NovelToon NovelToon
For Justice

For Justice

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Perperangan / Transformasi Hewan Peliharaan
Popularitas:106
Nilai: 5
Nama Author: Michael Jack

Kisah seorang ilmuan gila yang melawan pemerintah dunia yang dzalim

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Michael Jack, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perjalanan ke Asia Timur

Vickery terdiam sejenak sebelum akhirnya mulai menjelaskan. Wajahnya terlihat serius, seolah ia sedang membuka rahasia yang jarang diketahui orang.

“Di dunia ini ada lima wilayah yang bahkan tidak bisa disentuh oleh pemerintah dunia,” ucap Vickery perlahan.

Jack yang duduk di kursinya langsung memperhatikan dengan penuh rasa penasaran.

“Wilayah terlarang itu adalah Asia Timur, Asia Barat, Kutub Utara, wilayah Oseania, dan Samudra Atlantik.”

Jack mengangkat alisnya.

“Kenapa tempat-tempat itu tidak bisa disentuh oleh pemerintah dunia?”

Vickery pun mulai menjelaskan satu per satu.

“Yang pertama adalah Asia Timur. Wilayah itu merupakan tempat para kultivator.”

“Di sana berdiri sebuah kekaisaran besar yang dipimpin oleh kultivator tertinggi bernama Ji Wujiu. Kekaisaran itu dilindungi oleh hutan yang sangat gelap dan mengerikan.”

Vickery menatap peta dunia di depan mereka.

“Di dalam hutan itu hidup banyak sekali hewan roh. Makhluk-makhluk itu sangat kuat, bahkan militer W.D.A pun akan kesulitan melewatinya. Karena itulah wilayah tersebut menjadi salah satu wilayah terlarang.”

Jack terlihat semakin tertarik mendengarnya.

Vickery kemudian melanjutkan.

“Wilayah kedua adalah Asia Barat.”

“Di sana terdapat kekaisaran para iblis pasir yang dipimpin oleh seorang bernama Dzul.”

“Di bawah kepemimpinannya, wilayah itu berubah menjadi hamparan padang pasir yang sangat luas dan panas.”

“Tidak hanya itu, di sana juga hidup berbagai monster berbahaya seperti Death Worm dan kadal raksasa.”

Jack menyilangkan tangannya sambil mendengarkan dengan serius.

Vickery melanjutkan penjelasannya.

“Wilayah ketiga adalah Kutub Utara.”

“Tempat itu adalah wilayah yang sangat dingin. Hampir tidak ada makhluk hidup yang bisa bertahan di sana.”

“Namun ada satu ras yang mampu hidup di sana, yaitu manusia es dari kekaisaran es yang dipimpin oleh Kaisar Ace.”

“Tubuh mereka mampu bertahan dalam suhu ekstrem yang bahkan bisa membekukan manusia dalam hitungan menit.”

Vickery kemudian menunjuk wilayah lain di peta.

“Yang keempat adalah wilayah Oseania.”

“Wilayah itu merupakan kerajaan milik seorang necromancer bernama Yi Lai Wa.”

“Tempat itu bukanlah wilayah orang hidup.”

“Karena hampir seluruh wilayahnya dipenuhi oleh mayat hidup.”

Jack sedikit tersenyum mendengarnya.

“Kerajaan mayat hidup, ya?”

Vickery mengangguk.

“Ya. Pasukan mereka hampir tidak ada habisnya.”

Ia lalu menunjuk Samudra Atlantik.

“Dan yang terakhir adalah Samudra Atlantik.”

“Di sana berdiri kerajaan Atlantis yang dipimpin oleh raja bernama Lucy.”

“Kerajaan itu dihuni oleh duyung dan manusia hibrida-hewan air.”

“Namun manusia hibrida di sana berbeda dengan manusia hibrida buatanmu.”

Jack sedikit tertarik dengan penjelasan itu.

“Maksudmu?”

“Manusia hibrida di Atlantis hampir sepenuhnya berubah menjadi hewan air. Mereka jauh lebih kuat ketika berada di laut.”

Vickery kemudian menarik napas panjang.

“Kelima wilayah ini sangat sulit untuk ditaklukkan.”

“Bukan hanya karena medan wilayahnya yang sulit untuk bertempur, tetapi juga karena kekuatan militer mereka sangat besar.”

“Inilah alasan mengapa pemerintah dunia tidak pernah bisa menguasai mereka.”

Jack mengangguk pelan.

“Lalu apa yang dilakukan pemerintah dunia?”

“Mereka membuat perjanjian.”

“Pemerintah dunia tidak akan menyerang wilayah-wilayah itu, selama mereka tidak keluar dari wilayah mereka.”

“Karena itulah kelima wilayah tersebut sangat tertutup dari dunia luar.”

“Bahkan kebanyakan orang di dunia tidak tahu bahwa ada kehidupan di tempat-tempat itu.”

Jack tersenyum tipis setelah mendengar semua penjelasan tersebut.

“Ah, jadi begitu ya.”

Ia lalu menatap Vickery.

“Bagaimana anda bisa mengetahui semua hal ini?”

Vickery mendengus kecil.

“Kau ini bodoh ya.”

“Jelas-jelas aku mantan panglima W.D.A.”

“Sudah pasti aku mengetahui rahasia seperti ini.”

Jack tertawa kecil.

“Menarik sekali.”

“Saya jadi ingin pergi ke salah satu tempat itu.”

Vickery langsung menatapnya.

“Tunggu.”

“Jika kau benar-benar ingin pergi ke salah satu dari lima wilayah itu, aku sarankan kau pergi ke Asia Timur saja.”

Jack mengangkat alisnya.

“Kenapa?”

“Karena dibandingkan wilayah lain, Asia Timur masih memiliki kemungkinan untuk dimasuki oleh orang luar.”

Jack berpikir sejenak.

“Hm... baiklah. Tidak masalah.”

Vickery lalu tersenyum.

“Bolehkah aku ikut?”

Jack tertawa keras.

“Hahaha... tentu saja.”

“Bukankah perjalanan akan jauh lebih menyenangkan jika ada teman?”

Keesokan harinya mereka pun bersiap untuk berangkat.

Demi keamanan, mereka tidak menggunakan kapal terbang. Mereka memutuskan untuk menggunakan kuda agar tidak menarik perhatian pemerintah dunia maupun pasukan W.D.A.

Sebelum berangkat, Jack memanggil Rio, Pio, dan Dragon.

“Kalian lanjutkan pembangunan kekaisaran.”

Ia memandang mereka dengan serius.

“Latih seluruh warga di wilayah kita agar mampu bertarung dan bekerja.”

Ketiganya mengangguk.

“Baik, tuan.”

Jack dan Vickery kemudian memulai perjalanan mereka secara diam-diam.

Mereka melewati berbagai wilayah tanpa menarik perhatian militer W.D.A.

Setelah satu hari perjalanan, mereka mulai merasa lelah.

“Jack, sepertinya kita harus beristirahat terlebih dahulu,” ucap Vickery.

Jack mengangguk.

“Kita akan beristirahat di kota Lviv.”

Mereka pun pergi menuju salah satu hotel di kota Lviv, Ukraina.

Setelah sampai, mereka beristirahat di kamar mereka.

Vickery kemudian bertanya,

“Kira-kira berapa lama perjalanan kita menuju Asia Timur?”

Jack berpikir sejenak.

“Jika menggunakan kapal terbang, hanya sekitar lima hari.”

“Tapi karena kita menggunakan kuda, mungkin sekitar lima sampai enam bulan.”

Vickery langsung mengeluh.

“Huh... lama sekali.”

Jack kemudian tersenyum.

“Sebenarnya ada cara yang lebih cepat.”

Vickery langsung tertarik.

“Hah? Dengan apa?”

“Jetpack.”

Vickery terkejut.

“Serius?”

Jack mengangguk.

“Tapi sayangnya aku tidak membawanya.”

Vickery terlihat kecewa.

“Tidak bisa mengambilnya?”

“Tentu bisa.”

Jack menjawab dengan santai.

“Besok kita pergi ke kota Uman.”

Vickery mengerutkan dahi.

“Untuk apa?”

“Di sana ada sebuah desa terpencil yang aku gunakan sebagai tempat perkumpulan organisasi manusia hibrida di Ukraina.”

“Di sana juga ada beberapa peralatan tempur yang pernah aku buat.”

Vickery mengangguk.

“Baiklah. Kita ke sana besok.”

“Tapi untuk sampai ke sana, kita butuh sekitar dua hari perjalanan,” kata Jack.

“Tidak masalah,” jawab Vickery.

“Setidaknya itu bisa mempercepat perjalanan kita menuju wilayah terlarang.”

Keesokan harinya mereka kembali melanjutkan perjalanan.

Setelah dua hari perjalanan, mereka akhirnya tiba di desa terpencil di wilayah Uman pada malam hari.

Mereka pun langsung menuju rumah milik Jack di desa itu.

“Bagaimana, Vickery? Mau langsung berangkat?” tanya Jack.

Vickery langsung menggeleng.

“Kau gila?”

“Aku sudah sangat lelah.”

“Besok saja kita berangkat. Aku mau istirahat.”

Jack hanya tertawa kecil.

“Baiklah.”

Malam itu Jack keluar dari rumah dan mengumpulkan warga desa di balai desa.

Kepala desa langsung menyambutnya.

“Tuan Jack, lama tidak bertemu.”

Jack tersenyum.

“Ya. Seperti yang kalian tahu, saat ini aku sedang berperang melawan pemerintah dunia.”

Ia lalu bertanya,

“Bagaimana kondisi pemerintahan Ukraina saat ini?”

Kepala desa terlihat serius.

“Menurut mata-mata kami yang tersebar di seluruh kota Ukraina, ada banyak kejanggalan.”

“Apa saja?” tanya Jack.

“Kami menemukan banyak kerjasama antara W.D.A dan para penjahat.”

“Selain itu juga ada pejabat-pejabat korup dan berbagai tindakan pemerasan.”

Jack menghela napas panjang.

“Saya sangat prihatin dengan kondisi ini.”

“Namun untuk saat ini saya belum bisa berbuat banyak.”

Ia kemudian menatap mereka dengan tegas.

“Tunggu sampai aku kembali ke Jerman.”

“Aku akan melakukan invasi besar hingga Ukraina.”

Keesokan harinya, Jack dan Vickery bersiap untuk berangkat menggunakan jetpack.

Mereka pun terbang dengan kecepatan sekitar 400 km/jam.

Perjalanan mereka sangat cepat.

Namun saat mereka melewati wilayah Rusia, sesuatu yang buruk terjadi.

Sistem pelacak milik W.D.A mendeteksi keberadaan mereka.

Beberapa radar militer langsung mengunci posisi mereka.

Pasukan W.D.A segera bergerak untuk mengejar.

Jack melihat beberapa titik pesawat tempur muncul di radar kecil miliknya.

“Sial... kita sedang dikejar pasukan W.D.A.”

Vickery langsung panik.

“Lalu apa yang harus kita lakukan?”

Jack berpikir keras.

“Untuk saat ini kita tidak bisa melakukan banyak hal.”

Ia menatap peta kecil di alat navigasinya.

Setelah beberapa saat berpikir, Jack akhirnya mengambil keputusan.

“Kita putar arah.”

“Ke mana?” tanya Vickery.

Jack menunjuk arah selatan.

“Kita menuju Laut Hitam.”

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!