NovelToon NovelToon
Jangan Pisahkan Aku Dan Anakku

Jangan Pisahkan Aku Dan Anakku

Status: tamat
Genre:Cerai / Romansa / Tamat
Popularitas:1.3M
Nilai: 4.8
Nama Author: orang jelek

SUDAH SELESAI DI REVISI!!


Dan ada perubahan alur nya. Jika tidak keberatan mohon baca ulang, tidak juga tidak apa apa si hee



Namaku Maya, Aku adalah seorang pembantu dari keluarga Rian mahesa wiratmaja. Aku terpkasa menikah dengan seseorang yang tidak menginginkan ku, setiap hari aku menjalani kehidupan dengan kesedihan serta air mata.

Ya di rumah mewah nan megah ini lah aku meratapi nasib ku. nasib yang membuat ku harus bertahan hidup demi mempertahkan nasib bayi yang aku kandung. Mas Rian dia suamiku yang sama sekali tak pernah menganggap ku ada, Aku hanya bisa berdo'a setiap hari kepada Allah. agar Allah memberikan hidayah kepada mas Rian, agar dia bisa menerimaku sebagay istrinya..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon orang jelek, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 9

Hari demi heri seiringnya waktu berjalan tak terasa Raniah telah berumur 3 bulan.Raniah tumbuh dengan cepat badanya yang montok pipi nya gembil mata nya yang bulat serta bulu mata lentik alis juga sudah tumbuh membentuk dan terlihat hampir nyambung..

Maya berniat hari ini ingin membawa Raniah berjiarah ke makam Mertuanya ia ingin mengenalkan cucu nya kepada almarhum Ayah Mertuanya sekaligus mengenalkan kepada Pak Iman penjaga makam.

"Bik.. Bik.." panggil Maya kepada Bibik, tak lama Bibik datang.

"Iya. Nyonya, ada yang bisa Saya bantu? "

"Bik. Maya mau berjiarah ke makam Ayah, apa Bibik mau ikut? " ajaknya

"Tapi Nyah?" Bibik aga ragu.

"Tapi?. kenapa bik!"

" Apa Nyonya sudah bilang Tuan? "

"Nanti Saya akan bilang Bik."

"Ya sudah, kalo begitu Bibik siap siap dulu ya."

Maya membalas dengan senyuman sembari menunggu Bibik bersiap. Maya mengirimi pesan kepada Rian,pesan pun terkirim tapi tak ada balasan dari Rian.

"Nyonya, Saya sudah siap."

"Yasudah ayok Bik,"

Mereka pun berangkat menuju ke pemakaman orang Tua Rian. Dengan di antar pak Asep

sepanjang perjalanan Raniah tertidur di gendongan Maya dan Maya melihat Raniah dan berkata... "Sayang anak ibu, sebentar lagi kita akan sampai di rumah Kake, Ibu mau mengelankan kamu sama Kake dan Pak Iman pasti mereka senang" gumam Maya .

Bibik hanya melihat dan tersenyum kepada Ibu dan anak itu.

Setelah menempuh perjalanan lumayan jauh akhirnya mobil memasuki makam dan mencari tempat parkir. Tak lama mobil menepi dan berhenti dari kejauhan Pak Iman tersenyum melihat Maya datang dan menyambut nya.

"Assalamualaikum " ucap Maya.

"Wa'alaikumsalam" jawab Pak Iman,

mereka pun saling bersalaman.

"Gimana kabarnya Pap,

sudah lama ya kita baru bertemu lagi.Lihat Pak ini anak Maya" Maya memeperkenalkan anaknya.

"Alhamdulillah, Neng sehat. Aduh lucu sekali Neng anaknya, siapa namanya? "

"Namanya, Raniah Mahesa Wiratmaja, Pak. "

"Cantik sekali seperti orangnya. Neng mau jiarah, kalau begitu ayok saya antar"

Maya, Bibik. Mang Asep, mengikuti Pak Iman dari belakang mereka pun bejalan melewati makam yang sudah banyak rumput liar. Ada juga yang sudah berantakan karna tak ada yang mengurus, mungkin saja dari pihak keluraga tidak ada yang menengok, di pemakaman lumaya cukup ramai banyak dari sebagian yang jiarah ada juga yang sedang membersihkan makam keluraganya. Mereka pun sampai di makam tersebut.

Maya, dan yang lain duduk di karpet karna Bibik membawa dari rumah,,

"Assalamualaikum. Ayah, Maya datang lagi kali ini Maya membawa cucu Ayah, apa Ayah bahagia melihat cucu Ayah! dia cantik kan Ayah, Ayah.. " Maya berlinang air mata," Semoga Ayah tenang di sana ya, kami akan selalu mendo'akan Ayah dan selalu datang mengunjungi Ayah," batin Maya.

Pak Iman pun selesai membaca kan do'a dan mereka pun berdiri lalu meninggal kan makam tersebut.Raniah tidak rewel ia masih terlelap dalam tidurnya bahkan sampai rumah pun ia masih terlelap dalam gendongan Ibunya,

--

--

🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸

"Nyonya,seperti nya.Tuan sudah pulang?

Apa benar Nyonya sudah memberitahukan kepada Tuan" tanya Bibik takut - takut.

"Sudah ko Bik." jawab Maya tersenyum padahal jantungnya sudah berdetak tak karuan tapi dia berusaha terlihat tenang.

Mereka pun segera turun dan memasuki rumah. Saat mereka masuk tiba- tiba mereka di kejutkan dengan suara Rian yang menggema di ruang tamu.

"Dari mana saja kalian!" tanya Rian dengan suara yang penuh penekanan dan mata yang tajam. Bibik menundukan kepalanya, sementara Maya ia menatap balik Rian

"Maya kan sudah izin Mas, Maya sudah mengirimkan pesan kepada Mas Rian!"

"Berani sekali, Kamu! membawa putriku ke makam si tua bangka itu" ia langsung meraih Raniah dalam gendongan Maya hingga membuat Raniah menggeliat tapi tidak bangun.

"Memang nya kenapa Mas? apa salah nya jika Maya mengenalkan Raniah kepada Kakenya?!"

"Berani sekali kamu rupanya" ucap Rian dengan memasang wajah penuh amarah.

"PERGI" kata Rian kepada Maya penuh penekanan, "Jangan pernah kembali ke rumah ini lagi atau aku akan memaksa dan menendangmu keluar." ucap Rian dengan suara penuh kemarahan, Rian memberikan Raniah kepada Bibik dan menyuruh nya untuk membawa Raniah ke kamar.

Maya hanya menunduk jantung nya berdebar tubuhnya gemetar sembari menggelengkan kepalanya, air matanya sudah tak bisa ia tahan keluar begitu saja sesekali ia terisak.

Setelah kepergian Bibik.Tiba - tiba seseorang Perempuan datang menghampiri mereka berdua membuat Maya menoleh kepada perempuan tersebut perempuan itu tersenyum ke arah Rian dan Maya.

"Hallo, kenalkan saya Siska" ucap Siska mengenalkan diri kepada Maya, Maya menghiraukan uluran tangan Siska ia menatap ke arah Rian.

"Mas, siapa dia?" tapi Rian diam."Jawab Mas!"untuk kali ini Maya beranikan diri meneriaki Rian.

"Dia yang akan menjadi Ibu sambung Raniah" Maya hanya menutup mulutnya tak percaya ia menangis sejadi jadinya,,

"Kenapa Mas tega, sama Maya. Maya tidak mau Mas bila harus berpisah dengan Raniah" ucap Maya dengan isak tangisnya,

Sebenar nya Siska merasa kasihan kepada Maya. Hingga ia melihat ke arah Rian dengan tatapan tajam nya, tapi Rian menghiraukan tatapan Siska.

"Tunggu apa lagi, ayo cepat pergi dan keluar dari rumah ini! Satpam...!!" teriak Rian kencang Satpam pun datang, "Bawa wanita ini keluar" perintah Rian.

"Baik tuan"

Saat pak satpam hendak memegang Maya. Maya menolaknya dan meronta.

"Saya bisa sendiri pak," ucap Maya dan pak satpam pun menajuh dari Maya,

"Mas, Maya mohon jangan pisahkan Maya dengan Raniah, Mas" ucap Maya memohon air mata mengalir deras. "Raniah masih membutuhkan 'asi' mas. Maya mohon" sembari menelungkupkan kedua tangan nya,

"Pak satpam!!" teriak Rian.

"Baik Tuan." seolah mengerti perintah Tuannya ia menyeret Maya tapi Maya meronta minta di lepaskan, pak satpam pun melepaskan cengkramanya.

Maya kembali ke arah Rian dan Siska ia memohon sebelum pergi ia ingin memeluk Raniah untuk terakhir kali..

"Baik Mas, Maya akan pergi, tapi sebelum Maya pergi! Izin kan Maya menemui Raniah dan memeluknya untuk yang terakhir kali Mas." pinta Maya.

Rian diam tak menjawab.

"Maya anggap diam nya Mas, berarti menyetujuinya Mas" Maya pun berjalan menuju kamar Raniah. Maya sampai di depan kamar Raniah dan ia hanya berdiam diri tangisnya pecah seketika. Ia membuka pintu tersebut ia melihat Bibik yang sedang menangis karna Bibik juga mendengarkan percakapan kedua majikanya.

Maya dan Bibik berpelukan mereka menagis tersendu. Maya melihat Raniah yang tertidur pulas ia mendekati Raniah di keranjang box bayi, mengangkat Raniah memeluk dan mencium Raniah enggan meninggalkan anaknya apa lagi berpisah tak kuasa ia terus menangis sesegukan dan terus mencium bayinya, ia meletakan kembali dalam keranjang.

"OK GUYS BESOK KITA LANJUT LAGI YA"

jujur nyesek sebenarnya 😭😭 jika kalian ada di posisi Maya apa yang akan kalian lakukan.??

1
Nurjana Bakir
kebur aja sebekun kahirin
Nofi Aldi
ceritanya banyak ngolor ngidulnya.bikin yg ringkas donk.
Nofi Aldi
jgn bentar bentar putus kasi yg panjang donk ceritanya thor
Nofi Aldi
hoooh tenaaan
Nofi Aldi
jangan macam macam thor
Nofi Aldi
hoo oh tenaaaan
Nofi Aldi
lanjutlanjutin donk
Nofi Aldi
lanjut
Nofi Aldi
sialan Lo thor
Nofi Aldi
teruskan
Nofi Aldi
akting nya keterlaluan
Nofi Aldi
lanjut coy
Nofi Aldi
kembalilah maya
Nofi Aldi
ngawur ceritanya
Nofi Aldi
baru dua baris baca
Nofi Aldi
diancuk
Nofi Aldi
brensek
Nofi Aldi
cerita kacau
Nofi Aldi
balas dendam
Nofi Aldi
e e e kunyuk baru baca sedikit tau dah habis aja
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!