NovelToon NovelToon
The Moon Curse

The Moon Curse

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Fantasi / Kutukan
Popularitas:337
Nilai: 5
Nama Author: stella bluebell

wanita miskin yg biasa-biasa saja tiba tiba jadi putri bangsawan?
violenne lavienna arabelle wanita biasa berusia 29 tahun,yg bekerja di kota Nanterre,Paris.
Dia adalah wanita yg tidak mendapatkan peran keluarga,dan tidak tahu apa itu 'pulang' dia selalu bekerja keras untuk mewujudkan mimpinya yaitu memiliki keluarga yg harmonis.

usahanya sedikit lagi akan membuahkan hasil tapi...takdir berkata lain.dia tiba tiba saja mati,bukan tertabrak,bukan tertembak,bukan juga tertusuk,lalu apa?

semuanya terjadi begitu cepat,tanpa ada yg menyadari,ia sendiri juga tidak tahu apa yg sedang terjadi pada dirinya,lalu apakah hidupnya akan berakhir begitu saja?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon stella bluebell, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 05 - Masa Lalu Dan Gadis Biasa.

 Pada kehidupan pertamaku, aku bekerja di Paris karena sebuah alasan. Ibuku disiksa oleh ayahku sendiri,karena ibuku yg tidak bisa melawan,melampiaskan amarahnya kepadaku. Penyebabnya adalah pernikahan yang terpaksa mereka jalani. Ibuku hamil di luar nikah dan menuntut pertanggungjawaban dari ayahku yang saat itu merupakan seorang pengusaha terkenal, sementara ibuku hanyalah perempuan biasa. Ayahku bersedia menikahinya karena mengira anak yang dikandung ibuku adalah laki-laki yang kelak dapat mewarisi perusahaannya. Selain itu, ia juga takut nama baik perusahaannya tercemar apabila meninggalkan ibuku begitu saja. Namun kenyataannya berbeda. Ibuku melahirkan seorang anak perempuan. Dan anak itu adalah aku.

 Rumah itu tidak pernah terasa hangat. Tidak ada kasih sayang. Tidak ada kebahagiaan. Yang ada hanyalah pertengkaran, teriakan, dan rasa takut. Aku tumbuh dengan keyakinan bahwa keberadaanku adalah sebuah kesalahan. Karena sudah muak dengan kehidupan seperti itu, aku memutuskan pergi dari rumah setelah lulus sekolah. Sedikit demi sedikit aku menabung dari uang jajanku. Dengan uang itulah aku berangkat ke Paris dan memulai hidup baru. Aku bekerja setiap hari hanya agar bisa makan dan memiliki tempat untuk berteduh. Meski hidupku melelahkan, setidaknya aku dapat bernapas tanpa rasa takut.

 Namun, ketenangan itu tidak bertahan lama.

 Aku mati.

 Dan ketika kembali membuka mata...

 Aku telah terlahir menjadi Celestia Lunastella Celesthior.

 Kehidupan keduaku sebenarnya berjalan dengan sangat menyenangkan. Aku terlahir sebagai anak ketujuh keluarga Celesthior, sebuah keluarga bangsawan bergelar Viscount yang menguasai kota Celestara. Awalnya, aku mengira ayah tidak akan menyayangiku karena aku adalah anak ketujuh sekaligus seorang perempuan. Namun, seiring berjalannya waktu, aku menyadari bahwa dugaanku selama ini salah. Keluarga ini jauh lebih hangat dibandingkan keluargaku di kehidupan pertama.

 Sampai akhirnya semuanya berubah.

 Saat upacara Pembaptisan Sihir dilaksanakan, statusku menunjukkan tiga elemen sihir sekaligus, masing-masing berada pada tingkat Bintang Lima. Sejak hari itu, namaku mulai menjadi perbincangan di kalangan bangsawan.

 Keesokan harinya, aku, ayah, dan ibu berangkat menuju istana menggunakan kereta yang telah disiapkan oleh Kerajaan Silveth. Sesampainya di istana, kami langsung diantar menuju aula pertemuan. Di sana telah berkumpul para bangsawan dan pejabat tinggi kerajaan.

 "Putri Viscount Celestia Lunastella Celesthior."

 "Terima kasih telah memenuhi undanganku."

 Suara sang raja menggema memenuhi aula. Aku segera melangkah maju, lalu membungkukkan badan sebagai bentuk penghormatan. "Tidak, Yang Mulia. Justru saya yang harus berterima kasih karena telah mengirim undangan ini."

 "Rangkaian kata yang indah, Celestia," puji sang raja.

 "Terima kasih atas pujiannya, Yang Mulia," jawabku sopan.

 Meski tetap mempertahankan senyum, dalam hati aku mulai bertanya-tanya. Kenapa beliau belum juga menyampaikan tujuan memanggilku?

 "Hahaha..." Raja tertawa pelan. "Ekspresi wajahmu benar-benar menarik."

 "Hei,Rion. Bagaimana caramu mendidik putri kecilmu yang begitu menggemaskan ini? Anak-anakku selalu bersikap terlalu serius ketika berbicara denganku."

 Aku baru menyadari bahwa tanpa sengaja ekspresi wajahku berubah mengikuti isi pikiranku.

 Sial...

 Aku lupa menjaga raut wajahku.

 "Baiklah. Kita kembali ke tujuan utama."

 Senyum di wajah raja perlahan memudar, digantikan oleh tatapan yang jauh lebih serius. "Aku mendengar bahwa kau adalah dewi yang turun kembali ke dunia setelah tujuh ratus lima puluh empat tahun. Apakah kabar itu benar?"

 "Tentu saja tidak, Yang Mulia."

 "Saya hanyalah gadis biasa."

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!