NovelToon NovelToon
Ruang Imajinasi Iveline

Ruang Imajinasi Iveline

Status: sedang berlangsung
Genre:Ruang Ajaib / Romansa / Fantasi Wanita
Popularitas:25.2k
Nilai: 5
Nama Author: dee hwang

Iveline yang menderita setelah ayahnya menikahi selingkuhannya, ternyata mendapatkan keajaiban dari kalung yang diwariskan oleh ibunya yang telah meninggal.
”Apakah aku sudah mati?“
”Anda belum mati, anda saat ini telah berada di ruang ajaib yang berada di dalam kalung anda!“

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dee hwang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

8. Bakat terpendam

Malam itu, Jovan dan Ella tidak segera pulang. Ella memaksa Jovan agar mereka menginap di apartemen Iveline, karena masih ingin terus bersama Iveline.

Jadilah Jovan meninggalkan Ella di apartemen Iveline, karena Jovan sendiri memiliki banyak pekerjaan untuk dilakukan.

Seperti janji Ella, dia akan membantu Iveline untuk menjadi populer di media sosial.

Tapi pertama-tama, mereka perlu mencaritahu, konten seperti apa yang Iveline ingin dia tunjukkan. Atau, bakat apa yang bisa dia tunjukkan pada semua orang.

“Sebenarnya aku tidak yakin, Ella, tapi aku saat sendirian, aku suka bernyanyi… kau tahu, saat kecil, aku juga diajari piano. Memang aku sudah agak melupakannya, namun akhir-akhir ini ada yang mengajariku piano lagi. Cobalah dengarkan aku bermain piano sambil bernyanyi, jika itu jelek, hentikan saja aku, okay?“ Ucap Iveline.

Ella yang tidak bisa melunturkan senyumannya saat bicara dengan Iveline, hanya menganggukkan kepalanya saja. Padahal, daritadi, dia sudah merekam mereka berdua.

Iveline mengajak Ella untuk ke ruang tengah, disana terdapat sebuah piano yang sangat cantik. Warnanya putih bersih, dengan motif bunga mawar warna merah muda di beberapa bagian. Jika tuts piano biasany warna hitam dan putih, tapi piano itu memiliki tuts warna pink dan putih.

Ella baru tahu ada piano yang cantik dan berkilauan seperti itu.

Syukurlah dia merekam dari tadi.

Dengan anggun, Iveline duduk di kursi warna pink di depan piano, lalu mulai memainkan jemarinya.

Saat mulut Iveline terbuka, suara yang merdu dan jernih terdengar.

Ella pun berjalan mendekat, hingga ke depan Iveline, untuk mendapatkan gambar wajah Iveline dengan jelas.

Visual yang terlihat sungguh luar biasa. Wajah yang cantik, suara yang merdu, dan permainan piano yang indah.

Iveline menyelesaikan permainannya, kemudian disambut oleh tepuk tangan meriah oleh Keira yang terus menjaga mereka dari kejauhan.

”Ayo unggah vidio ini saja kak Ivy! Tidak perlu diedit segala, semuanya sudah sempurna. Apa kau hanya bisa memainkan piano? Aku punya teman yang bisa memainkan segala jenis instrumen, cobalah bermain gitar, pasti kau sangat luar biasa!“ ucap Ella, yang begitu bersemangat saat bicara.

Iveline pun tertawa, dia ikut bersemangat, mengikuti energi Ella.

Setelah bermain piano, giliran Iveline yang merekam Ella.

Ella akan menggunakan pakaian yang sudah dia siapkan.

Awalnya, hanya tiga pakaian saja yang Iveline siapkan. Tapi saat Ella memakainya, Iveline menjadi lebih bersemangat.

Pakaian itu sangat cantik dan indah saat dikenakan oleh gadis secantik Ella.

Jadilah, Iveline meminta Ella mengenakan hampir semua pakaian yang Iveline ingin jual.

”Sekarang, aku ajari cara mengedit vidio, lalu mengunggahnya ke medsos. Pertama-tama vidio kak Ivy dulu, aku akan mengikuti kak Ivy, sebentar —“

Malam itu, kedua gadis cantik itu sangat sibuk dengan medsos. Ella mengajari berbagai hal pada Iveline, membuat Iveline antusias.

***

Aroma masakan yang lezat, membangunkan Iveline dari tidurnya.

Dia pun bangkit duduk, lalu mengedipkan matanya beberapa kali, menguap sebentar, lalu berjalan ke kamar mandi untuk mencuci muka.

”Segar sekali!“ Gumam Iveline. Dia beruntung karena air di apartemennya bisa diganti dengan air yang berasal dari ruang Imajinasi.

Karena air di ruang Imajinasi sangat sejuk, segar, dan masih murni.

Kemudian, Ella ikut masuk ke kamar mandi dan mencuci mukanya juga.

”Wah, air disini sangat sejuk, kak Ivy!“

”Benar, nah… ayo kita ke dapur, sepertinya Keira sudah memasak untuk kita.“ ucap Iveline.

”Hmm? Sepertinya tadi dia berpamitan pada kakak untuk pergi, aku dengar kok, lalu dia juga mengatakan beberapa hal lagi. Emangnya kak Ivy nggak bangun saat itu?“ tanya Ella bingung.

Iveline pun, ikut bingung dibuatnya.

Mereka pun buru-buru ke dapur, untuk melihat siapa yang memasak.

Betapa terkejutnya Iveline, melihat Jovan, yang mengenakan kaos putih polos lengan pendek, memperlihatkan otot lengannya yang cukup kekar, sedang memasak disana.

Jovan yang sadar dia diperhatikan, menoleh, lalu tersenyum.

”Kalian sudah bangun? Aku datang satu jam lalu, Keira yang membukakan pintu, dan dia sudah pergi sekarang. Aku memasak karena ingin membalas masakan lezat Ivy tadi malam. Ayo duduk dan sarapan bersama. Aku hanya membuat kare ayam pagi ini, tidak pedas kok.“

Kedua gadis itupun buru-buru duduk, siap untuk memakan masakan Jovan.

”Oh iya Ivy, kamu harus pergi ke sekolah, kan? Apa kau sudah siap? Jika tidak, kau bisa memilih untuk sekolah di rumah saja.“ ucap Jovan.

Iveline menggeleng dan tersenyum tipis, ”tidak, aku harus menghadapi semuanya dengan tegar. Jika aku memilih kabur, itu namanya aku pengecut. Aku tidak akan kabur, kak Jovan.“

”Jangan khawatir, aku juga sudah pindah ke sekolah kak Ivy, aku akan menjaga kak Ivy sepenuh hatiku!“ saut Ella tiba-tiba.

Iveline pun terkekeh mendengarnya, sangat senang melihat Ella yang sudah seperti adik perempuannya sendiri. Berhubung dia hanya punya adik laki-laki, ternyata adik perempuan sangat imut.

”Kalau begitu, mohon bantuannya, adik kecil.“ ucap Iveline, yang membuat Ella sangat senang.

Ella pun memeluk Iveline dengan erat, lalu melirik kakaknya sambil tersenyum jahil, seolah mengatakan, 'kak Jovan tidak bisa seperti ini, kan?'

Jovan pun berdecak kesal, tapi dia dia juga senang karena dengan adanya Ella, Iveline menjadi sangat bahagia.

Seperti dia dulu yang terus menerus merindukan Ella saat Ella pergi, dan Iveline menggantikan posisi Ella untuk Jovan. Sekarang giliran Ella yang datang menggantikan posisi adik laki-laki Iveline yang tidak bisa bersama dengannya.

Bibir Jovan menarik sebuah senyuman, dia berharap, penderitaan Iveline akan berakhir setelahnya.

Akan tetapi, saat Iveline sudah masuk sekolah, berbagai masalah pun muncul kembali.

1
Mommy Dza
Vote send 👍❤️
Diah Susanti
katanya dirahasiakan, kok captionnya ivy company🤨🤨🤨🤨
mygood heart
EVELYIN KAN SUDAH PUNYA KEKUATAN UTK BUAT PERUSAHAN NGAPAIN BUTUH INVESTOR SEGALA TINGGAL TRING EMAS BEJIBUN JUAL HARGA TRILYUN BAHKAN DESILIUN JGN OON DEH
mygood heart
Punya ruang imajinasi kok bego hrsnya punya kekuatan utk menghancurkan klrg sampahnya dsr OON
mygood heart
NGAPAIN BINGUNG2 BUAT KUAT JAGO BELA DIRI CIPTAKAN EMAS YG BYK DAN UANG YG MELIMPAH DI RUANG IMAJINASINYA MCNYA JGN TERLALU OON DAH OTHOR BIKIN GEMES READERS
Zanahhan226
‎Halo, Kak..

‎Mampir dan dukung karyaku, yuk!

‎- TRUST ME

‎Kritik dan saran dari kakak akan memberi dukungan tersendiri untukku..
‎Bikin aku jadi semangat terus untuk berkarya..

‎Jangan lupa juga untuk Like, Komen, Share, dan Subscribe, ya..

‎Ditunggu ya, kak..
‎Terima kasih..
‎🥰🥰🥰
Lala Kusumah
Ivy semangat dan bahagia selalu ya 🙏🙏🙏
Lala Kusumah
aaaahhh jadi kabita 🫣🫣🤭🤭😂😂
Mamah Kaila
alah g harus dilanjut bacanya, yg satu lemah bisanya cm nangis yg satu lagi sok tegas
Lili Inggrid
lanjut
azka aldric Pratama
hadir
Lala Kusumah
cepat jujur Jo biar plong 🤭😂👍🙏🫰
Wahyuningsih
q mampir thor
Lala Kusumah
ayo dong Jo lebih berani lagi ungkapkan perasaanmu itu sama Ivy
Nadira ST
💪💪💪💪💪💪🥰🥰🥰🥰🥰☕☕☕☕
Lala Kusumah
😂😂😂😂😂
Lala Kusumah
wow Keira jadi umpan nih 😁😁😁
Lala Kusumah
lanjuuuuuuuuut, jangan lama lama ya updatenya 🙏🙏🙏
Lala Kusumah
lanjuuuuuuuuut
Lala Kusumah
ish si Jhon itu pengen ditonjok kali ya 😡😡👊👊
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!