NovelToon NovelToon
Kisah Perjalanan Hidup Aira

Kisah Perjalanan Hidup Aira

Status: sedang berlangsung
Genre:Anime / Balas Dendam / Penyelamat
Popularitas:37
Nilai: 5
Nama Author: pena merpati

seorang anak yang harus menjadi korban perceraian orang tua nya,hidup dengan nenek dan kakek dengan begitu banyak cemoohan dari orang orang maupun teman-teman nya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon pena merpati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 6

Keesokan harinya Aira seperti biasa akan berangkat ke sekolah bersama dengan temannya.

Tidak terasa sudah 2 tahun berlalu dan kini Aira sudah duduk di bangku kelas 6 sekolah dasar,dan saat pulang sekolah nenek Aira mengatakan bahwa Eka ibu nya akan pulang.

Dengan hati yang riang aira menunggu kedatangan sang ibu dengan semangat.

Setelah beberapa saat menunggu Eka pun tiba di depan rumah nya ,Aira yang melihat sang ibu telah tiba pun langsung berlari menghampiri ibunya dan memeluk erat Eka.

"Ibu Aira kangen sama ibu"

"Iya sayang,ibu juga kangen dengan Aira"

"Sudah nanti lagi kangen-kangen nan nya,kita masuk kedalam rumah dulu "

Aira pun enggan berjauhan dengan sang ibu,bahkan Aira duduk bersebelahan dengan ibunya melepaskan kerinduan.

Malam pun tiba, dan saat ini keluarga itupun sedang makan bersama dan Aira pun ingin makan dengan di suapi sang ibu.

"Ibu Aira ingin makan dengan di suapi"pinta Aira

"Baiklah sayang kemari ibu akan menyuapimu makan"

"Ibu nanti Aira juga ingin tidur dengan ibu ya boleh kan"

"Tentu saja boleh sayang "

"Terimakasih bu"

"Iya,sekarang lanjut dulu makan nya ya"

"Aira ayo makan sendiri,ibu mu juga belum makan sama sekali "

"Tidak apa bu,aku juga sudah lama menunggu momen seperti ini"

"Baiklah "

Setelah selesai makan semua nya berada di ruang keluarga dan menonton televisi,Aira pun masih bermaja dengan sang ibu dan saat ini ia tidur di pangkuan sang ibu.

"Hmm sepertinya Aira sangat merindukan mu"

"Aku juga sangat merindukan Aira Bu"

"Hem, apa kau akan kembali bekerja"

"Aku rasa tidak Bu"

"Apa kau akan menikah lagi "

"Entahlah Bu,mungkin iya"

"Siapa laki-laki itu,yang pasti bukan Andre kan"

"Tidak Bu,aku sudah tidak berhubungan dengan mas Andre"

"Syukurlah "

Setelah percakapan itu,Eka pun pergi ke kamar dan menidurkan Aira.

Keesokannya harinya Aira akan berangkat sekolah, sebelum ke sekolah Aira meminta kepada sang ibu untuk di buatkan sarapan nasi goreng karena Aira sangat merindukan nasi goreng buatan sang ibu.

"Aira nak ayo sarapan nanti terlambat ke sekolah"

"Iya Bu sebentar Aira masih siap-siap "

Setelah beberapa saat Aira keluar dari kamar dan sudah rapi menghampiri ruang makan

"Ayo kemari ibu sudah membuatkan sarapan untukmu"

"Waah terimakasih ibu"

"Sama-sama sayang,ayo di makan"

"Emmm sangat lezat"

Setelah sarapan selesai Aira pun berpamitan kepada sang ibu untuk berangkat ke sekolah,hari-hari Aira jalani dengan semangat meskipun setiap harinya ia masih mendengat kata-kata yang kurang meng enakkan dari temannya.

Berbeda dengan Aira yang sudah berada di sekolah dan mengikuti jam pelajaran,di rumah Eka sedang duduk tepat di depan orang tua nya.

"Bapak,ibuk Eka mau mengatakan kali Eka akan menikah lagi"

"Lalu di mana laki-laki itu,kenapa tidak mengenalkan kepada kami"

"Dia masih bekerja pak,dan mungkin nanti saat jam istirahat dia mengatakan akan menelepon dan berbicara dengan bapak dan ibuk".

"Jika memang itu sudah menjadi keinginan mu kami hanya bisa mendoakan,tapi apa laki-laki itu tau kamu sudah mempunyai anak, apa dia akan menyayangi anak mu dan menerima Aira kelak".

"Hemm dia sudah tau pak, bu"

"Jika memang begitu baguslah,yang terpenting adalah pria itu mau menerima Aira dan menganggapnya seperti putrinya sendiri"

Hemm dia sudah tau pak, bu "

"Siapa nama laki-laki itu"

"Nama nya mas Arif"

"Ehmm bapak,ibu sebenarnya ada yang ingin Eka bicarakan sama kalian"

"Ada apa nak"

"Sebenarnya,emm sebenarnya "

"Ada apa Eka"

"Sebenarnya mas Arif itu mantan suami dari kaka nya mas Rudi"

"Apaa" pekik kedua orang tua Eka

"Iya pak,Bu"

"Bagaimana bisa "

"Sebenarnya aku dulu juga tidak mengenal nya pak,Bu. Tetapi ini semua gara-gara mas Rudi"

"Kenapa degan Rudi,dan apa hubungannya "

"Mas Rudi yang memberikan nomor ponselku pada mas Arif waktu itu,aku tidak tau apa yang di fikirkan mas Rudi saat itu,aku masih menjadi istrinya tapi dia malah memberikan nomor ponselku pada laki-laki lain itu"

"Lalu kenapa kau bisa menjadi dekat dan bahkan berniat untuk menikah dengan laki-laki itu"

"Sebenernya aku takut,dia mengancam ku pak,Bu kalau aku tidak mau menikah denganya dia akan bunuh diri,dan ibunya mas Arif sudah pasrah bahkan sudah angkat tangan dengan kelakuan mas Arif"

"Lalu kenapa kau malah mau menikah dengan nya,lebih baik tinggalnya laki-laki itu "

"Tidak bisa pak, karena aku sudah lebih dulu menerima pinangan mas Arif di depan orang tua nya "

"Lalu apa masalah nya sehingga laki-laki itu bercerai dengan kakak mantan suami ku dulu "

"Kakak nya mas Rudi hanya memanfaatkan nya pak,Bu"

"Memanfaatkan bagaimana maksudnya "

"Iya, kakaknya mas Rudi hanya ingin hartanya saja bahkan saat mas Arif bekerja dan ingin pulang tidak di perbolehkan dan hanya boleh pulang jika sudah mendapatkan banyak uang,tetapi setelah semua yang di lakukan mas Arif pun kakak dari mas Rudi malah meninggalkan nya bekerja ke Surabaya"

"Apa kau yakin"

"Iyaa,mas Arif yang mengatakan nya pada ku Bu, tidak mungkin dia berbohong"

"Apa kau serius dengan niat ku itu untuk menikah dengan nya,bapak sudah memperingatkan kamu untuk meninggalkan laki-laki itu tapi kau tidak mau,jadi jika suatu saat nanti terjadi apa-apa tanggung sendiri akibat nya"

Eka pun hanya terdiam di tempat duduk nya tanpa menjawab ucapan orang tua nya.

Setelah beberapa saat ponsel Eka pun berdering ,saat melihat siapa yang menelepon ternyata itu adalah Arif .

Eka yang melihat nama Arif terpampang di layar ponselnya pun segera menekan tombol hijau nya.

"Halo, assalamualaikum".

"Waalaikumasalam,lagi apa "

"Hanya duduk saja mas,sudah makan siang"

"Sudah,baru saja selesai. Oh ya di mana orang tua mu dek mas ingin bicara dengan orang tua mu".

"Hem sebentar mas "

Setelah mencari kedua orang tua nya Aira pun menghampiri mereka dan mengatakan bahwa ada seseorang yang ingin berbicara kepada mereka.

"Bapak ini mas Arif ingin bicara dengan kalian"

"Oh ya kemarikan"

"Hallo, assalamualaikum "

"Waalaikumasalam,bapak perkenalkan saya Arif dan saya mempunyai niat ingin meminta Putri bapak untuk menjadi istri saya"

"Apa kau sudah yakin dengan itu,kau tau sendiri bahwa putriku sudah memiliki anak"

"Saya yakin pak,dan saya juga memiliki anak. Saya janji akan menganggap anak Eka seperti anak kandung saya sendiri,karena saya memang memiliki seorang anak perempuan "

"Apa itu artinya anak mu laki-laki ".

"Benar pak,anak saya tiga dan itu laki-laki semua "

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!