Gea menerima tawaran bara yang mengajaknya menikah,walaupun ini awalnya hanya pernikahan kontrak namun gea berharap akan tumbuh cinta diantara mereka. Atau justru harapan gea harus pupus dengan kehadiran orang ketiga yang menyukai bara? Akankah hidup gea berubah atau justru ia akan semakin merasakan sakit?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Risti rika safitri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 5
2 jam mereka gunakan untuk fitting baju,sekar sengaja tak melihatkan baju mana yang cocok ditubuh gea,sebagai kejutan untuk bara.
"Bar langsung antar gea pulang ya,mama gak bisa antar gea karna ada kerjaan"ucap ayu
"Iya ma saya akan mengantarkan gea pulang ke apartemen nya"sahut bara
Sekar dan ayu terkejut saat mendengar jika gea tinggal diapartemen,semenjak pamit kemarin ayu dan reo belum sempat pulang karena kesibukan mereka padat.
"Kamu tinggal diapartemen? Kenapa kamu gak pulang"ucap ayu
"Gapapa ayo mas aku mau pulang mau istirahat"ucap gea kepada bara
Deg!
Jantung bara berdegup dengan kencang saat mendengar gea memanggilnya dengan sebutan mas. Sekar terkekeh melihat wajah salting sang putra,ah ternyata manusia datar itu bisa salting juga.
"Ayo pulang"sahut bara mencoba biasa saja
Sekar menggelengkan kepalanya melihat tingkah laku anaknya,ia menatap ayu yang sedang sibuk dengan ponselnya. Padahal ia tahu jika putrinya tak pulang kerumah namun respon ayu hanya seperti itu.
"Saya pamit pulang ya jeng"ucap sekar
"Ah iya jeng sampai bertemu dua hari lagi ya"sahut ayu lalu memeluk sekar
Sekar tersenyum dan menganggukkan kepalanya. Fitting baju selesai,mulai hari ini pihak wo juga akan menghias gedung milik keluarga guitav untuk acara pernikahan bara dan gea.
\~
Bara sudah sampai diapartemen gea,ia turun dari mobil lalu membukakan pintu untuk gea. Bara juga ikut masuk mereka ingin membahas masalah isi kontrak pernikahan.
"Ini kamu baca saja dulu,jika tak ada yang cocok kamu bisa beritahu saya"ucap bara menyerahkan map berwarna merah kepada gea.
Gea membaca isi kontrak tersebut 1\1. sejauh ini isi kontraknya masih dalam hal wajar.
"Ada yang ingin kamu ubah?"tanya bara
"Engga ini udah pas,saya boleh menambahkan beberapa hal gak?"tanya gea
"Bolehh"jawab bara
Gea mengetikkan beberapa hal yang akan ia tambah,mulai dari sama-sama menjaga perasaan dimana pun berada,selalu izin kemana pun pergi dan yang terakhir tidak boleh melarang ini dan itu jika masih dalam batas wajar.
Gea menyerahkan kembali map tersebut,bara menerimanya dan membaca poin yang disampaikan oleh gea.
"Saya setuju"ucap bara
"Setelah menikah kamu ingin tinggal dirumah sendiri atau bagaimana?"tanya bara
"Saya ikut saja dimana bagusnya"jawab gea
Bara menganggukan kepalanya,ia melihat jam yang sudah pukul 12 siang. Bara membuka ponselnya dan memesan makanan untuk mereka. Gea juga pamit kebelakang untuk membuat kopi bara.
"Hah gak lama lagi gue bakal jadi istri orang,gue gak bisa bayangin gimana reaksi anak kampus saat tahu gue nikah sama pak bara"ucap gea sambil membuatkan kopi untuk bara
Setelah selesai gea membawa kopi nya kedepan dan ternyata makanan yang dipesan bara pun sudah datang. Bara langsung mengajak gea untuk makan karna ini sudah menunjukkan jam makan siang.
\~
Singkat cerita hari yang ditunggu pun tiba,kini gea sedang dirias oleh MUA pilihan sekar. Bara juga sudah rapi dengan pakaiannya,bahkan ketampanan nya sangat terlihat jelas.
"Sayang mama hanya bisa hadir dipernikahan kamu sampai jam 2 aja ya,mama sama papa ada kerjaan nanti"ucap ayu
"Iyaaa"sahut gea singkat
Bahkan dihari pernikahannya pun orang tuanya masih sibuk dengan pekerjaannya,momen seperti hanya bisa dirayakan sekali seumur hidup namun mereka malah lebih mementingkan pekerjaannya.
Bara sudah duduk ditempat ijab qobul,semua tamu pun sudah datang dan duduk ditempat yang sudah disediakan. Suasana berubah menjadi hening ketika prosesi ijab qobul akan segera dimulai.
Gea yang berada diruangan pun merasa deg-degan,dalam hitungan menit ia akan sah menjadi istri bara. Perjalanan hidup yang tak pernah terpikirkan olehnya. Acara ini juga dihadiri para rekan dosen bara dikampus,ada yang terkejut dan ada juga yang merasa tak terima karena idolanya menikah.
Sah!
Sah!
Sah!
Entah kapan dimulai kata sah telah terdengar,semua orang mengucapkan alhamdulilah dan memberikan tepukan tangannya.
Reo langsung berdiri untuk menjemput gea,gea sudah bersiap ditempatnya menunggu sang papa menjemputnya.
"Selamat ya nak kamu sudah resmi menjadi seorang istri,papa harap kehidupan mu akan lebih bahagia setelah ini"ucap reo
Gea hanya tersenyum dan menganggukkan kepalanya. Kini semua perhatian tertuju kepada gea,gaun yang cantik dengan make up natural menambah kesan cantik diwajah gea. Bara terdiam ditempatnya ketika melihat istrinya yang begitu cantik.
"Bara papa titip putri papa satu-satunya kepada kamu,tolong jaga dan cintai dia dengan tulus"ucap reo
"Baik pa aku akan membahagiakan gea hingga ia melupakan rasa sakitnya"sahut bara tersenyum tipis
Reo memberikan tangan gea kepada bara,bara menerimannya dan mencium. Mereka berjalan menuju pelaminan,sorakan dan tepukan tangan terdengar riuh memenuhi gedung tersebut.
Para tamu undangan mulai memberikan selamat kepada pasangan pengantin. Gea tersenyum dan mengaminkan doa terbaik dari mereka semua.
"Jika nanti kamu lelah bilang pada saya,kita bisa istirahat"ucap bara
"Iya mas"sahut gea membuat bara salting sendiri
Bara sangat menyukai panggilan mas dari gea,ah terdengar begitu lembut dan menenangkan.
"Pak bara saya tidak menyangka ternyata selera bapak yang masih muda seperti ini,padahal saya ingin menjodohkan bapak sama anak saya yang umurnya gak beda jah dari bapak"ucap salah satu rekan dosen bara
"Saya tidak suka dijodohkan,dan pilihan saya adalah istri saya saat ini"sahut bara datar
Gea hanya tersenyum simpul,ia sudah menyiapkan diri jika ada omongan yang mungkin tak mengenakkan hatinya.
Beralih kesekar yang saat ini sedang berkumpul bersama teman sosialitanya.
"Duh jeng sekar pintar banget cari menantu yang cantik begitu"ucap karin
"Aduh jeng yang pintar milih itu putra saya,saya aja waktu pertama lihat gea langsung jatuh hati. Anaknya baik banget,sopan,pinter dan mandiri"sahut sekar
"Hati-hati jeng nanti baik diawal aja,habis itu nanti uang anakmu diporotin"ujar ibu-ibu lainnya
"Dia juga anak orang kaya jeng anak tunggal pula,orang tuanya aja jadi sutradara dan aktris terkenal. Ada baiknya sebelum berbicara dipikir dulu takut nya malah buat orang sakit hati"sahut sekar sedikit kesal karena menantunya dijelekan seperti itu
Sekar meninggalkan temannya dan lebih memilih menemani suaminya menyapa rekan kerjanya,sekar juga mencari keberadaan besannya yang ternyata juga sibuk sana sini.
"terima kasih sudah mau menikah sama saya"ucap bara
"Bapak yang maksa"sahut gea
Bara terkekeh melihat wajah jutek istrinya,seperti nya kini ia mempunyai hobby baru yakni menjahili istrinya.