Novel kali ini menceritakan tentang pertemuan tak sengaja Kania dengan CEO tampan di hotel. Lucu seru jangan lupa like.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Eka Murniasih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Rahasia Kania
Happy Reading 😘
__**__
"Pergi sono!!" teriak Kevin
Siapa ya tadi namanya, gue belum sempat kenalan. Semoga Andri bisa dapet semua informasi tentang cewek itu. Cewek bar bar Lo liat aja nanti gue yakin Lo akan bertekuk lutut sama gue. Kevin mulai menghayal.
Malam harinya.
"Haduh lelah sekali aku pagi kuliah, kerja, belum lagi buat perhitungan dengan cowok gila itu." gumam Kania ketika dia tiba di kontrakan sepetak nya.
Kania memang tinggal di sebuah kontrakan dengan hanya terdapat ruang kecil untuk kamar mandi di dalam nya dan itu pun letaknya ada di atas loteng, sebenarnya dibawah ada beberapa kamar yang lebih luas dan terbagi menjadi beberapa sekat tapi karena sewa nya yang lumayan mahal, Kania akhirnya memilih menyewa kamar yang ada di loteng.
Ceklek.
Pintu terbuka terlihat kasur yang hanya untuk satu orang saja, dengan lampu tidur diatas nakas di sebelah kasur, di sudut lain ada lemari pakaian biasa terbuat dari plastik. Begitu Kania masuk dengan cepat dia merebahkan tubuhnya diatas kasur.
"Lelah sekali aku hari ini. Gara-gara cowok gila mesum itu aku harusnya bisa istirahat lebih cepat jadi harus ijin jam kerja ku mundur sampai akhir nya aku pulang semalam ini" keluh Kania.
"Aku harus cari tambahan kerja part time nih, tabungan ku semua sudah ku berikan ke cowok gila itu. Bulan depan aku harus ngasih apa ke Ibu Alfi dan anak-anak panti?" Kania berbalik badan menjadi terlentang menatap langit-langit kamarnya.
"Aku gak boleh nyerah aku pasti bisa mendapatkan uang pengganti asalkan aku semangat." gumam Kania lagi.
Sambil terus menatap langit-langit kamarnya tangannya meraba disekitar bantal mencari sesuatu benda diatas sana. Beralih duduk dan menatap bingkai foto dengan wajah rindu yang mendalam.
"Mama,, mama yakin kan kalau aku kuat dan mampu bertahan?!" ucap Kania sambil memandang bingkai foto bergambar mamanya yang cantik dan mirip dengan nya.
"Maa,, aku mau cerita deh. Hari ini aku sial banget bisa ketemu cowok gila dan mesum. Tapi mama tenang aja aku sudah meninju perutnya sampai dia tak berkutik ha-ha-ha, cuma aku harus merelakan tabungan ku diambil olehnya. Gak pa pa ya mah aku akan berusaha dengan giat mencari pekerjaan tambahan lagi."
"Mama tenang aja aku gak bakal kalah sama cowok gila itu, kalau dia macam-macam lagi bukan tinju yang akan melayang tapi tendangan maut ku pun akan aku layangkan." Kania semangat dengan kepalan tangan.
"Maa,, aku rindu mama. Mama akan selalu melihat ku dari atas sana kan, jangan tinggalkan aku ya mah, aku sayang mama!" matanya mulai berkaca-kaca menahan rindu.
Sambil memeluk bingkai foto itu Kania terlelap.
Keesokan harinya Perusahaan Apple
"Selamat pagi pak direktur Kevin Pratama cowok satu bulan." sapa Andri dengan nada ledekan seperti biasanya.
"Gak usah basa-basi mana tugas yang gue suruh, jangan bilang gak ada hasil apapun ya!" jawab Kevin ketus.
Meskipun terkenal playboy Kevin sangat disiplin dalam urusan pekerjaan dia tidak menyukai siapapun yang bekerja tidak profesional.
"Dih gak sabaran amat sih, penasaran banget ya?" kembali Andri meledek sambil menyodorkan map keatas meja Kevin.
Tak menunggu lama Kevin pun segera mengambil, membuka dan membaca nya.
"Jadi namanya Kania Pratiwi usia 24 tahun tinggi 165cm berat badan 50kg. Kuliah jurusan desainer tata busana, Ibunya meninggal akibat kecelakaan 14 tahun yang lalu, ayah nya tidak diketahui." gumam Kevin.
"Ya sejak ibu nya meninggal ketika usia 10 tahun dia langsung dibawa ke panti asuhan Cinta Kasih dan tinggal disana. Sifatnya yang ceria, periang, membuatnya disukai banyak orang. Ketika dia berusaha 17 tahun dia memutuskan untuk keluar dari panti asuhan dan hidup mandiri di luar. Dia kuliah sambil bekerja selama ini bahkan dia juga selalu mengirimkan uang hasil kerja nya setiap bulan ke panti asuhan itu." cerita Andri.
"Kania hanya memiliki satu orang teman dekat yang bernama Ayu. Menurut gosip banyak teman laki-laki yang berusaha mendekati nya tapi tak ada yang berhasil. Yang salut dari nya dia membiayai hidupnya dan hidup anak-anak panti dengan kerja keras setiap hari nya." lanjut Andri.
Ternyata dia gadis yang baik dan mandiri. Panti asuhan Cinta Kasih, sepertinya aku tau apa kelemahan mu.
"Okey Andri ada tugas baru buat Lo!" ucap Kevin tiba-tiba.
"Tugas baru apa lagi?"
"Kita sudah kenal lama masa Lo masih juga belum paham apa rencana gue sih?!"
"Ayolah Vin, jangan lah Lo iseng sama si Kania ini dia juga kan bukan tipe Lo. Gak usah aneh-aneh." cegah Andri.
Tiba-tiba suara dering ponsel Kevin, dengan telunjuknya teracung kedepan Andri agar dia berhenti bicara.
"Halooo sayanggg,,, kamu dimana??" ucap Kevin di telepon
"Malam ini ya,, okey sayang seperti nya kamu rindu sekali dengan ku. Baiklah aku akan datang tapi seperti biasa ya jangan buat aku menunggu ya sayang!" katanya lagi.
Sementara Andri hanya geleng-geleng kepala dan memilih berjalan ke sofa dan duduk di sana sambil membaca koran hari itu.
"Haduh Kevin.. Kevin.. ngerepotin gue aja itu orang, mau di tolak dia bos gue, dikerjain ribet banget, nasib nasib jadi asisten ya begini harus mau disuruh-suruh." gumam Andri didalam koran nya.
"Heh,,,!!! gue denger kali ocehan Lo yang gak mutu itu!" semprot Kevin tiba-tiba.
"Eh,, kirain masih anyang-anyangan sama si bebeb,, olahraga malem lagi Vin nanti ckckckck gak cape apa?!" sindir Andri.
"Makanya cari pacar biar tau gimana rasanya, jomblo ko seneng ha-ha-ha!" balik Kevin menyindir.
"Dih, gue kan bukan sultan mana ada cewek cantik yang mau deket sama cowok kere kaya gue."
"Itu mah Lo nya aja yang jaga jarak sama cewek, udah kenapa jadi ngebahas Lo sih, pokoknya gue harus dapetin itu cewek gimana pun caranya, harga diri gue sebagai cowok tajir dan keren bisa ancur, pokoknya gue mau dia bertekuk lutut sama gue.!" ucap Kevin dengan senyum licik nya.
"Oke oke, apa mau Lo!"
"Gue kasih waktu Lo satu Minggu, gue mau kita beli tanah panti asuhan itu, terserah gimana caranya. Cari siapa pemilik asli tanah itu dan beli."
"Astaga gila beneran nih orang!"
"Ha-ha-ha landak kecil itu harus tau siapa Kevin Pratama."
"Terserah Lo aja lah Vin,, gue mah apa atuh remahan rengginang." jawab Andri sambil berlalu.
**__**
To be continued 😘😘
Seru gak sih ceritanya maaf ya klo gak seru🤭 jangan lupa like komen vote n gift nya makasih.