NovelToon NovelToon
Ternyata Aku Pewaris Ilmu Medis Kuno

Ternyata Aku Pewaris Ilmu Medis Kuno

Status: tamat
Genre:Dikelilingi wanita cantik / Balas Dendam / Penyelamat / Tamat
Popularitas:44.6k
Nilai: 5
Nama Author: kiyoe

Arif Wicaksono, pewaris ilmu medis kuno dan ketua organisasi rahasia Biro Akasa, turun gunung hanya untuk dihina dan ditolak mentah-mentah saat menagih janji perjodohan dari Keluarga Baskoro. Namun, nasib justru membawanya bertunangan dengan Shinta Liem, gadis bawel berenergi Yin murni penawar racun di tubuhnya, sekaligus memulai perjalanannya membuat orang-orang sombong yang meremehkannya berlutut menangis darah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kiyoe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 6

Dokter Herman berlari tergesa-gesa masuk ke ruang kerja Baskoro membawa koper medisnya.

Nafas dokter pribadi Keluarga Baskoro itu tersengal-sengal karena berlari dari halaman depan.

"Tuan Baskoro, apa yang terjadi?" tanya Dokter Herman panik melihat bos besarnya pucat pasi.

Baskoro menunjuk tisu di atas meja yang penuh dengan bercak darah berwarna merah kehitaman.

"Aku batuk darah hitam, dadaku tadi sakit sekali seperti ditusuk ribuan jarum," jawab Baskoro dengan suara bergetar.

Dokter Herman segera mengeluarkan stetoskop dan memeriksa dada Baskoro dengan teliti.

Dia juga menempelkan alat pengukur tekanan darah di lengan pria paruh baya itu.

Suasana di ruang kerja itu sangat hening dan penuh ketegangan.

Hana dan Rizki tiba-tiba membuka pintu ruangan dengan terburu-buru.

Mereka baru saja mendengar kabar dari pelayan bahwa ayah mereka memanggil dokter darurat.

"Ayah! Ayah kenapa?" jerit Hana berlari menghampiri meja kerja ayahnya.

Rizki berdiri di belakang Hana dengan raut wajah yang ikut tegang.

"Dokter, bagaimana keadaan mertuaku?" tanya Rizki mendesak.

Dokter Herman melepaskan stetoskopnya dari telinga dengan kening berkerut bingung.

Dia melihat layar alat pengukur tekanan darah berulang kali seolah tidak percaya.

"Ini aneh sekali," gumam Dokter Herman menggelengkan kepalanya pelan.

"Apanya yang aneh? Cepat katakan apa penyakitku!" bentak Baskoro tidak sabar.

"Tekanan darah Tuan normal, detak jantung sangat stabil, bahkan suhu tubuh juga sempurna."

Dokter Herman menatap Baskoro dengan wajah kebingungan.

"Berdasarkan pemeriksaan fisik awal ini, Tuan Baskoro seratus persen sehat."

Brak!

Baskoro memukul meja kerjanya dengan keras hingga gelas di atasnya bergetar.

"Sehat matamu! Aku baru saja memuntahkan darah busuk ini dan kau bilang aku sehat?!" teriak Baskoro marah.

"T-tapi Tuan, alat medis tidak mungkin berbohong," bela Dokter Herman ketakutan.

"Mungkin Tuan hanya kelelahan secara psikis akibat stres dari acara pernikahan tadi siang," lanjut sang dokter mencoba memberi alasan.

Hana menghela nafas lega mendengar penjelasan dokter itu.

"Tuh kan Yah, Ayah pasti cuma kecapekan," ucap Hana mengelus bahu ayahnya.

"Darah itu mungkin cuma luka dalam karena Ayah terlalu banyak berteriak saat mengusir gembel tadi."

Baskoro menatap putrinya dengan tatapan tajam dan penuh ketakutan.

"Kau tidak mengerti Hana, pemuda udik itu bilang umurku sisa lima hari lagi," ucap Baskoro pelan.

"Dan sekarang aku mulai batuk darah, ini bukan kebetulan!"

Rizki mendengus sinis mendengar mertuanya termakan ancaman murahan.

"Ayah terlalu memikirkan ucapan orang gila itu, dia cuma asal bicara untuk menakut-nakuti," ejek Rizki.

"Bagaimana mungkin orang kampung yang bau tanah bisa tahu sisa umur seseorang?"

Baskoro mengusap wajahnya yang penuh keringat dingin.

"Tapi dia mengenal Nona Nana, Rizki! Keluarga Liem sangat menghormatinya!" bantah Baskoro.

"Itu pasti cuma tipuan trik sulap murahan yang kebetulan menipu Keluarga Liem," jawab Hana tidak mau kalah.

"Ayah jangan khawatir, aku dan Rizki akan mencari dokter spesialis terbaik dari luar negeri besok pagi."

Baskoro hanya bisa terdiam meski hatinya masih diliputi firasat buruk yang sangat gelap.

"Dokter Herman, ambil sampel darah ini dan bawa ke laboratorium sekarang juga," perintah Baskoro.

"Aku mau hasil tes darahnya keluar besok pagi tanpa ada alasan apa pun!"

"Baik Tuan Baskoro, saya akan segera memeriksanya ke lab utama," jawab Dokter Herman sambil mengemasi barangnya.

Setelah dokter itu pergi, Baskoro menyandarkan tubuhnya ke kursi dengan lemas.

"Rizki, kau sudah menyuruh orang menyelidiki latar belakang pemuda itu?" tanya Baskoro pelan.

"Sudah Yah, orang-orangku sedang mengumpulkan informasi dari desa tempat dia berasal," jawab Rizki yakin.

"Bagus, kita harus tahu siapa dia sebenarnya sebelum Keluarga Liem bergerak melindunginya."

Baskoro menatap langit-langit ruangannya dengan tatapan kosong.

"Lima hari," batin Baskoro menggertakkan giginya. "Aku akan membuktikan bahwa kau salah, anak muda."

Sementara itu, di kediaman raksasa Keluarga Liem.

Arif baru saja keluar dari kamar mandi tamu setelah membersihkan dirinya dari kotoran perjalanan.

Dia berjalan menuju kamar tidurnya sambil mengeringkan rambutnya yang basah dengan handuk kecil.

Di atas kasur, sudah tersusun rapi pakaian mahal yang dibelikan Shinta tadi sore.

Arif mengambil kemeja hitam polos dan celana kain berwarna senada yang disiapkan pelayan.

Meski harganya puluhan juta, Arif memakainya dengan santai seolah itu hanya baju pasar biasa.

Cklek.

Arif membuka pintu kamarnya untuk mencari segelas air minum ke dapur bawah.

Saat dia menuruni tangga utama, Shinta kebetulan sedang berjalan naik membawa setumpuk buku kuliah.

Langkah Shinta terhenti saat matanya menangkap sosok Arif yang turun dari arah berlawanan.

Gadis cerewet itu melebarkan matanya dan nyaris menjatuhkan buku-buku tebal di tangannya.

"Sialan, apa ini orang yang sama dengan gembel tadi siang?" batin Shinta tidak percaya.

Pakaian mahal itu menempel sangat pas di tubuh Arif yang tegap dan berotot akibat latihan fisik di gunung.

Rambutnya yang sedikit basah jatuh menutupi dahi membuat raut wajahnya terlihat sangat tajam dan tampan.

1
brajamusti
pertanyaan yg sama yg ga bisa dijawab.. asuuuuu
Utuh Gelapung
shinta mati cari pacar baru.gitu aja repot.repot aja gk gitu.
kiyoe: kan Shinta yang punya energi yin murni kak
total 1 replies
Was pray
gak bisa apa-apa ngeyelan lagi, cewek begini kok dipiara
Was pray
alur cerita mengupas tuntas kecerobohan dan dampak percaya diri yg berlebihan dari Arif dan kebohongan tingkat dewa shinta
Abady Ehm
kalo sudah perempuan ikut campur, hancurlah semuanya, dasar cerita sampah,.....
Night Watcher
kan didepan matamu arya... kok "kudengar"?... haddduhhhh.. ni cerita minta diapain ya...?
hapus ajalah.. cerita asal tulis ini mah..🤦
Night Watcher
ini lagi... macan putih dan naga hitam kan suruhan reyhan bambang...
Night Watcher
kata suster "jangan kena air dulu dua hari", tapi mau dikompres...🤦
Night Watcher
yg mahasiswa baru kan arya, kok malah dia ngatain arif mhsw baru?🤦
Night Watcher
lah.. jelas² duduk di kursi sampingnya, masih ditanya "teman sekelas?"
ini di kantin atau di mana?
Night Watcher
gelar master itu apa gak S2 atau ditempuh setelah lulus S1 ya?
kok kembali ke...
duh bingung aku... gak pernah makan bangku kuliah sih...🤭🤭
Night Watcher
cerita dunia bawah tanah...
menyerahkan musuhnya ke pihak berwajib??? khaaahhhh..!!!
Night Watcher
ada ya jalan tol macet?😇
Night Watcher
perasaan sebelumnya reyhan dkk br muncul dr pintu kantin, tau² udah ada makanan yg penuh saus...
Was pray
kok lama lama bosan ya baca cerita ini.....
Abady Ehm
lama lama kok seperti cerita sampah ini, mana pasukan bayangan malam pelindung keluarga?....
Abady Ehm
mantap ceritanya, lanjut Thor, aku suka kata kata yg sebenarnya, gak dibuat buat,...
Risman Caniago
sekolah aja nggak pernah.....tau2 kuliah.....halu cerita nya lebih mirip dongeng bobok balita..... nggak ada bobot nih cerita.....
Adelina Lin
Saya gk suka dengan sifat Sinta yang selalu memanggil arif, dengan udik, ganti panggilan Sinta ke si arif, jangan dipanggil udik si arifnya
Was pray: Arif dan Shinta cocok jadi pasangan... yg laki laki bermulut pedas dan sering tertipu oleh truk murahan musuh2 nya, sedangkan yg wanita gak menghargai calon suaminya.... masak manggil calon suami udik. .dibilang bodoh kok statusnya mahasiswi tapi mau bilang cerdas tapi pemikirannya kayak bukan mahasiswa. ..... 😄😄
total 2 replies
kiyoe
iyaa kak biar cerita nya menantang hehe tapi next nya udah clear kok pasti
Was pray: bukan bikin cerita lebih menantang Thor, tapi menunjukan kelemahan fatal Arif yang katanya agoan tapi kenyataan nol besar... dan itu jadi alur cerita yg membosankan, segala sepak terjangnya cuma bikin orang2 terdekatnya jadi kurban
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!