NovelToon NovelToon
Jejak Darah Yang Menghilang

Jejak Darah Yang Menghilang

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Fantasi / Anime
Popularitas:127
Nilai: 5
Nama Author: Caesarius A Enda

Selama 10 tahun, Inspektur REYHAN tidak pernah bisa melupakan kasus pembunuhan berantai yang membuat rekannya mati mengenaskan. Ciri khas pembunuhnya: selalu meninggalkan genangan darah segar, tapi TIDAK ADA JENAZAH, TIDAK ADA JEJAK, DAN TIDAK ADA MAYAT — seolah darah itu mengalir dan lenyap begitu saja ke dalam udara. Kasus itu ditutup sebagai misteri tak terpecahkan, sampai Reyhan menemukan petunjuk yang mengarah ke desa terpencil bernama DESA KELAM — tempat di mana rahasia paling mengerikan disembunyikan selama ratusan tahun. Di sana ia sadar: ini bukan sekadar pembunuhan biasa, tapi awal dari sesuatu yang jauh lebih besar dan mematikan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Caesarius A Enda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

WARISAN YANG TERKUNCI

Dua puluh tahun sudah berlalu sejak hari itu. Raka sekarang berusia dua puluh tujuh tahun, menjadi arsiparis kepolisian sekaligus peneliti sejarah kasus-kasus aneh yang tidak terpecahkan. Ia dikenal sebagai orang yang bisa menemukan jejak yang dianggap sudah hilang selamanya, bisa membaca makna di balik tanda-tanda kecil yang tidak dilihat orang lain, dan selalu membawa sepotong benang kain hitam di saku bajunya — warisan dari Bara yang sudah meninggal lima tahun lalu, dan sebelum itu milik Reyhan.

Selama bertahun-tahun, Raka merasa ada sesuatu yang kurang. Meskipun kedamaian sudah terjalin, meskipun Sang Penjaga Jejak sudah damai dan melindungi semua orang, ia selalu merasa bahwa kisah ini belum selesai sepenuhnya. Ada satu pertanyaan yang tidak pernah terjawab: Dari mana sebenarnya asal usul kekuatan ini? Kenapa hanya keturunan tertentu yang bisa terhubung dengan darah ini? Dan kenapa nama leluhur mereka selalu dihapus dari semua catatan sejarah?

Jawabannya datang pada suatu hari yang hujan deras, persis seperti hari pertama semuanya dimulai.

Seorang wanita tua datang menemui Raka di kantornya. Ia berjalan tertatih-tatih, pakaiannya sederhana tapi bersih, wajahnya penuh kerutan dalam dan matanya tajam bersinar meski usianya sudah lanjut. Ia membawa kotak kayu tua yang berat, diukir dengan pola akar yang saling melilit — pola yang sama persis dengan yang ada di dinding lubang raksasa dulu.

“Saya menunggu kamu tumbuh dewasa sebelum datang,” kata wanita itu pelan, suaranya berat tapi jelas. “Karena hanya kamu yang punya darah dan keberanian untuk mendengar kebenaran yang sebenarnya.”

Wanita itu memperkenalkan dirinya sebagai SRI — kerabat jauh dari garis keturunan Reyhan, satu-satunya orang yang masih menyimpan catatan asli yang tidak pernah dihancurkan atau disembunyikan.

Saat kotak kayu itu dibuka, Raka melihat tumpukan tulisan tangan kuno, gulungan kulit hewan yang sudah menguning, dan sebilah pisau kecil yang terbuat dari bahan yang tidak pernah ia lihat sebelumnya — warnanya merah gelap, berdenyut pelan seolah masih hidup.

“Keluarga kita bukan sekadar keturunan biasa,” jelas Sri sambil menunjuk tulisan-tulisan itu. “Ratusan tahun yang lalu, ada seorang pemuda bernama DARA. Ia adalah orang pertama yang menemukan rahasia tanah ini. Ia tidak takut pada makhluk yang tidur di bawah sana — justru ia merasa kasihan. Ia tahu makhluk itu tidak jahat sejak awal, ia hanya kesepian dan tidak pernah diakui keberadaannya. Jadi Dara membuat perjanjian.”

Cerita yang terbaca di sana jauh lebih mengagumkan dan mengerikan dari apa pun yang pernah Raka bayangkan.

Dara memilih untuk menyatukan darahnya dengan makhluk itu. Ia menjadi jembatan pertama — bukan untuk memberi makan, tapi untuk memberi akal, perasaan, dan ingatan. Ia membuat aturan: makhluk itu boleh mengambil darah dari manusia, tapi hanya dari mereka yang sudah mati atau yang rela memberikan sebagai tanda penghormatan. Darah itu tidak akan hilang, tidak akan dimusnahkan — ia akan disimpan, diingat, dan dijaga selamanya. Mereka menjadi Penjaga Jejak — orang yang bertugas memastikan tidak ada yang benar-benar hilang dari dunia ini.

“Tapi lama-kelamaan,” lanjut Sri dengan suara sedih, “orang-orang mulai takut. Mereka salah mengartikan tugas kita. Mereka mengira kita adalah penyihir, pembunuh, makhluk jahat yang memakan orang. Mereka mulai memburu keturunan kita, menghancurkan catatan kita, menghapus nama kita dari sejarah. Desa Kelam dibuat sebagai tempat persembunyian terakhir, dan Kala ditugaskan untuk menjaga tempat itu sampai ada keturunan murni yang datang menyelesaikan perjanjian asli itu.”

Raka membaca tulisan terakhir yang ditulis tangan oleh Dara sendiri, ratusan tahun yang lalu:

“Kekuatan ini bukan untuk menghancurkan, tapi untuk MENYIMPAN. Darah yang menghilang bukan mati — ia hidup di dalam ingatan yang abadi. Jangan takut pada yang lenyap, karena yang lenyaplah yang paling setia menjaga rahasia dunia.”

Tiba-tiba, pisau merah gelap di dalam kotak itu mulai berdenyut semakin kencang. Cahaya merah lembut keluar dari bilahnya, menyinari seluruh ruangan, dan bayangan samar mulai muncul di udara — bukan satu, bukan dua, tapi ratusan sosok yang semuanya memiliki wajah yang mirip satu sama lain. Ada Dara, ada leluhur lain, ada ayah Reyhan, ada Reyhan sendiri, bahkan ada Damar dan Kala yang tersenyum lembut padanya.

“Kamu adalah penerus terakhir,” suara Dara terdengar jelas di dalam kepala Raka. “Reyhan sudah membersihkan rasa sakit dan kemarahan yang menumpuk selama ratusan tahun. Sekarang tugasmu adalah mengembalikan fungsi asli kita — menjadi penjaga yang sesungguhnya. Bukan lagi yang ditakuti, tapi yang DIHORMATI.”

Malam itu juga, Raka dibawa oleh Sri ke tempat baru — tempat yang tidak ada di peta, tersembunyi di balik pegunungan yang lebih jauh dari Desa Kelam. Di sana ada bangunan besar yang terbuat dari batu putih dan akar hidup, di dalamnya tersimpan ribuan botol kecil berisi darah yang berwarna berbeda-beda. Setiap botol ada nama, tanggal, dan cerita singkat tertulis di atasnya — semua orang yang pernah dianggap hilang tanpa jejak, semua orang yang pernah dianggap mati tanpa bukti, semuanya ada di sini, disimpan dengan aman dan diingat selamanya.

“Ini adalah PERPUSTAKAAN DARAH,” kata Sri dengan bangga. “Di sini tidak ada yang benar-benar hilang. Selama namamu disebut dan ceritamu diingat, kamu akan tetap hidup di dalam darah ini.”

Sejak hari itu, Raka tidak lagi bekerja sendirian. Ia menjadi pemimpin baru dari kaum Penjaga Jejak — orang-orang yang memiliki kemampuan untuk menemukan apa yang hilang, mengingat apa yang terlupakan, dan menyimpan apa yang ingin dihapus oleh waktu. Mereka tidak lagi bersembunyi dalam kegelapan, tapi bekerja terbuka, membantu kepolisian, membantu keluarga yang kehilangan orang tersayang, dan memastikan bahwa setiap nyawa yang pernah ada di dunia ini akan selalu memiliki tempat di dalam ingatan abadi.

Namun, kedamaian itu sekali lagi terusik — kali ini dari arah yang tidak terduga.

Suatu hari, Raka menemukan satu ruangan tersembunyi di bagian paling bawah Perpustakaan Darah. Ruangan itu terkunci rapat dengan segel yang sangat kuat, dan di pintunya tertulis peringatan yang ditulis dengan darah merah gelap:

“JANGAN DIBUKA. DI SINI TERKUNCI JEJAK YANG TIDAK BOLEH DIINGAT, DARAH YANG TIDAK BOLEH MENGALIR, DAN KEBENARAN YANG BISA MENGHANCURKAN SEGALANYA.”

Dengan rasa penasaran yang tidak bisa ditahan lagi, Raka membuka pintu itu perlahan.

Di dalam sana hanya ada satu botol kecil yang kosong, dan satu gulungan tulisan yang sudah hampir hancur dimakan waktu. Saat ia membaca tulisan itu, darahnya membeku sekujur tubuh.

Tulisan itu ditulis oleh Dara sendiri — tapi ditulis beberapa tahun SEBELUM ia membuat perjanjian dengan makhluk itu.

“Aku tahu apa yang akan kulakukan nanti akan dianggap mulia dan suci. Tapi aku tahu kebenarannya. Makhluk yang ada di bawah tanah itu bukan makhluk yang kesepian… itu adalah BAGIAN DIRIKU YANG KUBUANG. Bagian diriku yang jahat, yang haus kekuasaan, yang ingin mengendalikan segalanya. Aku membuangnya ke dalam tanah, membiarkannya tumbuh sendiri, dan sekarang aku harus menyatukan darahku dengannya agar bisa mengendalikannya. Tapi aku tahu suatu hari nanti, bagian itu akan bangkit lagi. Dan kali ini ia tidak akan puas hanya dengan darah atau ingatan… ia akan mengambil JIWA seluruh umat manusia untuk menjadi dirinya yang sempurna.”

Raka mundur perlahan, napasnya sesak. Selama ini mereka mengira makhluk itu adalah sesuatu yang asing, sesuatu yang datang dari luar. Ternyata itu berasal dari manusia sendiri — dari leluhur mereka sendiri. Dan yang lebih mengerikan: di bagian akhir tulisan itu tertulis ramalan yang membuat seluruh tubuhnya gemetar:

“Penerus terakhir akan memiliki kekuatan untuk menghancurkannya selamanya… tapi harganya adalah menjadi apa yang paling ia benci. Ia harus memilih: menyelamatkan dunia dan menjadi jahat, atau membiarkan dunia hancur demi tetap menjadi orang baik.”

Saat Raka keluar dari ruangan itu, langit di atas Perpustakaan Darah tiba-tiba berubah menjadi merah gelap. Dari arah bekas Desa Kelam, cahaya merah besar mulai naik tinggi ke udara, dan suara yang dulu pernah ia dengar — suara yang marah, haus, dan penuh dendam — kini terdengar lagi, kali ini jauh lebih kuat dan jelas:

“AKHIRNYA KAU TAHU KEBENARANNYA… SEKARANG DATANGLAH PADAKU, KETURUNAN TERAKHIR. KITA AKAN MENJADI SATU SEPERTI YANG SEHARUSNYA DARI AWAL. TIDAK ADA LAGI YANG DIHAPUS, TIDAK ADA LAGI YANG DIKELUARKAN. KITA AKAN MENJADI SELURUH DUNIA ITU SENDIRI!”

Raka menggenggam erat sepotong benang kain hitam di tangannya. Ia tahu sekarang pertempuran yang sebenarnya baru saja dimulai. Ini bukan lagi melawan makhluk asing, bukan lagi melawan rahasia yang tersembunyi — ini adalah pertempuran melawan bagian dari dirinya sendiri, melawan asal usul darah yang mengalir di tubuhnya, dan melawan takdir yang sudah ditentukan ratusan tahun yang lalu.

Dan kali ini, tidak ada Reyhan, tidak ada Kala, tidak ada Dara yang bisa membantunya. Ia harus memilih sendiri jalan yang akan ia tempuh — bahkan jika pilihan itu berarti kehilangan segalanya yang selama ini ia percayai.

1
Awan
mantap
Awan
wow
Awan
bagus nih
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!