NovelToon NovelToon
The Hidden Truth

The Hidden Truth

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam
Popularitas:871
Nilai: 5
Nama Author: Nona Jmn

Di balik hilangnya seorang gadis, tersimpan rahasia yang selama ini disembunyikan. Seorang ibu bertekad mengungkapnya, meski harus melawan kekuasaan yang selama ini tak tersentuh.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nona Jmn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Amarah seorang Ibu

"Semalam hujan sangat deras, darah itu sudah pasti digantikan oleh genangan air."

Clarisa tak menggubris Arya, ia terus berjalan menuju tempat dimana ia dan Lyn bertengkar.

Sesampainya di tempat, benar kata Arya—darah itu sudah menjadi genangan biasa. Tubuh Lyn sudah tak ada di sana.

"Om Rama telah melakukan tugasnya dengan baik, baby," ucap Arya sambil merangkul Clarisa. "Belum juga ada laporan tentang siswa yang hilang, kan?"

Clarisa menatap tempat dimana tubuh Lyn tergeletak semalam, dengan wajah datar.

"Kenapa, baby?" tanya Arya, menyadari keheningan Clarisa. "Kamu nggak perlu khawatir lagi. Semua sudah beres."

"Kamu yakin Om Rama sudah melakukannya dengan baik?" ucap Clarisa ingin memastikan.

Arya mengangguk mantap. "Iya, baby. Tubuh Lyn akan dihanyutkan ke laut yang jauh dari kota," jawab Arya dengan santai.

"Laut?"

"Iya, laut," Arya mengangguk santai. "Nggak akan ada yang nemuin dia lagi. Om Rama sudah biasa ngurus hal kayak gini."

Clarisa terdiam sejenak, lalu perlahan seulas senyum tipis muncul di wajahnya.

"Bagus," gumamnya, nada suaranya kini terdengar puas. "Akhirnya, gembel itu nggak akan pernah ganggu hidup aku lagi."

Arya mengeratkan rangkulannya. "So, nggak usah dipikirkan lagi."

Clarisa mengangguk, lalu kembali menatap genangan air itu untuk terakhir kalinya, sebelum mengangkat wajahnya dengan angkuh.

"Ayo pergi."

"Ini punya kamu?"

Suara itu membuat langkah Clarisa dan Arya terhenti. Mereka berdua menoleh perlahan. Seorang wanita yang tak asing bagi Clarisa menatapnya dengan wajah datar, menyodorkan jepitan rambut ke arah Clarisa.

Wajah Clarisa menegang.

Elea melangkah maju, tatapannya dingin dan tajam. "Ini punya kamu, kan?"

Clarisa meneguk ludahnya dengan kasar, ia mundur perlahan.

Arya maju menatap Elea dengan tatapan angkuh.

"Iya, ini milik Clarisa. Kenapa ada di lo, hah?" tanyanya dengan tidak sopan, lalu merebut jepitan rambut dengan kasar.

Elea menatap datar Arya. "Di mana putriku berada?" desisnya.

"Mana gue tahu, gue nggak tahu siapa putri lo," jawab Arya acuh.

Elea beralih menatap Clarisa, lalu berkata dengan dingin. "Putriku, Evelyn Rosa Walker, kamu tahu, kan?"

Clarisa tak menjawab.

Arya menepuk bahu Elea dengan kasar. "Hei, wanita tua. Jangan tatap cewek gue kayak gitu."

Elea tak mempedulikan Arya, ia terus melangkah menghampiri Clarisa. "Kamu tahu, kan, dimana dia berada?"

Arya mendesah kasar.

"Hai wanita tua, lebih baik kamu pergi sekarang!"

Elea tak menjawab, ia terus menghampiri Clarisa.

"Hei! Pergi sebelum gue, murka!"

Elea masih tidak peduli dengan Arya, membuat Arya geram.

"Sialan!"

Arya menonjok Elea, tapi Elea memeringkan kepalanya, membuat Arya hanya memukul angin saja.

"Clarisa... di mana Lyn berada, Nak? Tante yakin, kamu pasti tahu, kan?" ucap Elea dengan lembut.

Clarisa menggeleng kasar. "Tidak, aku tidak tahu Lyn ada di mana..." teriak Clarisa.

Arya yang merasa geram menghampiri Elea, siap memukulnya. Namun, Elea lebih dulu memutar tubuhnya, membuat Arya kehilangan keseimbangan dan terjatuh di depan Clarisa.

"Brengsek!"

Arya kembali berdiri, menatap tajam ke arah Elea. Ia melangkah maju, siap memberi pelajaran pada wanita di hadapannya. Namun, saat tinjunya melayang ke arah kepala Elea, wanita itu lebih dulu menangkap tangannya, lalu meremasnya erat—membuat wajah Arya memerah menahan sakit.

Bugh! Elea menendangan perut Arya dengan keras, membuatnya tersungkur.

Tak berhenti di situ, ia kembali melayangkan tinju ke wajah Arya.

Bugh! Bugh!

"Uhuk!" Arya terbatuk hebat, darah mengalir dari sudut bibirnya.

"Sialan!" desisnya, mencoba bangkit meski tubuhnya limbung.

Elea tak memberinya kesempatan. Ia mencengkeram kerah baju Arya, menarik hingga wajah mereka sejajar.

"Saya hanya ingin tahu di mana putri saya," ucap Elea, suaranya bergetar menahan amarah yang selama ini terpendam.

Arya hanya menyeringai menahan sakit, tak menjawab.

Bugh!

Sebuah pukulan lagi mendarat di wajahnya.

"DI MANA LYN?!"

Di sisi lain, Clarisa terkejut dengan perubahan wajah ibu Lyn.

"Siapa dia? Bukannya dia hanya orang biasa?" gumam Clarisa, lalu perlahan meninggalkan tempat dan tak mempedulikan Arya. Ia hanya tak ingin berurusan dengan Ibu Lyn.

Elea menatap dingin Arya. "Saya ulangi sekali lagi pertanyaan saya," desisnya. "Dimana Lyn berada?"

"D-dia sudah meninggal..."jawab Arya dengan suara bergetar, tak berani menatap Elea.

Deg!

Dunia Elea seketika runtuh.

Tangannya yang mencengkeram kerah baju Arya seketika lemas, terlepas begitu saja. Tubuh Arya jatuh kasar ke tanah.

Elea mundur perlahan, kepalanya menggeleng tak percaya, matanya kosong menatap kejauhan.

"Tidak... tidak mungkin..." bisiknya, suaranya nyaris tak terdengar. "Lyn nggak akan ninggalin aku..."

Air mata mulai membanjiri wajahnya, namun tak lama, kesedihan itu berubah menjadi amarah yang meletup tanpa sisa.

"BOHONG!"

Elea kembali menerjang Arya, kali ini tanpa kendali. Tinjunya mendarat bertubi-tubi, tak peduli lagi pada rasa sakit dan akal sehatnya.

Bugh! Bugh!

Ia mencengkeram kerah baju Arya kasar, memaksanya mendongak.

"DI MANA SEKARANG PUTRIKU BERADA?" teriaknya histeris.

1
Anne Rukpaida
smngat lyn 💪
Nona Jmn: Terima kasih
total 1 replies
Anne Rukpaida
akhirnya lyn ketemu juga 😇
Nona Jmn: Akhirnya🫰😁...
Ikutin terus yah... masih ada plot twist kebelakangnya🤭
total 1 replies
Anne Rukpaida
critanya luar biasa keren 😎
Nona Jmn: Terima kasih🫰🫰
total 1 replies
Anne Rukpaida
smangat ka, jadi smkin penasaran ma jln ceritanya asal muasal ortunya Lyn bisa punya keahlian bela diri gitu🔥
Nona Jmn: Sabar yah🤭🤭😁😁
total 1 replies
Anne Rukpaida
ceritanya bkin deg²n 🔥 smangat ka
Nona Jmn: Terima kasih kak😊😊🤭🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!