NovelToon NovelToon
Antagonis Couple

Antagonis Couple

Status: sedang berlangsung
Genre:Percintaan Konglomerat / Transmigrasi ke Dalam Novel / Antagonis / Antagonis Jahat / Cintapertama
Popularitas:55.7k
Nilai: 5
Nama Author: ka nvi

Stella seorang pegawai pajak, tiba-tiba terbangun di sebuah novel berjudul "love Anastasya", dia tak percaya namun sedetik kemudian rasa senang melingkupi hati nya.
akhir nya impian nya masuk ke dunia fiksi bisa terwujud.

Namun kesenangan itu berubah menjadi keresahan ketika mengetahui dia masuk ke tubuh antagonis anak tunggal kaya raya, yang berakhir mengenaskan.

Stella pun mengambil langkah berani, dengan keluar dari alur, dan menjalani kehidupan nya sendiri, namun akan kah semudah itu?.

Apalagi ketika tanpa sadar terlibat dengan antagonis pria, yang paling berkuasa di dunia novel ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ka nvi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

antagonis

Stella sampai di depan gerbang mansion besar berlantai tiga itu, Stella menatap fokus ke depan, namun seketika alis nya mengerut halus, dia tak salah lihat kan?.

"Damian" gumam Stella.

Mobil itu melaju sedang, hingga berpas-pasan dengan Damian juga yang akan masuk berjalan kaki. Stella mengerjap perlahan, apa ini, Damian, apa yang dia lakukan di mansion Stella.

"Sistem, sis, sistem!!, kenapa Damian ada di sini?" tanya Stella dalam hati.

" Dia memang tinggal di sini, nona. "

"WHATTT!!" seru kaget Stella hingga sang supir pun kaget.

" Ada apa nona muda?" tanya sang supir.

Stella mengerjap, " ah tidak, hanya kaget." seru Stella melihat handphone nya berpura pura.

Stella pun keluar dari mobil namun masih berdiam diri, "katakan! apa yang di lakukan Damian di sini. "

" Kakek anda dan Kakek Damian itu bersahabat Nona, enam tahun yang lalu terjadi perang saudara merebutkan tahta, orang tua Damian yang takut terjadi sesuatu pun dengan penuh pertimbangan menitipkan Damian di sini, hingga masalah nya bisa di atasi. "

"Jadi dia sudah tinggal di sini selama enam tahun, kenapa sedari kemarin aku tak melihat nya?"

" Damian memang selalu berangkat lebih pagi nona, tak pernah ikut sarapan bersama keluarga anda, dia pun lebih sering di kamar nya atau di luar rumah."

"em...bagaimana perilaku ku em maksud nya Stella selama ini di rumah kepada Damian." tanya Stella.

Mau bagaimana pun di sekolah Damian selalu menjadi target Stella, apalagi di rumah pikir Stella dengan kalut.

" Buruk, di hadapan orang tua anda, Stella hanya diam saja, namun di belakang banyak sekali kelakuan Stella kepada Damian yang buruk. "

Seketika bahu Stella turun, tak heran seperti nya.

"Bukan kah bagus Nona, itu juga bisa menjadi kesempatan anda untuk menaikan persentase sang antagonis pria. "

Stella mengangguk, memang ada untung nya juga, namun Stella sebenarnya cemas. Dia lebih suka berdiam diri menjadi figuran yang hanya mengamati dan menjalani kehidupan dengan damai. Bukan terlibat misi seperti ini.

Tapi kalau dia tak menjalankan misi, maka dia tak akan bisa kembali ke dunia nyata , belum lagi di sini tak langsung mati. Namun harus menerima hukuman nya dulu. Stella bergidik melihat konsekuensi dari hukuman nya.

"Sistem, memang nya tidak bisa kah kita mengubah misi ini." tanya Stella ragu.

" Tidak nona, tidak bisa, anda wajib menjalankan nya, kecuali status Damian bukan lagi antagonis. "

"Bukan antagonis maksud mu apa, jelaskan dengan rinci huh."

" Iya terkadang ada beberapa karakter yang bisa berubah sendiri, dengan kata lain, Damian harus bisa mengubah karakter nya bukan antagonis lagi di dunia buku ini. "

"Bagaimana cara nya?"

" Tidak tahu, itu jarang sekali terjadi, dan selama memegang 999 kasus, saya tak pernah melihat nya secara langsung. "

Stella mendengus sebal, "kalau begitu mengapa di bicarakan, menyebalkan. "

" Anda yang bertanya nona!"

Stella berjalan masuk ke mansion nya dengan wajah malas, namun cukup terkejut ketika melihat puluhan pelayan menyambut nya.

" Selamat siang nona muda." ucap mereka serentak.

Namun dengan segera Stella mendatarkan wajah nya, dan mengangguk kecil.

"Siang."ucap Stella lalu pergi menuju ruang makan dia lapar sekali, namun di perjalanan Stella tak sengaja bertemu dengan Damian.

Menghela nafas sejenak, Stella pun memulai aksi nya, " tunggu." seru Stella dengan nada Stella yang ketus.

Seperti Stella selama ini, Damian dengan wajah tanpa ekspresi menatap Stella perempuan yang menatap nya dengan wajah angkuh dan menyebalkan.

"Ikut dengan ku!" pinta Stella.

" Saya ingin ke kamar. "

"Ah kau sudah berani menolak ku, ck ck, seperti nya akhir akhir ini aku terlalu baik bukan." seru Stella dengan senyum sinis.

Berbeda dengan hati Stella yang cemas sekaligus kagum ternyata dia bisa sesarkas ini. Dia baru tahu ternyata dia punya bakat seperti ini juga.

Damian menghela nafas kecil, lalu menatap Stella hingga mata mereka tak sengaja bertatapan, kelopak mata Stella sedikit terkejut, tidak, ini bahaya pikir Stella.

Stella mengalihkan pandangan nya ke depan. "Cepat ikut gue, jangan lupa lo numpang di sini, setidak nya tau diri." ucap Stella namun hati nya tak tenang, apa dia terlalu jahat.

" Keren Nona, lanjutkan, akhir nya anda beraksi."

Stella memutar mata nya malas mendengar pujian yang menurut nya menyebalkan itu, sedangkan Damian mengepalkan tangan nya, mendengar hal itu, walau pun Damian sudah terbiasa mendengar nya tapi tetap saja Damian kesal.

Stella pergi di ikuti Damian mereka masih menggunakan seragam nya, Stella menuju ruang makan, banyak sekali makanan favorit nya, stella jadi tidak sabar.

Damian menatap sekitar nya sudah lama sekali dia tak di sini semenjak masuk sma, Damian jarang sekali ikut makan di sini.

Stella duduk di kursi nya, sedangkan Damian hanya berdiri di samping Stella, membuat Stella mendengus.

"Lo ambilin gue makan cepet, " perintah Stella.

Damian tanpa banyak kata mengambilkan makanan nya, "sama udang nya juga dong."

Lalu setelah selesai Damian menggeser piring itu ke depan Stella, lalu tanpa banyak bicara Stella pun menyantap nya namu sedikit melirik kepada Damian.

" Hei, duduk lah, duduk!"

Damian duduk, Stella mengkode kepala pelayan untuk mengambilkan makanan untuk Damian.

Damian yang di perlakuan seperti itu mengernyit aneh, apalagi yang akan Stella lakukan pada nya, rencana apalagi yang tersusun di otak kecil nya itu.

" Sama udang nya." seru Stella dengan santai udang ini memang enak sekali.

Seketika damian mendengus pelan, benarkan ternyata ada sesuatu di balik sikap nya, namun Damian tetap diam.

" Lo ngapain diem aja, cepet makan, kapan lagi gue baik gini, cepet makan jangan manja."

Damian dengan tangan yang mulai berkeringat mengambil sendok memakan satu suap, di piring nya menu nya ha ya udang, Damian hanya memakan nasi putih nya saja.

Stella mengernyit heran, "kenapa? makan sama udang nya juga dong."

Damian memakan udang itu dengan memejamkan mata nya, selang beberapa detik, rasa panas mulai menyerang nya dari dalam, tenggorakan nya gatal dan panas.

Damian yang berusaha menahan nya tidak bisa, dia tak ingin seperti kejadian dulu, dimana hal yang sama terjadi pada nya. Namun Stella hanya menatap nya dengan malas dan puas.

Membiarkan Damian menderita karena alergi nya, hingga Damian di larikan ke rumah sakit, waktu itu dia baru menduduki kelas 2 SMP.

Namun mata Damian memerah menahan itu ingin bangkit pun serasa lemas, dengan mata gelisah namun hati yang takut penolakan Damian menatap Stella. Karena di ruang makan itu hanya ada mereka berdua. Karena Stella lebih suka menyendiri. Beda nya hari ini dia bersama Damian.

...****************...

1
ega wanty
'Enyah' maksudnya ya kak?
ega wanty
ini jagoh nya Stella itu serba salah...dijahatin ending nya mati ama Damian, gk dijahatin mati lagi oleh sistem, si Damian ikut2an lagi kayaknya😑🙄
falea sezi
males pake ada sistem segala jd ngatur 😒 skip lah
Kevandra
.
unabana cristal
sweater ya sweaterrrr bukan switer
Indo Pride
lanjutkan thor... suka banget ceritanya
lexxa
butuhhh lebihh banyakkkkkkkkkk
lexxa
up banyak² thorrr,,,,semangatt!!!!
RAhayu
mana bisa, aku aja kalau baca novel saking seriusnya sampai ke bawa mimpi
lexxa
bibit obsesi nihh
Ran Z
lanjut kan kak😄 plisss🙏
khzaa
kapan lanjut thorrrrr

semnagattt💪😍😍😍
khzaa
BAGUS BETTTT
Fahreziy
nexk
Hikam Sairi
saya juga pusing yg baca 🫵🫵🫵🫵🫵🫵🫵🫵😂😂😂
Alissia
😭😭🤣🤣
Alissia
damian modus sama ayang🤭🤣
Alissia
🤣🤣
Alissia
/Chuckle//Chuckle//Chuckle/
Syarifah Norafisam
semoga bersambung cerita ini.saya suka membacanya banyak kali kerana saya suku karakter yang terdapat dalam cerita ini
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!