Tiga tahun lalu, Ye Chen, pewaris tunggal klan misterius terkuat di Yanjing sekaligus penguasa Kuil Naga Langit (Tianlong Dian)—organisasi militer, finansial, dan medis paling ditakuti di dunia—diserang oleh pengkhianat internal hingga mengalami luka dalam yang melumpuhkan meridiannya. Dalam kondisi sekarat dan hilang ingatan sementara di pinggiran Kota Jiangcheng, ia diselamatkan oleh seorang gadis berhati lembut bernama Su Qingxue.
Demi membalas budi sekaligus memulihkan kekuatannya secara diam-diam sesuai petunjuk mendiang kakeknya, Ye Chen bersedia masuk ke Keluarga Su (keluarga kelas tiga di Jiangcheng) sebagai menantu numpang hidup. Selama tiga tahun pernikahan di atas kertas, Ye Chen menyembunyikan taringnya: ia memasak, mencuci pakaian, dan menerima segala hinaan dari ibu mertua yang matre, ipar yang sombong, serta kerabat Keluarga Su yang memandangnya tak lebih dari sampah.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Syahriandi Purba, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 10: Kehebohan di Rumah Sakit Pertama
Pukul delapan malam, lantai teratas Bangsal VIP Rumah Sakit Pertama Kota Jiangcheng dijaga begitu ketat hingga seekor lalat pun sulit menembus masuk.
Lebih dari tiga puluh pengawal berbadan tegap dari Keluarga Song berbaris di sepanjang koridor marmer. Di depan pintu ruang ICU nomor satu, kepala Keluarga Song saat ini—Song Zhentian, seorang pria paruh baya berwajah tegas yang menguasai separuh jalur pelayaran dan properti di Jiangcheng—tampak berjalan mondar-mandir dengan wajah penuh kecemasan.
Di sampingnya, berdiri direktur utama rumah sakit, para profesor spesialis bedah saraf dan jantung, serta kebetulan hadir pula Su Haoran dan kekasih barunya yang merupakan perawat kepala di bangsal VIP tersebut.
Tak lama kemudian, pintu ruang ICU terbuka. Seorang pria tua berjanggut putih panjang yang mengenakan jubah tradisional abu-abu melangkah keluar sambil menyeka keringat dingin di dahinya.
Dia adalah Gu Changsheng, sosok yang dijuluki Tabib Ilahi Jiangnan sekaligus wakil ketua Asosiasi Medis Provinsi!
"Tabib Gu! Bagaimana kondisi Ayah saya?!" Song Zhentian langsung maju menghampiri dengan suara bergetar.
Gu Changsheng menghela napas panjang dan menggelengkan kepalanya dengan wajah suram. "Tuan Song, maafkan kemampuan tua saya yang terbatas. Penyumbatan pembuluh darah di batang otak dan gagal jantung yang dialami Tuan Besar Song sudah mencapai titik akhir. Saya sudah menggunakan teknik Lima Jarum Pengikat Jiwa untuk menahan napas terakhirnya, tapi... beliau paling lama hanya bisa bertahan tiga puluh menit lagi. Sebaiknya keluarga segera menyiapkan pemakaman."
Deg!
Wajah Song Zhentian dan seluruh anggota Keluarga Song langsung memucat pasi!
Jika Kakek Song Tianming wafat malam ini, jaringan relasi militer dan politik yang menopang kejayaan Keluarga Song di Jiangcheng akan goyah, dan musuh-musuh bisnis mereka pasti akan langsung menerkam!
"Apakah... apakah benar-benar tidak ada harapan lagi di dunia ini, Tabib Gu?" tanya Song Zhentian dengan suara serak.
"Kecuali ada seseorang di dunia ini yang menguasai teknik legendaris yang sudah punah selama ratusan tahun, yaitu Jarum Sembilan Putaran Langit (Jiuzhuan Huanhun Zhen)," ucap Gu Changsheng penuh penyesalan. "Namun teknik itu hanya ada di dalam legenda kitab kuno. Jangankan di Kota Jiangcheng, bahkan di seluruh Provinsi Jiangnan pun tidak ada tabib yang menguasainya."
Tepat saat keputusasaan menyelimuti koridor VIP itu, pintu lift terbuka dan Qin Wan'er melangkah keluar dengan tergesa-gesa bersama seorang pemuda berkaus sederhana dan bercelana kain.
Pemuda itu tidak lain adalah Ye Chen, yang baru saja izin keluar rumah dengan alasan membuang sampah malam.
"Paman Song! Jangan menyerah dulu!" seru Qin Wan'er cepat. "Saya sudah membawa seorang ahli medis yang luar biasa! Beliau baru saja menyembuhkan penyakit bawaan Meridian Yin Beku saya siang tadi hanya dalam waktu satu menit!"
Mendengar itu, mata Gu Changsheng yang tadinya redup langsung terbelalak lebar!
"Apa?! Nona Qin, Anda bilang penyakit Meridian Yin Beku di tubuh Anda sudah sembuh?!" tanya Gu Changsheng setengah tak percaya. Ia langsung memperhatikan wajah Qin Wan'er yang kini tampak merona sehat tanpa ada lagi kabut biru dingin di keningnya. "Luar biasa! Siapa tabib dewa yang berhasil menyembuhkan penyakit yang bahkan membuat saya angkat tangan itu?! Cepat perkenalkan kepada saya!"
Namun ketika Qin Wan'er bergeser sedikit dan menunjuk ke arah Ye Chen dengan penuh rasa hormat, seluruh orang di koridor itu membeku.
"Beliau adalah Tuan Ye Chen!"
Hening sejenak, sebelum akhirnya sebuah suara tawa sinis memecah suasana!
"Hahaha! Siapa?! Ye Chen si menantu sampah yang menumpang makan di rumah paman keduaku?!"
Su Haoran, yang berdiri di dekat meja perawat dengan pipi yang masih agak bengkak akibat tamparan di hotel siang tadi, langsung menunjuk Ye Chen dengan mata melotot penuh dendam!
"Presiden Qin! Tuan Song! Jangan mau ditipu oleh bocah ini!" teriak Su Haoran dengan suara lantang. "Saya adalah kakak ipar sepupunya! Saya kenal betul siapa Ye Chen ini! Selama tiga tahun menikah dengan sepupu saya, dia tidak pernah kuliah kedokteran, tidak punya izin praktik, dan kerjaannya setiap hari di rumah hanyalah mencuci celana dalam dan memasak bubur! Bagaimana mungkin sampah seperti dia mengerti ilmu pengobatan?!"
Mendengar kesaksian Su Haoran, wajah Direktur Rumah Sakit dan Song Zhentian langsung berubah gelap dan penuh keraguan!
"Nona Qin, apakah Anda sedang mempermainkan Keluarga Song kami di saat kritis seperti ini?" tanya Song Zhentian dengan nada dingin yang menekan. "Ayah saya sedang berada di ambang kematian, bahkan Tabib Ilahi Gu Changsheng pun tidak sanggup menyelamatkannya. Dan Anda malah membawa seorang pemuda pengangguran berusia dua puluhan tanpa lisensi medis untuk menyentuh tubuh Ayah saya?!"
Gu Changsheng juga mengerutkan keningnya dalam-dalam, menatap Ye Chen dari ujung kepala hingga ujung kaki dengan tatapan kecewa. "Nona Qin, ilmu pengobatan tradisional membutuhkan puluhan tahun pengalaman untuk menguasai penyaluran Qi pada jarum. Pemuda ini bahkan belum genap berusia tiga puluh tahun. Jika dia menusukkan jarum sembarangan ke titik saraf Tuan Besar Song, itu sama saja dengan mempercepat kematiannya!"
"Tabib Gu! Paman Song! Saya berani mempertaruhkan seluruh saham Grup Shengshi dan nyawa saya sendiri bahwa kemampuan medis Tuan Ye jauh melampaui imajinasi kalian!" bela Qin Wan'er dengan tegas.
Su Haoran kembali mencibir sinis. "Tuan Song, kalau sampai sampah ini masuk ke ruang ICU dan membuat Tuan Besar Song meninggal di tempat, dia yang miskin ini tidak akan sanggup membayar ganti rugi satu sen pun! Sebaiknya panggil satpam dan lempar dia keluar dari rumah sakit sekarang juga!"
Ye Chen menatap Su Haoran sekilas dengan tatapan sedingin es, lalu menoleh ke arah Song Zhentian dan Gu Changsheng.
"Napas pasien di dalam sudah terputus di tiga meridian utama, dan detak jantungnya akan berhenti total dalam waktu kurang dari dua menit," ujar Ye Chen datar tanpa sedikit pun emosi di wajahnya. "Aku datang kemari hanya karena mengingat budi kecil rumah sakit Keluarga Song terhadap ayah mertuaku tiga tahun lalu. Jika kalian ingin menunggu sampai mesin EKG di dalam berbunyi panjang dan menyiapkan peti mati, aku bisa berbalik dan pulang sekarang juga."
Belum selesai kalimat Ye Chen terucap—
Tiiiiiit————!
Dari dalam ruang ICU nomor satu, terdengar bunyi alarm nyaring yang panjang dan mengerikan dari mesin monitor jantung!
Seorang dokter jaga berlari keluar dari pintu ICU dengan wajah pucat pasi: "Lapor Direktur! Lapor Tuan Song! Detak jantung Tuan Besar Song baru saja berhenti total! Garis EKG sudah lurus!"