NovelToon NovelToon
ISTRI KU

ISTRI KU

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:128.8k
Nilai: 4.8
Nama Author: Ceritaku

Adakalanya semua yang buruk belum tentu terjadi atas ke inginan hati seseorang. Terkadang suatu hal dapat merubah seseorang menjadi lebih buruk dari yang kita bayangkan.

Lihat lah seseorang dari sisi lain yang bukan dari sisi pendapat mu saja, namun cobalah utk melihat dari sisi mereka berdiri, maka kamu akan melihat sesuatu hal yang berbeda.

Jangan lupa like, comment, Vote.

Terimakasih readers setia ku❤

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ceritaku, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

8

Clara menatap pantulan dirinya dicermin besar. Terlihat wajah cantik Clara yang telah di rias oleh perias pengantin. Meskipun di make up tipis, wajah Clara tetap lah terlihat sangat natural. Cantik alami terpancar dari wajah manis Clara. Siapapun yang melihatnya pasti terpesona dan tak akan ingin mengalihkan pandangannya dari Clara.

Sesekali Clara menghembuskan nafasnya gusar. Beberapa menit lagi kehidupan nya akan berubah. Ia akan menjadi seorang istri.

"Aku pasti bisa menghadapinya" Ucap Clara menyemangati dirinya sendiri. Berusaha menguatkan dirinya. Clara tersenyum pada pantulan dirinya di cermin.

Tuk tuk tuk

"Sayang, kamu sudah selesai? " Maria berdiri diluar kamar putrinya dengan sabar. Ia tahu putrinya masih belum siap untuk menikah.

"Iya ma, ini Ara udah siap" Sahut Clara dari dalam kamarnya. Clara berdiri kemudian berjalan mendekati pintu lalu membukanya.

"Ara udah selesai ma" Ucap Clara menatap mamanya yang tersenyum lebar ketika melihat putrinya yang sangat anggun, dengan gaun pengantin yang terlihat sangat cocok untuk nya.

"Putri mama cantik sekali" Puji Maria kagum.

"Ihh mama, Ara jadi malu tahu" Cicit Clara dengan nada suara yang manja. Clara berusaha agar terlihat sangat bahagia dihadapan mamanya.

"Kamu sudah siap kan? " Tanya Maria mengusap pipi putrinya lembut. Ara memegang jari mamanya yang mengelus pelan pipinya. Menatap mamanya dengan senyuman. Ara akhirnya mengangguk pelan.

"Ara siap ma" jawab Clara yakin.

"Ayuk sayang, Calon suami mu sudah menunggu" Ucap Maria sembari mengapit lengan putrinya ,membantu nya untuk berjalan. Gaun Clara yang menjuntai kebelakang membuat nya harus berjalan pelan. Beberapa kerabat juga turut membantu Clara untuk mengangkat untaian gaun Clara dibelakang.

Clara memasuki ruangan dengan gandengan mamanya. Semua mata tertuju padanya. Tanpa berkedip mereka menatap Clara takjub.

"Cantik banget yah" Puji salah satu tamu pria.

Jeri spontan berdiri ketika melihat Clara yang baru saja memasuki ruangan yang dibantu oleh mama mertuanya.

Tanpa berkedip Jeri terus memandangi Clara yang semakin mendekat padanya.

"Sayang, ayo duduk, akatnya akan segera dimulai" Ucap Rani menyadarkan Jeri dari alam bawah sadarnya. Kecantikan Clara tampaknya membuat jeri melupakan bahwa pernikahan mereka merupakan hasil dari perjodohan.

Jika dibandingkan dengan penampilan Clara biasanya, Sungguh sangat berbeda. Clara terbilang tidak terlalu suka berias. Berbeda dengan kekasihnya, yang selalu memakai make up dimanapun dan kapan pun.

Tanpa menoleh Clara langsung duduk disamping Jeri yang masih menatapnya.

"Cantik yah" Bisik Adam pada Jeri.

"Apaan sih pah" Jeri cepat cepat mengalihkan pandangannya menatap papa mertuanya yang telah duduk di depannya.

Clara tersenyum menatap kedepan, membalas senyuman papahnya yang tersenyum bangga pada putrinya. Meskipun ini perjodohan Clara akan menampilkan yang terbaik demi kedua orang tuanya.

"Jangan liatin gue terus, gue tahu lo terpesona sama gue, tapi jangan buat diri lo terlihat bego" Bisik Clara pada Jeri. Jeri yang mendengar nya langsung merubah raut wajahnya. Kekesalan menyelimuti hatinya.

"Liat ajah nanti jika lo udah jadi istri gue" Ucap Jeri membalas ucapan Clara.

Clara langsung merubah raut wajahnya masam.

"Sudah sudah, mau sampai kapan kalian akan berdebat. " Sela Rani yang duduk dibelakang Clara dan Jeri. Melihat kedua mempelai berantem membuat para hadirin gemas.

"Baiklah, kita mulai acaranya yah" Ucap pak penghulu. Jeri dan Clara mengangguk bersamaan.

"Silakan berjabat tangan" Tutur pak penghulu pada Ramlan selaku Ayah dari mempelai wanita, dan Jeri selaku mempelai pria.

Ramlan dan Jeri telah berjabat tangan. Sedikit rasa gugup menyelimuti diri Jeri. Ini adalah kali pertama nya ia merasa gugup, Tak pernah dibayangkan jika menikah akan membuat nya se gugup ini.

"Saudara Jeri saya nikahkan engkau dengan putriku Clara Yuda binti Ramlan Yuda dengan Maskawin dan seperangkat alat sholat di bayar tunai! " Ucap Ramlan dengan sekali nafas.

"Saya Terima nikah dan kawinnya Clara Yuda binti Ramlan Yuda dengan maskawin dan seperangkat alat sholat dibayar tunai" Jawab jeri dengan mantap.

"Bagaimana para saksi? " Tanya pak penghulu pada saksi saksi pernikahan yang duduk mengelilingi mempelai wanita dan mempelai prianya.

"Sah!!! " Sahut mereka serempak

"Alhamdulillah" Semuanya merasa lega. Selanjutnya penutupan dengan berdoa dan dilanjutkan acara maaf-maafan dengan kedua orang tua.

Setelah selesai acara akat, Jeri dan Clara kini bersanding di pelaminan. Tidak ada diantara mereka yang membuka suara. Sesekali Jeri mencuri pandang pada Clara.

Wajah Clara terus saja memperlihatkan senyum manisnya setiap kali para tamu mengucapkan selamat padanya. Jeri sedikit jengkel melihatnya. Bukannya menikmati acara, Jeri malah sibuk mendumel dan memperhatikan Clara yang tersenyum bahagia.

"Gak usah sok cantik gitu deh" Ucap Jeri membuka suara. Entah kenapa Jeri tak suka melihat Clara tersenyum kepada tamu tamu pria dari kalangan teman kuliah Clara maupun dari teman temannya sendiri. Jeri merasa sangat kesal setiap mereka memuji kecantikan Clara.

"Kenapa? Lo jelous? " Goda Clara menaik turunkan alisnya sembari tersenyum jahil. Jeri memutar bola matanya jengah.

"Ayo ngaku, lo jelous kan!!! " Clara mencolek colek pinggang jeri, sehingga membuat jeri kegelian.

"Katanya ni yah, kagak mau nikah" Ucap Risma yang kini berdiri didepan Clara dan Jeri. Clara menarik tangannya yang berada dipinggang Jeri, kemudian memperbaiki duduknya.

"Hi, gue Risma SAHABAT nya Ara" Ucap Risma memperkenalkan diri pada Jeri dengan menekankan kata Sahabat pada jeri. Ini pertama kalinya Risma bertemu dengan Jeri.

"Gue Jeri Suaminya Clara" Jawab Jeri.

"Gue tahu" Balas Risma ketus. Risma menatap Jeri lama tanpa ekspresi, Membuat Jeri sedikit bergidik melihat nya. Seakan tengah menyelidiknya Risma menatap Jeri intens.

Setelah beberapa detik kemudian Risma tersenyum lebar pada Jeri. Membuat Jeri menaikkan alisnya bingung.

Risma mengalihkan pandangannya menatap Clara. "Kalau begitu gue cabut dulu" pamit Risma menarik Clara kedalam pelukannya. "Kalau ada apa apa lo cari gue yah" Bisik Risma pelan,namun masih terdengar oleh Jeri.

"Tentu saja, Lo kan sahabat gue" Balas Clara. Risma mengangguk kemudian melepaskan pelukannya pada Clara. Beralih pada Jeri. Risma perlahan mendekati Jeri.

"Lo harus jagain sahabat gue, awas ajah kalo Clara nangis gegara elo! " Ancam Risma dengan tatapan serius.

"Lo tenang ajah, sahabat jelek lo ini gak bakal gue apa apain" Balas Jeri datar. Clara melirik Jeri jengkel ketika Jeri mengatakan ia jelek. Risma terkikik melihat pasangan baru ini.

"Gue pegang janji lo" Risma berlalu dari hadapan Jeri dan Clara.

"Sahabat ataupun dia, sama aja bar bar nya" Dumel jeri ketika Risma telah menjauh dan tak terlihat lagi karna telah tenggelam diantar tamu undangan.

TBC

Alhamdulilah, dengan segala pemikiran gue nulis ini semua. banyak kekurangannya, tapi gue udah berusaha keras lo gays.

Terus dukung gue yah, berikan komentar yang membangun. kalian semangat gue buat terus menulis, tanpa kalian cerita gue bukan apa2.

Terimakasih yang udah ngikutin cerita ini. Terimakasih yang udah like. terimakasih udah vote. Ikutin terus yah guys.

aku sayang kalian😘😘😘

jangan lupa tinggalin jejak kalian yah, biar aku bisa mampir ke cerita kalian

love you readers 😘😘😘😘

1
Memed Adrianto
cerita nya ga jelas. udah ga usah nulis lgi ga cocok jdi penulis verita
jojo@2510
maaf kak sampai sini aja baca nya, soalnya ini penindasan ke karakter utama dan kebahagiaan ke tokoh antagonis.
ini yg dinamakan klo semua org baik akan cepat mati dan org jahat klo tiba2 baik bisa bahagia tanpa ada karma
Alanna Th
ok, g pa" thor, biar beda dg novel" umumnya yg pmrn utamanya 'dhrskn' bahagia oleh pr readersnya. tq author sdh mnghibur aq yg sll galau krn blm prnh dcintai seutuhnya 👍 💔🤣🤣👋👋
Alanna Th
aq sih maklum clara gk mau nrima jeri; kecewa n dkhianati br kali" oleh org yg sama memang berat. aq jg pingin buang dia, tp dianya gk mau brubah 💔💔💔😜
Alanna Th
biarkn aja, jngn mskkn k hati, nanti mrk dsantet on line sm readers 🤫😘😍🤣
Alanna Th
blm nikah sdh sadiz . . hiiiy zerem 😱😵😫😠💔
Evi
itu lah cinta tak ada yg tau akhirnya bagai mana yg pasti aq ingin seperti jeri yg setia sampaik akhir hayatnya
Nenk Jelita
seru slhmdllh
Erna Riyanto
hahh....telat....jadi ikut geregetan.....
Erna Riyanto
kok jadi ikut kesel sih sm si jeri.....udh baik" sm Ara...tiba" plng bw sela...keselll
Bakulgeblek
tukang php ni othor... 😤😤😤
awas luw ya... 👊👊👊
Bakulgeblek
keren bet... habis luw jatohin perasaan nitijen dg mematikan clara, eh bisa2nya ngebawa naek dg menghadirkan jihan...
👍👍👍
Bakulgeblek
terpikat susunan kata di awal2 cerita...
kiki
sela udh kek mafia
kiki
laki tuh bakal sadar kalo udh ada surat cerai
Rosananda
keren kak 🌹
Rosananda
langsung aku fav lho kak.
follback ya kak.
Eva Santi Lubis
pertama lanjut thor semangat
💜LAVENDER💜
SAD ENDING 😥
Leni Latifah
Tetap semangat Kak, jangan putus asa 😊😊
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!