Naura itu capek hidup miskin! Mana dia suka di bully lagi! makannya mending cari Papa gula aja yang bisa bikin hidupnya lebih baik!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Red Lily, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Dua jalan berbeda
🌹SELAMAT MEMBACA ANAK KESAYANGAN EMAK. 🌹
🌹JANGAN LUPA FOLLOW IG : @REDLILY123.🌹
🌹ENAK SAYANG KALIAN SEMUA. 🌹
Di sisi lain jika juga mendapatkan penjelasan dari sang sugar daddy, karena dia mendesak untuk membicarakan apa yang terjadi dengan keluarga Savana.
"Wah ternyata kayak gitu ya, kelihatannya aja dari luar perfect. Tahunya aja di dalam rusak semua. Kasihan banget Bapak Nathan."
"Ngapain kasihan lah, kan dia udah punya sugar baby sekarang." tangan yang merambat menyentuh d@da Chika.
Oh jika ingat pertemuan pertama mereka, dulu Chika memukul pria itu karena datang dan tiba-tiba menyentuh bagian itu. Dia pikir hanya pria c@bul yang iseng, tapi ternyata itu adalah sang sugar Daddy yang memesannya.
Belum lama dirinya memilih untuk mengambil jalan ini, mengingat kedua orang tuanya bercerai tanpa siapapun yang mengetahui termasuk Naura.
Karena mereka berdua sama-sama marantau setelah pensiun, jadi kini rumahnya yang ada di kampung hanyalah rumah kosong. Kedua orang tuanya sudah menikah lagi, dan Chika membutuhkan uang untuk tetap menyambung hidupnya sampai lulus kuliah.
"Udah diam dulu kenapa, aku lagi makan."
Dimanjakan oleh Michael, menjadi candu untuk Chika. Dirinya beberapa kali mendapatkan kekerasan dari orang tuanya. Beban anak tunggal memang seperti itu.
Jadi saat sekarang mendapatkan perhatian, kasih sayang dari segi fisik maupun materi dari Michael, jelas Chika begitu bahagia ditambah lagi pria itu sangatlah tampan.
Sampai tiba-tiba ponsel Michael berdering, itu dari istrinya.
"Halo Sayang? Kenapa?" Michael berujar tidak kalah lembutnya pada sang istri.
Berbeda dengan kehidupan rumah tangga Nathan, Michael dan sang istri begitu menempel satu sama lain dan juga saling mencintai. Keduanya sama-sama menikah karena cinta.
Alasan memilih sugar baby karena merasa bosan yang sedang melanda di waktu mereka sedang menantikan anak. Michael tidak ingin tidur dengan sembarangan orang di saat istrinya sibuk mengenyam pendidikan S3, jadi dia memilih untuk melakukan kontrak dengan sugar baby.
"Siapa yang nelpon?"
"Istri saya, katanya minta jemput nanti malam ke kampusnya."
"Deddy nggak nginep di sini dong?"
"Ya enggaklah, saya udah banyak alasan buat nggak tidur di rumah. Lagian saya udah kangen sama Marisa."
"Kok gitu sih? Emang gak kangen sama aku? Nggak mau peluk-pelukan gitu sama aku? Tadi udah lama loh nggak bikin aku jerit-jerit pakai gaya nungg*ng." menggigit sendok untuk mengg*da dengan tatapan yang menginginkan hal tersebut.
"Ya udah Ayolah gas sekarang." pria itu menarik tangan Chika untuk digendong dan dibanting ke atas ranjang. Pria itu langsung menghukum tubuhnya, dan melakukan hal yang selalu mereka lakukan ketika bersama-sama.
Disinilah Chika mengetahui kalau istrinya pasti memiliki gaya yang kolot hingga tidak mau mencoba gaya berc*nta di tempat tempat berbeda. Baru juga Chika keluar 1 kali di atas ranjang, dirinya langsung di bawah menuju balkon dengan tubuh yang tidak berhenti dihentak dengan kuat.
Di gendong ala koala dengan tubuh yang menyatu, Chika menjerit-jerit dengan tangan yang memeluk leher Michael.
"Deddy Mike..... Kecepatan...... Ahhhhhngg....."
Seketika angin langsung menerpa tubuh Chika saat dibawa ke balkon. Jika saja orang-orang di bawah sana mengadakan kepala, pasti mereka bisa melihat apa yang sedang Chika dan Michael lakukan.
Berc*nta dengan gaya anti mainstream sampai membuat Chika kelelahan. Namun bagian yang paling dia sukai adalah ketika, Michael selesai dengan aktivitasnya dan memanjakan Chika dengan kecupan kecupan kecil di atas ranjang.
Memeluk tubuh itu dan memperlakukannya dengan begitu lembut.
"Puasa, Dad?"
"Puas banget dong, service kamu emang yang terbaik." sambil mencubit ujung d@da Chika. "Nanti malam saya transfer, kamu juga belajar mobilnya yang giat biar bisa nyetir sendiri. Kalau nggak mau nyetir sendiri, saya ganti sopirnya. Soalnya bisa berabe kalau ada orang yang kenal itu sopir saya kalau lagi pas sama kamu."
"Nggak mau ganti sopir, udah nyaman sama si bapak itu." yang penting sebab Sopir itu tidak menatapnya merendahkan karena dirinya adalah wanita bayaran.
"Makanya belajar nyetir."
"Iya, Daddy," jawabnya dengan manja dan memberikan kecupan di pipi Michael.
Lagi-lagi dering ponsel yang mengganggu kesenangan Chika. Itu dari Marissa. "Oke aku kesana sekarang Sayang."
Chika sedikit merajuk, dia belum pernah dipanggil sayang oleh Michael.
"Mau pergi sekarang?"
"Iya." jawab Michael melepaskan pelukan dan bersiap-siap.
Wajah Chika yang terlihat sedih langsung membuat Michael mengatakan. "Ingat kata-kata saya, kamu harus tahu diri. Istri saya tetap menjadi prioritas karena saya mencintainya."
Cinta apanya yang menghianati! Melihat Michael istrinya yang belum memiliki anak, ditambah lagi keadaan keluarga Chika yang sedang berantakan membuatnya berambisi untuk memiliki Michael seutuhnya.
🌹🌹🌹
Naura pikir dirinya benar-benar akan menyerahkan diri pada Nathan saat mandi bersama kali ini. Tapi ternyata dirinya malah disuruh memandikan pria kolot itu.
Dengan hanya memakai Boxer saja, Nathan duduk di dalam bathub dan meminta Naura untuk membantunya berkeramas.
Sungguh aneh pria ini, Kenapa dia membayar jika tidak menyentuh tubuhnya?
"Bapak kapan mau nyentuh saya?"
"Kamu kenapa sih? kepengen banget ya? Nggak tahan lihat tubuh saya?"
"Saya itu nanya, soalnya kalau teman saya kan udah langsung dieksekusi tuh. Terus setiap habis itu dia suka dapat duit."
"Oh kamu mau duit?" Nathan menatap Naura kemudian tersenyum dengan miring. "Gampang itu mah, saya bisa kasih kamu duit berapapun. Tanpa harus saya sentuh tubuh kamu, saya lagi males."
Banyak masalah yang membuat Nathan tidak bisa fokus pada Naura. Tapi melihat perempuan itu ada disini, membuatnya lebih tenang.
"Tau gini mah saya kaya yang ngurus bapak aja, jadi babysitter. Bukan sugar baby."
"Yang penting dapat duit kan?"
"Iya juga sih." mengangguk-anggukan kepalanya sambil terus menggosok punggung Nathan. "Bapak mau nginep di sini malam ini?"
"Kayaknya iya, soalnya sekarang Savana udah punya apartemen sendiri yang lebih dekat sama kampus. Apalagi kan semester sekarang lagi sibuk-sibuknya, jadi saya izin aja."
Pria itu memejamkan matanya ketika Naura berinisiatif memijat kepalanya.
"Jadi gimana keputusannya? Bapak mau cerai sama istri bapak?"
"Kayaknya sih iya, soalnya Mary udah ngajuin ke pengadilan. Saya tinggal ngomong baik-baik sama Savana."
"Ngomong aja dari sekarang biar anaknya enggak kaget, Pak."
Pria itu terlihat sangat lelah, hingga Naura memilih untuk menunduk kemudian memberikan kecupan di keningnya. Berharap itu menjadi support system.
Ketika Nathan terkekeh, Naura semakin menjadi-jadi untuk mengecupi pipi pria itu. Berakhir dengan mereka saling berciuman, mengecap bibir satu sama lain.
"Mau udah mandinya?" tangannya mengusap jambang pria itu.
"Bentar lagi deh. Mau tidur bentar di sini."
"Nanti badan Bapak ngembang kayak udon. Kalau sakit juga pasti repotin."
"Lima menit deh, abis itu kita nonton bareng ya."
"Nonton ke bioskop? Emang nggak papa kita keluar? Nanti kalau ada yang liat gimana?"
Nonton di sini. Kamu banyak tanya deh." matanya terbuka kemudian menatap tajam pada Naura dengan kening yang berkerut. "Saya kapan tidurnya kalau kamu ngomong terus?"
"Iya iya ini ditinggal." Naura berdecak dengan kesal. Memilih untuk menyiapkan cemilan supaya menaikkan mood nya karena baru saja dimarahi oleh Nathan.
Mendengar suara bel berbunyi, Naura pikir itu petugas kebersihan.
Tapi ketika dirinya membuka, ternyata seorang wanita cantik, dewasa dan sudah dikenal oleh Naura. "Ibu Merry?"
Wanita itu tertegun sejenak, dia bahkan menundukkan kepalanya untuk menatap setiap inci wajah Naura.
Tidak tahu bahwa orang yang ditatap itu sedang menahan rasa takut. Terasa seperti selingkuhan yang ketahuan oleh istri.
"Mana Nathan?"
"Ada di dalam, bu."
🌹🌹🌹
To be continue
Komentarnya dong. Sebenarnya ini novel lebih kebanyakan rahasia dan teka-teki ya. Meskipun nanti komedinya diselingi.
Karena judulnya papa gula dan semutnya, jadi Chika juga akan masuk.