NovelToon NovelToon
Flower On The River

Flower On The River

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:1.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: Ayzani01

Ruziana Whiel adalah seorang gadis yang berasal dari desa gimmelwald di swiss, dia datang ke kota Pittsburgh di Pennsylvania yang mana bibinya bekerja di sana, ruzyana membantu bibinya yang baru saja sembuh dari penyakitnya, bibinya bekerja pada
keluarga besar Collagher, karena penyakit bibinya, ruzyana yang akan membantu sebagian pekerjaan bibinya di kediaman Collagher.

Terdengar sungai mengalir, mata yang bening itu layaknya air sungai, indah mata hazel itu sedang panik memandang kain yang di bawa oleh arus sungai.
Seseorang memandangnya dari kejauhan dengan tatapan Penasaran, panas dan ingin tahu.

Flower On the River 2

Alyna Adams adalah seorang gadis cantik berusia 17 tahun yang tinggal di desa Gimmelwald di Swiss, dia merupakan putri dari Ruzy Chandelier dan Nick Adams. Gadis itu ingin segera keluar dari suasana sepi di pegunungan Gimmelwald, dia ingin mencari kedua saudaranya yang berada di Pithssburg pennsylavenia, akankah Alyna bertemu dengan Kakaknya bernama William Collagher dan Audrey Collagher?

Bijak dalam membaca, bukan untuk di bawah umur yaaaaa ! Jgn lupa ya tmn2 readers 😆 like vote and comentnya supaya authornya lebih semangat nulisnya💕🙏

Warning !!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayzani01, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jangan menghindariku

Sudah tiga hari aku mencoba sembunyi darinya, ketika pria itu ada di kebun aku tidak akan lewat sama sekali, biarpun bibi Emy menyuruhku mengambil sesuatu di gudang aku berusaha keras mencari berbagai alasan agar aku tidak melewati kediaman Collagher saat mereka bersantai.

Hari ini aku mengupas kentang dan wortel sebanyak-banyaknya agar tidak ada seorangpun yang menyuruhku melakukan pekerjaan lainnya.

"Ruzy, tanganmu tidak apa-apa, kau tidak letih? bukankah sebaskom penuh kentang telah kau kupas, dan sekarang wortel-wortel itu"? kata Jona yang memperhatikanku sedari tadi berkutat dengan kentang dan wortel. Aku hanya tersenyum, dan tidak menjawabnya.

"Biarkan Jessie yang mengambil alih wortel itu, beristirahatlah dulu Ruzy, tanganmu sebentar lagi mengkerut jika kau terus melanjutkan".

Aku merasakan kaku di kedua tanganku. Terpaksa aku mendengarkannya kali ini dan beranjak dari dapur lalu menuju kamarku kemudian berendam di bathtub. Sangat segar terasa dengan aroma Jasmine yang menguar di bak mandi.

Setelah mandi, aku mencoba berbaring lalu suara ketukan terdengar dan dengan malas aku membukanya. Mataku melotot dan terkejut menatap orang yang berdiri di depanku, dia lalu masuk begitu saja di kamarku. Lalu menutupnya dengan pelan. Aku mundur beberapa langkah, apa yang diinginkan pria ini dan datang dikamar pelayan?

Dia menerawang memandang setiap sudut ruangan yang kecil itu. "Aku bertanya-tanya mengapa aku tidak melihatmu beberapa hari ini"? Alex berjalan sambil memandang ruzy yang masih terkejut karena kedatangannya.

"Jangan takut Ruzy aku tidak akan melakukan sesuatu padamu".

"Apa..apa yang anda inginkan tuan Alex"? jantungku berdegup cepat.

"Apa yang aku inginkan? kupikir kau sudah mengetahuinya..". Dia lalu terkekeh sambil memandang ruzy.

"Selesai mandi eh"? tanyanya, dia berjalan mendekatiku lalu memegang beberapa helai rambutku yang basah, aku menepisnya tapi dengan cepat dia menarik pinggangku ke tubuhnya.

"Ini salahmu, sehingga aku datang mencarimu, jangan menghindariku.."! bisiknya di telingaku membuatku menutup mata dengan napasnya yang berat.

Dia kemudian mengangkatku di pelukannya, membuatku terkejut dan mencoba turun darinya, dia lalu meletakkan tubuhku di atas tempat tidur.

"Aku akan teriak tuan Alex jika kau melakukan sesuatu padaku". Ancamku padanya.

Dia tersenyum, "Cobalah teriak aku juga ingin mendengarnya". bisiknya di antara telingaku, Dia kemudian menutup mulutku dengan bibirnya yang hangat, dia menciumku begitu dalam, aku mencoba mendorongnya dari tubuhku tapi dia kemudian memegang kedua tanganku dan meletakkannya diatas tempat tidurku.

"Jangan bergerak, atau aku akan melakukan lebih dari ini". katanya di sela-sela ciuman kasarnya.

Suara kecupan dan desahan napasnya terdengar keras di kamar itu, tubuhku menjadi panas oleh ciumannya, beberapa lama kemudian dia melepas bibirnya dariku, kemudian dia mengecup bibirku cepat, aku mengambil napas lalu merasakan bengkak di bibirku, dia tersenyum dan berbisik di telingaku.

"Jika kau menghindariku lagi, aku yang akan mencarimu Ruzy, bukan hanya sekedar ciuman yang akan kulakukan, kau mengerti".

Tanpa terasa air mataku jatuh dan dengan cepat aku memalingkan wajahku darinya. Baru kali ini aku diperlakukan seperti ini aku membencinya tapi aku tidak bisa melakukan apapun padanya.

dia kemudian menarikku duduk dan menghapus air mataku, "Entah sejak kapan aku begitu menginginkanmu Ruzy, jangan menangis Hem"! Dia lalu menghapus air mataku dan mengecup kedua mataku. dia menungguku sampai aku berhenti menangis.

Tiba-tiba ketukan terdengar dari kamarku, aku melotot dan mengira bibi emy yang mengetuk pintuku.

Aku turun dari tempat tidur dan mendengar suara seseorang yang memanggilku. Aku membukanya, dan Jessie membawa beberapa cake yang baru saja di buatnya. "Hai Ruzy, bibi Emy menyuruhku membawakan ini untukmu". Katanya yang setengah mengantuk.

"Terima kasih Jessie". Senyumku sambil mengambil kue itu, dia hanya melambaikan tangannya dan segera pergi. Malam itu begitu larut dan pria ini tidak beranjak-beranjak dari kamarku, aku duduk menjauh darinya, sementara dia duduk diatas tempat tidurku dan mengambil beberapa novelku kemudian membuka-bukanya.

Dia berdiri dan berjalan ketempatku duduk, rambutku yang setengah kering, menempel di wajahku, dia kemudian mengambilnya dan menyelipkannya di antara telingaku.

"Aku pergi, jangan menghindariku lagi Ruzy". bisiknya di telingaku. Dia kemudian memelukku, lalu menunduk dan menciumku dengan seenaknya, dia membuka mulutku, lalu menciumku begitu dalam, aku harus memegang lengannya agar tidak terjatuh. Suara napasnya yang keras membuatku semakin panas tanpa sadar tanganku berada di rambutnya, aku merasa dia tersenyum merasakan balasan ciumanku padanya. Dia melepas bibirnya, "Aku sangat menginginkanmu Ruzy, bolehkah"?

Aku memalingkan wajahku, tangannya yang panjang membelai bibirku, "Aku ingin memilikimu Ruzy". bisiknya di bibirku.

Ciuman panjang terakhirnya begitu lama, aku sampai menggapai-gapai udara yang kosong untuk menghentikannya, dia melepaskan ciumannya dengan kasar.

"Aku pergi Ruzy, ingat jangan menghindariku". dia kemudian membuka pintu dan pergi.

Aku terduduk di lantai, apa yang harus aku lakukan?

1
zc❖Erti
lucu temannya alyena🤣🤣
zc❖Erti
beruntung nick masih punya keturuan anak 1 dia masih bisa merasakan cintanya dan bahagia walau sebentar.
cinta sejati nick buat ruzy meskipun menunggu sampai tua.
zc❖Erti
akhirnya nick bisa merasakan hidup bersama ruzy meskipun menunggu sampai tua
zc❖Erti
kasihan nick cintanya gak kesampaian
gara² juan hidupnya menderita mau lihat dari jauhpun nick takut kalau jiwa juan muncul secara gak sadar nick bisa menyakiti ruzy
zc❖Erti
nick harus merelakan tubuhnya meninggal kalau tidak juan akan balik lagi ketubuhnya
kasihan nick
tor didalam nopelnya ini apa tidak ada dukun🤣🤣🤣 biar juan pergi dari tubuh nick gitu, kasihan nick mulai kecil kerasukan juan kapan nick bisa hidup normal kalau juan menempel terus
zc❖Erti
nanti max dibunuh juan si mr klak dan alex tinggal membunuh nick.
kasihan nick nanti dia akan berkorban nick akhirnya terbunuh karena didalam jiwanya ada juan
zc❖Erti
bunuh saja grace sama neneknya yang cerewet itu mr klak
Maria Christanti
ceritanya runut dn bagus dn endingnya bagus. slmt thor.
Dewi Yanti Ilyas
fix pembunuh itu nick
Dewi Yanti Ilyas
aku curiga Nick punya kepribadian ganda deh..aku pernah baca novel karya Sidney sheldon ada tokoh yg punya alter ego..Masi kebayang2 novel itu...dan aku baca suka bgt JD keingat tokoh alter ego di novel itu
Dewi Yanti Ilyas: soalnya dia gak cerita ke Alex soal max..JD aku curiga ke Nick
total 1 replies
Riri
😂😂😂😂😂
Riri
😂😂😂😂 bawang putih nya gak mempan
Riri
konyol 😂😂😂😂
Riri
😅😅😅😅😅
Riri
😂😂😂😂 satu lawan dua
Riri
apa kalau main itu teriak teriak ya🤔🤔🤔
😅😅😅
Era Simatupang
AQ suka ceritanya,
Ainur Zunaeli
bgs
Lenni Namora
Luar biasa
Tri Nurhalimah
suka ma karya ny
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!