Bai Ren, transmigrator dari Bumi, dipindahkan ke dalam dunia novel beladiri yang penuh dengan para kultivator.
Di dunia yang asing namun familiar itu, Bai Ren diberikan misi untuk membangun sekte terkuat dengan cara membual.
[Ding!!]
[Hadiah penyelesaian tiba!]
[Satu bualan Anda akan dikonversi menjadi kenyataan!]
Apa yang akan kamu lakukan jika bualanmu menjadi kenyataan?
Tentu saja, aku akan semakin rajin membual!
Semakin banyak membual, semakin kuat jadinya!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fat Kitten, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 5 : Merekrut murid (4)
Waktu telah menunjukkan tepat tengah hari, saat di mana turnamen akan segera berlangsung.
Antrean para penonton telah memenuhi sekitaran arena pertarungan.
Di sisi lain, antrean yang sama panjangnya juga terlihat.
"Baik, sebutkan nama, pangkat, dan asal sektemu."
"Chou Jin, tetua Flaming Fire."
Barisan itu diperuntukkan untuk mendata para perwakilan sekte yang datang menghadiri turnamen.
Tentu saja mereka datang ke sini bukan untuk berpartisipasi, melainkan untuk menonton dan mengamati peserta mana di turnamen ini yang layak mereka rekrut ke dalam sekte masing-masing.
Tak terkecuali Bai Ren, yang bergabung ke dalam antrean tersebut.
"Hei, sistem, sekte kita belum punya nama, bukan?"
[Benar juga. Apakah Host sudah memikirkan nama untuk sekte kita?]
"Hmm..... aku tidak pandai dalam mengarang nama."
[Kalau begitu, bagaimana jika kita menamainya 'Pelindung'? Terdengar keren, bukan?]
"Pelindung, kah? Tidak buruk. Itu terdengar seperti sekte ini memiliki semacam misi tersembunyi yang tidak diketahui oleh dunia luar."
[Fufufu.]
Sedikit demi sedikit, antrean akhirnya berkurang, dan giliran Bai Ren pun tiba.
"Berikutnya!"
"Halo, ini aku."
"Ya? Sebutkan nama, pangkat, dan sekte asalmu."
"Bai Ren, Master sekte Guardian Sect."
"Guardian Sect? Aku baru pertama kali mendengarnya."
"Itu wajar. Kejayaan sekteku bukanlah sesuatu yang layak didengar oleh orang sepertimu."
[Ding!!]
[Poin stat +1]
"Itu bukan sekte yang dibuat-buat, kan? Terlalu banyak penipu yang mencoba masuk dengan kedok petinggi sekte sejak pagi."
"Menuduhku sebagai penipu adalah kejahatan tak terampuni bahkan di sekteku sendiri. Haruskah aku menunjukkan otoritasku padamu?"
[Ding!!]
[Poin stat +1]
Saat petugas mencurigai identitas Bai Ren, secara cerdik, Bai Ren balas mengintimidasi petugas tersebut dengan sedikit membocorkan aura miliknya.
"B-Bintang tujuh?!"
"Martial Spirit bintang tujuh di usia semuda itu?!"
"Tadi dia bilang dia berasal dari sekte mana?! Semendalam apa kekuatan sekte itu sampai bisa melahirkan jenius sepertinya?!"
"Menjadi Pemimpin sekte dan memiliki basis kultivasi setinggi itu di usia yang masih sangat muda... tidak diragukan lagi, itu pasti sekte tersembunyi yang telah lama mengasingkan diri dari dunia!"
"S-Sekte tersembunyi?!"
Bai Ren awalnya hanya berniat pamer sekaligus menggertak petugas yang mencurigainya, tapi tidak disangka efeknya akan semeluas itu.
'Sekte tersembunyi, kah?'
'Ide yang bagus!'
"Itu benar. Hanya karena kami mundur sejenak, dunia nampaknya telah melupakan nama besar sekte kami."
[Ding!!]
[Poin stat +1]
"Haruskah kami menggetarkan dunia sekali lagi untuk mengorek ingatan terpendam kalian?"
[Ding!!]
[Poin stat +1]
Kerumunan orang yang tadinya riuh, seketika terdiam dan menggigil saat mendengar ucapan Bai Ren.
Jika itu orang lain, mungkin mereka akan menertawainya bersama-sama.
Namun, yang mengatakan itu adalah Bai Ren. Seorang remaja dengan basis kultivasi tinggi, dan asal-usul yang misterius.
Mereka tidak takut pada Bai Ren, tapi mereka takut pada kekuatan di belakang Bai Ren.
Siapa pun yang bisa membesarkan jenius seperti itu, jelas bukan kekuatan yang bisa dipandang remeh.
Inilah yang membuat semua orang menjadi bisu, berhati-hati pada kemungkinan yang akan terjadi.
Pada saat itu, dua orang muncul mencairkan suasana.
"Mewakili Tuan kota, aku, Lan Hua, tetua dari Fairy Sect, dengan rendah hati meminta maaf kepada Anda, Tuan Bai Ren."
Orang yang mengatakan itu dengan lembut adalah Lan Hua, tetua Fairy Sect.
Meskipun secara umur Lan Hua jauh lebih tua dari Bai Ren, namun berdasarkan pangkat dan basis kultivasi, ia harus menyingkirkan senioritas itu dan menunjukkan rasa hormat.
"Kami dengan tulus mengundang Anda untuk duduk bersama kami menyaksikan turnamennya. Aku harap Anda berkenan untuk bergabung bersama kami."
Sikap rendah hati Lan Hua mengejutkan semua orang. Mereka tidak menyangka jika peri yang mereka dambakan akan merendahkan dirinya seperti itu pada seorang pemuda tak dikenal.
Melihat rasa hormat yang ditunjukkan oleh wanita di depannya, Bai Ren mau tak mau menerima tawarannya.
Namun, saat tatapannya bertemu dengan tatapan pria di samping Lan Hua, pikiran Bai Ren berubah.
'Lihat ini... aku tidak mengenalmu tapi kau memberiku tatapan kebencian sepekat itu.'
"Sayangnya, aku harus menolaknya. Karena pria di sebelahmu, sepertinya tidak memiliki pendapat yang sama."
Lan Hua menoleh pada Jian Xin, pria yang berdiri di sebelahnya.
Ketika ia melihat wajah Jian Xin, Lan Hua mengerti mengapa Bai Ren berkata seperti itu.
"Pria di sebelahku ini adalah Jian Xin, tetua Sword Pavilion. Meskipun sikapnya agak dingin, tapi dia tidak bermaksud seperti itu--."
"Sudah cukup. Aku menghargai niat baikmu. Tapi aku tidak terlalu suka dekat-dekat dengan orang asing, terutama yang memancarkan aura permusuhan padaku."
Lan Hua yang mendengar itu, hanya menganggukkan kepalanya sebagai tanggapan.
Sampai ketika Bai Ren menjatuhkan bom terakhir.
"Untungnya, para tetua di sekteku menyuruhku menahan diri saat pergi keluar. Jika tidak..... mungkin Sword Pavilion harus menunjuk tetua baru setelah hari ini."
[Ding!!]
[Poin stat +1]
[Kyahahaha!!]
[Luar biasa, Host!]
[Sistem ini menyuruhmu untuk membual, namun kamu malah bersikap arogan!!]
[Karena sistem ini terhibur, maka aku akan memberimu hadiah spesial!]
[Semoga kamu menyukainya!]
...\=\=\=...
...Menyinggung seorang Tetua dari sekte besar...
...(Hadiah)...
...Pelindung sekte...
...\=\=\=...