NovelToon NovelToon
SELINGKUH DENGAN SUAMIKU SENDIRI

SELINGKUH DENGAN SUAMIKU SENDIRI

Status: sedang berlangsung
Genre:Crazy Rich/Konglomerat / CEO / Penyesalan Suami
Popularitas:1.5k
Nilai: 5
Nama Author: SariRani

Karena suami dari putrinya miskin, seorang ayah rela menjual putrinya kepada pria lain untuk membayar hutang judinya. Tapi ayah brengsek itu tidak tau jika pria yang membeli putrinya adalah putra menantunya sendiri. Semua rasa bersalah dari perbuatan ayahnya itu ia tanggung sendiri kepada sang suami. Tapi herannya, suaminya tidak marah saat mengetahui jika istrinya dijual dan dihamili oleh pria lain. Apakah Gina Penelope akan memaafkan sang suami karena telah mempermainkannya? Dan bagaimana kehidupan rumah tangga Gina dan suaminya setelah kejadian satu malam dengan pria lain? Baca novel ini dan dukung untuk jadi favorit ya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SariRani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

HUBUNGAN ANAK PERTAMA & KEDUA

Charles menatap tajam ke arah putranya yang sudah kembali.

"Apa benar kamu sudah menikah?" tanya pria berusia 60 tahunan itu.

Abraham mengangguk.

"Sejak kapan? Dan wanita seperti apa yang kau nikahi?" tanya Charles lagi.

"Setahun lalu. Siapa dia, aku belum bisa memberitahu daddy ataupun siapapun di keluarga ini" jawab Abraham sambil menahan perih di sudut bibir serta sensasi panas pipinya.

"Ck...kau menolak Bella Wanderson demi menikahi wanita gak jelas asal usulnya" ucap Charles.

"Bella memang cocok dengan Charlos, bukan denganku" balas Abraham.

Charles mengakui itu karena melihat kehidupan rumah tangga mantan calon menantunya itu bersama keponakannya cukup baik dikenal sebagai pasangan bisnis yang seirama.

"Tapi jika kamu 2 tahun lalu menerima pernikahan itu, mungkin keadaan mu akan lebih baik dari si Charlos itu. Lihat sekarang penampilanmu, sungguh tak terurus" ujar komisaris perusahaan Golden Alexander Group.

Abraham terkikih pelan.

"Tidak juga, bisa saja hidupku semakin amburadul jika bersama wanita liar seperti Bella. Daddy tau jika Bella terkenal main pria dan untung saja Charlos juga terkenal main wanita, jadi mereka sama sama pemain" sahutnya.

Charles mengeraskan rahang. Putranya ini selalu saja membantah apa yang ia katakan.

"Daddy capek banget mikirin kamu, Abraham. Tapi daddy juga tau kesalahan dalam mendidikmu itu juga karena daddy memanjakanmu" ujarnya.

"Hahhaa, daddy memanjakanku? Sepertinya daddy salah ingat. Yang daddy manjakan adalah Kate, putri kesayangan daddy. Mana ada ceritanya aku dimanja sama daddy" bantah Abraham.

"Selalu saja perkataan daddy berhasil kamu bantah. Mungkin kita terlalu mirip sampai memiliki hubungan tolak belakang seperti ini" balas Charles.

"Maybe" ucap Abraham.

Charles menghela nafas panjang lalu bersandar di kursinya.

"Daddy sudah tau jika kamu berhasil membuat bisnis mu sendiri bersama 2 sahabatmu di cafe tadi. Wonderland IT itu punya mu kan?" pancingnya.

Abraham melipat kedua tangannya di dada. Ia sadar jika tidak bisa terlalu lama lepas dari cengkraman sang ayah.

"Hmmm, akhirnya daddy tau kemampuanku" sahut Abraham.

"Mangkanya, tidak heran jika kamu berani melepaskan semua fasilitas keluarga Alexander saat keluar dari rumah ini" ujar Charles.

"Aku tidak sebodoh ataupun selemah yang, daddy kira. Aku bisa menjalankan hidupku sendiri tanpa bantuan keluarga Alexander" balas Abraham.

Charles tertawa sinis.

"Hahahhaa...kamu bisa hidup tanpa bantuan keluarga Alexander? Bercanda saja. Tidak mungkin kamu bisa lepas dari keluarga ini karena darahmu mengalir darahku sampai matipun" ujarnya.

"Ya kalau soal darah, aku pun tidak bisa memilih darah orang lain yang mengalir ditubuh ku, Daddy" balas Abraham.

Charles terdiam.

Putra keduanya ini memang tidak bisa dilawan. Charles merasa seperti melawan dirinya sendiri.

"Oke..daddy mengakui kehebatanmu. Wonderland IT sudah sangat berkembang dan memiliki kualitas proyek yang bagus" puji Charles pada akhirnya.

"Tapi bukan berarti kamu bisa kabur selamanya dari rumah ini. Kembalilah" lanjutnya.

"Aku sudah menikah dan aku tidak akan kembali kesini jika istriku tidak ikut" balas Abraham.

"Kamu benar benar memilih istrimu daripada keluargamu sendiri hah?" tantang Charles.

"Istriku juga keluargaku, Dad" sahut sang putra.

Charles lagi lagi kikuk dengan jawaban Abraham.

"Katakan siapa dia? Apa profesinya? Bagaimana keluarganya serta latar belakangnya?" tanyanya.

"Aku belum bisa menjawabnya sekarang" jawab Abraham lalu tiba tiba ia berdiri.

"Tapi aku ingin meminta izin kepada daddy untuk melepaskanku kembali dari sini. Aku akan pulang jika nantinya istriku lolos ujian dariku" lanjutnya.

"Ujian? Apa maksudmu? Kamu mempermainkan pernikahan hanya untuk menjadi ujian dari mu? Benar benar gak jelas kamu ya" ucap Charles.

"Ujian ini penting untukku dan memastikan bahwa dia tidak gila harta atau gila jabatan karena menikahiku. Aku ingin menikah murni karena cinta bukan bisnis seperti yang daddy rencanakan untukku sebelumnya. Cukup Kak Abram saja yang Daddy tumbalkan sebagai bisnis" balas Abraham menohok.

Charles tak terima dan hendak menampar putra keduanya lagi tapi ia urungkan karena pintu kantornya terbuka.

"Abraham, kamu pulang" sapa seorang pria yang lumayan mirip dengannya tapi lebih rapi dan tampan dengan jasnya.

"Kakak" panggil Abraham.

"Kamu kesini, Abram" sahut Charles.

"Mommy meneleponku memberitaukan bahwa Abraham sudah pulang, jadi tidak ada alasan untuk tidak menemui adikku" ucap pria berjas itu yang ternyata putra pertama dari Charles Alexander dan Lily Liana Jackson.

Abraham tersenyum pada kakaknya. Meskipun dari kecil selalu dibandingkan dan diadu oleh daddynya, tapi dia sadar jika Abram memang pria hebat sekaligus kakak yang memotivasinya.

"Dad, aku ingin berbicara dengan Abraham , 4 mata" ucap Abram.

"Ya, pergilah" sahut Charles.

Abraham tersenyum kecut karena nada bicara Charles kepada kakaknya selalu saja terdengar berbeda.

Abram memberi kode kepada Abraham untuk keluar ruangan kerja ayah mereka.

Abram mengajak sang adik ke kamarnya.

"Sudah 2 tahun kamu pergi tanpa kabar, Abraham" ucapnya ketika mereka sudah berduaan.

"Hmm iya kak. Aku mencari jalan hidupku sendiri" balas Abraham.

"Ya meskipun begitu, kamu mengabari keluarga disini. Bisa sama kakak, ibu, atau Kate jika kamu tidak ingin memberi kabar daddy" ujar Abram terdengar bijaksana.

"Hahahhaa, kakak terlalu sempurna untuk mendengar ceritaku yang selalu penuh drama" sahut Abraham.

Abram tersenyum tipis.

"Tapi asal kamu tau, selama 2 tahun ini, kakak sudah tau apa yang kamu lakukan. Menjadi supir di firma milik keluarga Luke Jackson, lalu menikahi pegawainya disana dan sekarang sepertinya kamu akan segera menjadi ayah" ungkapnya.

Deg!

Abraham langsung memberikan ekspresi dingin dan menahan rasa keterkejutannya.

"Kakak menyelidiki ku selama ini?" tanyanya sambil mengerutkan kening.

Abram melipat kedua tangannya didada.

"Bukan menyelidiki, tapi mengawasi. Kamu adalah adik laki laki ku satu satunya. Aku tau usahamu apa sampai membuatmu tidak bergeming ketika dicabut semua fasilitas dari keluarga Alexander. Selama ini, aku tidak pernah membiarkanmu sendiri, Abraham" jelasnya.

Abraham benar benar tidak tau jika kakaknya bisa berbuat sejauh ini.

"Tapi kakak sepertinya tidak menceritakan apapun kepada daddy mommy kakek dari awal?" tanyanya lagi.

"Ya memang apa yang kulakukan untukmu tidak untuk diceritakan kepada siapapun. Istriku saja tidak tau aku mengawasi mu selama ini" balas Abram.

"Jadi untuk apa kakak melakukannya? Apa kakak takut jika aku menjadi perusuh diluaran sana dan semakin mempermalukan keluarga?" tanya Abraham kembali.

"Tidak. Bukan itu alasannya. Kamu menjadi perusuh pun itu untukmu sendiri, masa depanmu hancur karena perilakumu sendiri. Kakak tidak bisa ikut campur atas pilihan hidupmu" jawab Abram.

"Lalu untuk apa?" tanya sang adik yang penasaran.

Abram berdiri dan menepuk pundak Abraham.

"Ya karena aku menyayangimu sebagai adikku. Aku hanya menjagamu semampuku dan mengetahui kabarmu dimanapun kapanpun tanpa menunggu panggilan atau pesan darimu. Coba sekarang ingatlah kapan kamu terakhir kali menghubungiku?" tanya balik Abram.

Abraham terdiam karena ia teringat sudah 2 tahun lalu ia memutus semua koneksi dengan keluarganya.

1
Yesi Yesi
ah suka ma cerita nya♥️♥️
lanjut thor
SariRani: Terima kasih banyaaaaak mbak yesi 🥹 agak pesimis karena dikit banget yg suka
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!