NovelToon NovelToon
TERPAKSA MENIKAHI PRIA DEPRESI

TERPAKSA MENIKAHI PRIA DEPRESI

Status: tamat
Genre:Tamat / Cintapertama / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah / Pernikahan Kilat
Popularitas:11.2M
Nilai: 4.7
Nama Author: Bunga Alika

Nara seorang gadis cantik terpaksa menikahi pria dengan gangguan mental demi melunasi hutang paman dan bibinya, akakah ia hidup bahagia dengan pernikahannya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bunga Alika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 6

TERPAKSA MENIKAHI PRIA DEPRESI

BAB 6

nara merasa terkejut ada seseorang yang memeluknya. Demi apapun Nara sangat takut sekarang, dengan segera ia membalikan tubuhnya dan melihat ternyata Rayan yang sedang memeluknya.

Deg

Pandangan mereka berdua bertemu, pandangan Rayan sama sekali tidak bisa di tebak. Berbanding dengan Nara yang merasa takut kepada suaminya ini.

"K-kau mau apa R-Rayan....? tanya Nara tergagap karena kini posisi mereka sangat dekat dan sangat tidak menguntungkan untuk Nara yang hanya menggunakan handuk saja.

Malu...

Itulah yang di rasakan Nara saat ini, rasa malu bercampur dengan rasa takut. Namun ia mencoba menetralisir rasa takutnya itu, dan berpikir jika Rayan memang bukanlah pria normal pada umumnya.

"Mandi.... "ucap Rayan

"Kau mau mandi? "tanya Nara dengan perasaan masih gugup. Rayan pun mengangguk

"Oh kau mandi ternyata, hufft... kamar mandinya ada di sana mandilah " ucap Nara sambil mengencangkan handuknya.

"Mandikan aku... "ucap Rayan

"Haahh..... oh ya ampun dia minta di mandikan olehku " gumam Nara.

"A-aku akan memanggil pelayan dulu ya, sebentar aku pakai baju dulu" ucap Nara sambil mencoba melepaskan pelukan Rayan dan langsung berlari menjauh tanpa lupa membawa pakaiannya.

Nara langsung masuk ke ruangan yang ia yakini itu adalah tempat ganti baju dan segera menguncinya. Nafasnya masih tidak beraturan, dia menetralkan perasaannya dan mencoba untuk tenang.

"Untung saja aku cepat lari kalau tidak aku tidak membayangkan apa yang akan terjadi.. " gumam Nara.

tok

tok

tok

"Buka.... " terdengar suara Rayan memanggil

"Aaahhhh... kenapa masih ngejar sih, kalau mau mandi ya mandi saja memangnya harus di mandikan olehku apa, enak saja aku tidak mau " ucap Nara. dengan segera memakai pakaiannya dengan cepat.

Ketukan di pintu tidak berhenti membuat Nara menjadi gugup di buatnya. Setelah selesai berpakaian dengan segera Nara membuka pintunya dan memasang senyum semanis mungkin.

"Ada apa Rayan....?"tanya Nara

"Mandi.... "

"Ya ampun, mandi....?"

"Mandi.... "

"Baiklah aku mengantarmu, eh tunggu dulu aku akan memanggil pelayan saja supaya bisa membantumu mandi ya... " ucap Nara berjalan meninggalkan Rayan, namun Rayan masih mengikuti Nara dari belakang.

Nara keluar dari kamar dan mencari pelayan untuk membantu Rayan mandi. Namun Nara tidak melihat satu pelayan pun. Nara baru ingat semua pelayan pasti di bawah karena pesta pernikahannya dengan Rayan masih belum selesai.

Nara membalikan tubuhnya, dan kemudian ia tidak sengaja menabrak tubuh Rayan. Karena sedari tadi Rayan terus saja mengikuti Nara dari belakang.

"Aduhh....hidungku sakit kenapa badanmu keras sekali sihh" ucap Nara sambil terus mengelus hidungnya. Namun Rayan masih diam dan tidak merespon ia hanya memandang wajah Nara.

"Lama-lama aku bisa terkena diabetes jika terus di sajikan wajah tampan dan manis seperti ini, Tuhan kuat kan imanku agar tidak tergoda olehnya" gumam Nara.

"Ayo mandi...." ajak Rayan.

"Ahh ya ampun, suamiku ini terus saja mengajaku mandi, apa dia tahu kalau aku ini belum siap melihat belalainya.... " Nara terus saja menggerutu. Nara ingin sekali menolak, namun dia ingat pesan pak Sam jika keinginannya di tolak maka Rayan akan mengamuk. Itu membuat Nara menjadi takut. Bagaimana kalau dia mengamuk dan melukainya, Nara tidak mau itu terjadi. Dia terpaksa mengiyakan keinginan Rayan.

"Baiklah anak manis, kau ingin mandin kan. Aku akan memandikanmu... "ucap Nara sambil tersenyum. Rayan pun tersenyum dan mengangguk.

"Jiaahhh, senyumnya membuatku ingin pingsan dan jatuh di pelukannya.... " ucap Nara sambil menutup wajahnya.

"Lama-lama aku bisa ketularan gila kalau begini terus... " ucap Nara tanpa menyadari ada seseorang yang tengah tersenyum melihat ke arahnya.

*

*

*

Kasih dukungan seikhlasnyanya 😚😚😚

1
Ulufi Dewi
😂😂😂🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Ulufi Dewi
Luar biasa
Miftahur Rahmi23
ini depresi atau skizofrenia? keduanya itu berbeda lo. skizofrenia itu termasuk orang yg gila, sampe di pasung atau dikurung. kalau depresi itu orang2 sudah tdk berminat mengerjakan sesuatu yg dia suka dulu, sering menyendiri dan sejenisnya. jadi kata depresi disini harusnya diperjelas lagi. sebab dikurung karena apa? apa hanya karena malu memiliki anak depresi atau karena sianak suka mengamuk dan memukuli orang2? jika iya, ini ter masuk skizofrenia, jadi mestinya kata depresi diubah menjadi kata skizofrenia.
Mbaake Virrgo Sarinee
🤣🤣🤣🤣🤣
Uri
crita nya lucu
Uri
sakit perut q Thor ketawa trs
Uri
yang baca jadi ikut gila Krn senyum2 sendiri🤣🤣🤣
Okta
aku pikir hanya sebagian kaum perempuan yang seperti ini jika patah hati ternyata Laki Laki juga
Okta
/Puke/
Okta: gue mau muntah di bagian ini di Dunia nyata ada, dan gue agak /Speechless/
total 1 replies
mersihbg
kocak pllussss yg baca ikut setengah gila🤣🤣🤣
Kurnaesih
bloon si teh Rio tinggal aja pasing amat 🤦🏼‍♀️
Kurnaesih
Thor 😭🤦🏼‍♀️🤦🏼‍♀️😂😂😂😂😂
Kurnaesih
Allah hu Akbar sampe nahan pipis aku Thor 😂😭😭
Kurnaesih
😂😂😂😂
Kurnaesih
ngakak Thor ya Allah sakit perut 😄😄😄
Kurnaesih
bagus Nara semangat 💪💪🥰
Kurnaesih
😀😀😀
Kurnaesih
assalamualaikum mampir Thor 🥰👍🏼
Bunga Alika: Waalaikumsalam kakak 🤗
total 1 replies
Novie Achadini
tinggalin aja perempuan kaya gitu
Novie Achadini
nara tangguh tp knp nggak bisa ngelawan paman dan bibinya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!