NovelToon NovelToon
Pernikahan Tanpa Cinta

Pernikahan Tanpa Cinta

Status: tamat
Genre:Obsesi / Hamil di luar nikah / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:215.7k
Nilai: 5
Nama Author: Syafitri wulandari

Kesalahan satu malam Arsenio Bagas Dharmendra (28 th) menyeret seorang gadis bernama Aileen Bela Cempaka (23 th) di dalam sebuah pernikahan tanpa cinta.

Arsenio tak sengaja menyeret Aileen untuk tidur bersama dengan dirinya saat gadis itu sedang bekerja di sebuah hotel di mana Arsenio mengadakan pesta. Dalam kondisi mabuk Arsenio membawa Aileen ke kamar hotelnya hingga keduanya melakukan hal terlarang yang hanya boleh dilakukan oleh sepasang suami istri.

"Aku hamil!" gumam Aileen memberanikan diri untuk bertemu dengan seorang pria yang telah menidurinya dua bulan lalu.

"Baik! Kita akan menikah!" ujar Arsenio dengan datar.

Aileen pikir cobaannya telah berakhir setelah Arsenio bertanggungjawab tetapi ternyata ia mengantarkan nerakanya sendiri saat bersama dengan Arsenio yang tak pernah menganggapnya ada.

Mampukah Aileen bertahan dalam pernikahan tanpa cinta yang dilakukannya oleh Arsenio?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Syafitri wulandari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 5 (Pertemuan Kedua)

...📌 Jangan lupa ramaikan part ini ya!...

...📌 Mohon dukungannya. Kome ya bagaimana cerita ini!...

...Happy reading...

...****...

Aileen bangun dari tidurnya, kepalanya juga masih terasa sakit akibat demam yang ia rasakan semalam. Aileen meringis memegangi kepalanya, tetapi panas di tubuhnya sudah turun karena Lastri mengompresnya dan memberikan obat penurun panas kepadanya.

Lastri masuk ke kamar dan membawakan bubur untuk Aileen. Lastri tersenyum saat melihat sahabatnya sudah bangun tetapi wajahnya masih terlihat pucat.

"Sudah mendingan?" tanya Lastri kepada Aileen.

Aileen mengangguk dengan pelan. "Sudah, Lastri. Terima kasih semalam kamu telah merawatku," sahut Aileen dengan tulus.

"Itu sudah kewajibanku sebagai sahabat yang baik. Sekarang kamu makan ya, aku sudah membuatkan bubur untukmu. Selesai makan minum obatnya aku sudah membelinya tadi. Kalau gitu aku berangkat kerja dulu ya, " ujar Lastri.

"Aku juga mau kerja saja, Las. Aku bosan di kos sendirian, badanku juga sudah mendingan, tunggu aku sebentar ya!" ujar Aileen yang mendapatkan pelototan dari Lastri.

"kamu butuh istirahat, Ai! Biar aku saja yang kerja," Ujar Lastri.

"Gak, Lastri! Kita butuh uang dan kita harus bekerja bersama. Aku sudah sehat jangan khawatir," sahut Aileen dengan tersenyum menenangkan sahabatnya yang mengkhawatirkan dirinya.

"T-tapi... "

"Sstt... Aku gak apa-apa, Lastri. Tunggu sebentar aku segera sarapan dan berganti pakaian," ujar Aileen dengan pelan.

Lastri tak lagi bisa membantah perkataan sahabatnya yang sangat keras kepala. Akhirnya Lastri menunggu Aileen untuk berangkat bersama menuju hotel dimana keduanya bekerja.

Setelah sarapannya selesai dan karena lidahnya terasa pahit, Aileen tak menghabiskan bubur yang dibuatkan sahabatnya. Tetapi Lastri tak memaksakan Aileen untuk menghabiskan sarapannya karena ia tahu Aileen pasti tidak merasa enak pada lidahnya karena terasa pahit.

Sebenarnya Aileen merasa tubuhnya masih kurang fit tapi ia baru bekerja di sana. Aileen tak mau dipecat lagi, pekerjaannya ini yang lebih banyak gaji daripada pekerjaannya yang lainnya. Dari pekerjaannya inilah Aileen yakin bisa memperbaiki kehidupannya dengan Lastri.

Aileen dan Lastri akhirnya berangkat bersama menggunakan angkot. Aileen memakai jaket rajut yang ia miliki untuk menghalau rasa dingin yang ada di tubuhnya, Aileen tak mau membuat Lastri khawatir dengan dirinya lagi.

Disinilah mereka sekarang, di hotel bintang 5 milik seorang Arsenio yang telah merenggut kesuciannya Aileen. Keduanya masuk bersama, keadaan hotel sudah mulai ramai walau belum terlalu ramai karena ini masih pagi.

Aileen dan Lastri mulai bekerja dengan pekerjaan masing-masing. "Kalau merasa lelah bilang ya, Ai! Biar aku minta izin untuk kamu bisaistirahat," ujar Lastri kepada sahabatnya.

"Iya, Las. Terima kasih," ujar Aileen dengan tersenyum.

Akhirnya keduanya bekerja masing-masing, sesekali Aileen meringis karena tubuhnya terasa lelah dan kepalanya terasa pusing. Tetapi Aileen menguatkan dirinya sendiri, jangan sampai ia pingsan di sini.

***

Jam istirahat sudah tiba akhirnya Aileen beristirahat di pantry dengan meminum teh hangatnya.

"Aileen!" panggil seseorang yang membuat Aileen menegakkan tubuhnya.

"M-mbak Kirana!" ujar Aileen dengan tersenyum. Lalu ia menunduk hormat pada Kirana, karena Aileen tahu Kirana orang penting di hotel ini. Kirana dan Lastri bersahabat sejak beberapa tahun ini makanya keduanya bisa kenal dan Kirana juga merasa nyaman jika bercerita dengan Aileen.

Kirana tersenyum. Ia duduk di hadapan Aileen, dan menelisik wajah Aileen.

"kamu sakit? Saya antarkan ke rumah sakit ya," ujar Kirana dengan cemas saat melihat wajah pucat Aileen.

"T-tidak, Mbak! Saya tidak apa-apa. Oo iya Mbak kenapa di sini?" tanya Aileen berbasa-basi.

Kirana menghela napasnya. Jika tidak karena atasannya, Kirana tak ingin ke sini. Kirana tak ingin Aileen terkena masalah jika berhubungan dengan Arsenio, sepupunya yang gila wanita.

"Pemilik hotel ini ingin bertemu denganmu," ujar Kirana yang membuat Aileen terkejut hingga tersedak air liurnya sendiri.

"Uhuk.. Uhuk..."

"S-saya tidak salah dengar, kan? Mungkin bos salah menyuruh saya untuk menemuinya, saya hanya karyawan biasa, Mbak!" ujar Aileen dengan terbata.

Kirana menggeleng. "Kamu tidak salah dengar. Bos memang ingin bertemu denganmu, setelah jam istirahat ini kamu sudah harus berada di ruangannya, " ujar Kirana dengan tegas.

"T-tapi, Mbak! Saya belum tahu pemilik hotel ini siapa. Saya belum bertemu dengan bos sekali pun," ucap Aileen dengan menelan ludahnya kasar.

Jantung Aileen mendadak berdetak tak karuan. Bertemu dengan bos pemilik hotel ini membuat Aileen takut dan gugup secara bersamaan.

"A-apa saya membuat kesalahan, Mbak? Saya merasa tak mempunyai kesalahan tetapi mengapa saya sampai dipanggil dan disuruh menemui, Bos? Jujur saja Mbak saya sangat takut, saya takut dipecat. Ini adalah pekerjaan yang sangat lumayan gajinya untuk memenuhi kebutuhan hidup saya," ujar Aileen dengan mata berkaca-kaca karena takut dipecat oleh bosnya.

Aileen terus berpikir kesalahan apa yang sudah ia perbuat hingga bosnya memanggilnya dirinya. Sungguh Aileen sangat takut sekarang. Jika dirinya dipecat makan Aileen akan bekerja dimana lagi? Ia sudah banyak merepotkan Lastri selama ini dan Aileen tak ingin merepotkan sahabatnya lagi.

"Kamu tidakak buat kesalahan apapun. Bos hanya ingin bertemu dengan kamu, sebaiknya temui dia sebelum bos marah," ujar Kirana dengan tegas.

"Jika butuh bantuan langsung hubungi saya ya! Ada kan nomor telepon saya?" ujar Kirana.

Aileen mau tak mau mengangguk patuh daripada ia dipecat mending bertemu dengan bosnya, Aileen berharap-harap cemas agar tidak terjadi sesuatu nantinya karena pikiran Aileen sekarang entah berkelana kemana sebab kejadian dimana kesuciannya direnggut.

"K-kalau begitu saya ke sana dulu, Mbak. Dimana ruangan bos?" tanya Aileen.

"Kamar Prisendential Suite paling atas," ujar Kirana yang semakin membuat Aileen menelan ludahnya kasar.

"K-kamar, Mbak?" ulang Aileen sekali lagi.

"Iya!" sahut Kirana.

Tubuh Aileen panas dingin, kamar itu seperti kamar lelaki bejat itu.

"T-tidak mungkin Aileen! Mereka bukan orang yang sama!" ujar Aileen di dalam hati.

Melihat keterdiaman Aileen membuat Kirana iba. "Saya antarkan saja kamu ke sana ya! Kamu pucat sekali," ujar Kirana tak terbantahkan.

***

Tubuh Aileen mematung dengan hebat dan keringat dingin keluar dari dahi dan juga tangan wanita itu. Aileen sangat hapal dan bahkan masih terekam jelas di ingatannya jika kamar ini adalah kamar dimana kesuciannya direnggut oleh pria kejam itu.

"Kenapa?" tanya Kirana yang melihat Aileen tampak gugup dan mata yang berkaca-kaca.

"M-bak bisa temani saya di sini?" tanya Aileen dengan penuh harap.

"Saya ingin juga, Aileen! Tapi pekerjaan saya hari ini sangat banyak. Sepertinya bos sengaja memberikan pekerjaan yang cukup banyak kepada saya hari ini. Jika tidak selesai hari ini saya akan dimarahi olehnya," sahut Kirana dengan Iba.

Sering ponsel Kirana membuat kedua wanita itu tersentak. Kirana mendengkus setelah melihat nama si penelepon.

"Halo!"

"Hari ini sepertinya pekerjaan kamu sungguh lelet sekali Kirana! Saya menyuruh kamu memanggik Aileen dan hampir 20 menit wanita itu belum datang," ucap Arsenio dengan tajam dibalik telepon.

Jika tidak sedang bekerja mungkin Kirana sudah menendang perut Arsenio dengan brutal. Kirana menghembuskan napasnya dengan perlahan agar kemarahannya dengan Arsenio tidak terlihat oleh Aileen.

"Kami sudah berada di depan pintu, Tuan!" sahut Kirana dengan tegas.

Diseberang sana Arsenio menyeringai sinis. "Suruh wanita itu masuk! Dan kamu kembali bekerja!" ujar Arsenio dengan tegas.

"Baik, Tuan!"

Sambungan telepon sudah diputuskan sepihak oleh Arsenio. Kirana menatap ponselnya dengan kesal tetapi wajahnya kembali seperti biasa ketika menatap Aileen.

"Masuklah, Tuan Arsenio sudah menunggumu sejak tadi!" ujar Kirana.

Aileen ingin pergi dari tempat ini karena kejadian dimana seseorang memperkosanya membuat Aileen takut kejadian itu akan terulang lagi.

Kirana membuka pintu kamar Arsenio setelah dari dalam Arsenio menekan tombol membuka pintu.

"M-mbak, a-aku..."

"Masuklah, Aileen!" ujar Kirana dengan tegas.

Mau tak mau Aileen masuk ke kamar itu. Pikiran Aileen kembali kacau, tubuhnya mematung dengan hebat saat melihat sekeliling kamar mewah yang ada di hotel ini.

Aileen menelan ludahnya dengan kasar sama melihat seseorang yang masih membelakanginya. Arsenio membalikkan tubuhnya menghadap ke arah Aileen.

Tubuh Aileen mematung dengan hebat, matanya membalalak saat melihat orang yang telah merenggut kesuciannya ada di kamar hotel ini.

"K-kamu..."

"Selamat datang kembali Aileen Bela Cempaka!" ujar Arsenio dengan menyeringai.

Tidak! Ini tidak mungkin! Mereka bukan orang yang sama! Bukan! Pasti dirinya salah kamar! Benar, kan?

1
Indyah Puspitoningrum
good
Yenisia Afila
seenak mu kalo suka kamu pegang bosan km buang
Syafitri Wulandari
udah update cerita Aditya ya. cari aja judul tuan arogan atau klik profil aku
Yuhel Yuhelmi
good
sri angga
kabar adytia gmn y thor ?
Syafitri Wulandari: ada novel tersendiri kak.. di tunggu ya
total 1 replies
siti muhlihah
trmksh kak syafi sudah membuat kita terhibur dgn smua karyanya,sukses sll,nextime ditggu karya terbarunya,,,🥰🥰😘😘
siti muhlihah: sama sama kak🤗
total 2 replies
gita yunita
selalu menunggu update selanjutnya kakak🥰🥰🥰
💐🌹Syana Azharii🌹🪷
😅🤣 karma tuu chelsea.. makin mudah rafael melepasmu itu stlh tau kamu sakit kanker serviks 😁😁 maaf ya aku bahagia diatas penderitaanmu 🤣
gita yunita
akhirnya setelah sekian purnama... selalu menunggu up selanjutnya kak.
semangat ya nulisnya😍😍
Syafitri Wulandari
mohon maaf sebenarnya pengen update tpi kerjaan numpuk banget jadi klo mlam udah capek gk bisa update. di tunggu ya
ArlettaByanca
coba klo anak nya sdh besar nendang sama bpknya....haha auto ngamuk bpk😁
Risma
update tiap hari dong thor ky dl
Risma: semangat trss thor... D aplikasi lain ada juga ga bikin karya
total 2 replies
Cicie Naka Yoshie
akhirnya arsenio dan Aileen menikah LG Thor😘😘😘
Fhatma Rizky
lanjut thor
Cicie Naka Yoshie
smoga kalian sllu bersama🥰
mom"$ T&T
g' salah kok ailen...
Ani Indra
akhirx arsenio baru menyadari kebusukan chelsea
Megawati Dafi
Dasar perempuan gk tau diri
siti muhlihah
masih aja gk nyadar diri,udah salah juga,heran dah
wati
rasain loe chelsea
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!