NovelToon NovelToon
Kau Rebut Tunanganku, Ku Rayu Gebetanmu

Kau Rebut Tunanganku, Ku Rayu Gebetanmu

Status: sedang berlangsung
Genre:Crazy Rich/Konglomerat / Identitas Tersembunyi / Diam-Diam Cinta
Popularitas:146.3k
Nilai: 5
Nama Author: Mama Mia

Alena berdiri dengan gugup di depan cermin rias yang memantulkan wajahnya yang begitu cantik memukau. Gaun pengantin yang membalut tubuhnya menambah kecantikan gadis itu. Hari itu adalah hari pernikahannya dengan Reno, pria yang sudah 3 tahun menjalin cinta dengannya.

Namun, hari yang seharusnya menjadi hari paling bahagia itu hancur karena satu telepon dari calon suaminya.

“Alena… aku tidak bisa datang. Selena pingsan dalam perjalanan ke hotel. Kita tunda pernikahannya ya”

Wajah Alena mengeras, bukan satu dua kali hal ini terjadi, dia hafal betul seperti apa kakaknya itu. Bahkan kedua orang tuanya juga selalu memihak pada Selena.

Dengan wajah tegas, Alena berdiri di depan semua orang.

"Saya, Alena Bagaskara, menyatakan pernikahan antara saya dan Reno Sebastian dibatalkan!"

Aula pernikahan menjadi riuh, namun Alena tak peduli. Dia melangkah keluar bahkan mengabaikan ancaman dari kedua orang tuanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mama Mia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

23

Selena membaca pesan yang baru saja dikirim oleh Reno itu berulang kali, ingin memastikan nama yang tertulis benar atau salah.

“Apa kamu tidak salah? Alena bekerja di Wijaya Kusuma group? Maksud kamu perusahaan milik tuan Nathan itu?” Selena ingin memastikan sekali lagi.

"Iya benar. Dan Alena sekarang menjadi asisten pribadi tuan Nathan."

Jari Selena yang hendak mengetik balasan berhenti bergerak. Matanya menatap nanar huruf demi huruf yang dikirimkan oleh Reno. Alena? Menjadi asisten pribadi tuan Nathan? Tubuh Selena tersandar luruh pada sandaran kursi yang ia duduki.

Nathan Wijaya Kusuma, pria yang selama ini diam-diam ia kagumi, yang berulang kali ia mencoba mendekat tetapi selalu gagal. Pria yang dikabarkan selalu menjaga jarak dengan wanita. Dan sekarang Alena bekerja sebagai asisten pribadinya?

Bagaimana bisa? Kenapa Alena selalu mendapat keberuntungan sebesar itu? Bahkan setelah dirinya memisahkannya dari Reno, membuat pernikahan mereka batal dan Alena menanggung malu, gini adik yang paling ia benci itu malah berada di samping Tuan Nathan? Kenapa dunia seolah ingin mempermainkan dirinya?

Selena menggeram.dengan wajah memerah menahan amarah. Tangannya mengepal begitu kuat sampai buku-buku jarinya memutih. Lalu apa gunanya ia merebut Reno dari Alena? Apa gunanya ia berhasil membuat Alena diusir dari rumah? Bukannya menderita, Alena malah bisa dekat dengan Tuan Nathan.

"Kenapa kamu selalu merebut apa yang aku inginkan? Dulu waktu kecil kamu merebut kasih sayang Mama dan Papa, lalu sekarang kamu merebut Tuan Nathan dariku? Atas dasar apa kamu selalu berada di atasku? Aku tidak suka, aku ingin melihatmu menderita," geram Selena.

Tiba-tiba saja kilasan-kilasan pertemuan antara dirinya dengan Tuan Nathan berputar-putar di atas kepalanya.

Tiga tahun lalu, Selena bersama dengan Tuan Gunawan bertemu dengan Tuan Nathan dalam salah satu acara bisnis. Selena terpesona pada pria itu pada pandangan pertama. Gadis itu bahkan sempat minta izin papanya pergi ke toilet untuk memastikan penampilannya sempurna dan bisa memikat Tuan Nathan. Namun, ketika akhirnya mendapatkan kesempatan berbicara dengan Nathan, pria itu hanya memberikan tanggapan seperlunya.

"Selamat malam, Tuan Nathan. Senang sekali bisa bertemu dengan Anda," ucap Selena dengan suaranya yang mendayu-dayu, dan dengan gerakan tangannya yang begitu lemah gemulai.

Namun, Nathan hanya mengangguk kecil. "Silakan nikmati acaranya, semoga menyenangkan."

Setelah itu pria tersebut pergi begitu saja.

Pernah juga Selena meminta kepada seorang kenalannya untuk mengatur pertemuan antara dirinya dengan Tuan Nathan yang seolah tidak disengaja di sebuah restoran. Bahkan Ia sudah duduk di meja yang berdekatan dengan Nathan.

Saat Nathan berdiri hendak pergi, Selena sengaja menghampirinya lalu berpura-pura bertabrakan tanpa sengaja. Namun malang, tua Nathan menghindar, sehingga yang menangkapnya adalah pengawalnya.

"Tuan Nathan, kebetulan sekali kita bertemu," ucap gadis itu dengan wajah bersemu merah menahan malu karena gagal menciptakan adegan tabrakan yang seperti drama Korea.

Namun Nathan hanya menatapnya sekilas. "Maaf, saya sedang terburu-buru," ucapnya lalu buru-buru pergi diikuti oleh pengawalnya.

Bahkan ketika Selena mencoba mengejar agar bisa berjalan bersamanya, berpura-pura bertanya tentang sesuatu, Nathan dengan tegas menjaga jarak.

Begitu pula saat Bagaskara grup berhasil menjalin kerjasama dengan Wijaya Kusuma grup. Ia tak pernah berhasil menarik perhatian pria itu. Tuan Nathan adalah satu-satunya pria yang sangat sulit untuk didekati. Dirinya yang waktu itu begitu percaya diri bisa membuat tuan Nathan terpesona akhirnya harus gigit jari.

Akan tetapi sekarang Alena justru bisa berada di sisinya setiap hari. Dan itu pun sebagai asisten pribadi. Mengapa bisa seperti itu? Cara apa yang dipakai oleh Alena untuk memikat pria idamannya?

"Jangan-jangan..." Selena menyipitkan matanya dengan segala pemikiran buruk yang menari-nari dalam otaknya. “Apa mungkin Alena memakai guna-guna?"

Selena mengeraskan rahangnya. Rasa iri dengki membayangkan oleh setiap hari berdekatan dengan Tuan Nathan membakar jiwanya.

"Apa jangan-jangan dia memang sengaja mendekati Tuan Nathan karena tahu kalau aku menyukai pria itu? Apakah Alena ingin membalas dendam padaku karena aku telah mengambil Reno darinya?” segala praduga muncul dalam otak gadis itu.

“Tidak!" Selena menggelengkan kepalanya berkali-kali. "Aku tidak akan membiarkan itu terjadi. Hanya aku yang boleh memiliki Tuan Nathan. Hanya aku yang pantas menjadi pendamping pria itu.”

"Tapi bagaimana caranya?” Selena mengetuk-ngetuk dagunya. Dan sedetik kemudian sebuah cara jitu ia temukan.

“Reno. Lebih baik aku membuat Alena kembali dengan Reno, dengan begitu aku masih memiliki peluang untuk mendekati Tuan Nathan."

Selena membuka kembali ponselnya lalu mengetikkan pesan balasan untuk Reno.

"Reno, menurutku Alena hanya sedang marah padamu dan juga padaku. Itu adalah kesalahanku karena aku pingsan saat kalian akan menikah. Tetapi sebenarnya aku yakin Alena masih mencintaimu. Jadi kamu harus tetap berusaha mendapatkan Alena."

Reno yang membaca pesan dari Selena seketika mengerutkan kening. "Apa menurutmu begitu?"

Selena menarik napas kemudian mengetik balasan berikutnya.

"Kalau kamu benar-benar ingin dia kembali, jangan menyerah. Apalagi kamu juga harus mempertahankan posisimu sebagai pewaris Sebastian. Bujuk dia. Minta maaf. Tunjukkan kalau kamu benar-benar menyesal."

Di tempat duduknya Reno terdiam membaca balasan pesan dari Selena. Selama ini iya mempertahankan Alena memang karena posisi sebagai pewaris Sebastian. Namun entah kenapa kali ini hatinya menyangkal semua itu. Ada sisi hatinya yang terasa sakit melihat Alena berdiri di samping Nathan Wijaya Kusuma. Bukan semata-mata karena posisi pewaris yang akan hilang darinya.

"Aku tahu. Dan aku takkan melepaskannya."

Di dalam ruangannya Selena tersenyum tipis membaca balasan dari Reno. Namun, begitu layar ponselnya kembali gelap, senyum di bibir gadis itu pun ikut menghilang. Aura kemarahan kembali menyelimuti wajahnya.

"Alena..." geramnya pelan. “Aku pasti akan mengambil semua darimu!"

Gadis itu kemudian berdiri dari tempat duduknya lalu berjalan menuju ruang kerja papanya. Gadis itu bahkan langsung menerobos masuk tanpa mengetuk pintu.

Tuan Gunawan yang sedang membaca beberapa laporan terkejut mendengar pintu ruang kerjanya dibuka secara tiba-tiba. Pria paruh baya itu pun segera mengangkat wajah. Dan seketika itu pula keningnya berkerut melihat keberadaan Selena.

"Ada apa kamu ke sini? Apa tugas yang Papa berikan sudah kamu selesaikan?"

Tanpa menjawab sepatah kata pun, Selena berjalan mendekat lalu duduk di hadapan meja kerja papanya.

"Papa… Selena tahu di mana Adik sekarang."

“Benarkah?" Wajah Tuan Gunawan yang semula dingin seketika berbinar antusias. "Memangnya di mana adikmu sekarang?”

Melihat reaksi papanya membuat Selena semakin geram. Namun, gadis itu menahannya demi satu tujuan. Menarik kembali Alena dari sisi tuan Nathan.

"Dia bekerja di Wijaya Kusuma Group."

"Apa?"

"Iya, Pa. Dia sekarang menjadi asisten pribadi Nathan Wijaya Kusuma."

Seketika itu juga Raut wajah Tuan Gunawan berubah. "Bagaimana mungkin?"

Selena mengepalkan tangannya di atas paha, namun sebisa mungkin ia memasang raut sedih di wajahnya. "Itulah yang Selena tidak habis pikir, Pa. Kondisi kita sedang tidak baik-baik saja, tetapi Alena malah bekerja untuk perusahaan lain. Apakah itu pantas? Bagaimana orang luar memandang keluarga kita nantinya?" tanya gadis itu seolah-olah benar-benar peduli.

Tuan Gunawan terdiam memikirkan semua yang terjadi di Bagaskara Group setelah kepergian Alena. Banyak pekerjaan yang sebelumnya berjalan lancar kini menjadi berantakan. Beberapa keputusan penting tertunda. Bahkan beberapa klien mulai mempertanyakan kemampuan manajemen perusahaan.

Tuan Gunawan menghela napas. "Papa akan menemuinya dan membawa dia kembali."

Wajah Selena mengeras mendengar kata-kata papanya. Meskipun ia ingin papanya menarik kembali Alena tetapi ia juga membenci membayangkan Alena mendapatkan kasih sayang dari papanya. Apalagi setelah papanya mengetahui bahwa setiap apa yang ia capai dan bangga akan dihadapan papanya dulu adalah hasil kerja keras Alena, sejak saat itu sikap papanya apa adanya sedikit berubah.

Selena menundukkan kepala, menyembunyikan sorot mata penuh kebencian.

“Tidak! Aku tidak akan membiarkan Alena lebih bahagia dariku.”

1
Elina thea
terharu Melani ternyata sebaik itu....harusnya Richard bersyukur punya istri kayak Melani ketika dia salah tapi masih ada yg mengingatkan
Nar Sih
alena pasti terkejutt nih ,dan sgra dinikah kan sja lebih baik biar nathan sgra jujur
Muft Smoker
setuju ma sikap bu melani ,,
meski cinta dg pasangan tp ttap bersikap tegas ketika pasangan ny melakukan kesalahan 👍👍👍
sunaryati jarum
Bagus Bu Melani,anda memang istri panutan.Tidak mau suami melakukan kejahatan, dengan membiarkan orang telah membunuh keluarga dan merampas hartanya tetapi tidak melaporkan
Nar Sih
good job alena👍
Nar Sih
siap,,kmu hancur selena🤣
Ayuk Witanto
keren Bu Melani
Ayuk Witanto
yah ketahuan
Nar Sih
kasihan sunguh kasihan selena ,rencana mu gagal lgi ,🤣🤣
Sri Angga
istri yg baik,,memberi wejangan KPD suami ny yg punya ambisi harta
Nar Sih
sepertinya alena hnya ank angkat ya ,pantesan beda baget org tua nya
Nar Sih
hahaha 😂😂kasihan selena di buli orang di bilang org gilaa
Adinda
mungkin tuan gunawan dan istrinya dalang pembunuhan orang tua kandung Alena demi merebut harta Alena
Ariany Sudjana
bagus Melani contoh istri yang bijak, tidak mau terbawa arus kejahatan suaminya. harusnya Richard mendengarkan pendapat Melanie, secara tidak langsung kamu terlibat pembunuhan Gautam, dan kalau kamu tidak menyerahkan diri, hukuman yang sangat berat menanti kamu Richard
Sri Rahayu
kacau pikiran Richard...dia diam Melani akan meninggalkanya...kl lapor polisi takut masuk penjara🙃🙃🙃...lanjut Thorr😘😘😘
Ariany Sudjana
sayang Melani keburu ketahuan, seandainya bukti itu bisa di amankan
Ariany Sudjana
bagus Alena, kamu harus menuntut balas atas kematian orang tua kandung kamu, jangan ragu Nathan mendukung kamu. pantas saja semua kerjaan si pelacur ga ada benarnya dibanding kamu, ya jelas bibit bebet bobotnya beda, Alena jauh lebih unggul dibanding si pelacur murahan itu
Noor hidayati
harusnya entah kemana thor🙏
✍️⃞⃟𝑹𝑨 Mama Mia: astaghfirullah 🤣... oleng 🤣🤭😭🙈
total 1 replies
Sastri Dalila
👍👍
Ayuk Witanto
apa mungkin hipnoterapi waktu Alena kecil pasca kematian papanya adalah untuk menghapus sebagian ingatan Alena
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!