Gadis keturunan Rusia yang harus Pindah kuliah karena kedua orang tuanya yang harus kembali ke Indonesia mengharuskannya kembali beradaptasi dengan lingkungan sekitar.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Encha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 07
Hari semakin sore dan Daniel harus mengantarkan Keyla pulang karena dia tidak mungkin membiarkannya pulang dengan menggunakan taxi apalagi Keyla yang belum hafal jalanan kota Jakarta.
Sedikit rasa senang dalam hati Daniel untuk ke dua kalinya dia bisa mengantarkan wanita yang entah sejak kapan berhasil masuk di hatinya.
Wajah cantik juga hati yang sangat cantik itulah alasan Daniel yang tiba tiba saja menyukai Keyla.
Sementara Keyla, dia menatap jalanan sore yang cukup padat dengan kendaraan.
Siapa sih yang tidak kenal dengan Kota Jakarta, Ibu Kota yang terkenal kemacetannya.
" Oya Key,, Lo kok bisa pindah ke Jakarta " Ucap Daniel membuat Keyla menoleh.
" Karena Daddy juga pindah Kak,, "
" Jadi Lo ikut pindah? "
Keyla mengangguk,,
" Selama ini Daddy gak pernah bolehin Gue jauh jadi ya gini ngikut kemana pun "
Daniel mengangguk,,
Dia cukup mengerti dengan maksud yang Keyla ucapkan.
Dia sendiri bisa melihat bagaimana cinta dan Sayangnya kedua orang Keyla kepadanya.
Keyla tersenyum saat menyadari Mobil yang sudah terparkir di depan rumahnya.
" Thanks Kak udah nganterin juga temenin gue"
" Sama sama "
" Lo mau masuk atau, -
" Gue langsung balik ya,, salam buat Om dan tante "
Keyla mengangguk dan membuka pintu mobilnya,,
" Bye,, hati hati " Ucapnya dan masuk ke dalam.
Daniel melajukan mobilnya dengan perasaan senang.
*********
Sementara Kania berada di kamarnya dengan wajah cemberutnya, seharian dia menghubungi Daniel namun nomornya tidak bisa di hubungi membuatnya kesal.
Kemana coba Daniel,, gue telpon bengkelnya tapi dia gak di sana.
Kata Tante Lusi juga Daniel belum pulang.
Kania merebahan tubuhnya dan mengambil ponselnya, dia mencoba membuka media sosialnya namun di saat menscroll tiba tiba matanya menatap postingan Daniel beberapa hari yang lalu.
Wait,, Daniel,, posting siapa dan Angel hearted girl siapa dia??
Gak mungkin..
Kania langsung menghubungi nomor Daniel dan kali ini tersambung tidak lama pun terdengar suara dari seberang.
" Dan,, Ada yang mau gue tanya sama Lo "
" apa? "
" Angel hearted girl siapa dia? "
Daniel tampak terdiam, dia memang pernah memposting dimana Keyla bersama anak kecil dijalan waktu itu namun dirinya pun sengaja menutupi wajah Keyla.
" Daniel,, Lo masih di sana kan? " Lanjut Kania.
" Bukan siapa siapa,, udah dulu Gue baru sampai rumah "
Tut, tut,, tut,,
Daniel langsung menutup telponnya membuat Kania sangat kesal.
Baru sampai rumah, jadi seharian ini Lo kemana dan sama siapa Daniel??
Besok gue harus tanya langsung.
Keyla baru saja selesai mandi dan berjalan menuju ranjangnya, dia pun membuka paper bag berisi buku yang dibelinya siang tadi.
Dia pun mengambil salah satu dan membacanya, Keyla memang sangat suka membaca dan dia selalu membeli banyak buku terlihat di kamarnya yang berisi buku dengan tatanan rapi di sudut kamarnya.
Tiba tiba ponselnya berdering,, . tanpa menatapnya Keyla langsung saja menjawab..
" Ya Halo "
" Hai Key,, Lagi apa? "
Deg..
Keyla kaget dan langsung menatap layar ponselnya terlihat nama Daniel di layar ponselnya..
" Halo Key,, Lo di situ kan "
Terdengar Daniel yang kembali memanggilnya,,
" Iya masih Kak, "
" Lo sedang apa? "
" Baca buku,, Kak Daniel sendiri sedang apa? "
" Gak lagi apa,, Oya gue ganggu ya? "
" Oh Engga Kak, Kak Thanks ya mobilnya udah di antar, gue jadi ngrepotin "
" Gapapa,, itu bengkel langganan gue "
Keyla mengangguk,,
" Ya Udah,, Lo tidur sudah malam besok kuliah kan "
" Iya,, Ya Udah bye kak "
Keyla meletakan kembali ponselnya dan kembali membaca buku yang masih di tangannya.
--
Sedangkan Daniel tersenyum dengan berdiri di balkon kamarnya.
Dia pun membuka ponselnya dan menatap foto Keyla saat dia sengaja mengambilnya.
Astaga,, Lo wanita sangat spesial dari yang spesial Key,,
Not only your face is beautiful but your heart is very beautiful.
Daniel menghela napasnya dan menatap langit cerah dengan banyak bintang juga bulan yang menerangi malam ini.
" Dan,, Mama boleh masuk " Ucap Lusi
Daniel menyimpan ponselnya,,
" Ya Ma "
Lusi membuka pintu dan berjalan masuk,,
" Kamu belum tidur, Mama boleh bicara sama kamu "
Daniel mengangguk dan duduk di sofa kamarnya,,
" Tadi siang Kania nelpon Mama, dia mencari kamu , dia bilang jika nomor kamu gak aktif, di bengkel juga kamu gak ada memangnya kamu kemana sih Dan? "
" Kania bilang semua sama Mama "
" Dan, Mama pernah bilang bukan jika kamu memang tidak menyukai Kania dan hanya menganggapnya teman lebih baik kamu bilang terus terang, Mama tau kalau Kania itu menyukai kamu,, "
" Tapi kita hanya teman Ma "
" Mama Tau bagaimana perasaan kamu, Mama juga gak akan paksakan perasaan kamu tapi Mama hanya kasihan sama Kania Dan, kamu tau maksud Mama kan "
" Ya Ma,, Dan tau maksud mama "
" Sebenarnya seharian ini kamu kemana? "
" Em,, Dan hanya bertemu seseorang Ma "
" Pacar kamu? "
Daniel langsung salah tingkah, walaupun dia belum ada hubungan dengan Keyla namun bila di tanya perasaannya pun dia bingung untuk menjawabnya.
" Jadi Anak Mama sudah punya pacar, kenapa gak di bawa ke rumah Mama juga pengin kenal"
" Apa sih Ma,, bukan pacar "
" Calon pacar? " Goda Lusi yang sengaja menggoda putranya.
Daniel memang sangat jarang bahkan tidak pernah membawa wanita ke rumahnya hanya Kania saja yang memang sering bolak balik itu pun karena mereka sudah saling mengenal dari SMA dan kedua orang tuanya yang saling mengenal.
" Sudah lah Mama tau,, Kamu sudah dewasa dan Mama akan mendukung apa pun asal satu jangan pernah sakiti hati perempuan siapa pun itu "
Lusi mengusap bahu putranya dan berjalan keluar.
Sebagai sorang Ibu, Lusi tidak akan memaksakan sesuatu apalagi egois dengan kehendaknya dia akan mendukung apa pun selama itu yang terbaik dan membuat putra semata wayangnya bahagia.
Daniel mengusap wajahnya, dia pun hanya bisa menggeleng dengan apa yang di ucapkan Mamanya tadi.
Dia pun melangkah menuju ranjang king size nya, dan merebahkan tubuhnya di sana.
u itu ke dr jiwa perlu diobati