NovelToon NovelToon
LANGIT Dan BUMI

LANGIT Dan BUMI

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikah Kontrak / Romansa Fantasi / Action
Popularitas:8.6k
Nilai: 5
Nama Author: Sinho

Apa yang akan terjadi jika Dua dunia di pertemukan dalam sebuah keputusan penting?, dan ini terjadi pada Dua manusia yang di pertemukan secara tidak sengaja, LANGIT Wanita dengan semua kendali penuh dan kekuasaannya, sedangkan BUMI laki-laki sederhana dengan semua kelebihannya.

Yuk ikuti ceritanya, di jamin seru, menggemaskan dan juga menegangkan.

Salam Author Sinho, jangan lupa Bahagia ya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sinho, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 6

Deru mesin mobil kota berwarna putih itu akhirnya melandai saat Langit memarkirkannya di sebuah area istirahat pinggir jalan tol yang sepi.

"Untung saja" ucap langit perlahan, seolah telah terbebas dari semua ketegangan yang mematikan, nafasnya di tata untuk teratur kembali, karena sesaat lalu terlalu memburu.

Kedua tangan Langit masih mencengkeram kemudi dengan erat, buku-buku jarinya memutih,

Sementara di kursi penumpang, Bumi menyandarkan punggung tegapnya yang dipenuhi jalinan tato rumit, menatap lurus ke kaca depan yang mulai dibasahi rintik hujan sore.

"Lumayan juga reaksi tubuhmu, tanpa harus berkata-kata kita bisa bekerjasama dengan cepat" ucap Bumi sambil tersenyum tipis sekali.

Aroma oli, peluh, dan sedikit wangi maskulin yang pekat dari tubuh Bumi memenuhi ruang kabin mobil yang sempit, dan Langit menjawab, "Sepertinya kita ditakdirkan untuk bertemu dalam peperangan"

"Benarkah?, aku hanya melihat tadi itu sebuah penyelamatan kecil saja" ucap Bumi.

"Tapi besar untukku"

Langit melirik ke bawah, menatap kedua kakinya yang kotor tanpa alas sepatu. Kuku-kuku jarinya yang biasa dirawat di salon kecantikan kini berlumuran tanah kering.

"Ya Tuhan" Gumam Langit lirih.

Sungguh sebuah pemandangan yang ironis untuk seorang CEO wanita yang beberapa jam lalu hampir kehilangan seluruh kerajaan bisnisnya.

Namun, alih-alih merasa terhina, dada Langit justru bergemuruh oleh letupan emosi yang asing.

"Sungguh menyenangkan" ucapnya tiba-tiba, lalu terlihat senyuman di bibirnya.

Rasa panik, adrenalin yang terpompa saat dikejar preman, dan tawa lepas yang baru saja mereda di tenggorokannya membuat ruang hampa di hatinya yang ditinggalkan oleh pengkhianatan Galang, mendadak terisi penuh oleh gairah untuk bertahan hidup.

"Sepertinya ada yang sedang bahagia?" Ucap Bumi saat melihat keanehan di wajah langit, bagaimana bisa disaat seperti ini wanita di sebelahnya malah tertawa tanpa dosa.

"Aku hanya sangat bersemangat sekali hari ini" ucap Langit yang masih bertahan dengan senyuman.

Sesaat kemudian, keduanya terdiam, sama-sama merebahkan kepalanya di kursi mobil, mungkin untuk sejenak mengistirahatkan tubuh dan pikiran.

Tak lama terdengar langit mendesis, kakinya terasa perih, Bumi yang mendengar rintihan itu lalu melihat ke bawah.

Bumi keluar, tak peduli dengan beberapa orang yang kebetulan melihatnya, mungkin mereka berpikir bagaimana mungkin orang berpakaian Kumal bisa menaiki mobil bagus itu.

"Keluarkan kakimu" ucap Bumi setelah memutari mobil dan kini berada di samping pintu kemudi.

"Apa?!" Langit terkejut.

"Keluarkan saja, biar aku bersihkan dulu, luka itu bisa infeksi kalau di biarkan terlalu lama"

Bumi lalu membuka pintu, mengambil kaki Langit dan mengguyurnya dengan air mineral yang kebetulan ada di dalam mobil, setelah itu Bumi kembali ke tempat semula, duduk di samping Langit yang masih terdiam.

Dan tak lama kemudian _

"Jadi," Bumi mengulang pertanyaannya, memecah keheningan dengan suara berat yang bergetar rendah di udara.

"Apa?" Tanya Langit saat melihat Bumi belum juga melanjutkan ucapannya.

"Soal kontrak pernikahan tadi, kapan kita mulai? Dan yang lebih penting, kenapa harus saya?"

Langit memutar tubuhnya menghadap Bumi. Ia merapikan rambutnya yang berantakan dan beberapa helai berkeliaran di mukanya.

"Karena kamu adalah satu-satunya orang yang tidak punya kepentingan dengan nama Dewanta" jawab Langit.

"Hanya itu?"

Tanya Bumi lagi, karena menurutnya itu sangat sederhana sekali, mana mungkin wanita kaya dan berkuasa seperti wanita disampingnya sesederhana itu mengambil keputusan.

"Tentu saja tidak, karena kemarin aku melihatmu menyelamatkan seorang gadis di gang tanpa pamrih, di duniaku, semua orang bergerak karena ada harga yang harus dibayar, dan Kamu punya sesuatu yang tidak dimiliki oleh pria-pria berjas di sekelilingku"

"Apa itu?" Tanya Bumi.

"PRINSIP" jawab Langit.

Bumi menoleh, menatap Langit dengan mata tajamnya yang hitam legam.

"Jangan terlalu tinggi menilai saya, Mbak. Saya ini cuma montir bengkel loak. Mantan orang jalanan yang hidup dengan kekerasan, tolong pikirkan lagi" Bumi tentu saja khawatir akan kejadian di kemudian hari.

"Tak masalah, aku menilai dari sudut pandang ku, soal kekerasan kita sebenarnya sama, hanya mungkin tempat dan caranya saja yang berbeda" ucap Langit.

"Kalau keluarga besar mu tahu siapa saya, mereka tidak akan cuma menggeser jabatanmu, mereka mungkin akan membuang mu dari silsilah keluarga, apa sudah gak masalah juga dengan hal itu? "

"Mungkin itu bagian dari rencanaku," sahut Langit dengan senyum dingin yang kembali menghiasi wajah cantiknya.

"Pamanku, Hendra Dewanta, memberiku syarat gila, menikah dalam dua minggu atau kehilangan posisi sebagai Direktur Utama"

Bumi masih diam mendengarkan, sepertinya mulai tau benang merahnya, kenapa wanita kelas atas ini begitu saja menawarinya pernikahan.

"Lalu?" Tanya Bumi.

"Dia mengira aku akan memohon pada Galang tunangan ku yang sudah berselingkuh dengan Sarah, atau mencari pria kaya lain yang bisa dia kendalikan. Jika aku membawa pria yang sama sekali di luar jangkauan radar dan kendalinya, pria yang tampak berbahaya namun tidak bisa dibeli dengan uang nya, Hendra akan kehilangan arah bertarungnya."

Bumi terdiam cukup lama. Ia memperhatikan detail wajah Langit.

Wanita di hadapannya ini sedang hancur, namun ia menolak untuk tunduk. Keberanian dan kenekatan Langit entah bagaimana menyentuh bagian terdalam dari diri Bumi yang selama ini mati rasa.

"Berapa lama?" tanya Bumi akhirnya.

"Enam bulan, atau sampai aku berhasil membersihkan nama perusahaan ku, menjebak Galang secara hukum, dan mengamankan investor baru," jawab Langit lugas.

"Hem, jadi begitu?" Ucap Bumi.

"Aku akan membayar seluruh biaya hidupmu, membelikan mu bengkel yang layak di pusat kota, dan memberikan kompensasi finansial yang cukup untuk membuatmu tidak perlu bekerja seumur hidup setelah ini selesai, Kontrak tertulis akan disiapkan oleh pengacara pribadiku yang paling tepercaya." langit menambahkan lagi.

Bumi menarik napas panjang, lalu menghembuskan nya perlahan.

"Saya tidak butuh bengkel mewah atau uang yang membuat saya malas. Saya cuma minta satu hal yang harus kamu janjikan"

"Apa?" Tanya langit.

"Jangan libatkan orang-orang di sekitar bengkel tempat ku bekerja sebelumnya dalam masalahmu"

Langit langsung mengangguk cepat.

"Dan satu lagi"

"Ada lagi?" Tanya langit.

"Panggil saya Bumi, tidak perlu se formal itu."

"Okey, aku catat baik-baik dalam otakku, ada lagi Bumi?" Tanya Langit sekali lagi.

"Aku rasa cukup" jawab Bumi.

Langit mengangguk, merasakan sebuah ikatan aliansi baru yang aneh namun kokoh telah terbentuk di antara mereka.

"Baik, Bumi, mulai besok, hidupmu bukan lagi milikmu sendiri, kita punya waktu kurang dari sepuluh hari sebelum makan malam besar keluarga Dewanta, dan tugas pertama kita adalah_"

Langit men jeda sesaat kemudian menatap Bumi dari atas sampai bawah, seperti seseorang yang sedang memindai barang yang di khawatirkan berbahaya.

"Apa?" Tanya Bumi yang merasa aneh.

"Menyingkirkan semua pakaian aneh ini dari tubuhmu."

Jangan lupa Komen, LIKE dan HADIAH nya.

1
Siti Aisah
semoga mereka berdua kebablasan cinlok🤣🤣😜
Sinho: Amin, makasih komennya kak
total 1 replies
Siti Aisah
curiga deh sm bumi??? sindiran nya kenak banget 😁
Siti Aisah
lanjut aku baca maraton ni kak author soalny makin keseni makin penasaran bumi""😜
Siti Aisah
ternyata langit masih punya kakek kukira cuman punya paman satu"nya yg jahat🤭
Siti Aisah
semoga itu langit ''karena hawatir takut bumi di apa"in🤭
Siti Aisah
thor kata kumah bumi ceo menyamar deh soalnya biarpun dia bercanda kata"nya ada benernya hehe
Siti Aisah
ngelucu trus bang bumi biar langit ceria selalu😁
Siti Aisah
dasar bumi bisa aja bikin orang senyum " lanjutkan...
Siti Aisah
bumi mah bisa"nya bikin anak perawan merona dan dedekan😜
Siti Aisah
thor katakumah ya kayanya ci bumi ini pria yg punya pengaruh deh bukan tukang bengkel biasa... pasti cuman lgi menyamar🤣🤣
Siti Aisah
benerkah yang di cerita kan bumi tetang hidupnya se menyedihkan itu, atau hanya cerita karangan untuk menghibur langit supaya bisa terus tertawa dan tersenyum, hanya author yg tahu penasaran ih🤭
Siti Aisah
aku jdi ikut gila tersenyum sendiri😜lanjut thor
Siti Aisah
udah makan garam asin nya hidup ni mah bumi, jdi udah mental baja dan besi, seru thor jdi tertawa sendiri sekalian sedih🤗🥲
Siti Aisah
pokoknya langit tebayang" ga bisa bobo🤣🤣
Siti Aisah
langit 'bumi pura" menjadi nyata 😁
Siti Aisah
apa bumi adalah mafia thor bikin penasaran aja??
Siti Aisah
macho pastinya ci bumi, pokonya bumi bukan tukang bengkel biasa iyakan ...pasti ada kejutan dri author
Siti Aisah
pasti ada rahasia bumi yg di sembunyikan, bumi bukan orang biasakan thor??? mungkin asal tebak😜
Siti Aisah
wah untung bumi tidak mempersulit langit, ayo semangat langit hancurkan paman mu dan sekutunya, seperti bumi bukan montir biasa yakan thor🤗
Mundri Astuti
dah jadi beneran aja langit sama bumi, bumi ke nya bisa ngimbangin dan ngga keberatan 🤭
Sinho: makasih komennya kak😍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!