NovelToon NovelToon
Cinta Dan Gairah

Cinta Dan Gairah

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Romansa / Model / Obsesi / CEO / Romantis
Popularitas:219
Nilai: 5
Nama Author: Li Qiqiu

Hidup Angel yang semula tenang berubah menjadi menakutkan setelah melihat sesuatu yang tak seharusnya. Setiap malam, tidur nyenyaknya harus terganggu oleh mimpi-mimpi aneh yang membuatnya terbangun tengah malam. Anehnya, mimpi itu hilang setelah ia bertemu William, generasi ke-3 dari Xun Yi Group tempat ia bersekolah dan bekerja. Sebagai tokoh utama di mimpinya, apakah ini ada kaitannya dengan berakhirnya mimpi yang ia alami selama ini? Meskipun William tidak melakukan apapun terhadapnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Li Qiqiu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 4

Hal-hal baik dimulai dari diri sendiri. Sesuatu yang diajarkan orang tua Angel sedari kecil. memperlakukan diri dengan baik adalah bentuk rasa syukur kita kepada Sang Pencipta. Sayang sekali, hal yang paling sulit dilakukan adalah mecintai diri sendiri.

Entah apa makna sebenarnya di balik kata "love yourself", Angel hanya berusaha untuk memperlakukan dirinya dengan baik, menjaga diri, dan menghindari hal-hal yang akan membuatnya kesulitan di masa depan.

Hidup sendiri tanpa dampingan orang tua ternyata begitu berat. Setiap langkah yang diambil seolah bertaruh antara hidup dan mati. Padahal, saat papa dan mama masih ada Angel dapat melakukan apapun, karna ia yakin orang tuanya tidak akan membiarkannya jatuh.

Angel membuka pintu rumahnya, tak ada sambutan apalagi pelukan. Rumah yang dahulu hangat, kini dingin tak bernyawa. Karena sang pemilik rumah telah pergi tanpa bisa kembali. Sudah tiga tahun dan selama itu pula Angel mati-matian untuk terus bertahan dan mencari alasan atas kehadirannya di dunia ini.

Angel membuka gorden dan jendela agar udara bertukar dan sinar mentari masuk. Ia menarik kopernya, berjalan menuju kamar yang 3 tahun ini ia tempati. Sebenarnya, rumahnya memiliki dua lantai dan kamarnya berada di lantai 2. Akan tetapi, rumah sebesar itu hanya ia yang menempati. Karenanya ia memilih untuk tinggal di lantai 1.

Darren: Kau sudah kembali?

Pesan dari Darren, teman sejak ia kecil hingga sekarang. Mereka selalu satu sekolah dan satu kelas. Darren adalah satu-satunya manusia paling baik yang ia kenal, ia sempurna. Tak hanya tampan tapi juga cerdas. Oleh sebab itu, untuk terus sekelas dengan Darren, Angel belajar mati-matian dan mengambil les sana-sini. Namun sekarang waktunya sudah tersita dengan pekerjaannya sebagai model, jadi ia hanya bisa belajar sendiri di rumah. Untung saja, ia masih bisa mengikuti ritme persaingan kelas yang ketat. Setidaknya ia tidak peringkat terakhir.

Angel: Baru saja kembali. Bagaimana sekolah?

Darren: Kau hanya pergi selama 2 hari. Tidak banyak yang berubah. Hanya saja, PR-mu semakin banyak. Hahaha...

Angel: Seingatku, kau pernah berjanji untuk selalu berada di sisiku dan selalu ada setiap aku membutuhkanmu. Inilah saatnya pembuktian janjimu.

Darren: Hahahaha, apa-apaan? Hal ini tidak ada hubungannya dengan itu?

Angel: Apanya yang tidak ada hubungannya? Aku butuh bantuanmu, dan kau berjanji untuk selalu membantuku.

Darren: Hahahaha, baiklah-baiklah. Besok jam istirahat aku akan membantumu.

Angel: Baiklah. Jangan lupa milkshake favoritku.

Darren: Kuharap kau tidak akan mengeluh padaku karena berat badanmu naik.

Angel tertawa lirih.

Ia memang biasanya sering bercerita kepada Darren tentang keluh kesahnya. Meskipun Darren laki-laki, namun terhadapnya ia cukup sering memberikan solusi yang kadang teman perempuan tak bisa memberikannya.

Angel sangat bersyukur ia memiliki Darren di sisinya.

***

Suara dering telpon membangunkan Angel dari tidur nyenyaknya. Dirinya yang setengah sadar mencoba meraih handphone-nya yang berada di atas nakas. Matanya yang belum membuka sempurna melihat nama yang terpampang di layar, Bu Dian manajer yang disiapkan agensi untuk mengurus pekerjaan profesionalnya.

Ada apa Bu Dian menelpon pagi-pagi sekali.

"Halo, Bu," jawabnya yang masih setengah sadar.

"Kau baru saja bangun tidur? Setelah semua yang terjadi kau masih bisa tidur dengan nyenyak?" Dicerca langsung dengan pertanyaan membuat Angel seketika tersadar, ia memperhatikan jam di layar ponselnya.

Baru juga pukul 6, aku tidak terlambat untuk ke sekolah.

"Memangnya apa yang terjadi, Bu?" tanyanya pelan, ia tak berani bertanya yang lain. Bu Dian bukan tipe orang pemarah. Jadi, ini pasti bukan hal baik.

"Seseorang memotretmu, lalu menyebarkannya."

"Bukankah itu hal yang lumrah, Bu? Aku seorang model, ya meskipun belum seterkenal Vivian."

"Tidak masalah jika kau difoto sendirian atau bersama temanmu. Tidak akan ada yang peduli. Namun, kau difoto bersama William Wijaya. Saat kalian berdua sarapan, saat William masuk ke kamarmu malam hari dan keluar subuh. Bagaimana bisa kau melakukan hal sebodoh itu Angel? Apa kau tidak tahu bagaimana reputasi seorang William Wijaya? Dan sekarang semua orang akan menganggap William sponsormu, tapi akan memandangmu dengan pandangan negatif," jelas Bu Dian panjang lebar dan membuat Angel terkejut.

Hal yang ia takutkan benar-benar terjadi. Salahnya yang tidak tegas saat berhadapan dengan Pak William. Baik saat sarapan ataupun malam hari di kamar. Ia tidak mengusirnya. Tapi apa yang bisa ia lakukan? Dia tahu siapa Pak William dan bagaimana reputasinya. Dia hanya tak ingin membahayakan pekerjaannya, tanpa disangka akibatnya lebih buruk dari hal-hal yang ia hindari.

"Angel, kau masih di sana?" suara Bu Dian menyadarkan dari pikirannya yang melayang.

"I-iya, bu," jawabnya tergagap. "Jadi apa yang harus aku lakukan bu?"

"Kau jelaskan, sebenarnya apa yang terjadi?'

"Tidak ada yang terjadi bu. Pagi-pagi Pak William hanya ingin menamaniku sarapan dan ia berkata akan menemuiku malam harinya. Pak William datang ke kamarku dan membawakanku makanan. Lalu menyuruhku tidur. Sudah itu saja." Angel menjelaskannya sesuai fakta. Karena memang ia tidak melakukan apapun dengan Pak William.

"Hanya itu? Kau yakin?"

"Iya bu."

"Lalu mengapa Pak William keluar dari kamarmu saat hari sudah pagi?"

"Aku tidak tahu, aku tertidur."

"Baiklah, hal ini akan tim diskusikan bagaimana menjelaskannya ke media. Namun, kau jangan pergi dulu ke sekolah."

"Kenapa aku tidak boleh sekolah? Aku sudah tertinggal banyak materi."

"Kau masih berani bertanya?" Lalu telpon dimatikan secara sepihak. Sepertinya Bu Dian akan stress hari ini. Angel meskipun saat ini karirnya tergolong lambat, namun ia selalu rutin mengikuti setiap proyek yang ada. Itu bisa diartikan suatu saat nanti Angel akan meraih kesuksesannya. Dan berita negatif seperti ini tentu saja akan memengaruhi reputasinya.

Mendapat omelan dari Bu Dian adalah hal yang tak ingin ia dapatkan. Dan sepertinya akibat keteledorannya ini akan membuatnya dalam masalah yang besar. Angel segera membuka aplikasi Instagram dan menemukan fotonya menjadi postingan pertama yang ia lihat.

Sorotan Malam Hari: Model ABG Tertangkap Kamera Bersama Bos Hotel

Siapa Angelina Christin? Sosok yang Bersama William Wijaya cucu Dirut Xun Yi Group?

Datang Diam-diam, Model Remaja dan Pemilik Hotel malah Terekam Paparazi

Angel mengklik kolom komentar yang berisi ribuan, ia membaca satu-persatu kalimat fitnah dan hinaan yang dilontarkan padanya.

Sudah kuduga, dia menjual tubuhnya. Aku pernah melihatnya di salah satu hotel di Bandung, dia sedang bersama bapak-bapak dengan perut buncit masuk kamar hotel.

Begitu masuk ekskul dia langsung ditawari masuk agensi, ternyata ditukar dengan tubuhnya.

Sepertinya, dia adalah korban selanjutnya wkwkwkw

Kamu masih terlalu kecil dik, bagaimana bisa kamu menjual dirimu sendiri?

Sudah terlihat dari wajahnya.

Dan masih banyak komentar lainnya yang merendahkannya. Hingga ia tak mampu untuk membacanya karena begitu menyakitkan.

Tak berhenti, ia membuka aplikasi X dan meihat topik yang trending pagi ini.

Benar saja, namanya menempati posisi nomor 1 di trending topic.

Alangkah bagusnya jika itu membahas tentang prestasi.

Sialannya, hanya membahas tentang dirinya, masa lalunya, dan hal-hal yang belum pernah ia lakukan.

***

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!