NovelToon NovelToon
Dia Pemegang Kendali Hidupku

Dia Pemegang Kendali Hidupku

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Crazy Rich/Konglomerat / Sistem
Popularitas:609
Nilai: 5
Nama Author: MegaHerdian

Cerita ini menceritakan seorang gadis yang mengalami peristiwa yang sangat tragis, karena kecelakaan yang dialami nya, dia harus duduk di kursi roda sebagai penyangga hidupnya, entah lelaki mana yang masih mau menerima nya sekarang, dokter mengatakan semuanya sementara, namun ini sudah hampir lima tahun da dirinya masih duduk di kursi roda. Entahlah, hidupnya mungkin akan berakhir seperti itu selamanya, namun di saat detik detik terakhir dalam hal terpuruk nya. Dia datang, seolah membawa harapan yang selama ini dia inginkan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MegaHerdian, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 5

“Kamu tau ga..” Teo menjeda ucapannya, lelaki itu berjalan perlahan memutari setiap sudut ruangan dan berakhir berdiri di samping kursi roda Layla.

“Kenapa aku rekomendasiin bikin baju disini?” Teo berbinar, ada kesenangan yang terpancar dari matanya.

“Biar aku bisa sekalian kenalan sama Ibu kamu” ucap Teo sambil tersenyum.

Layla mulai geram, kedua tangannya sudah mengerat memegang kedua sisi kursi rodanya.

“TEO!” Ucap Layla menyebut namanya dengan penuh penekanan.

Pak Prasa memilih mundur dan meninggalkan ruangan saat melihat keduanya mulai beradu argumen.

“Jangan bawa bawa Ibuku..”

“Sebenarnya apa yang kamu inginkan? Apa kamu tidak melihat hal yang sudah jelas ini!” Tunjuk Layla ke arah kakinya, mengingatkan Teo bahwa dia lumpuh.

“Entahlah Layla.. aku pun merasa bingung..” Teo menghela nafas ringan dan kembali duduk di kursi yang tadi dia duduki.

“Terkadang aku selalu memikirkan mu setiap harinya, namun akupun bingung apa yang bisa aku harapkan darimu” entahlah… ucapan Teo ini apakah ejekan atau cemooh!.

“Sebenarnya kita pernah bertemu Layla… jauh sebelum kita bertemu di kampus, mungkin saat itu juga ketidaksengajaan “ ucap Teo lagi.

“Mungkin dari situ aku mulai jatuh cinta pada pandangan pertama “ Leo terkekeh karena ucapannya sendiri, berbeda dengan Layla yang diam tanpa ekspresi.

Apa yang lucu! Padahal tidak ada yang lucu sedikitpun!.

“Kita bakal sering ketemu, mau kamu pergi ke belahan dunia manapun..kita pasti ketemu lagi.. tapi itu ketidaksengajaan loh ya..” Teo terkekeh sebelum pergi.

Layla masih diam, sebenarnya apa yang lelaki itu inginkan darinya dan lagi kapan mereka pernah bertemu sebelumnya?!.

Ah!

Ucapan Teo mengacaukan segalanya! Layla bahkan semakin tidak nafsu untuk makan atau melakukan apapun, setelah kedatangan Leo ke butik ibunya, hampir setiap hari Leo datang membawa orang yang berbeda dengan mengajaknya berbelanja.

Ibunya bahkan memujinya sebagai lelaki yang dermawan karena menolong orang dan berbagi hartanya untuk saling membantu, tetangga sebelah yang merupakan toko sembako pun mulai bergosip dengan ibunya karena setiap hari datang membawa orang yang berbeda untuk mengajak nya berbelanja.

Awalnya dia membawa para pekerja yang bekerja di rumahnya entah benar atau tidak tapi sepertinya dia berbohong, karena hampir sebulan full dia membawa seseorang, setelah itu dia membawa pengemis dan gelandangan yang mungkin dia temui di jalan.

Memang sungguh dermawan jika di lihat lihat.

Pada saat Teo datang dia tidak pernah menyapa Layla sedikit pun hanya kontak mata mereka berdua yang saling bertemu, Teo juga sering melemparkan senyuman aneh yang penuh maksud dan tujuan tertentu kepadanya.

Tapi di satu sisi Layla cukup merasa terbantu, usaha orang tuanya mulai ramai kembali seperti dulu lagi.

Tapi Layla selalu merasa bosan karena ibunya yang selalu memuji Teo setiap kali lelaki itu datang, padahal itu semua hanyalah sandiwara yang di buat oleh lelaki itu.

Sore ini matahari hampir tenggelam, menyisakan semburan cahaya jingga yang memantul dari kaca. Layla mencengkeram erat sandaran tangan kursi rodanya . Di luar, suara mesin sport car yang sangat familier baru saja berhenti.

Teo datang lagi, hari ini dia tidak membawa seorang gelandang atau pengemis lagi, kali ini dia membawa seorang gadis muda berpakaian glamor yang tampak tersipu malu, sangat cantik.

Selama tiga bulan terakhir, ritual itu tidak pernah berubah. Namun ini pertama kalinya Teo membawa seorang gadis cantik ke sini, apa dia pacarnya? Layla bertanya tanya.

Selama ini, bagi semua orang yang melihat Teo, dia adalah lelaki dermawan, namun bagi Layla, lelaki itu adalah bajingan manipulatif yang sedang memainkan permainan psikologis yang sangat kejam.

Saat Teo melangkah masuk, tatapan matanya yang tajam langsung mengunci posisi Layla di sudut ruangan, ia tersenyum tipis senyuman yang selalu membuat bulu kuduknya merinding sekaligus membuat jantungnya berdegup tidak karuan.

“Pilih saja apa yang kamu suka” bisik Teo pada gadis di sampingnya, namun matanya tidak beralih sedikitpun dari Layla.

Gadis itu terus melingkar mesra di lengan Teo, sesekali mengecup pipi dan leher Teo dengan manja, Layla memutar kursi rodanya, berniat masuk ke ruang belakang, jujur saja Layla sudah muak menjadi penonton sandiwara ini!. Namun sebelum rodanya berputar penuh, langkah kaki tegap mendekat. Aroma parfum Wood dan Amber yang maskulin tiba-tiba mengepung indra penciumannya.

“Mau pergi kemana, Layla” Suara Berat Teo berbisik di telinganya, bahkan ujung bibirnya menempel ke telinga Layla membuat nya langsung refleks menghindar.

Wanita yang di bawa Teo sedang sibuk di fitting room, membuat sudut butik itu terasa sunyi dan mencekam. Ketegangan langsung memuncak, Layla bisa merasakan deru nafas Teo yang hangat bermain di kulit lehernya.

“Lepaskan tanganmu dari kursi roda ku, Teo!” Desis Layla mencoba menyembunyikan getaran di suaranya.

“Apa yang kamu rencanakan, bersenang senang saja dengan kekasih mu!”

Teo justru berlutut di hadapan kursi roda Layla, jarak mereka begitu dekat hingga Layla bisa melihat pantulan dirinya di manik mata lelaki itu. Tanpa di duga , Teo meraih tangannya membuat Layla spontan kaget dan berusaha melepaskan tangannya.

“Kamu benar-benar berpikir mereka semua berarti bagiku?!” Teo berbisik, Layla menarik paksa tangannya yang semula di genggam Teo, suaranya sangat pelan terdengar berbahaya.

“Aku membawa orang yang berbeda setiap hari agar ibumu punya alasan untuk mempertahankan butik ini. Dan aku melakukannya.. hanya untuk alasan melihat mu setiap hari, Layla”

Jantung Layla seakan berhenti berdetak, rasa benci, takut, dan sebuah letupan emosi asing yang tak mau ia akui! Jujur saja jika saja Teo tidak brengsek mungkin saja Layla akan terpesona dengan senyumannya yang sangat tampan mempesona itu.

“Kamu gila ya!” Bisik Layla mendesis. Nafasnya memburu.

“Kamu hanya ingin memamerkan bahwa aku ini tidak berdaya kan?! Bahwa aku hanya bisa duduk di sini sementara kamu bisa memiliki siapapun dan apapun yang kamu inginkan!?”

Teo menarik tangan Layla lagi, membawa jari jemari itu ke dadanya, tepat dimana jantungnya berdegup sangat kencang.

“Kalau aku bisa menginginkan apapun, mungkin aku tidak akan merasa tersiksa setiap kali melihat mu memalingkan wajah Layla “ ujar Teo dengan tatapan yang mendadak melunak, memancarkan kerapuhan yang belum pernah ia tunjukkan sebelumnya.

“Permainan ini akan selesai saat kamu berhenti menolakku,Layla”

Tepat setelah Teo mengatakan itu, terdengar langkah kaki gadis yang tadi di bawa Teo mulai berjalan mendekat.

Ketegangan kembali menyergap di antara keduanya, Teo berdiri perlahan, melepaskan genggamannya dan kembali memasang topeng angkuhnya dalam sekejap. Ia mengedipkan sebelah mata kepada Layla sebelum dia berbalik menghampiri gadis itu.

Layla masih terpaku di kursi rodanya. Tangannya masih terasa hangat bekas genggaman Teo. Di antara rasa terancam oleh obsesi lelaki itu dan debaran romansa yang mulai menyusup, Layla tahu bahwa hidup nya tidak akan pernah sama lagi.

1
Paw_chan🐾
keren nih
writternim: Aww maaacih… jangan lupa selalu komen ya karena ceritanya luar biasa bikin pusing😂😂
total 1 replies
Wulansari MU
keren banget cerita nya.. lanjutkan
Wulansari MU
ini tanggung banget lagi marah malah salah nulis jadi akua
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!