langsung melihat ke arah kirinya.Seseorang yang memanggil Tasya tersenyum ke arahnya.Tasya sudah tidak asing lagi bagi orang yang memanggilnya,salah satu most Wanted di SMA Garuda
"Iya kak"Ucap Tasya di sertai Dengan senyuman
Pria itu tertawa mendegerkan ucapan Tasya memanggilnya dengan sebutan kak.
"Lagi nungguin siapa?"Tanyanya
"Lagi nungguin Kak Frezan"Jawab Tasya
"Kalau kak Nathan lagi ngapain di sini! bukannya kelas kak Nathan di seblah yah"Ucap Tasya karna kelas Nathan berada di dekat perpustakaan.
"Gue nggak sengaja lewat sini,dan liat lo!jadi gue samperin"Jawab Nathan
Rara telah sampai di parkiran sekolah,ia sudah melihat saudara kembarnya sedang menunggu dirinya
"Lama banget sih lo Ra"Ucap Elga lalu memasang helm full facenya sembari memberikan jaketnya untuk kembaranya,karna mereka naik motor sedangkan rok sekolah yang di kenakan Rara pendek
"Ini semua salah bang El!siapa suruh gantung celana olahraga Kayla di tiang bendera"Balas Rara lalu memasang helm yang di berikan oleh Elga.
Elga tidak membalas ucapan Rara ia langsung melajukan motor trail nya
Tidak butuh waktu lama,Frezan langsung keluar dari kelasnya.Tasya bersyukur karna kali ini ia tidak mendengar kakaknya berbuat ulah di sekolah
"Gue duluan ya Sya"Ucap Nathan dan di balas anggukan oleh Tasya
Tasya dan Eza langsung berjalan ke parkiran.Eza langsung melajukan mobilnya keluar dari parkiran sekolah
......................
Kayla langsung mendudukkan bokongnya di sofa empuk di rumahnya,ia masih jengkel karena perbuatan Elga di sekolah tadi
"Kenapa Kay!"Tanya Ray saat melihat putri semata wayangnya yang memasang wajah yang tidak enak di pandang
"Gara Elga lagi"Tanya Sinta yang membawa secangkir kopi untuk Ray suaminya yang sedang membaca koran
"Kayla heran deh !om Kevin orangnya dingin,cool!nggak nakal! terus anak om Kevin si Elga jauh beda banget sama om Kevin"Ucap Kayla mengambil minuman yang di bawa oleh Sinta
"Papa juga heran! perasaan mama kamu nggak tomboy!kenapa anaknya jadi tomboy"Ucap Ray tanpa mengalihkan pandangannya dari koran yang ia baca
"Apaan sih pa"Ucap Kayla.Ia juga tidak tau mengapa ia menjadi gadis tomboy perasaan mamanya tidak memiliki gaya tomboy sedikit pun
Kayla langsung ke kamarnya yang berada di lantai dua.Setelah sampai di kamarnya ia langsung menghempaskan tubuhnya di ranjangnya
Elga langsung memarkirkan motor trail nya.
Dengan cepat Rara langsung masuk ke dalam rumahnya
"Assalamualaikum Bun"
Kevin dan Alvi langsung mengalihkan pandangannya ke asal suara,ia sudah melihat Rara dan Elga
"Waalaikumussalam"
Elga dan Rara langsung mencium punggung tangan Kevin dan juga Alvi
"Gimana sekolahnya hari ini Ra"Ucap Alvi merapikan rambut Rara
"Lancar kok Bun!coba bunda tanya bang Elga sekolahnya hari ini gimana"Sambungnya lalu pergi dari ruang tamu, meninggalkan bunda dan ayahnya serta saudara kembarnya
"Sekolahnya hari ini gimana El"Tanya Kevin dengan suara intimidasi untuk putranya
Alvi hanya menggelengkan kepalanya,ia sudah tau pasti Elga mengulanginya kesalahannya lagi di sekolah
"Seperti biasa! dapat hukuman dari Rara"Teriak Rara dari atas kamarnya lalu menutup pintu kamarnya,ia yakin Elga akan mendatangi dirinya jika ia sudah berbicara akan hal itu
Rara langsung melepaskan seragam sekolahnya.Senyum melekat di wajah Rara saat mengambil handphonenya, jari lentiknya mencari kontak yang di kirim oleh Elga tadi, nomor Nathan
"Bismillah Ra!kan malu kalau chatnya cuman di read"Gumamnya
Jari lentiknya mengetik untuk mengirim pesan kepada Nathan.
"Hay Kak Nathan !gue Rara kelas sepuluh IPS satu"
Rara langsung membuang handphonya di kasurnya saat melihat pesannya sudah terkirim
"Malu banget gue!kalau kan Nathan cuman read chat dari gue"
Ting...
Tegar yang sedang fokus membaca bukunya langsung beralih pada handphonya yang bunyi, menandakan adanya pesan.
Tegar menyeritkan alisnya saat melihat isi pesn yang ia terima,lalu matanya melihat profil wa yang mengirimkannya pesan
Senyum misterius terbit di bibir Tegar.Tegar tidak bodoh,ia yakin Rara kali ini dikerjain oleh Elga saat hukuman di berikan untuk Elga dan juga Rifal
"Gue kerjain lo Ra"Gumam Tegar lalu jarinya mengetik pesan
Tegar tertawa kecil saat membaca ulang pesan yang ia kirimkan untuk Rara, rasanya perutnya sangat geli saat membaca ulang pesan yang di kirim untuk Rara
Ting..
Rara langsung melihat handphonya...
"Gue udah kenal kok sama Lo!siapa sih yang nggak kenal Rara Anastasya!ketua OSIS SMA Garuda yang cantik dan manis"
Rara melototkan matanya saat membaca pesan dari Nathan yang sialnya itu nomor Tegar,Rara saja yang tidak tau jika Elga mengerjainya.Rara menggulingkan badannya di kasur mengigit bantalnya saat membaca pesan Nathan
Meski Rara heran saat melihat profil wa Nathan foto buku, sedangkan Nathan sangat suka bermain basket,namun itu tidak masalah bagi Rara
"Ya ampun!gue kira kak Nathan nggak bakalan balas chat gue"Ucap Rara masih dengan senyum melekat di wajahnya
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 195 Episodes
Comments
Qaisaa Nazarudin
Klas X?? kok udah jadi Ketos aja?? Bukannya Ketos itu harusnya klas X1 iya??🤫🤫Atau aku yg salah😬😬
2023-03-06
2
Alfa Riyansah
lucu gemesin critanya
2022-11-30
0
Rapa Rasha
seru seru kak lanjutkan
2022-11-04
0